
lagi lagi Rijal berusaha membuat Siti tertekan.
suatu ketika Siti bertemu dengan Daniel.
aku mau bekerja di perusahaan mu tapi aku tidak mau bekerja yang megang komputer,aku mau jadi OG aja*ucap Siti*
hah,kau unik ya,orang pasti maunya kerja duduk megang komputer,kamu malah tidak mau dan memilih jadi OG saja, tapi apapun itu yang jelas kamu tidak lagi bekerja jadi psk*ucap Daniel*
di tempat psk.
apa kamu bilang,keluar dari sini,apa kau mau ayahmu dikurung lagi disini hah*ucap Rijal*
kalo kamu berani melakukan itu,aku akan melaporkan mu ke polisi atas tuduhan penyiksaan*ucap Siti*
bodoh,kalo kau lapor polisi , kamu juga akan teetangkap karna kamu terlibat dengan pekerjaan mu saat ini
tidak masalah,aku siap jika harus masuk penjara,karna nyatanya aku memang bersalah,kalo begitu mari kita masuk penjara bersama sama
cih dasar sialan kau,kalo begitu aku akan memberi tahu Dirga bahwa kau ini adalah seorang pelacur
Siti yang ingin keluar dari ruangan Rijal ,tiba tiba berhenti ketika mendengar ucapan Rijal tersebut.
dia sellau saja bisa mengancamku,lalu bagaimana ini*ucap Siti dalam hatinya*
hari berikutnya Siti menemui Daniel.
bagaimana Siti,kau sudah bilang kan kalo kamu akan keluar dari tempat psk itu*tanya Daniel*
sudah,tapi dia mengancamku,jika aku keluar dari psk,dia akan memberi tau dirga bahwa aku wanita penghibur*jelas Siti*
kau takut kehilangannya*tanya Daniel*
tentu saja,karna aku begitu mencintai dirga
Siti percayalah,jika dia tulus padamu,dia akan tetap menerimamu,bagaimana dirimu saat ini
tapi aku masih belum siap,jika harus kehilangan dirga,
sebegitu nya kamu mencintai dia ya,aku jadi iri pada orang yang bernama Dirga itu haha
tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg
iya halo,ada apa Dirga*ucap Siti*
kamu dimana ,aku di rumahmu tapi kamunya tidak ada*ucap Dirga*
ah maaf ,aku sedang pergi dengan teman,kalo begitu aku akan pulang
ah tidak tidak,dimana kamu,aku akan menjemputmu
eh tidak usah, aku sudah di angkot,bentarlagi sampai.
sampainya di rumah.
teman siapa, aku tanya Siska dia tidak bersama mu*ucap Dirga*
Dirga,temanku bukan hanya Siska,aku juga punya banyak teman,tapi kenapa tadi kamu tidak bilang kalo mau ke rumahku*tanya Siti *
ya kejutan sa....
maaf tuan Dirga,kami harus membawa anda pulang*ucap bodyguard pak mateo yang menarik tangan dirga*
hei lepaskan,apa apaan sih kalian ini,lepaskan aku*ucap Dirga*
Dirga mereka siapa*tanya Siti*
aku bilang lepaskan aku,cepat lepaskan sebelum aku menghajar kalian berdua*ucap Dirga*
bag bug brakkk...
karna dirga tidak ingin pulang,terpaksa Dirga dan bodyguard tersebut berkelahi,namun Dirga kalah dan ahirnya dengan mudahnya bodyguard tersebut membawa Dirga pulang.
dirga.... semoga saja tidak ada hal buruk terjadi pada Dirga...
sampainya di rumah.
aku menyuruh kalian untuk membawa Dirga pulang,bukan menghajarnya*ucap pak Mateo*
maaf pak, tapi kami tidak bisa membawa tuan Dirga jika tidak dengan begini*ucap salah satu bodyguard nya*
keluar kalian,tinggalkan kami berdua*ucap pak Mateo*
apa maksudmu tidak mematuhi perintah ayah ,Dirga
Dirga hanya diam
Dirga jawab
Dirga tetap diam
Dirga jawab ayah
ayah*dengan nada tinggi* Dirga ini bukan anak kecil yang setiap perbuatannya selalu ayah awasi,Dirga tau apa yang harus Dirga lakukan,aku menyukai Siti,wanita pilihanku,jadi ayah tidak berhak melarang ku bertemu denganya,dan jangan pernah mengatur ku untuk ini dan itu*ucap dirga tegas*
apa kau bilang,kau menyukai wanita rendahan itu*ucap pak Mateo kezal*
iya,aku mencintai Siti,sangat sangat mencintai nya*jawab Dirga *
plakkk*menampar Dirga*
bodoh,kau letakan dimana otakmu dirga,bisa bisanya kau menyukai wanita rendahan seperti itu
cukup ayah,cukup menyebutnya wanita rendahan,karna bagiku dia adalah berlian*langsung pergi*
hei Dirga ayah belum selesai bicara,mau kemana kau,kamu fikir setelah ini kamu bisa pergi begitu saja,jangan harap Dirga
pak Mateo menyuruh ke dua bodyguard nya untuk mengawal Dirga dan Dirga tidak boleh pergi kemanapun,ponsel pun disita oleh pak Mateo.
aaaarrrgghhh sialan brak* menendang kursi*
hingga tiga hari Dirga dan Siti tidak berkomunikasi mau pun bertemu ,dan juga tidak ada kabar antara keduanya.
Dirga kemana kamu,apa yang terjadi padamu, kenapa kamu tidak memberikan kabar sama sekali,aku telfon pun tidak bisa*ucap Siti khawatir*
karna penasaran ahirnya Siti memberanikan diri untuk datang ke rumah Dirga.
iya,empat hari lalu, dirga izin pada kami bahwa dia ingin menemui mu,setelah itu Dirga tidak kembali sampai sekarang* ucap Raihan*
iya tali saat dirga menemui ku,ada dua orang berbadan besar dan tinggi membawa paksa Dirga untuk pulang,aku mendengar kalo mereka di perintahkan pak Mateo*ucap Siti*
tenang saja Siti,jangan kwatirkan dirga,yang seharusnya kau kwatirkan adalah dirimu sendiri,karna bisa saja pak Mateo menyuruh orang untuk menyingkirkan mu lagi seperti dulu,kalo dirga ,apa yang kau kwatirkan,dia bersama ayahnya sendiri,dan ayahnya tidak mungkin tega melukai anaknya*ucap Azra*
baiklah, kalo ada kabar dari Dirga topong kabari aku
baiklah...
empat hari kemudian.
ini ga bisa begini terus, gue harus cari cara buat keluar dari sini,mikir dirga mikir ,gunain otak Lo buat berfikir...
namun Dirga belum mendapatkan ide apapun, karna ketatnya penjagaan di dekat rumahnya.
satu jam kemudian.
aaahhhh tolong ,sakit,ahh sakit sekali,tolong aku tolong, siapapun aku mohonnn datang*ucap Dirga*
itu suara tuan Dirga meminta tolong,ayo kita lihat*ucap salah satu bodyguard *
bodyguard tersebut langsung masuk ke kamar dirga, dan melihat apa yang terjadi, bodyguard itu melihat Dirga tergeletak di lantai kesakitan,karna pak Mateo berpesan agar dirga jagan sampai terluka ,ahirnya bodyguard tersebut membawa Dirga ke rumah sakit.
sampainya di rumah sakit.
Dirga langsung di masukan ke UGD untuk di periksa, sementara ke dua bodyguard tersebut menunggu di luar.
Dirga yang tadinya pura-pura kesakitan kini setelah masuk ke ruang UGD yang hanya ada dokter dan juga suster tiba-tiba langsung berkata bahwa dirinya tidak sakit.
eh pak pak jangan di suntik pak,saya itu ga sakit, saya cuma pura-pura ,sebenarnya mereka yang ada di luar itu adalah orang jahat, mereka berusaha menangkap saya dan ingin menyiksa saya Pak jadi saya pura pura sakit supaya saya bisa bebas dari mereka, jadi saya mohon biarkan saya pergi lewat jendela itu*pinta Dirga*
Karena Dirga tidak merugikan dokter maupun rumah sakit dokter pun mengizinkan Dirga untuk pergi lewat jendela.
setelah dirga berhsil pergi ,dokter pun langsung keluar dari UGD.
dokter ,bagaimana keadaan teman kami*tanya bodyguard*
namun karna sibuk dan tidak ada waktu dokter itu mengabaikan pertanyaan bodyguard tersebut.
ga di jawab kita Jo
mungkin dokternya budeg wan
lalu ke dua bodyguard itu mengecek sendiri ke dalam ruangan ,dan betapa kagetnya ketika tidak ada Dirga di dalam.
wah sial sepertinya tuan dirga hanya pura pura sakit agar dia bisa kabur dari kita
lalu Bagaimana ini, kita bisa dimarahi Pak Mateo
kalo begitu ayo langsung saja kita kejar dia
bodyguard itu langsung keluar dari rumah sakit untuk mengejar dirga,namun dirga sudah tidak terlihat.
hos hos hos ,lari kemana nih, mereka pasti akan mengejar ku,mana aku ga bawa uang sepeser pun lagi,handpon juga di bawa ayah,sial banget gue*dirga mengomel*
gue gak mungkin balik ke rumah karena sudah pasti ayah akan menyuruh orang untuk mencari ku di rumah,
Siti,ayah pasti menyuruh orang untuk mencari ku ke rumah Siti jadi aku tidak boleh ke sana,tapi bisa saja ayah membawa Siti pergi untuk memancing ku agar datang lagi ke ayah,tidak tidak tidak aku tidak mau hal itu terjadi berarti aku harus pergi sejauh mungkin dan membawa Siti juga, iya benar sebelum terlambat aku harus ke rumah Siti sekarang...
Dirga langsung ke rumah Siti.
begitu Siti melihat dirga datang ke rumahnya, Siti langsung memeluk Dirga dengan erat.
kemana saja kamu,kenapa tidak ada kabar,aku rindu Dirga, aku kwatir padamu*ucap Siti*
Maaf telah membuatmu cemas Siti, aku juga merindukanmu , tapi yang terpenting sekarang kita harus pergi dulu dari sini sebelum orang suruhan ayahku datang kemari*ucap Dirga*
apa, datang kemari, lalu kita harus bagaimana, apapun yang terjadi aku akan tetap bersamamu Dirga*ucap Siti*
itu dirga,ayo kita tangkap dia*ucap bodyguard yang melihat Dirga*
gawat Siti ayo kita pergi dari sini *menarik tangan Siti*
hei berhenti kalian...
Dirga dan Siti berlari sekencang mungkin untuk menghindari mereka.
hingga akhirnya ada sebuah mobil L300 yang lewat tepat disaat Dirga dan Siti juga melewati jalan itu, lalu dirga menyetop mobil itu dan memohon pada sopir untuk mengizinkannya naik di bak belakang, sopir pun mengiyakan.
sial,ayo cepat kita ambil mobil dan kejar dia...
Dirga dan Siti pergi tanpa tujuan ,mereka berdua pasrah mau dibawa Kemana oleh mobil tersebut.
mas mba,udah sampai,ayo bangun*ucap sopir*
ini di mana pak*tanya Dirga*
ini di Bandungan Semarang mas* jawab sopir*
apaaa Semarang, ini jauh sekali Dirga*ucap Siti*
tidak apa-apa Siti ini yang aku inginkan, menjauh sejauh mungkin dari mereka agar mereka tidak bisa menemukan kita*jawab Dirga*
lalu sekarang kita bagaimana* tanya Siti*
iya juga ya lalu kita mau apa,handphone ku pun dibawa ayah ,aku tidak membawa kartu ATM dan uang sepeserpun,hadehhhh bagaimana ini*ucap Dirga*
sudahlah , lebih baik sekarang kita sarapan dulu kamu pasti lapar kan *tanya Siti *
tapi bayarnya...
sudah ,aku ada kok kalau cuma untuk makan
di warung makan.
Siti maafkan aku, aku jadi membawa mu dalam kesusahan , padahal seharusnya aku membawa mu ke restoran yang mewah, ke mall seperti biasanya ,tapi sekarang untuk makan saja malah kamu yang bayar *ucap Dirga*
sudah Dirga, Jangan bicara begitu ,anggap saja ini balas budi ku karena selama ini kau sudah banyak membantu ku kan *jawab Siti*
oh iya Siti,coba kamu telfon Azra atau Reihan,siapa tau dia bisa menjemput kita
baiklah