I Love You, Uncle

I Love You, Uncle
Bab 29



Meskipun banyak yang menghujat Clara, tapi banyak juga yang mendukung mereka. Dengan melakukan klarifikasi itu setidaknya kini Clara menjadi lebih lega menjalin hubungan dengan Ansel. Ia tak perlu lagi menutupi hubungan mereka.


"Aku jadi lebih lega sekarang," tutur Clara saat mereka sedang perjalanan menuju ke salah satu restoran untuk makan siang.


"Karena?" tanya Ansel.


"Karena aku berhasil mengakui ini semua di depan publik, meskipun aku tahu tidak semua reaksi orang baik terhadap klarifikasi kita," jawab Clara.


"Ya, setidaknya kamu tak perlu khawatir lagi sekarang. Jika ada yang mengusikmu, kamu bisa bilang padaku," tutur Ansel.


"Tenang saja, aku bisa menjaga diriku baik-baik," sahut Clara sambil tersenyum.


Kini semua kebenaran tentang mereka sudah diketahui banyak orang. Mendadak media sosial Clara dan Ansel dibanjiri oleh komentar netizen akibat Ansel mengunggah foto mereka berdua. Namun Ansel berusaha untuk mengalihkan perhatian Clara dari semua itu.


"Ayo kita pergi mencari kesenangan," ujar Ansel.


"Jadi mau pergi kemana kita?" tanya Clara.


"Emm, jalan-jalan sekaligus makan siang, aku ingin memberimu sedikit hiburan setelah hal-hal yang menegangkan yang sudah kita lewati hari ini," ujar Ansel.


Ansel memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibukota yang tak pernah sepi. Sejenak Clara mampu melupakan semua hal yang terjadi hari ini. Sementara Ansel tak bisa menghilangkan senyuman dari wajahnya, karena rasa bahagia yang menyelimutinya.


***


Sementara Ansel dan Clara menikmati kebahagiaannya hari ini, di lain tempat Delia masih diselimuti rasa kesal akibat video klarifikasi tersebut. Delia tak akan pernah berhenti mengganggu hubungan mereka berdua sampai Ansel benar-benar putus dengan Clara.


Delia terlihat berjalan mondar-mandir di lantai kamarnya. Ia memikirkan cara bagaimana untuk kembali mengusik hubungan Ansel dan Clara. Sebab Delia tak ingin begitu saja melepaskan pria yang ia cintai.


"Aku tak bisa tinggal diam seperti ini, aku harus mencari cara untuk membuat Ansel menjauh dari Clara, setidaknya membuat hubungan mereka berakhir," ujar Delia dalam hati.


Akhirnya niat buruk dalam diri Delia yang sudah didasari oleh rasa dendam tersebut semakin membuncah. Ia memerintahkan orang-orang suruhannya untuk membuat berita yang tidak benar tentang Clara. Untuk kesekian kalinya Delia menggunakan media sosial untuk menyerang Clara.


"Jadi, aku baru saja mencari tahu tentang kebenaran hubungan keluarga antara Ansel dan Clara, mereka ini membuat kebohongan dengan mengatakan jika sebenarnya mereka bukan saudara kandung, hubungan mereka tetap terlarang karena mereka memiliki hubungan darah, " ujar Delia dalam sebuah video yang ia unggah ke media sosialnya.


"Benar, mereka sengaja membuat kebohongan dengan mengaku sebagai saudara tiri agar tak ada yang bisa memisahkan hubungan terlarang itu," imbuh anak buah Delia yang ikut membuat video tersebut.


Delia sangat yakin jika video klarifikasi itu akan membuat orang-orang jadi berpihak padanya. Mendadak video tersebut mendapat banyak komentar dari para netizen. Apa yang Delia harapkan nyatanya tak sesuai dengan ekspektasinya.


"Dasar wanita tukang fitnah, kamu hanya ingin merusak hubungan antara Ansel dan Clara bukan? Semua hal yang kamu katakan hanyalah gosip yang tak bisa dibuktikan kebenarannya," begitulah kira-kira cuitan netizen pada kolom komentar postingan video yang di unggah Delia.


Delia sontak terkejut kala melihat komentar para netizen yang membanjiri media sosialnya. Ia heran mengapa orang-orang malah balik menghujatnya. Delia mulai merasa panik dan khawatir.


"Astaga! Kenapa orang-orang justru balik menyerangku?" ujar Delia sambil menatap layar ponselnya.


"Jangan-jangan mereka sudah tahu kalau selama ini kita berbohong," timpal anak buah Delia.


"Tapi darimana mereka tahu?" tanya Delia penasaran.


Rupanya selama ini tanpa sepengetahuan Delia, diam-diam Ansel memerintahkan anak buahnya untuk memata-matai media sosial Delia. Bahkan anak buah Ansel sempat meretas akun media sosial milik Delia untuk mencari tahu kebenarannya.


"Bagaimana, apakah masalah Delia sudah teratasi," tanya Ansel pada anak buahnya melalui sambungan telepon.


"Delia baru saja kembali berulah dengan sengaja menyebar berita palsu dan fitnah pada Clara, tapi aku berhasil mengatasinya," sahut anak buah Ansel.


"Bagaimana caramu menyelesaikan semuanya?" tanya Ansel.


"Aku hanya perlu meretas akun media sosial Delia menunjukkan isi percakapan dengan anak buahnya jika mereka sengaja membuat konten itu untuk memfitnah Clara, dengan begitu semua orang jadi tahu jika Delia yang memulai semua kekacauan ini," sahut anak buah Ansel.


Ansel tersenyum puas mendengar jawaban dan melihat kinerja anak buahnya. Setidaknya kini ia bisa membuat Clara menjadi lebih tenang karena tak ada lagi yang mengganggunya.