
Sepulang sekolah, Tania sudah menemukan Tante silvi sedang bersiap-siap, katanya mau ke kota S untuk mengunjungi Nita sepupu nya, kebetulan Ayah dan Ibu Tania juga sedang berada disana.
"Tante berangkat hari ini?" Tanya Tania
"Iya sayang, nanti Tante pasti cepat kembali kok" kata Tante Silvi sambil memeluk Tania
"Kalau kamu takut di rumah sendirian, sebaik nya kamu nginap si rumah temen kamu, kebetulan malam besok kan weekend, kamu libur" lanjut tante Silvi lagi.
"Baik Tante, nanti kalau Nia pergi, Nia kabarin Tante ya" Tania dengan nada sedih
"Ya udah sayang, Tante buru-buru ke bandara, takut kelamaan cek-in, kamu baik-baik ya di sini" Tante membawa keperluan nya untuk di bawa kesana.
Lalau Tania mengantar kan Tante Silvi ke depan rumah, sampai Tante nya, benar-benar hilang.
Aku duduk di sofa, sambil mikir, aku nginap dimana ya* gumam Tania sendiri
Tiba-tiba Rio mengirimkan pesan kepada Tania
"Kamu lagi apa?" Pesan Rio
"Gak lagi apa-apa" balas Tania
"Tante ada nggak" tanya Rio lagi
"Tante lagi pergi keluar kota" balas tania
Rio tak lagi membalas pesannya, lalu Tania ke kamar dan mengganti seragam sekolah nya dengan baju santai. Tak lama setelah itu, ada suara klakson di depan pagar rumah nya, Tania berlali, ternyata yang datang adalah Rio, karena jarah rumah nya nggak terlalu jauh, jadi tidak butuh waktu lama untuk Rio sampai ke rumah Tania.
" Ada perlu apa" tanya Tania saat mereka berdua sudah masuk ke rumah
"Aku lupa bilang dari kmaren, mama ngajak kamu main ke rumah, makanya tadi Ku nanyain Tante, mau minta ijin ngajak kamu kerumah" jelas Rio
Tania langsung menghubungi Tante Silvi, dan meminta ijin untuk pergi ke rumah Rio, dengan senang hati Tante nya mengijinkan, supaya Tania nggak sendirian di rumah.
Setalah mendapat ijin, Tania bersiap-siap dan menutup semua pintu dan jendela, lalu mereka berangkat kerumah Rio, namun sebelum nya Tania mengajak Rio makan siang dulu, karena di rumah Tante nya tidak sempat menyiapkan makanan. Selesai makan bereka langsung berangkat kerumah Rio.
"Mama..., Kami sudah sampai" teriak Rio karena tidak melihat keberadaan mamanya
Sembari menunggu mama Rio, mereka duduk di ruang tamu, lalu muncullah wanita paruh baya itu.
Anehnya, Tania sangat terkejut dan sekaligus terharu karna wanita itu adalah orang yang dia kenali sejak dulu.
"Tente Ririn" ucap Tania tak percaya
Rio yang melihat Tania hanya heran
"Kamu kenal Tante sayang?" Tanya mama Ririn sambil mengingat siapa anak itu
"Aku Tania Tante, anak nya Ibu Andini, adik nya kak Tiara" jelas Tania
Tanpa berkata apapun, mama ririn langsung memeluk Tania dengan erat, Rio yang melihat keadaan itu hanya terheran-heran.
##flashon##
Tiara hendak menyebrang saat jam kuliah selesai, namun dia tidak menyadari kalau ada mobil dengan kecepatan tinggi melaju kearahnya. Seorang wanita yang juga satu kampus dengan nya tiba-tiba menariknya sampai mereka terjatuh. Kalau saja tidak ada wanita itu mungkin saja Tiara sudah di tabrak, dan tak dapat diselamatkan karena mobil tersebut melaju sangat cepat.
Tiara yang seakan-akan tak percaya apa yang dialami nya barusan, berusaha untuk bangkit, dan berterimakasih kepada orang yang menolongnya. Lalu Tiara menanyakan namanya ternyata namanya ada Eriska dan biasa di panggil Riska. Tiara mengajak Riska kerumahnya, awal nya Riska menolah, karena Tiara memaksa dia pun akhirnya mengalah.
Sampai di rumah Tiara menceritakan semua nya kepada Ibunya. Dengan sangat bersyukur ibu nya berterima kasih kepada Riska. Mereka makan bersama siang itu, lalu mengantar kan Riska pulang, dengan tujuan ibu Tiara ingin kenal dengan keluarganya, Tania yang saat itu masih baru duduk di sekolah dasar, juga ikut.
Sesampainya di rumah Riska, keadaan sangat tidak enak. Papa dan mama nya sedah mengalami shock, karena papa nya di tipu, dan perusahaan nya diambang kebangkrutan.