Life Journey

Life Journey
episode 42



sialan hampir saja aku ketipu dengan wanita itu ,berani-beraninya dia mencintai anakku, apakah dia tidak sadar dirinya itu telah kotor, apakah dia sudah mengetahui soal ini ,aku harus memberitahunya sekarang sebelum terlambat*ucap pak mateo*


kemudian Pak Mateo datang ke rumah Dirga untuk memberitahu hal yang sebenarnya.


ayah kenapa sih ,kenapa tiba tiba datang marah-marah begitu*tanya Dirga*


ada masalah apa lagi ini zra*ucap Reihan berbisik*


mana gue tau*jawab Azra*


apakah kamu tahu siapa Siti *ucap pak Mateo*


bicara apa ayah ini ,tentu saja dia itu calon istriku ,sebentar lagi kita akan bertunangan, tentu saja dia calon menantu ayah *jawab Dirga*


iya itu dulu ayah mengakuinya sebagai menantu ayah, tapi sekarang setelah ayah tahu siapa itu Siti ayah melarangmu berhubungan dengannya lagi*ucap pak mateo*


kenapa ayah ,emangnya kenapa dengan Siti, apa yang anda ketahui tentang Siti*ucap Dirga*


Siti adalah seorang wanita penghibur dirga,dia pernah menjadi seorang PSK, Bagaimana mungkin ayah menyetujui hubungan kamu dengan wanita sehina itu*tegas*


mendengar ucapan Pak Mateo yang berkata bahwa Siti adalah wanita penghibur dirga, Raihan dan Azrra langsung melongo.


tidak mungkin, ayah mendapat informasi itu dari mana, Bagaimana bisa ayah berkata seperti itu ayah, Siti bukan wanita seperti itu Siti wanita baik-baik, aku mengenalnya lebih lama daripada ayah ,aku lebih tahu bagaimana Siti,dan Siti bukanlah wanita seperti itu*ucap Dirga*


Dirga, mungkin saja kamu mengenal Siti lebih lama, tapi client ayah dia pernah memboking Siti waktu itu


siapa clien ayah ,beraninya dia berkata seperti itu ,temukan aku dengannya besok, aku akan bertanya langsung pada dia apa yang sebenarnya terjadi kenapa dia bisa berkata seperti itu


Dirga tetap tidak percaya bahwa Siti adalah wanita penghibur, dirga juga mengenal Siti dengan baik ,tentu saja dirga tidak mudah percaya dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya,setelah memberitahu Dirga akan hal itu ,Pak mateo langsung kembali ke rumahnya dan meminta klien itu untuk bertemu dengan dirga besok.


masalah apalagi ini,kenapa selalu ada saja halangan yang menghalangi hubunganku dengan Siti*ucap Dirga*


iya ga, gue juga heran banget kenapa hubungan Lo sama Siti susah banget gitu nyatuin ya*ucap Reihan*


tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg


halo Dirga,aku tahu saat ini kamu pasti sedang mendengar kabar yang tidak mengenakkan tentangku dari Pak Mateo, aku bisa jelaskan semuanya dirga aku bisa jelaskan semuanya dirga, aku mohon dengarkan aku*ucap Siti di telepon*


Siti tenanglah dulu, iya aku sudah mendengar kabar itu tapi tenang saja, aku tidak semudah itu percaya kok ,aku tahu kamu bukan wanita seperti itu,sudah jangan menangis*jawab Dirga*


tapi dirga bagaimana dengan ayahmu ,dia marah besar padaku, aku takut...aku takut kalau ayahmu tidak merestui hubungan kita kembali , kamu tau kan bagaimana kita berjuang untuk mendapatkan Restu ayahmu dan setelah kita mendapatkan Restu itu malah jadi seperti ini, maafkan aku Dirga


besok kita akan selesaikan masalah ini bersama ,karena besok aku akan bertemu dengan orang yang mengatakan hal buruk itu padamu ,kamu ikut denganku ya besok


apaaa, Bagaimana ini,apakah semua nya akan selesai besok*ucap Siti dalam hatinya* tapi Dirga,a aku...*ucap Siti*


ayolah Siti,kita harus buktikan kalo kamu tidak seburuk itu, percayalah padaku, kamu tidak perlu takut untuk bertemu denganya,buktikan kalo bukan wanita penghibur


hari berikutnya.


dirga....


Siti ,kubilang jangan takut,kamu kan tidak salah


loh dia....bukankah di orang yang sering menemui kita itu*ucap Dirga*


ya tuhannnn aku tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan sekarang, aku hanya bisa pasrah kepadamu jika memang hubungan ku dan dirga harus berakhir di sini saja, aku akan mempersiapkan hatiku untuk tetap tegar*ucap Siti dalam hatinya*


halo Dirga*sapa Rijal*


kamu, apakah kamu clien yang dimaksud ayahku*ucap Dirga*


ya itu aku,orang yang kemarin mengatakan pada ayahmu Pak mateo hendranata bahwa calon tunangan mu ini adalah wanita penghibur


tutup mulutmu buagg*memukul Rijal*


aaaarrrgghhh... baiklah saat ini kau boleh memukulku, tapi nanti kau akan berterima kasih padaku*ucap Rijal* kau boleh saja tidak mempercayai ku jadi kau boleh saja tanyakan pada calon tunanganmu itu, ayo coba tanyakan saja padanya ,Siti ayo jawab ,kamu tidak akan membohongi calon tunanganmu sendiri kan


apakah mungkin ini adalah saat yang tepat untuk aku mengakui semuanya pada dirga, iya...mungkin saat ini adalah waktu yang paling tepat ,karena cepat atau lambat dirga akan tahu jika aku pernah menjadi seorang PSK, tapi aku takut ,aku takut jika Dirga akan meninggalkanku setelah dia tahu hal ini*ucap Siti dalam hatinya*


Siti kenapa kamu diam saja ,katakan padaku, katakan padaku kalau kamu bukan wanita seperti itu *ucap Dirga*


ayo Siti cepat katakan, kasihan loh tunanganmu ini menunggu jawabanmu*ucap Rijal*


baiklah aku akan mengatakan sejujurnya, semua yang dikatakan laki-laki ini benar, aku pernah menjadi seorang PSK di tempatnya, tapi percayalah padaku Dirga,itu bukan keinginanku , aku melakukan itu dengan penuh keterpaksaan,aku har...


cukup*ucap Dirga yang tidak mau mendengarkan penjelasan Siti terlebih dahulu*


begitu Dirga tahu bahwa Siti pernah menjadi seorang PSK, Dirga sangat syok dan sama sekali tidak menyangka akan hal itu diduga hampir tidak mempercayainya tapi kata-kata itu keluar dari mulut Siti sendiri, kemudian Dirga langsung pergi, tanpa mendengarkan penjelasan Siti terlebih dahulu.


loh itukan Siti dan Dirga ,ada apa mereka*ucap Clara yang tidak sengaja juga berada di cave tersebut*


Dirga aku mohon dengar kan aku dulu ,aku tidak seburuk apa yang kamu pikirkan aku bisa menjelaskan semuanya Dirga


lepaskan aku Siti,aku sangat kecewa padamu, kenapa kamu tidak bilang dari awal tentang hal sebesar ini, kenapa kamu menyembunyikannya dariku ,kenapa...


aku tidak bermaksud menyembunyikannya darimu, aku hanya tidak mau kehilangan kamu ,aku ga mau


karena dirga yang telah terlanjur kecewa terhadap Siti ,Dirga melepaskan paksa tangan Siti yang menahan dirinya untuk pergi, kemudian Clara yang melihat itu langsung menghampiri Siti.


Siti kamu tidak apa-apa , lututmu berdarah ayo biar kubantu obati*ucap Clara sembari membantu Siti berdiri*


hiks Clara tunggu *ucap Siti sebelum meninggalkan tempat tersebut* buag *memukul Rijal* kamu laki laki ba***at , akan aku pastikan dirimu mendekam di penjara, camkan itu


setelah mengatakan hal itu pada Rijal,kemudian clara membawa Siti masuk ke dalam mobilnya.


Huaaaa aaa hiks....


Siti sebenarnya ada apa yang terjadi ,aku tidak pernah melihat dirga semarah itu padamu sebelumnya, apakah kalian sedang ada masalah, tapi sebesar apapun masalahnya tidak seharusnya Dirga memperlakukanmu seperti tadi*ucap Clara*


tidak clara ,aku pantas mendapatkan perlakuan ini dari Dirga ,aku pantas mendapatkannya ,aku telah membohongi dia, aku telah melakukan kesalahan besar *ucap Siti*


kalau boleh tahu kesalahan apa yang kamu lakukan sehingga Dirga melakukan kamu seperti tadi


kesalahan yang fatal, kesalahan yang entah bisa dimaafkan olehnya atau tidak, kesalahan yang pastinya membuat hubungan ku dengan dirga berakhir sampai sini


sudahlah Siti aku yakin Dirga tidak sebodoh itu ,aku tahu dia sangat mencintaimu dan hubungan kalian tidak akan berakhir sampai disini ,percayalah, jadi kamu jangan menangis lagi nanti matamu kering


Clara ,bolehkah aku minta tolong antarkan aku ke kantor Daniel


tentu saja ,aku pasti akan mengantarkan mu ke sana


di kantor Dirga.


Dirga yang datang di kantor dengan ekspresi sangat muram dan kecewa ,tidak ada karyawan yang di sapa nya, ada karyawan yang menyapanya pun tidak dihiraukan oleh Dirga, bahkan bertemu Azra dan Raihan pun dirga tidak peduli.


hai ga...*sapa Azra*


namun dirga tetap berjalan menuju ruangannya tanpa memperhatikan sekitarnya.


kenapa tuh anak


tau tuh wajahnya suram amat deh


apa jangan-jangan dirga lagi ada masalah sama Siti ,atau enggak...mungkin ini mengenai soal semalam yang Pak Mateo bilang tidak mau dia berhubungan lagi dengan Siti


ah entahlah coba yuk kita tanyain


Azra dan Raihan mencoba mengikuti dirga keruanganya, sampainya di ruangan Dirga azra dan Raihan melihat Dirga memberantaki semua isi ruangannya, buku-buku data-data laporan ,vas bunga, semua diacak-acak oleh Nya,bahkan dirga berusaha menyakiti dirinya sendiri dengan menjedotkan kepalanya ke tembok.


hei ga,tenang ga tenang,Lo kenapa sih


kalau ada masalah selesaikan baik-baik dong, kelakuan lo yang kayak gini justru contohin hal yang nggak baik buat karyawan-karyawan lo tau ga


kenapa, kenapa ini semua harus terjadi,gue ga bisa Nerima ini semua aaaa hiks....


apasih,Lo jelasin dulu donk yang jelas


ternyata benar Siti pernah menjadi PSK


Raihan dan Azra juga hampir tidak percaya dengan jawaban Dirga.


di kantor Daniel.


clara terima kasih telah mengantarkanku*ucap Siti*


iya Siti sama-sama, kalau begitu aku duluan ya ,kamu baik-baik lah


kemudian Siti meminta izin pada sekretaris Daniel untuk masuk ke dalam menemui Daniel, sekretaris pun mengizinkan karena Daniel dan Siti yang sudah kenal cukup dekat.


Siti tumben sekali kamu datang kemari Ada perlu apa* tanya Daniel*


hiks...


loh siti kamu menangis ,ada apa, sini-sini kamu duduk dulu ya, sekarang kamu tenang, rileks, coba kamu ceritakan Ada apa sebenarnya


Dirga....


Ada apa dengan Dirga


sekarang dia membenciku, dia sangat kecewa padaku ,bahkan dia tidak mau mendengarkan penjelasan ku sama sekali hiks....


apa maksudmu....


kemudian Siti menjelaskan pada Daniel.


dari dirga sudah tahu kalau kamu pernah jadi seorang PSK *tanya Daniel*


Siti menganggukan kepalanya.


tapi kenapa dia langsung meninggalkanmu, Jika dia mencintaimu ,seharusnya dia bisa menerima kamu ,toh itu hanya masa lalumu, bukan dirimu yang sekarang ,kamu sudah tidak ada di sana lagi*jelas Daniel*


tapi wajar jika dia marah denganku, aku telah membohonginya ,aku tidak jujur padanya dari awal Daniel*ucap Siti*


dan lebih parahnya lagi dia sampai ngedorong elo, Siti itu udah kelewatan banget


bukan mendorong , lebih tepatnya dia melepaskan tanganku yang berusaha menahannya untuk pergi ,setidaknya aku ingin Dirga mendengarkan penjelasan ku terlebih dahulu agar dia paham kenapa aku menjadi PSK waktu itu