
Dirga mencoba bicara baik baik dengan ayahnya,namun pak Mateo tetap menentang hubungan Dirga dengan Siti.
ayah,Dirga mohon, sekali saja ayah ngertiin Dirga,selama ini Dirga berusaha menuruti keinginan ayah,tapi pernah kah ayah sekali saja menuruti apa yang dirga inginkan,tidak,ayah selalu saja Meno....*ucap Dirga belum selesai*
cukup Dirga,apa sih yang ...
Dirga belum selesai bicara ayah,jalankan menuruti keinginan Dirga,mendengarkan saja tidak
apakah tidak ada wanita yang lebih baik dari Siti,kenapa harus kamu yang memilih wanita itu
banyak ayah,banyak yang lebih baik dari Siti,tapi aku tidak menginginkan yang terbaik, aku hanya menginginkan siti
entah apa yang mampu membuat pak Mateo merestui hubungan dirga.
untuk saat ini Dirga berhenti memikirkan cara untuk membujuk ayahnya ,dan hidup seperti biasa yang menjalani kehidupan nya sebagai seorang direktur,dan membuat perusahaan ayahnya semakin berkembang,karna itu adalah keinginan pak Mateo,apakah dengan begitu hati pak Mateo bisa luluh karna kerja keras Dirga .
kapan saja aku siap Daniel*ucap Siti*
kalo begitu kau ikut aku ke kantor sekarang,setidaknya kamu tau dulu lah kantor ku di mana dan seperti apa*ucap Daniel*
sampainya di kantor Daniel.
kau itu seperti Dirga ya,masih muda tapi sudah menjadi pengusaha*ucap Siti*
apa kamu bilang,Dirga pengusaha muda*ucap Daniel*
iya ,kenapa kamu terlihat kaget begitu*tanya Siti*
berarti kemarin yang dia katakan itu benar,kalo dia punya sepuluh motor ,lima mobil,rumah dan perusahaan
iya ,itu memang benar,tapi kmearin kau malah menganggap nya gembel
emmm maaf, aku tidak tau,habis pakaiannya kotor sekali,bau,beekeringat,tapi...kenapa bisa begitu
Siti menceritakan kejadian kemarin ,kenapa dirinya dan Dirga bisa tersasar sampai ke Semarang.
jadi begitulah,dan karna dirga tidak membawa ATM maupun uang sepeser pun,ahirnya dia sampai bekerja begitu agar bisa makan*jelas Siti*
ahirnya Siti bekerja di tempat Daniel sebagai OG,dan meninggalkan kerjanya sebagai psk.
udahlah ga ,ga usah mikirin gimana caranya supaya hubungan lo sama Siti direstuin sama bokap lo, karena itu bakalan percuma, bokap lo itu bukan anak kecil yang bisa disogok dengan ice crema terus diem,tapi yang perlu lo lakuin adalah bersikap baik sebaik-baiknya ke bokap Lo,nanti bokap Lo bakal sadar apa yang bikin anaknya bahagia*nasehat Azra*
bener tuh ga,tugas Lo saat ini adalah jaga hubungan Lo baik baik Sama Siti,karna Siti juga bakal bisa pergi ketika Siti udah ga tahan sama kelakuan bokap lo*ucap Reihan*
itu pasti*jawab Dirga*
hari hari berikutnya,perusahaan yang dintangani Dirga semakin berkembang,hal itu membuat pak Mateo bangga dengan Dirga.
dan Siti yang memulai pekerjaannya di kantor daniel.
hai Siti semangat ya kerjanya *sapa Daniel*
siap Pak Daniel*jawab Siti*
tring tring tring tring tring tring tring tring tring*panggilan telepon dari Pak Herman*
halo ayah ada apa, aku sedang bekerja, apa dirga datang ke rumah ,bilang saja kalau sekarang aku sudah bekerja jadi aku akan di rumah saat malam hari*ucap Siti di telepon*
mungkin sekarang aku tidak sebebas dulu untuk bertemu Dirga,tapi tidak apa,mungkin begini lebih baik...
heh kamu OG baru ,kalau kerja yang bener dong, malah teleponan*tegur sekretaris*
maaf bu*ucap Siti*
apa, kamu panggil aku bu,hello... kamu pikir aku itu tukang sayur yang jualan keliling gitu, aku ini atasan kamu,sudah sana kerjakan yang benar*ucap Billa ,sekretaris*
baik Bu,eh maksud saya mba*ucap Siti*
Siti melanjutkan pekerjaannya.
kamu Siti ya, OG baru di sini kan*tanya salah satu OG*
iya mba,benar saya Siti,ada yang bisa saya bantu*ucap Siti"
kamu di minta pak Daniel untuk membuatkan kopi dan mengantar ke ruangannya
iya baiklah
dengan hati-hati Siti membuat secangkir kopi untuk Daniel,lalu mengantarkan ke ruangan Daniel,namun saat Siti menuju ruangan Daniel ,Siti dihalangi oleh billa.
buat siapa*tanya Billa*
ini buat pak Daniel mba*jawab Siti*
biar aku aja yang antar*merebut kopi dari tangan siti*
permisi*ucap bila*
masuk*jawab Daniel*
pak Daniel ,ini kopinya
kenapa kamu yang mengantar, saya tidak menyuruhmu
iya ,memang saya sendiri yang ingin mengantar ke ruangan bapak
yasudah letakan saja di meja
setelah meletakkan kopi bila tidak keluar dari ruangan Daniel dan menunggu Daniel hingga kopinya habis.
Kenapa dia jutek sekali pada ku sih padahal sama si OG itu dia baik banget huh dasar *ucapnya dalam hati* baik Pak*jawabnya*
di kantor Dirga.
sekarang Siti kerja apa di mana dia bekerja, kenapa dia tidak memberitahuku,ahhh mungkin saja dia sibuk*fikir Dirga*
hai Dirga,sudah waktunya makan siang loh, aku mau ajak kamu ke restoran yang baru di buka dekat perusahaan ini juga loh ,kamu pasti belum tahu kan*ucap Anya yang datang ke kantor Dirga*
mau apa kau datang ke kantor ku ,aku sedang sibuk ,lebih baik kau pergi saja*jawab Dirga*
sebelum aku mengajakmu pergi makan siang aku sudah melihat jadwal kerjamu hari ini dan hari ini tidak ada acara meeting atau pun bertemu dengan klien,tapi kenapa kamu selalu bilang sibuk sih
Anya aku belum lapar
ya sudah kalau gitu aku akan tetap di sini sampai menunggumu lapar
aku masih nanti lebih baik kau makan saja dulu nanti kau kelaparan
aaaaa Dirga... kamu kuatir padaku ya, tenang aja aku ggak akan kelaparan kok aku akan setia nungguin kamu
ya sudah terserah
1 jam kemudian.
kruyuknkruyuk*suara perut Dirga*duhhh kenapa harus berbunyi sekarang sih* ucap dirga dalam hatinya*
Dirga kamu sudah lapar kan, kalau begitu ayo kita makan*ucap Anya*
tidak ,aku belum lapar *jawab Dirga*
sudahlah jangan bohong ,perutmu saja sudah berbunyi
tadi hanya mengingatkan kalau sudah waktunya makan, tapi bukan berarti lapar
oh begitu ya
memangnya kenapa,kau pasti sudah lapar kan ,kubilang sana makan duluan , jangan menungguku ,aku masih lama
enggak, aku juga belum lapar kok ,kan aku bilang akan menunggumu sampai lapar, jadi aku tidak akan lapar jika dirimu juga belum lapar
ya sudah kalau begitu*ucap Dirga* kenapa dia kekeh sekali sih, padahal aku sudah lapar, tapi aku tidak mau makan berdua dengannya, aku harus menunggu berapa lama lagi agar dia keluar dari ruangan ku*ucap Dirga dalam hatinya*
30 menit kemudian.
kruyuknkruyuk*suara perut Anya*duh kenapa malah berbunyi sih*ucapnya dalam hati*
tuh kan perutnya sudah berbunyi, kau pasti sudah lapar kan,sudah sana cepat makan duluan*ucap Dirga*
kan aku sudah bilang aku tidak akan makan jika dirimu juga tidak makan ,lagi pula aku belum lapar kok ,tadi itu hanya sinyal saja kalau sudah waktunya makan ,bukan berarti aku lapar*ucap Anya* duh aku lapar sekali kenapa dirga belum lapar lapar sih, aku harus menunggu berapa lama lagi agar dia lapar*ucap anya dalam hatinya*
30 menit kemudian.
aku tahu padahal dia sudah lapar ,tapi dia menahan nya dan pura pura tidak lapar, hanya karena dia ingin makan bersama aku, kalau dipikir-pikir jahat sekali aku ini membiarkan anak orang kelaparan*ucap Dirga dalam hatinya*
sial ,sepertinya dirga sengaja agar aku kelaparan ,dia pasti juga sudah lapar tapi dia menahan dan pura pura tidak makan,oke,kita lihat saja seberapa kamu kuat menahan lapar*ucap anya dalam hatinya*
30 menit kemudian.
aduh aku bener-bener lapar sekali, aku sudah tidak tahan lagi.. kalau begini caranya aku bisa mati kelaparan*ucap Dirga dalam hatinya*
uuhhhh aku lemas sekali, aku udah gak kuat nahan laper ini, kalau begini caranya siapa yang akan kalah dalam menahan lapar*ucap Anya dalam hatinya*
ahirnya ke duanya Sama sama lemas,dan Anya sudah tidak tahan lagi dengan perut kosongnya, sementara Dirga masih berusaha menahan rasa lapar nya.
Dirga Sekarang terserah kau sajalah, aku tidak bisa menunggumu lagi ,aku benar-benar sudah lapar jadi aku mau makan duluan*ucap Anya*
ya sudah sana siapa yang menyuruhmu menungguku* jawab Dirga*
kemudian Anya berlari pergi ke kantin kantor,dan Dirga yang sudah sama tidak kuatnya menahan lapar lagi, ahirnya menyusul Anya .
di kantin kantor.
akhirnya kenyang sekali*makan habis tiga piring* hei Dirga, sebenarnya dari tadi kamu lapar, hanya saja kau menahan nya iya kan.... begitu aku ke kantin kau langsung ikut ke kantin dan menghabiskan 2 mangkok bakso dan 2 gelas air putih *ucap Anya*
tidak, aku tidak lapar hanya saja baksonya sangat enak, jadi aku nambah*Jawab Dirga*
kenapa sih kau tidak mengakuinya saja ,apa perlu aku dulu yang harus mengakuinya,baiklah... aku akui aku tadi sangat lapar tapi aku menahan nya karena aku ingin makan berdua denganmu,tapi ternyata aku gak kuat dan akhirnya aku makan duluan deh
hahaha baiklah akan aku aku juga, sebenarnya aku sama dengan dirimu tapi aku malu untuk mengakuinya, hey anya, sebenarnya kau itu asyik lho
iya .. aku memang dari dulu sudah asik,kau saja yang selalu cuek padaku
sepertinya lebih asik ya kalau kita bisa berteman saja begini
teman ya,aku ingin lebih Dirga,tapi mungkin dengan jadi temanmu dulu kita bisa jadi lebih formal, lalu setelah itu aku akan membuatmu menyukaiku*ucap Anya dalam hatinya* baiklah tidak masalah jadi temanmu*jawabnya*
malam harinya,Siti yang sudah selesai kerja,dan Dirga yang sudah pulang dari kantor,kembali bertemu.
maaf ya aku tidak bilang padamu kalau aku sudah kerja*ucap Siti*
aku sedikit kecewa sih kamu tidak memberitahuku, tapi sekarang bisa kan kamu memberitahuku apa kerjamu dan di mana tempatnya*ucap dirga*
aku bekerja jadi OG di kantornya daniel*jawab Siti*
apa...,di tempatnya Daniel...