
" Inar tunggu , kamu kenapa sih ? " tanya Arsal .
Inar tidak menjawab dan tidak mendengarnya , Inar terus berlari keluar dan memberhentikan taxi langsung pergi meninggalkan kantor .
Arsal kaget dan panik melihat sikap Inar yang seperti itu ,apakah Inar tidak suka saat Arsal menciumnya atau ada hal lain selain itu .
Arsal terus bertanya - tanya tidak mengerti, Arsal pun bingung harus mencarinya kemana ?
Arsal menemui Arsil kemudian menceritakan semua yang terjadi terhadap dirinya dan Inar .
Arsil merasa Inar tahu saat diruangan Arsil ada Ratih , dan langsung memeluk Arsil dan menciumnya seakan Arsil itu Arsal .
Mungkin Inar cemburu pada Arsal karena Inar pikir Arsal menyembunyikan soal Ratih , dan mungkin saja Inar mengira kalau Ratih masih kekasih Arsal .
Mendengar penuturan Arsil , tanpa berfikir lagi Arsal langsung pergi meninggalkan Arsil yang masih bengong .
**********
Diperjalanan Arsal merasa bersalah kepada Inar karena selama ini Arsal bukan bermaksud menyembunyikan tentang Ratih tetapi Arsal menganggap tidak terlalu penting mengenai Ratih.
Bagi Arsal Ratih bukan siapa2 dan tidak pernah menganggap penting mengenai keberadaannya . Arsal bingung harus mulai dari mana menjelaskannya pada Inar .
Arsal panik dan terus mencari keberadaan Inar , Arsal takut terjadi sesuatu pada Inar seperti dulu saat Inar bertemu Egi .
Mengingat kejadian itu Arsal mengarahkan kemampuannya untuk segera menemukan Inar yang sampai sekarang entah berada dimana .
Arsal mendengus kesal seperti merasa dirinya tidak berperasaan terhadap Inar dan membuatnya merasa bersalah dan kepikiran .
Arsal mencoba menelepon Inar , dan menanyakan keberadaannya sekarang , namun jelas sekali Inar tidak mengangkatnya.
Tidak habis akal , Arsal terus menerus menghubungi Inar yang tidak mau mengangkat telepon darinya .
Inar yang kesal dan marah kepada Arsal akhirnya mengalah dengan mengangkat telepon Arsal .
Inar : " Ada apa ?" dengan nada ketus.
Arsal : " kamu sekarang berada dimana ?" nada memohon.
Inar : " Apa peduli kamu ? "
Arsal : " Please Inar , maafin aku !"
Inar : " sudahlah , aku ingin sendiri dulu ." Inar tiba - tiba menutup teleponnya .
Untung saja GPSnya cepat terdeteksi sehingga Arsal lebih mudah menemukan lokasi dimana Inar berada .
Arsal langsung menuju ke lokasi tersebut dan tidak harus memakan waktu lama untuk menemukan Inar .
Arsal melihat Inar sedang menangis diatas rumput sambil duduk memandangi danau , mungkin Inar tidak sadar bahwa Arsal kini sudah berada dibelakangnya .
Inar menangis sambil memaki Arsal dan mencurahkan seluruh isi hatinya yang menurutnya sakit seolah Arsal mengkhianatinya .
Tiba - tiba Arsal tidak dapat menahan lagi perasaan terhadap Inar yang ingin memeluknya dari belakang dan meminta maaf secara langsung .
Walaupun Arsal sebenarnya bingung bahwa Inar marah tanpa sebab terhadap dirinya , namun Arsal tetap mengalah demi Inar .
Inar kaget , tiba - tiba Arsal memeluk dirinya sampai membuat dirinya tidak dapat berkutik .
Arsal terus menguatkan pelukannya dan meminta maaf kepada Inar , kalau Inar tidak memaafkannya , Arsal tidak akan melepaskan pelukannya .
Inar pun akhirnya mengangguk dan pasrah untuk memaafkan Arsal , dengan rasa malu Inar meminta satu syarat pada Arsal agar tidak menyembunyikan apapun darinya .
Arsal pun perlahan melepaskan pelukannya dan meminta Inar untuk bersikap tenang dan menanyakan langsung pada dirinya bila terjadi keganjalan pada dirinya yang dirasakan Inar .
Walaupun sebenarnya Arsal paham bahwa Inar sedang cemburu padanya , karena Inar memikirkan bahwa Ratih pernah menjalani hubungan dengan Arsal .
Mereka saling berpelukan dan kini Inar bermanja pada Arsal karena rasa rindu Inar yang teramat sangat sampai mereka lupa bahwa masih menunggu tugas di kantor yang menumpuk .
*********
MAAF SERIBU MAAF READER YANG BUDIMAN
MOHON PENGERTIANNYA
AUTHOR TELAT UPDAT
KARENA AUTHOR HARUS MENYELESAIKAN UJIAN DULU 🙏🙏
Bagi reader yang setia pada episode
HANDSOME GHOST
Author ucapkan terimakasih , jangan lupa like komen, vote juga favorit ya ,🤗🥰🙏🙏🙏