HANDSOME GHOST

HANDSOME GHOST
Serangan Mendadak



Karena malam yang semakin larut , akhirnya Arsal memutuskan agar mereka melanjutkan pekerjaannya besok pagi .


Arsil pun menyetujui pendapat Arsal , karena Arsil merasa tidak enak oleh kedua orang tua Inar .


Inar tersenyum dan menjelaskan bahwa Inar lupa memberitahu Arsal juga Arsil bahwa kedua orang tuanya tidak berada di rumah .


Mereka pergi ke acara keluarga yang diadakan diluar kota selama satu minggu .


Awalnya Inar diajak pergi karena kedua orang tuanya khawatir dengan Inar yang berada di rumah sendirian .


Karena bi mira pulang kampung , Inar pun terpaksa berbohong bahwa Inar akan mengerjakan pekerjaan bisnis selama satu minggu di luar kota bersama Arsil .


Arsil dan Arsal merasa lega sedikit , tidak harus merasa bingung untuk menjelaskan pada kedua orang tuanya Inar .


Egi tersenyum dan mengajak mereka segera pulang , sebenarnya Egi ingin sekali istirahat di apartemen Arsal namun Egi harus bertemu dulu dengan temannya yang sedang menunggu kedatangannya .


Arsal pun dengan berat hati harus menyetujui keputusan Egi , padahal Arsal masih ingin bertemu dan ngobrol bersama Egi .


Akhirnya Arsal berpisah di tempat parkir dengan Egi . Mereka pergi meninggalkan gedung perusahaan milik Arsal menuju apartemennya.


Inar memutuskan untuk menginap di Apartemen Arsal malam ini karena jarak dari apartemen ke perusahaan lebih dekat dari pada ke rumah Inar .


Inar percaya dengan Arsal dan Arsil bahwa mereka bisa menjaga prilakunya terhadap Inar.


Arsal mengusap rambut Inar dan menjelaskan bahwa Inar tenang saja karena Arsal dan Arsil tidak akan membiarkan Inar merasa tidak nyaman .


Inar pun tersenyum begitu pun dengan Arsil , yang fokus menyetir .Tetapi tiba - tiba Arsil rem mendadak , Arsal dan Inar pun kaget dan melihat ke depan .


Arsil sedikit merasa gugup saat didepannya ada sosok makhluk yang wujudnya menyeramkan seakan ingin menyerang mobil mereka .


Arsal langsung pindah alih dan menyuruh Arsil untuk pindah ke belakang dan menjaga Inar .


Arsil melihat Inar ketakutan dan merasa sedikit gemetar , Arsil memeluknya agar Inar merasa nyaman .


Arsal berusaha untuk mengatasi makhluk tersebut, Inar terus saja menggenggam tangan Arsil sangat erat karena merasa ketakutan .


Arsil terus siaga agar siap dimana Arsal kelelahan Arsil siap maju untuk membantunya .


Inar bingun dan mencoba untuk mengumpulkan kekuatannya agar Inar lebih kuat lagi menghadapi serangan mendadak saat dirinya sedang sendiri .


Arsal sudah merasa sedikit keteteran melawan makhluk yang menyeramkan tersebut , matanya merah , lidahnya juga keluar seakan ingin memakan mereka .


Saat Arsal mulai merasa kelelahan muncul cahaya yang menyilaukan masuk menembus tubuh Arsal , sehingga Arsal terayun ke depan dan terpental ke atas membuat Arsil kaget dan panik .


Begitupun Inar yang menangis serta berteriak memanggil Arsal sedangkan makhluk menyeramkan tersebut berubah menjadi asap dan seperti terbakar sampai akhirnya jadi abu dan menghilang .


Inar khawatir dengan keadaan Arsal , cahaya apa sebenarnya yang membuat Arsal terpental.


Selain menembus tubuh Arsal seakan Arsal terbang mengitari cahaya tersebut sampai akhirnya harus terpental jauh dari lokasi kejadian .


Arsil terus berusaha mencari Arsal namun tidak menemukannya , akhirnya Arsil memutuskan untuk pulang ke apartemen terlebih dahulu.


Melihat Inar yang sudah terlihat lelah dan pucat karena ketakutan dan rasa khawatir yang tinggi terhadap Arsal .


Arsil berusaha menenangkan Inar dan menjaga supaya Inar tidak terlalu khawatir namun Inar juga hanya manusia biasa yang lemah sampai pada akhirnya Inar harus menyerah dan pingsan .


Arsil bingung dan langsung menggendong Inar ke tempat mobilnya berada kemudian Arsil mencoba menyetir mobilnya lagi menuju ke apartemen.


Sesampainya di apartemen Arsil bersyukur , sedikit mengurangi kekhawatirannya , walaupun masih merasa bingung karena Arsal belum ditemukan .


Inar digendong saat masuk apartemen dengan meminta bantuan satpam untuk membukakan pintu apartemennya. Satpam pun bertanya kepada Arsil karena pulang hampir pagi .


Arsil hanya menjawab seadanya karena lembur diperusahaan membuat Inar kelelahan dan tertidur .


Satpam pun mengerti lagian satpam tahu Inar adalah tunangannya Arsal dan satpam mengira kalau yang kini ada dihadapannya adalah Arsal bukan Arsil .


Inar pun segera Arsil baringkan di tempat tidurnya , kemudian menyelimutinya dan membiarkannya istirahat .


Sementara itu Arsil istirahat di kamar yang lain , sambil memikirkan untuk mencari Arsal , tanpa harus melibatkan Inar .


Satpam pun telah kembali bertugas menjaga keamanan apartemen setelah diberi tip oleh Arsil .


Arsil pun terlelap tidak terasa pagi tiba , Arsil segera bangun membuka jendela membiarkan sinar matahari pagi masuk .


Arsil merasa bingung karena terdengar suara kran air di kamar mandinya , tidak mungkin Inar masuk ke kamarnya .


" Siapakah yang berada didalam kamar mandi , dan berani masuk kamar tanpa sepengetahuannya , Arsil pun meyakinkan bahwa pintu masih terkunci ." kata Arsil .


***********


Hello reader yang budiman..


penasaran ????


ikuti terus ya episode " HANDSOME GHOST "


jangan lupa like , komen , vote , juga favorit ya


terima kasih...