
Pasti, pada saat hari itu...
...kita menemukan cinta.
...
aku baru saja sampai di kamar asrama ku. aku pun langsung membereskan barang-barang ku karna besok sudah mulai masa pengenalan lingkungan kampus. aku kurang hoki karna sepertinya aku tidak memiliki teman sekamar, aku berharap Acha sekamar dengan ku.
*tok tok tok
suara pintu di ketuk memecahkan lamunan ku, aku pun langsung membukakan pintu
"Surprize baby! aku pindah ke kamar ini!" Ujar Acha sambil membawa beberapa barangnya
"seriusan! asik! ayo sini aku juga lagi rapih-rapih loh" Ujar ku sambil mempersilahkan Acha masuk.
kami pun membereskan barang-barang kami bersama. setelah berberes aku pun ke balkon kamar untuk melihat pemandangan kota Sendai.
wah benar-benar berbeda dari Jakarta, Jepang ternyata cukup indah. aku sangat beruntung bisa mendapatkan beasiswa disini.
mataku mulai menerawang jauh.
Lee di kamar sebelah butuh bantuan ku untuk beres-beres tidak ya...
"Ruby!"
"Kenapa Cha?"
"mau coba liat Lee sama Claude ga di kamar sebelah?"
"Loh Claude sama Lee satu kamar?"
"iya, yuk ke sebelah yuk" Ujar Acha lalu menarik tangan ku keluar dari kamar
Acha pun mengetuk pintu kamar Lee dan Claude. lalu yang membukakan pintu Ternyata Lee
"Maaf kami lagi sibuk disini jadi tidak terima tamu" Ujar Lee dengan ekspresi datarnya.
"kaku banget sih! kita mau bantu kalian tau! minggir!" Jawab Acha lalu langsung masuk
"Maafin Acha ya" Ujar ku sambil tersenyum miris ke arah Lee
"Ayo masuk jangan di depan pintu aja" Ujar Lee lalu dia masuk duluan
Aku dan Acha pun membantu mereka membereskan barang. ketika semua sudah rapih kami pun duduk di bangku meja belajar Lee dan Claude sedangkan mereka duduk di atas kasur.
"Karna kalian baru sampe. ayo aku mau ajak kalian keliling!" Ujar Acha lalu bangun dari duduknya.
"Aku cape mau istirahat, kalian balik ke kamar sana jangan ganggu kami disini" Ujar Lee lalu menidurkan badannya dan menarik selimut.
Acha pun menarik selimut Lee dan mencoba menarik tangan Lee agar dia tidak tertidur namun Lee tetap bersikeras untuk tiduran.
aku melihat ke arah Claude yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya seperti sedang melihat suatu berita.
"kamu lagi lihat apa? sepertinya serius banget" Tanya ku sambil berjalan menghampirinya dan duduk di sampingnya
"ini loh, idol LipxLip dari agency Honeyworks akan kuliah di sini!" Jawab Claude sambil menunjukan layar ponselnya padaku.
"Hah!? seriusan!? aku juga mau lihat!" Acha pun langsung merebut ponsel Claude dan melihatnya
aku pun melihat Lee seakan-akan dia tidak peduli dan mencoba untuk tidur.
"wah! kampus kita pasti bakal sering di kunjungi fans mereka nih! pasti ramai!" Ujar Acha yang terlihat antusias
"ya kan! ga sabar liat mereka masuk besok pas pengenalan lingkungan kampus!" Jawab Claude.
"tunggu deh! LipxLip apa sih? idol terkenal di Jepang?" Tanya ku penasaran karna melihat Claude dan Acha yg sangat antusias.
"iya, mereka lumayan terkenal di Jepang. dan kamu akan satu angkatan sama mereka" Jelas Claude.
"Ruby, aku cuman mau pastiin aja. kamu jurusan pendidikan kan?" Tanya Acha namun matanya masih terfokus pada layar ponsel Claude.
"iya, kan udah aku kasih tau. emang ada apa?"
"Yujiro satu jurusan sama kamu! tahun pertama kalian bakal sekelas! aku iri! aku benar-benar iri!" Ujar Acha lalu menunjukan pada ku layar ponsel yang memperlihatkan bahwa Someya Yujiro masuk jurusan pendidikan.
"kalian terlalu beruntung aku iri!" Ujar Acha dengan nada kesal
"Aku gak merasa beruntung, selain itu kalian berisik! lebih baik kalian kembali ke kamar. Ruby kamu istirahat besok kita akan cape!" Ujar Lee tanpa menatap kami
aku dan Acha pun memutuskan untuk kembali ke kamar kami.
lalu aku memperhatikan Acha mengeluarkan beberapa poster. dan salah satu gambar posternya adalah ...
"itu artis Jepang Cha? atau Korea?" Tanya ku penasaran sambil memperhatikan Acha yang sedang menempelkan beberapa poster itu.
"Ini LipxLip Ruby! gimana!? mereka ganteng kan!" jawab Acha sambil terus fokus menempelkan poster-posternya.
"oh jadi ini yang namanya LipxLip, bagi ku biasa aja sih kayak idol pada umumnya" jawab ku lalu menidurkan tubuhku di kasur "aku istirahat dulu ya Cha, nanti bangunin aku buat makan malam ya" Terus ku dan aku mulai memejamkan mata
"siap Bu boss!" jawab Acha yang masih sibuk dengan poster-posternya.
tidak lama kemudian waktu menunjukan pukul 7 malam Acha pun membangunkan ku dan mengajak ku makan ramen di kedai dekat asrama.
"Ramen disini enak loh kamu harus coba" Ujar Acha sambil mengantri
ketika pesanan sudah di nampan kami pun mencari meja untuk makan namun tiba-tiba ada pria bermasker yang tersandung dan menyenggol ku sehingga ramen ku pun tumpah.
"Aw panas" Ujar ku sambil memegang pergelangan tangan yang terkena kuah ramen yang panas
"maaf-maaf saya tidak sengaja"
"Hei kalau jalan hati-hati dong! teman saya gagal makan ramen dan tangannya terkena kuah panas!" Ujar Acha ke orang tersebut namun aku melihat orang tersebut mengeluarkan sebuah sapu tangan dan membalut tangan ku.
"maaf saya buru-buru" Ujar laki-laki bermasker itu "kalau bertemu lagi akan ku ganti ramennya" Terusnya lalu pergi sambil tergesa-gesa
"Kamu gapapa Ruby? ayo cuci di air mengalir dulu supaya ga melepuh" Ujar Acha sambil mengantar ku ke westafel terdekat.
aku pun memesan ramen kembali dan duduk makan bersama Acha.
setelah makan aku pun memperhatikan sapu tangan yang di berikan oleh orang asing tadi. namun saat membalikan saputangan itu aku melihat ada kanji yang bertuliskan Someya Yujiro. aku berfikir nama itu tidak asing aku seperti pernah dengan namun lupa dimana.
aku mencoba mengingat-ingat tapi tidak menemukan jawaban. ahirnya aku hanya menyimpan saputangan itu.
"Sudah selesai kan? yuk kembali ke Asrama" Ujar Acha lalu kami pun berjalan ke arah asrama.
Aku melihat Acha dia membuka ponselnya dan terlihat sedikit terkejut
"kenapa Cha?" tanya ku sambil memberhentikan langkah ku karna Acha juga memberhentikan langkahnya
"member LipxLip memilih untuk menyewa kamar Asrama kampus ternyata!" Ujar Acha sambil mencari informasi nomor kamarnya namun tidak tertulis. "yah, sayangnya ga ada info nomor kamarnya" terus Acha lalu melanjutkan kamarnya.
"takut di serbu fans kali makanya mereka menyembunyikan nomor kamarnya" Ujar ku sambil ikut berjalan
kami pun sampai di asrama dan langsung naik menuju kamar kami di lantai 3 ketika melewati lorong aku melihat ada seorang laki-laki dan perempuan mereka sedang berciuman aku pun langsung menutup mataku.
"santai saja Ruby, yuk kita lewat saja. disini sudah biasa hal seperti itu di lakukan di tempat umum" Jelas Acha sambil menarik Tangan ku menuju kamar.
sesampainya di kamar aku pun memperhatikan poster-poster yang Acha tempel. aku melihat salah satu poster.
Yujiro... tunggu-tunggu! aku pun langsung mengambil sapu tangan yang di berikan orang asing tadi. untuk memastikan apakah kanji yang di tulisan sama dengan yang di poster.
"Acha... aku cuman mau memastikan aja, nama idol ini bukan Someya Yujiro kan?" Tanya ku sambil menunjuk poster itu
"Iya bener! kamu tau ternyata namanya! diem diem kamu nge fans juga ya" Jawab Acha namun aku melihat dia sedang mulai belajar. sebenernya aku ingin bertanya lebih lanjut namun aku mengurungkan niat ku.
Someya Yujiro...
jika orang itu beneran idol ...
semoga saja aku bisa mengembalikan sapu tangan ini tanpa menjadi pusat perhatian publik.
berlanjut~