Koi Wo Shiyou

Koi Wo Shiyou
33 (University Life)



Pertemuan sementara


Yang mengubah segala hal dalam hidupmu...


Apa kau percaya pada takdir?


...


masa pengenalan lingkungan kampus pun di mulai hari ini, setelah keliling fakultas kami pun pembagian kelas. aku dapat kelas A untuk angkatan jurusan pendidikan hanya ada 3 kelas.


lalu kami pun mengisi KRS (Kartu Rencana Study) dan perkenalan Pembimbing akademik.


setelah semua untuk kegiatan hari ini sudah selesai semua. aku sangat lapar, namun aku tidak mengenal satu pun orang disini. jadi aku bingung ingin ke kantin dengan siapa. aku hanya bisa duduk diam di kelas.


tidak lama kemudian ada satu orang yang di kerubuti banyak orang aku tidak begitu ingin tahu namun kerumunan orang itu berisik sekali.


dan aku merasa kerumunan itu semakin dekat dan sepertinya orang yang jadi pusat perhatian itu bergerak mendekat. aku hanya bisa menutup telinga ku karna benar-benar berisik.


aku merasa ada yang menyentuh pundak ku, aku pun langsung menengok ke arah orang itu.


"benar ternyata kamu yang di kedai mie kemarin" Ujar seorang laki-laki yang mukanya tidak begitu asing di mataku.


"siapa ya?" Tanya ku karna memang aku sedikit lupa


kenapa waktu dia mengajak ku bicara seperti ini di tengah kerumunan orang! aku tidak suka menjadi pusat perhatian!


"Maaf teman-teman boleh minta waktu prifacy sebentar? jangan ikuti aku dulu ya" Ujar orang itu dan aku pun kembali membelakangi orang itu.


namun tiba-tiba saja dia menarik tangan ku dan berlari menjauh dari kerumunan orang


"Eh!?" Ujar ku kaget karna dia main langsung tarik tanpa sepengetahuan ku.


orang itu pun berhenti di sebuah gudang di gedung olahraga yang tak jauh dari fakultas pendidikan.


aku Ter engah-engah karna memang aku mengikuti langkah larinya yang begitu cepat. kepala ku mulai pusing aku memang belum makan apa-apa sejak pagi.


"nah sudah aman" Ujar orang itu sambil sedikit mengelap kringat di dahinya dengan saputangannya. aku melihat sapu tangan itu dan mengeluarkan punya ku.


"kayaknya aku tau deh kamu siapa" Ujar ku sambil memperhatikan saputangan yang ada di tanganku "Someya Yujiro kan?" terus ku sambil menatap orang itu.


"ah kamu tau ternyata, aku Someya Yujiro idol muda LipxLip yang di cintai fans ku" Ujarnya dengan kesombongan nya


"oh begitu? nih ku kembalikan!" Ujar ku sambil memberikan saputangan


"loh jangan bilang kamu ga tau aku!?"


"Maaf ya Tuan Someya tapi aku memang tidak mengenal anda, aku Lapar mau makan. duluan ya" Jawab ku sambil berjalan melewatinya namun dia menahan ku dengan memegang pergelangan tanganku


"Ayo makan bersama nona kecil"


"siapa yang kamu maksud nona kecil!?"


"kamu lah, disini kan cuman ada kita berdua. lagian laki-laki dan perempuan berdua di gudang kecil seperti ini apa yang akan di pikirkan orang nanti ya"


"Berisik! minggir!" Ujar ku mulai sempoyongan. pandangan ku mulai buram namun orang ini tetap menahan ku.


aku sudah tidak kuat lagi! perlahan tubuhku terasa sangat lemas dan ahirnya aku pingsan.


aku pun terbangun di sebuah kamar dan yang pasti ini bukan kamar ku. aku melihat Someya sedang membaca bukunya dan ada satu orang lagi berambut pirang sedang melihat ke luar jendela namun tiba-tiba orang itu melihat ke arah ku.


"Kamu sudah sadarkan diri? mau makan dulu? kami punya bubur" Ujar lelaku rambut pirang itu sambil menengok ke arah ku. aku pun mencoba membangunkan tubuhku sambil memegang kepala ku yang sakitnya masih terasa.


"Aku dimana?" tanya ku sambil melihat sekitar banyak sekali barang-barang yang bertuliskan Honeyworks LipxLip


"Perkenalkan nama ku Shibasaki Aizo kamu bisa panggil aku Aizo, aku mendengar dari Yujiro kalau kamu tidak mengenal kami. aku juga merasa logat bicara mu tidak seperti orang Jepang. apa kamu dari luar negri?" Jawabnya sambil bertanya balik dan duduk di kasur yang sama dengan ku.


"Aku ingin kembali ke kamar ku" Ujar ku sambil mulai berdiri dari kasur, Aizo pun membatu ku.


"Aku tidak akan membiarkan mu keluar dari sini sebelum kamu makan" Ujar Someya Tiba-tiba sambil mengambil seporsi bubur dan menaruhnya di atas meja.


mau tidak mau aku pun harus melakukan yang dia katakan.


"Baik tuan Someya" Ujar ku dan aku pun duduk di bangku untuk memulai makan.


"stop panggil aku tuan Someya. Panggil aku Yujiro, kita akan jadi teman sekelas" Ujarnya dengan nada dingin.


sifatnya hampir sama dengan Lee ntah mengapa aku berfikir demikian dan Aizo lebih friendly mirip seperti Claude.


"selamat makan" Ujar ku sambil memulai makan.


setelah makan Yujiro yang akan mengantarkan ku kembali ke kamar ku karna Aizo sedang sibuk dengan gambarnya.


namun ketika keluar dari pintu kamarnya aku pun kaget!


"Aku hanya ingin memastikan sesuatu"


"apa?"


"Ini asrama kampus lantai 3 kan?"


"Ya"


"Kamu gak perlu mengantar ku"


"loh kenapa!?"


"itu kamar ku!" Ujar ku sambil menunjuk kamar yang ada di sebrang kamarnya


dia pun mendekat ke arah pintu kamar ku dan melihat gantungan yang bertulisan nama di pintu kamar ku dan Acha.


"Ruby Auriel & Fidelya Acha" Gumam Yujiro sambil terus melihat "Jadi nama mu yang mana?" Tanya nya sambil menunjuk gantungan di pintu


"bukan urusan mu! minggir aku mau masuk!"


"tinggal kasih tau aja susah banget!"


"Ruby! nama ku Ruby!"


"itu nama depan atau marga?"


"Maaf ya Tuan Someya yang sangat terkenal! tapi memang itu panggilan ku, tidak ada marga dalam nama ku! memang dari asal negara tempat tinggal ku sudah begitu"


ketika aku sedang berdebat dengan Yujiro tiba-tiba saja Lee keluar dari kamarnya dan menengok ke arah ku dan Yujiro.


"Ruby, ngapain di luar? ini teman baru mu?" Tanya Lee sambil menghampiri ku


"Ah, aku baru aja mau masuk ke dalam kamar ada sedikit problem tadi" Jawab ku sambil tersenyum miris.


"tapi kamu gapapa kan? mau di temani di kamar?" Tanya Lee kembali memastikan


"tunggu! tunggu! kalian sedang ngomong apa sih!?" Tanya Yujiro yang terlihat bingung


"Kami bicara bahasa Indonesia. kenalkan nama ku Lee teman sekelas Ruby waktu SMA" Jelas Lee


"Oh begitu? Aku Yujiro!" Ujarnya dengan nada dingin lalu pergi meninggalkan kami. dia masuk ke kamarnya


"ko dia begitu banget sih!" Ujar Lee kesal.


"haha sabar Lee sabar. ngomong-ngomong kamu mau kemana?"


"aku mau makan malam. kamu mau ikut?"


"aku sudah makan. kamu sendiri saja ya ... aku masuk dulu" Ujar ku sambil membuka pintu kamar ku.


ketika aku ingin menutup pintu kamar ku Lee pun menahan pintu ku.


"Acha belum kembali?"


"belum, kenapa?"


"sebentar aja yuk!" Ujar Lee sambil masuk ke dalam kamar ku dan menutup pintu


"Aku ga tau maksud mu ap-" belum sempat aku menyelesaikan kata-kata ku Lee sudah mencium bibir ku sambil memeluk tubuh ku.


ternyata yang dia maksud sebentar begini. aku pun membalas ciumannya seperti biasa. setelah melepas ciumannya Lee pun mengelus kepala ku dengan lembut.


"sudah ya aku pergi dulu. aku tidak berani melanjutkannya karna aku juga yakin kamu tidak akan mengizinkan" Ujar Lee lalu keluar dari kamar ku.


dasar Black Prince ku tidak pernah berubah dari dulu ...


berlanjut~