
Sesampainya di rumah, Rio menyapa mama nya namanya mama Ririn , dan langsung menjelaskan kalau dia telat pulang karena kejebak hujan.
Sebelumnya nya mama Ririn sudah pernah cerita kalau anak temen nya juga satu sekolah dengan Rio. Namun karna Rio emang dingin, dia gak peduli dan gak mau tau soal anak temen mamanya. Bagi dia itu hanya temen mama nya, gak harus jadi temen nya juga.
Rio langsung masuk ke kamar, saat ingin mengabari Tania, dia mencari-cari ponsel nya, tapi tidak ketemu. Dan dia teringat saat menyusun buku dia meletakkan ponsel nya di meja. Karena dia yakin tinggal nya di rumah Tania, dia tidak lagi khawatir. Akhirnya dia memilih tidur, setelah seharian belajar.
Rio terbangun saat jam sudah menunjukkan pukul 22.39 WIB, saat keluar karena belum makan malam, Rio melihat mama Ririn masih duduk di ruang keluarga. Rio meminjam ponsel mamanya, niatnya untuk mengabari Tania.
*****
Tania yang sudah ingin tidur mendengar getaran ponsel Rio di meja nya. Tapi nama kontak nya mama.
" Halo Tante" sapa Tania ragu lewat ponsel
"Ini Rio nia..." Balas Rio dengan sedikit tertawa
"Oh Rio, kirain mama kamu"
"Sorry, tadi aku ketiduran makanya lupa ngabarin, soal nya aku juga inget, ponsel aku ketinggalan disitu" jelas Rio
"Oohh, nggak papa kok, kamu cuma mau ngabarin itu? Tania penasaran
"Iya ni, kamu lanjut aja tidur nya, sampai jumpa besok" Rio mengakhiri percakapan
"Ok, selamat malam" ucap Tania sebelum mematikan ponselnya
*****
"Punya temen tapi gak pernah di kenalin ke mama" sewot mama Ririn pada Rio
"Lain kali aku ajak main ke sini ya ma" kata Rio sambil mencium pipi mamanya, nggak mau mama nya bete
"Mama tunggu weekend nanti" mama Ririn makin serius
" Gak janji ya ma, nanti aku bujuk dia. Aku mau makan dulu" Rio pergi meninggalkan mama nya
*****
Seperti sebelumnya mereka berangkat sekolah bareng, dan berpisah di sekolah, bel sudah berbunyi semua siswa masuk ke kelas untuk memulai pelajaran hari itu
Di kelas Tania sedang jam pelajaran matematika, dan kebetulan guru matematika nya adalah wali kelas nya juga. Bu Astri masuk tapi dia tidak sendiri, dia berdua, seperti nya dengan siswa baru
"Selamat pagi anak-anak, hari ini kelas kalian kedatangan siswa baru" ucap Bu Astri
"Masuk sayang, silahkan perkenalkan diri kamu" lanjut Bu Astri lagi
"Hai teman-teman, perkenalkan nama saya Intan, saya pindahan dari SMK negeri 8 di kota S, saya pindah kesini karena orang tua saya pindah tugas ke kota ini."
"Ada yang ingin di tanyakan pada teman baru nya?" Tanya Bu Astri
"Hahhaha, begitu ya, ya udah intan silahkan duduk saru meja dengan Sari di belakang" ucap Bu Astri sambil menunjuk ke arah meja nya Sari.
"Baik lah kita mulai pelajaran hari ini ya" ucap Bu Astri lagi.
Jam istirahat mereka, saling kenalan, ternyata orang nya usil nggak berbeda dengan Tania dan teman nya yang lain, makanya belum sehari mereka sudah sangat akrab, kebetulan Intan tinggal nggak jauh dari rumah nya Prilly.
"Nia, Aldo apa kabar?" Tanya Esra kepo
"Ya mana gue tau, emang gue emak nya" balas Tania sewot
"Ya siapa tau aja kan, Rio cerita sama kamu" Esra tidak senang
"Emang nya Aldo siapanya gue, makanya Rio ngasi tau kabar Aldo sama gue" Tania makin sewot
" Urusan kalian nggak ada yang lain apa selain percintaan" Dea ngomel
"Ada! ngurusin hidup kamu" ketus Esra
"Hidup Lho aja gak keurus, ngapain ngurusin dia" ledek Prilly tertawa
Semua nya tertawa mendengar ucapan Prilly termasuk Intan
"Sela mana si?" Tania penasaran
"Di kelas sebelah, tadi di panggil sama Dewi" kata sari teman sekelas mereka.
"Ntan lho da punya cowo belom?" Tanya Esra penasaran
"Kepo amat si" ketus Dea lagi
"Udah sih, tapi kan udah LDR juga sekarang" jawab Intan
"Kasian" Prilly menahan tawa
"Punya temen, kok gini-gini amat ya" balas Intan tertawa
"Makanya ntan, gua aja nyesel lahir di bumi" kata Nia
"Lah jadi lu mau jadi alien makanya gak mau lahir di bumi?" Ledek Intan
"Bukan, gue mau jadi bidadari, di khayangan" sebut Tania mengkhayal
"Mungkin maksudnya bidadari dalam khayalan" ledek Prilly tertawa
Mereka semua tertawa mendengar perkataan Prilly.