
Arsil mencoba menghubungi Nie karena Arsil ingin memastikan alamat apartemennya secara lengkap dan jelas.
Nie pun langsung memberikan alamatnya secara singkat namun jelas karena Nie tahu kalau Arsil sangat mengkhawatirkan Inar .
Nie berfikir kalau Arsil merupakan kekasih Inar , karena Nie merasa kalau Arsil sangat perhatian kepada Inar .
Nie hampir tiap hari menerima telepon dari Arsil dan menanyakan keberadaan Inar serta kondisi Inar , membuat Inar harus mencari alasan yang tepat dan masuk akal pada Arsil .
Namun seberapa bagusnya Nie membuat alasan untuk Arsil tetap saja Arsil dengan cepat mengetahui keberadaan Inar yang tidak baik - baik saja .
Tetapi Nie tidak takut dengan kecelakaan yang terjadi terhadap Inar , bahkan Nie akan bertanggung jawab agar Arsil tahu kalau dirinya bukan pengecut .
Arsil juga harus tahu bahwa Nie sangat menyayangi Inar . Tidak ada sedikit pun terlintas dalam pikirannya untuk mencelakai Inar .
********
Suara bel apartemen Nie berbunyi Inar tahu bahwa yang datang adalah Arsil dan akan membujuknya pulang ke apartemen Arsal .
Nie pun beranjak dan segera membuka pintu setelah menenangkan Inar terlebih dahulu karena Inar pernah berbohong terhadap Arsil jadi Inar merasa khawatir dan gugup saat bertemu Arsil .
Saat Nie membuka pintu , Nie terpesona oleh ketampanan Arsil yang begitu menggoda membuat dirinya langsung jatuh hati dan berdebar hebat.
Namun Nie masih bisa menahan diri dan mengalihkan pandangannya , baru kali ini Nie merasakan hatinya berdebar dan terpesona oleh lelaki pada pandangan pertama .
Nie menyuruh Arsil masuk dan menunggu sementara Nie akan memanggil Inar , namun Arsil mencegahnya dengan alasan Arsil akan menunggu Inar keluar sendiri memberi penjelasan dan menerima kejujuran , Inar langsung dari mulutnya apa yang sebenarnya telah terjadi .
Nie pun langsung berbelok ke dapur dan membuat minuman dingin untuk Arsil . sambil tersenyum Nie membuat minuman special untuk Arsil .
Arsil yang melihat tingkah Nie tertawa geli dan merasa ada yang aneh pada Nie , Arsil merasa tidak asing dengan Nie namun Arsil lupa pernah bertemu dimana dan kapan dengan Nie , yang jelas pasti sudah lama sekali .
Nie memberikan minumannya kepada Arsil dan menyuruhnya untuk segera meminumnya agar sedikit merasa tenang .
********
Sementara Arsal yang langsung masuk ke kamar Inar , membuat Inar terkejut dan menunduk malu , Arsal bukannya marah langsung memeluk Inar dengan penuh rasa khawatir .
Arsal merasa sedih karena tidak bisa menghubungi Inar dan perasaannya mulai gundah saat Arsal menghubungi Arsil yang mengatakan bahwa Inar berada di apartemen Nie.
Awalnya Arsal hanya berfikir Nie teman lama Inar, tetapi perasaan tidak bisa dibohongi bahwa Arsal sangat khawatir dan memikirkan Inar .
Inar langsung membalas pelukan Arsal dan menangis dipelukan Arsal , Inar langsung mengungkapkan kejujurannya bahwa Inar mengalami kecelakaan .
Sempat kaget dan merasa takut bahwa Inar mungkin tidak bisa menghirup udara segar kembali namun Inar beruntung karena sosok perempuan cantik yang menolongnya dari kecelakaan yang fatal .
Arsal sadar ternyata disudut kamarnya ada sosok perempuan cantik yang sedari tadi mengawasi dirinya itu teman Inar dan yang menolong Inar .
Arsal pun menghargai kejujuran Inar , dan memaafkannya akan tetapi Inar tidak lagi boleh membuat Arsil dan dirinya jadi khawatir .
Arsal pun membawa Inar menghampiri sosok perempuan tersebut dan mengucapkan terima kasih .
Sosok perempuan tersebut mengulurkan tangannya dan menyebut namanya Ranti .Arsal dan Inar pun tersenyum dan menyebutkan nama mereka masing2 .
*********
Happy reading...
Jangan lupa like , komen , vote juga favorit ya...
ikuti terus new episode..
Terima kasih...