
sementara di rumah Dirga,Azra, dan Raihan yang baru pulang kerja.
kemana dia ,kenapa tidak terlihat*ucap Azra*
mungkin tidur*jawab Reihan*
eleh bilang aja Lo pengen ketemu tuh cewe kan,dasar Lo*ledek Dirga*
Azra pun mencari ke kamar,dapur,taman,kolam,dan seisi rumah namun tak menemukan siti*.
eh seriusan ini,tuh cewe ga ada ,gue udah nyari keliling nih*ucap Azra*
coba aja telfon*ucap Reihan*
dia kan bilang ga punya handphone*ucap Dirga*
iya ya,duh makin sulit nih nyarinya
kita coba cari di luar deh
yaudah Lo kesana gue kesana ya
eh Dirga Lo santay banget,tanggung jawab Lo nih,ikutan nyari
eh kenapa jadi kalian yang ribet sih,dia itu udah gede kalo pun pergi nanti juga balik lagi kan
ini udah jam berapa ga,cepet bangun ,kita cari dia
ahirnya mereka bertiga mencari Siti dengan arah yang berbeda,setengah jam merek mencari namun tak ada satupun yang menemukan.
nih cewe kemana coba,bikin repot aja deh,kalo dia kenapa napa gimana coba,dia kan polos banget,emm gue akuin sih dia itu emang cantik*ucap Dirga*
hiks hiks,ayaahhhhhhh,ayahhh aku takut hiks ,aku takuttt*Siti menangis*
di lapangan bermain seorang diri sebagai wanita tentu saja menakutkan,di tambah Siti memiliki ketakutan dengan masalalunya,Siti pun hanya bisa menangis,dan Dirga yang berada di dekat situ pun,mendengar suara tangisan.
kok jadi merinding,siapa yang nangis sih di sini,ga ada orang kok,apa jangan jangan*ucap Dirga takut*
ayahhh hiks ayahhh
dengan liriknya yang memanggil ayah , membuat Dirga penasaran dan ingin mencari tau,Dirga pun mendekati suara tersebut,di balik semak semak yang suaranya semakin jelas,dirga pun mendekati Siti dari belakang,Siti yang mendengar suara hentakan kaki berjalan di belakang nya langsung membuat Siti menoleh ke belakang tanpa memperhatikan wajahnya secara tepat Siti langsung panik dan takut hingga menangis semakin keras dan berusaha menghindar.
kamu...*ucap dirga*,hei ini aku,coba lihat lebih jelas ini aku
Siti yang melihat wajah Dirga langsung memeluk erat dirga karna rasa takut.
dan saat itu Azra dan Reihan yang menuju pulang ke rumah mendengar suara Siti menangis ,Azra dan Reihan pun langsung menghampiri Dirga dan siti, yang dalam situasi masih berpelukan.
awww sepertinya kita datang di waktu yang kurang tepat*ucap Reihan*
hei sudah sudah, kalian ini malah apa apan sih,ayo cepat kita pulang*ucap Azra*
sampainya di rumah Siti menceritakan semua pada mereka,kenapa bisa sampai lapangan bermain.
pokoknya aku tidak mau tau alasan apapun,kalo jangan keluar ya jangan,kenapa kau tetap pergi*ucap Dirga*
eh ga,kamu ngapain jadi marah marah,bukanya tadi kamu yang gabmau nyari dia*ucap Reihan*
sudahlah, semuanya tidur*ucap Dirga*
sudah ingin tidur,sudah berbaring di kamar dan memejamkan mata,namun Dirga tak bisa tidur karna teringat dengan siti.
kenapa aku jadi mengingat nya,benar benar mengganggu sekali,tapi kenapa dia begitu ketakutan ya,lalu kenapa dia memnaggil ayahnya,apa hanya ayahnya yang dia ingat,kenapa juga dia... aaaarrrgghhh kenapa aku terus kepikiran*ucap Dirga*
esoknya
cantik, kamu di rumah saja ya,kita mau kerja dulu*ucap Azra manis*
dan cepet kembali ke ingatanmu agar kau bisa pergi dari tempatku,aku kwatir kau berlama-lama disini,dan melakukan hal yang aneh aneh*ucap Dirga*
loh kenapa kau yang kwatir,bukanya yang laki laki itu kita,seharusnya dia yang kwatir tinggal dengan tiga laki laki*ucap Reihan*
eummmm sudahlah ayo berangkat*ucap Dirga*
sepulang kerja Dirga mampir ke toko handphone untuk di berikan pada Siti.
sampainya di rumah
Siti yang saat itu berada di taman belakang rumah yang mencoba mengingat siapa dirinya, dihampiri oleh Dirga.
sedang apa kau disini,kenapa belum tidur,angin malam tidak baik *ucap Dirga*
kamu kenapa juga disini*ucap Siti*
a aku emm ini ,aku ingin memberikan ini untukmu,didalamnya sudah ada nomormu dan nomorku,jangan berikan kontak nomormu pada siapapun*ucap Dirga*
aku tidak bisa menggunakan handphone*ucap Siti*
hah, sebenarnya mahluk dari planet mana kau ini, handphone saja tidak mengerti,sini ku ajari,kau tidak perlu menggunakan aneh aneh handphone ini,kau cukup mengerti saja caranya menelfon,sentuh ini ,lalu sentuh nomorku,dan pilih panggil*Dirga mengajari Siti*
esoknya ketika siti pulang dari pasar ,ada anak buah Rijal yang melihatnya.
eh bro itu Siti kan
bener itu Siti,ayo kita tangkap dia
kedua anak buah Rijal mendekati Siti dan menarik tangan nya.
siapa kalian,lepaskan aku*teriak Siti kaget*
ayo ikut kita,jangan pura pura tidak ingat kau Siti*ucap salah satu nya*
Siti berontak tapi kwalahan,hingga ahirnya Siti di bawa pergi anak buah Rijal menggunakan mobil.
sementara yang di rumah
nih cewe kemana lagi coba,ga biasanya kan dia pagi udah ga kelihatan,bahkan juga ga nyiapin sarapan*ucap Reihan*
gue telfon juga ga diangkat ,paling juga masih di pasar,udahlah kita berangkat aja*ucap Dirga*
Lo yakin nih dia ga perlu di cari*tanya Azra*
hiks lepaskan aku,siapa sih kalian*tangis Siti*
jangan membodohi kita,Lo fikir kita bakal lupa sama Lo*ucap anak buah Rijal*
di perjalanan,Siti melihat Dirga Azra dan Reihan yang di perjalanan berangkat kerja,Siti yang melihat mereka langsung teriak menyebut nama mereka ,namun karna kaca mobil Siti tertutup suara Siti yang keras jadi tidak terdengar oleh mereka.
hei apa apaan kau ini diam
dirga yang fokus menyetir,Azra dan fokus main game ,dan Reihan yang s lalu mengamati sekitar saat di perjalanan, kebiasaan Reihan itu membuatnya melihat Siti di balik kaca tertutup.
dia*ucap Reihan*
hah siapa
tapi mungkin gue cuma salah lihat ya soalnya ga jelas juga *ucap Reihan*
soalnya tadi gue juga samar samar denger Suara cewe itu manggil nama kita*ucap Azra*
kayaknya ini bukan kebetulan deh,ga mungkin donk telinga gue sama telinga nya Azra sama erornya*ucap Dirga*
coba kejar mobil abu abu itu*ucap Reihan*
siapa dia ,kenapa mobil itu mengejar kita*ucap yang menyetir mobil Siti*
karna sadar mobilnya di ikuti,anak buah Rijal itupun membawa mobil semakin cepat,namun ahirnya Dirga berhasil menyelip mobil abu abu,dan berhenti tepat di depannya.
anak buah rijal itupun langsung turun dari mobil dan mengamuk pada Dirga.
woy Minggirin mobil elo,dasar sialan*ucap salah satu anak buah Rijal*
apakah di dalam mobilmu ada seorang wanita *ucap Dirga*
apa urusannya denganmu
kalo iya,biarkan kami melihat siapa wanita itu,jika wanita itu bukan orang yang kita kenal aku akan membiarkan kalian pergi dengan aman*ucap Dirga*
namun anak buah rijal ini tidak mengizinkan Dirga melihat mobilnya sementara Siti yang tanganya diikat dengan mulut tertutup tak mungkin bisa apa apa,hingga ahirnya anak buah Rijal pun berkelahi dengan Dirga dan Azra sedangkan Reihan mengecek ke mobil yang di naiki siti.
hei,kau tidak apa apa*sambil melepas ikatan di tangan Siti*
Reihan membantu Siti keluar dari mobil,dan anak buah Rijal pun kabur karna kalah berkelahi dengan Dirga dan Azra.
setelah itu Siti di ajak pulang dengan mereka.
aku tidak tau siapa mereka, aku tidak mengenal nya, aku takut*ucap Siti*
cantik tenanglah, sekarang kamu sudah aman*ucap Azra*
setelah kejadian itu Dirga melarang Siti ke pasar ,bahkan menyuruh Siti untuk diam di rumah.
hingga suatu hari,Siti merasa kepalanya sangat pusing,dan terasa sakit,Siti yang saat itu sedang bersih bersih di atas ingin turun untuk meminum obat,namun Siti terpeleset hingga jatuh ke bawah.
loh kenapa dia tidur di lantai*ucap Azra yang melihat siti,*
Azra mencoba membangunkan Siti namun Siti tidak bangun lantaran pingsan.
ga Dirga,kak Reihan, cepetan ke sini*ucap Azra*
apa sih zra,ganggu aj..loh dia kenapa di sini*ucap Reihan*
lalu Dirga menggendong Siti ke kamarnya dan membantu mengoleskan minyak kayu putih agar cepat bangun.
10 menit kemudian Siti bangun dengan ingatannya yang telah pulih,dan justru kaget ketakutan melihat Dirga ,Azra dan reihan*.
aww kepalaku sakit sekali*ucap Siti*
kamu sudah sadar*tanya Azra*
siapa kalian, jangan dekati aku,pergi pergi kalian pergi,aku mohon jangan lakukan apapun padaku,aku mohon kalian pergi*ucap Siti *
kenapa dia jadi begini
sepertinya ingatannya sudah kembali
jadi dia tidak ingat siapa kita
tapi kenapa dia begitu ketakukan pada kita,dulu waktu dia kehilangan ingatannya dia tidak setakut ini
hei stop,jangan takut,kita ini orang baik baik,lagipula memangnya dimana kau sekarang,kenapa malah kau yang mengusir kita,ini kan tempat tinggal ku*ucap Dirga*
Siti celingak-celinguk memperhatikan sekitar dan mulai menenangkan diri,lalu Dirga menceritakan dari awal sampai Ahir secar detail.
maaf jika selama ini aku merepotkan Kalian, terimakasih juga untuk kebaikan kalian*ucap Siti*
memangnya siapa namamu,aku Azra,dia Dirga,dan ini Reihan*ucap Azra*
a aku siti
Si...ti,hahahaha nama yang sungguh unik*ucap Reihan*
aku tidak peduli siapa kamu, yang jelas tanggungjawab ku sudah selesai,aku sudah sudah membawamu berobat ,cek,hingga pulih,jdi cepatlah pergi dari tempatku*ucap Dirga*
esok paginya
kau belum pergi
ini aku sudah mau pergi,sekali lagi maaf telah merepotkan dan terimakasih atas kebaikan kalian,aku pamit*ucap Siti*
Siti kau hati hati ya cantik*ucap Azra sedih*
hei Dirga kenapa kau tidak membiarkan dia di sini saja sih*ucap Azra*
iya ga,setidaknya biarkan dia kerja di rumahmu*ucap Reihan*
kalo kalian yang mau gaji ya silahkan
loh ,duh aku lupa balikin handponya,gimana nih,apa aku jual aja biar dapet uang,ga ga jangan di jual setidaknya masih bisa buat menghubungi dirga*ucap siti*