Friendship Goals

Friendship Goals
Pembukaan cabang cafe



"Nia plis, jangan pernah bilang aku bukan siapa-siapa, aku sayang sama kamu. Aku menolak perjodohan itu karena aku tidak mau menikah sama kamu dengan alasan karena di jodoh kan, aku mau nya kita saling mencintai lalu memilih untuk menikah, bukan di jodoh kan." Ucap Rio penuh penekanan.


"Nggak perlu Ri, Lo kejar aja impian Lo, usaha Lo, gue bahkan udah lupa sama Lo" ucap Tania datar.


"Aku harus gimana, biar kamu percaya sama aku" tanya Rio lirih.


"Dengan Lo sukses, gue bangga sama Lo, selamat buat pembukaan cabang baru nya. Hati-hati di jalan" ucap Tania berdiri dan berjalan ke arah pintu.


"Kamu tau gue peresmian cafe baru, kenapa kamu nggak Dateng" ucap Rio sendu sambil menarik tangan Tania.


"Dengan kamu menyuruh orang lain untuk mengundang aku, kamu pikir aku layak untuk datang kesana, dari situ aja aku bisa sadar diri, kalau aku nggak ada bedanya sama orang lain" jawab Tania tersenyum sinis


### flas on##


"Bro, besok acara pembukaan cafe gue yang baru, Lo semua wajib Dateng ya" ucap Rio saat duduk bersama Aldo dan Andi di kelas.


"Pasti dong" ucap Aldo dan Andi bersama an


"Tolong aja Tania dong Al, kalau Lo ngajak Esra siapa tau mereka semua mau ikut"ucap Rio


"Kalau Esra sama yang lain bisa gue ajak, kalau khusus Tania, bukan urusan gue Ri, Lo harus bilang langsung" sahut Aldo menepuk pundak Rio


"Lagian Lo berdua ribut nya lama amat" sindir Andi


"Aku mau ngasi kejutan, biar nanti dia Dateng, aku jelasin semua nya, gue mohon yang Al" ucap Rio lagi.


"Itu sih terserah Lo" ucap Aldo


---


Keesokan harinya


"Aku mau ajak kalian keluar, boleh kan" ucap Aldo sepulang sekolah saat menemui mereka di kelas.


"Boleh" jawab Esra, Dea, dan Intan bersamaan


"Kemana?" Tanya Prilly sinis


"Ada deh, kita langsung aja yuk" ajak Aldo to the point


"Maaf Al, aku ada urusan, kalian pergi aja ya" ucap Tania sambil berdiri


"Nggak asik Lo Nia, kmaren juga liburan ngga ikut, sekarang ngajak keluar juga nggak mau" ucap Andi yang ikut menemani Rio.


"Tau nih, Lo kenapa sih" tanya Dea heran


"Ya kan mau pembukaan cabang cafe nya Rio" ucap Andi polos, langsung menerima pelototan dari Aldo


"Oh sorry gaes, kita nggak di undang" ucap Prilly keluar dari kelas


"Nia plis, kalian bisa ikut kan" ucap Aldo memohon, Karena dia udah terlanjur janji sama Rio.


"Dia nyuruh Lo ngajak gue?" Tanya Tania Nggak percaya


"Iya Nia, makanya kita kesana kan" ucap Aldo berharap


"Gue baru sadar Al, gue nggak lebih dari orang lain. Acara sepenting ini gue nggak pernah dianggap ada Sama dia, kalau dia mau gue Dateng, kenapa harus Lo yang undang gue" ucap Tania dengan mata berkantung


"Tapi Ni-" ucapan Aldo terpotong karena Tania pergi gitu aja.


Tania dan Prilly memutuskan untuk pulang ke rumah Prilly. Pukul tiga sore Tania iseng membuka sosmed, sebelumnya dia cek pesan masuk 'ternyata tidak ada pesan dari Rio" gumamnya.


Tanpa sengaja di melihat kalau Sissy sedang melakukan siaran langsung di sosmed nya. Tania geram karena ternyata dia sedang berada di acara pembukaan cafe nya Rio. Juga terlihat akrab sekali dengan Rio.


Notifikasi pesan grup mereka sangat berisik, karena Esra tidak berhenti menanyakan kalau mereka akan menyusul atau tidak.


"Yakin nggak mau kesana?" Tanya Prilly yang duduk di sebelah Tania"


"Seandainya Ricko buat acara penting, dan minta orang lain ngundang Lo, Lo mau nggak?" Tania kembali bertanya


"Ya enggak lah, apa-apa an" jawab Prilly sewot


"Makasi ya Pril, Lo memang teman terbaik gue, bahkan keadaan rumit pun, yang lain ngga pernah tau, tapi Lo langsung peka sama gue" ucap Tania sendu


"Diem ahk, gue nggak suka liat Lo melow gitu" Prilly Meninggal kan Tania .


##flash of##


"Bukan gitu maksud aku Ni, aku takut kamu makin marah" ucap Rio menekan


" Ya udah Ri, gue nggak papa kok" ucap Tania dengan senyum paksaan


"Semoga sukses" lanjut nya langsung menutup pintu.


"AHHHKK" Rio mengacak-acak rambut nya frustasi.


"Ok Nia, kita pergi bawa jalan kita masing-masing" teriak Rio emosi