
Inar berpura - pura tidak terjadi apa - apa depan Arsil dan Riza . Padahal Arsil tahu apa yang dilakukan Inar , walaupun hanya gerakannya saja .
Arsil memang belum bisa melihat Arsal secara keseluruhan namun Arsil sudah mulai merasakan keberadaannya dan mendengar suara Arsal dengan jelas .
Dalam hati Arsil ada sedikit kegelisahan yang mulai menyelimuti dirinya dan entah perasaan apa sebenarnya itu .
Riza sedikit bingung melihat tingkah Arsal yang sebenarnya bukan Arsal tetapi Arsil , Riza menganggap yang ada dihadapannya sekarang adalah Arsal , walaupun sebenarnya adalah Arsil .
FLASHBACK.....
Tidak banyak yang tahu keberadaan Arsil dikota baru , Arsil juga telah lama terpisah sejak mereka kecil ,saat mereka masih hidup di kota Tua .
Setelah ayahnya mengembara ke kota lama , Ayahnya sukses dengan bisnisnya namun sebagai istri ibunya Arsil tidak mau mendampingi ayah Arsal karena kesombongannya dan selalu selingkuh dengan sekertarisnya .
Akhirnya ibunya Arsil memutuskan untuk meninggalkan kota Tua dan tidak mau ikut ke kota lama .
Disanalah terjadinya dilema yang membuat hati seorang ibu menjadi harus mengambil keputusan yang bijak dan adil .
Ibunya Arsil ingin sekali membawa Arsal bersamanya namun ayahnya Arsal terus bersikeras memisahkan mereka sampai pada akhirnya Arsal harus terpisah dengan ibunya .
Ayahnya Arsal mengira bahwa ibunya Arsil tidak seserius itu untuk meninggalkannya , sebenarnya Ayahnya Arsal pun difitnah dan dijebak oleh sekertarisnya .
Saat ayahnya Arsal sadar dan pergi untuk menemui ibunya Arsil ternyata mereka telah pergi meninggalkan kota Tua .
Semua pencarian dan usaha untuk mencari keberadaan Arsil dan ibunya telah dikerahkan , namun tidak menemukan hasil.
Sampai pada akhirnya Ayahnya Arsal menyerah karena kondisi fisiknya yang semakin menurun dan sering sakit - sakitan .
Setelah Arsal dewasa , Arsal ikut mencari keberadaan Arsil dan ibunya , namun tetap nihil dan tidak menemukannya .
Walaupun kecewa tapi apa boleh buat Arsal harus menerima kenyataan yang sebenarnya .
Tidak lama dari kejadian tersebut Arsal , harus menerima pil pahit , dengan kondisi ayahnya yang semakin memburuk .
Arsal pun seperti mendapat cobaan yang bertubi - tubi dan menerima kenyataan bahwa ayahnya tercinta harus meninggalkannya disaat dirinya belum menemukan ibunya dan Arsil .
Ditengah duka yang mendalam Arsal juga dihadapkan dengan berbagai jenis orang yang mulai terbuka kedoknya setelah ayahnya meninggal belum lama ini .
Mereka telah berebut untuk kekuasaan yang mereka fikir Arsal tidak bisa melakukan apa - apa seperti yang difikirkan para pemegang saham .
Arsal pun bangkit dan menyemangati dirinya untuk berjuang mempertahankan apa yang menjadi haknya .
Disaat Arsal yang sedang berjuang mempertaruhkan seluruh jiwa raganya demi mempertahankan perusahaan ayahnya yang dibangun dengan jatuh bangun itu , jangan sampai jatuh ditangan yang salah .
Arsal mendengar kabar bahwa ibunya pernah berkunjung ke pemakaman ayahnya bersama Arsil .
Mereka kira Arsil itu Arsal karena tidak ada satu orang pun yang tahu bahwa Arsal memiliki saudara kembar yang kini telah menjadi Artis terkenal di kota Baru .
Disaat Arsal hendak menyusul mereka telah pergi tanpa jejak , Arsal pun mulai prustasi dan memulai dengan usaha barunya .
Arsal bekerja sama dengan sahabatnya Amar dan Riza yang selama kuliah mereka terus bersama .
Arsal tidak terpikir sama sekali bahwa Amar akan mengkhianatinya karena sebuah jabatan dan harta .
Arsal pun di jebak dan diracun saat Arsal sedang lengah , tanpa sepengetahuan Riza .
Amar yang kini menghilang bagai ditelan bumi , tidak pernah tersiar kabar keberadaannya selama satu bulan ini .
Sampai pada akhirnya Arsal harus merasakan terombang ambing oleh perasaan yang tidak biasa .
Antara mati dan hidup , karena bisa merasakan dan melihat namun tidak dapat memiliki wujud dan hanya bayangan semu .
Itu yang Arsal rasakan , namun setelah bertemu Inar , muncul harapan dan semangat kembali untuk menemukan ibunya dan Arsil .
******
Arsal yang masih terdiam dan meneteskan air matanya dibangku taman dibelakang kantornya setelah kepergian Inar , kini merasa sedikit lega karena mengetahui bahwa perasaannya sama dengan Inar .
Ternyata Arsal tidak hanya memiliki cinta yang bertepuk sebelah tangan namun cinta Arsal disambut bahagia oleh Inar .
Arsil yang bengong membuat Inar gemes untuk memeluknya , dan mengalengkan tangannya pada sela2 tangan Arsil yang sedang masuk ke saku celananya .
Sontak Arsil kaget dan belum siap , sehingga membuatnya gugup dihadapan Inar dan Riza .
Riza pun tersenyum senang melihat Arsal kini telah membuka hatinya pada Inar , perempuan yang baru sebulan dikenalnya .
Mereka semua masuk ke kantor dengan hati yang senang , dengan adanya Inar yang mengisi kekosongan para lelaki yang ada di kantor milik Arsal .
Hanya Inar yang sadar bahwa dihadapannya kini telah hadir Arsal yang asli , dan memberikan petunjuk pada Inar beberapa berkas yang ada dilemari berankasnya .
Arsal juga memberitahu pin untuk membuka berkas tersebut karena pin brankas tersebut hanya Arsal yang tahu .
Riza dan Arsil kaget ketika Inar menyampaikan amanah yang Arsal sampaikan padanya , namun tidak terlalu jelas mengatakannya karena Inar takut kalau Riza salah paham .
Sesaat setelah mereka saling mengobrol didalam kantor milik Arsal , terdengar suara pintu yang diketuk .
Mereka semua sedikit kaget , karena kini mereka sedang membicarakan brankas yang berisi dokumen2 penting yang harus ada tandatangannya yang didampingi pengacara atau hukum .
Inar sibuk membereskan dan menyimpan kembali berkas penting kedalam brankas dan menguncinya kembali .
Melihat kelakuan Inar yang membuat sedikit terkejut antara Riza dan Arsil . Mereka tengah bergembira dan ingin merayakannya .
Arsal pun mengacungkan jempol pada Inar , membuat Inar semakin sayang pada Arsal .
Setelah menyelesaikan tugasnya hari ini Inar pun pamit pada semua tidak lupa Arsal mengucapkan salam .
Sebenarnya salam tidak salam pun Arsal tidak ada yang mengetahuinya selain Inar , namun tetap Arsal lakukan demi kesopanannya terhadap sesama .
Begitu pun dengan Arsil yang selalu menjaga atitude terhadap semua orang , walaupun kini Arsil telah menjadi Artis terkenal tetap prilaku harus dijaga .
Riza dan yang lainnya pun segera pamit pulang , Arsal langsung menyuruh Arsil untuk mengantar Inar .
Bagaimana pun juga Inar perempuan dan harus diantar sampai rumahnya dan dikembalikan lagi kepada orang tuanya .
Semua itu Arsal lakukan agar keluarga Inar tidak khawatir terhadap Inar .
Walaupun kedua orang tua Inar sedikit galak dan keras itu karena mereka sangat menyayangi Inar .
Begitu pun dengan Arsal yang sudah sangat menyayangi Inar , tidak menutup kemungkinan bila selalu berada dekat dengan Inar , Arsil pun akan tertarik juga dengan Inar .
Kekhawatiran Arsal bukan tidak masuk akal tetapi Arsal kini bisa merasakannya ada rasa tertarik yang terpancar dari Arsil untuk Inar .
Tetapi semua itu Arsal harus menerimanya dengan lapang mengingat Arsil itu adalah adiknya .
*****************
Assalammualaikum...
Sahabat reder yang budiman
semoga para pembaca lebih senang membacanya....
terima kasih.