
***
"Tumben kamu keluar" Rio memulai perbincangan selama di perjalanan
"Mereka aja kebetulan ngajak maen"
"Berarti aku ngajak main boleh juga dong" kata Rio berharap
"Bole aja sih, tapi kalau ada waktu ya" Sahut Tania bingung mau jawab apa.
"Kita makan dulu yuk" ajak Rio lagi
" Bukan nya gak mau, tapi aku baru aja makan" jawab Tania menolak
karna ini pertama kali nya dia diajak makan sama Rio yang sudah cukup lama dekat dengan nya.
"Ya udah deh"
Mereka diam hingga sampai di asrama
"Makasi udah nganterin aku pulang" ucap Tania
"Sering-sering keluar ya, biar aku boncengin kamu lebih sering" Rio senyum
"Jangan senyum gitu deh, aku gak kuat" Tania tertawa
"Aku senyum sama kamu doang loh" Rio mencubit pipinya pelan
Tania mengaduh pelan sekaligus bahagia
"Balek gih" perintah Tania
"Oke tuan putri" kata Rio sambil tersenyum
Tania menyaksikan kepergian sang pujaan hati nya hingga tak terlihat.
***
Malam harinya Tania mendapat telfon dari ayahnya, katanya orang tuanya akan pindah ke luar kota tempat kakak nya bekerja, karena kakak nya bekerja di perusahaan cabang milik ayahnya.
"Tante baru saja pindah karena butiq nya udah berkembang, dan dia akan tinggal di kota kamu, kamu akan tinggal bersama dia" ucap ayahnya dari telfon
"Baik yah, kapan Tante jemput aku kesini" tanya Tania memastikan
"Kalau sempat, besok dia akan datang menjemput mu, Ayah sudah menghubungi pihak asrama, jadi kamu tidak perlu khawatir" jelas ayah nya
Tania bingung, ntah dia harus bahagia atau harus bersedih, dia bahagia tinggal disana karena selalu bareng sama Sela, disisi lain dia juga udah rindu sama adik sepupunya yang selama ini jarang ketemu.
Hal tersebut pun terjadi keesokan nya Tania di jemput, dan semua orang pun bingung, karena sebelum nya tidak ada kabar kalau Tania akan pindah, namun hari ini iya tiba-tiba pindah. Sela yang melihat kepergian nya juga merasa sangat kesepian, tak bisa berkata apa-apa lagi.
***
"Adik dimana Tante, kok gak keliatan? Tanya Tania yang melihat rumah masih sangat sepi
"Tadi dia juga masih sekolah, dan baru pindah besok, dia akan pindah ke sekolah mu juga" jelas Tante nya
" Tante serius??" Tania tak percaya
"Emang Tante keliatan becanda?"
Tania memeluk Tante nya dengan sangat bahagia, wajar saja dia dan adik sepupunya itu selalu di tinggal karna urusan bisnis, mereka selalu bercerita lewat ponsel, dan sekarang mereka akan di tinggal berdua.
***
Pagi nya Tania bangun lebih awal, dia harus sekolah dan perjalanan ke sekolah juga butuh waktu sekitar 15 menit an, dan karena itu, dia harus berangkat lebih dulu dari biasanya.
"Tante aku pergi ya?"
"Tante masih sibuk, kamu naik apa? Kalau mau bawa aja mobil Tante" teriak Tante nya dari dalam
"Tania naik angkot aja Tan" lalu pergi keluar gerbang rumah
"Ngapain disini?" Tanya seseorang yang dia kenali
Di berbalik ke arah suara itu dan merasa heran
"Kok kamu disini?"
"Rumah aku lewat sini, setiap hari aku lewat sini" jawab Rio
"Ohh, aku baru pindah kemarin ke sini"
" Ya udah, bareng yuk, ntar telat" ajak Rio
"Emang ada helm" Tania ragu
"Ada, biasanya kan Aldi nebeng kalau pulang sekolah" jawab Rio sambil memberikan helm nya pada Tania
mereka pun akhirnya berangkat bareng ke sekolah.