
Riska yang awalnya tau masalah itu, menceritakan semuanya kepada ibu Andini, dengan sangat iba ibu Andini menyuruhnya masuk, dan dia langsung pulang.
"Yah, ibu boleh minta tolong nggak sama ayah?" Tanya ibu Andini saat menelfon suami nya.
"Emang nya ada apa Bu?, Seperti nya sangat serius" tanya Sang ayah
Ibu Andini langsung menceritakan sejak kejadian yang menimpa Tiara dan juga kisah keluarga Riska yang menolong Tiara. Dengan sangat setuju suaminya mau membantu mendonorkan dana untuk perusahaan papa nya Eriska.
"Ya udh Bu, biarkan ini urusan ayah" ucap sang ayah, setelah mendengar semua, dan mengetahui siapa papa nya Eriska.
Lalu dengan bantuan bawahan nya, ayah Ferdi mengetahui siapa, dan apa nama perusahaan mereka. Dengan cepat dia menghubungi perusahaan untuk memberikan dana, tanpa syarat.
Setelah ayah Ferdi menganggap semua nya beres dia melanjutkan pekerjaannya.
Ibu Andini dan anak-anak nya yang masih berdiam di mobil di depan rumah Tiara melihat ada kebahagiaan di rumah Mereka. Papa Eriska yang mendapat kabar tentang bantuan dana tersebut, bergegas dan pergi ke kantor nya.
Setelah merasa aman, ibu Andini mengajak Tiara dan Tania masuk. Dan berkenalan dengan mama Eriska, Tania sangat mengingat wajah itu, walaupun wajah nya sendiri yang berubah seiring bertambahnya usianya.
Sejak saat itu lah keluarga mereka sangat dekat, hingga akhirnya papa Eriska memindahkan perusahaan nya keluar kota dan membangun bisnis baru dan bekerja sama dengan perusahaan ayah nya Tiara, Ferdi.
##flashoff##
"Kita sudah lama tidak bertemu ya sayang" ucap Tante Ririn melepas pelukan nya.
"Iya Tante, Tania rindu banget sama Tante, dan juga ka Riska" jawab Tania bangga
"Om Satya mana Tante" tanya Tania melanjutkan pembicaraan nya
" Begitu ya Tante, Ayah dan Ibu juga sedang di sana, Tante Silvi juga hari ini berangkat kesana" jelas Tania
"Jadi disini kamu tinggal sama Tante Silvi?" Tanya Tante Ririn lagi
"Baru beberapa bulan sih Tante, dulu aku tinggal di asrama sekolah, karena Tante Silvi pindah ke sini, Ayah menyuruh aku tinggal sama Tante" jelas Tania lebih
Sedangkan Rio yang belum mengerti betul tentang yang di lihat nya, mencoba bertanya.
"Ma, kok bisa sih mama kenal Tania?" Rio penasaran
"Tania ini orang yang sering mama ceritain ke kamu Lo sayang, anak nya temen mama, sekaligus partner kerja papa" jelas Mama Ririn
"Kok mama gak bilang dari dulu sih, kalau orang nya yang ini" sewot Rio
"Mama kan bilang, kamu nya aja gak nanya namanya ke mama" ledek mama Ririn lagi
"Jadi Rio adik nya kak Eriska ya Tante?" Tanya Tania lebih jelas lagi
"Iya sayang, tapi dulu waktu kita sering ketemu, Rio sekolah di luar negri sama grandma nya, tapi setelah grandma nya meninggalkan dunia, dia balik sama kami, trus kami pindah ke sini. Makanya gak sempat kenal" jelas Mama Ririn lagi
"Begitu ya Tante, kak Eriska dulu pernah cerita juga sih, kalau dia punya adik, tapi nggak tau kalau adik nya itu Rio" kata Tania mengerti
Mereka berbincang-bincang dengan sangat serius, setelah pertemuan itu, Tania sering main ke rumah Rio, dan sebaliknya, bahkan kalau Tante Silvi pergi Tania selalu nginap di rumah Rio, atau pun kalau mama Rio pergi, Rio yang nginap di rumah Tania.