Elona'S Legacy

Elona'S Legacy
Hunting (2)



Hari kedua perburuan, kemah Ricardo


" Putra Mahkota apa anda hari ini akan tetap masuk ke hutan untuk berburu?" tanya Lucas


" Tidak, aku sudah mendapatkan hasil buruan yang cukup banyak dan aku rasa mereka tidak sebodoh itu untuk merencanakan pembunuhanku yang kedua kalinya jadi aku rasa tidak ada gunanya memancing mereka ke dalam hutan lebih baik kita mencoba untuk mencari pelaku dari sini"


" Apa anda sudah mendapatkan rencana untuk menjebak mereka?"


Sedangkan di sisi lain para putri bangsawan sedang bercakap-cakap dan Elona yang di tugaskan untuk menjaga keamanan mereka. Di perkumpulan itu Sabrina merupakan pemeran utamanya selain karena status keluarganya yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain dia juga di akui sebagai bunga sosialita di kerajaan Bisania, hal ini dikarenakan dia tidak hanya mempunyai para yang cantik namun juga kemampuan sosialisai yang "baik" dalam membuat lawannya merasa malu. Selama percakapan mereka Sabrina selalu memperhatikan Elona dari kejauhan, Elona yang merasa dirinya sedang di awasi sesekali dia melihat ke arah belakangnya tempat dimana para putri bangsawan itu berkumpul dengan menikmati hidangan kecilnya.


" Prajurit wanita yang di depan apakah dia pengawal pribadi Putra Mahkota yang baru? siapa namanya?" tanya Sabrina


" Kalau aku tadi tidak salah dengar namanya adalah Elona" jawab salah satu putri bangsawan


" Aku mendengarnya dari kakak laki-lakiku yang menjadi pengawal istana, katanya dia memiliki kemampuan yang sama dengan komandan Lucas" kata Leana dengan mata yang penuh dengan kekaguman kepada Elona,


" Benarkah, aku jadi ingin melihatnya bertarung" kata para putri bangsawan lain penasaran


Akhirnya topik yang menjadi pembicaraan utama mereka berganti menjadi Elona, tentang bagaimana dia dapat menjadi pengawal pribadi Putra Mahkota di saat usianya masih sangat muda apalagi dia adalah seorang wanita sampai mereka juga memuji kalau sebenarnya Elona terlihat cantik tanpa mengenakan riasan sekalipun. Semakin mendengarkan pujian yang di lontarkan para wanita bangsawan di sana Sabrina menunjukkan wajah yang semakin suram, hal ini di perhatikan oleh teman dekat Sabrina yang bernama Elizabeth. Melihat wajah suram Sabrina dia berusaha mengubah arah pembicaraan mereka.


" Apa kau yakin dengan hal itu kita tidak melihatnya sendiri bisa saja komandan Lucas yang mengalah hanya untuk menunjukkan rasa hormatnya ke pada Putra Mahkota bagaimanapun dia adalah prajurit yang di pilih oleh beliau" kata Elizabeth


" Putri Sabrina ku dengar kau kemarin mendapatkan hasil buruan dari para bangsawan?" kata Elizabeth yang tiba-tiba mengubah arah topik pembicaraan mereka


" Benar, kemarin kau juga mendapatkan seekor musang dari Duke kecil Geraldo" kata Leana


" Putri Sabrina memang sangat terkenal sampai banyak dari para bangsawan yang memilih anda untuk dijadikan sebagai pasangan hidupnya. Dari semua pemberian hasil buruan, milik Duke kecil Geraldo yang terbaik. Putri kau juga paling menyukai hasil buruannya, iya kan?" mendengar ucapan dari Elizabeth temannya itu perasaan Sabrina menjadi lebih baik


" Aku dengar Putra Mahkota menangkap buruan yang lain selain singa yang dia berikan ke Yang Mulia, apa ada yang mengetahui pada siapa Putra Mahkota memberikan hasil buruannya yang lain? aku dengar Putra Mahkota memperlakukan pengawal barunya dengan istemewa, apa mungkin dia memberikannya kepada pengawal barunya itu? " tanya salah satu bangsawan yang duduk di sebelah Leana


    Mendengar hal itu Leana yang duduk disebelahnya menyenggol kaki putri bangsawan itu sebagai tanda untuk menghentikan pertanyaannya karena wajah Sabrina terlihat sangat dingin


Ahhh... suara teriakan terdengar dari dalam hutan yang membuat semua orang di sekitarnya ikut terkejutkan, seorang pemuda bangsawan yang berlari dengan kudanya di kejar oleh kawanan serigala menuju ke arah tempat perkumpulan putri bangsawan.


    Melihat keadaan itu para putri langsung ikut teriak kepanikan dan berusaha melarikan diri masing-masing dengan cepat yang menyebabkan mereka saling bertabrakan satu dengan yang lain, bangsawan lainnya termasuk Ricardo dan Lucas yang sedang di kemah peristirahatan mereka pun ikut keluar akibat suara teriakan. Lalu para pengawal juga ikut berlari ke arah para bangsawan untuk menyelamatkan dan membawa mereka ketempat yang aman sedangkan yang lain mengalahkan kawanan serigala itu. Ricardo dan Lucas ikut membantu para prajurit, ditengah kekacauan untuk melarikan diri Leana terjatuh akibat terdorong bangsawan lainnya.


    Leana yang terjatuh tidak dapat berlari dengan mudah karena kakinya terkilir dan pada waktu itu dia melihat 2 serigala menuju ke arahnya yang membuat badan Leana gemetar ketakutan


" Tolong! tolong aku! ada serigala" teriaknya


Serigala pun semakin mendekat dan bersiap untuk menerkam Leana yang menutup matanya karena ketakutan, Elona yang melihat kejadiaan itu langsung berlari dan menebas kedua serigala itu dengan pedangnya. Slash... darah serigala itu mengenai baju dan wajah Elona.


" Apa kau dapat berdiri nona?" tanya Elona sambil mengulurkan tanganya


Leana yang mendengar suara Elona perlahan membuka matanya dan mengambil uluran tangan Elona untuk membantunya berdiri. Kemudian Elona mengantarkan Leana sampai ke tempat yang lebih aman menjauh dari lokasi kejadiaan.


" Apa kau bisa menunggu di pohon ini sendiri? setelah membantu mereka aku akan kembali lagi untuk menjemputmu" kata Elona


" Ya saya tidak apa-apa, kau selesaikan saja tugasmu terlebih dahulu"


" Tuan-tuan sekalian silahkan berlindung di tempat ini!" kata prajurit istana sambil menunjuk ke arah kemah pertemuan para bangsawan karena hanya tenda itu yang paling besar dan lokasinya yang paling jauh dengan tempat kejadiaan.


Setelah menyelesaikan masalah dengan serigala, Elona kemudian kembali ke tempat dia meninggalkan Leana seorang diri seperti janjinya tadi.


Drap....drap... Elona berlari ke arah Leana " Semuanya sudah selesai mari aku antar nona ke kemah perkumpulan evakuasi para bangsawan" sambil menggendong depan Leana karena Elona melihat dia masih kesulitan untuk berjalan. Setelah sampai di kemah, para bangsawan yang terluka telah mendapatkan pengobatan dari para tim medis


" Terima kasih sudah menolongku dari serangan serigala, ini sapu tanganku kau ambilah untuk membersihkan wajahmu dari darah serigala" kata Leana sambil memberikan sapu tangan miliknya.


Ricardo dan Lucas ikut mendatangi kemah untuk melihat kondisi para bangsawan yang terluka


" Bagaimana keadaan para bangsawan yang terluka?" tanya Ricardo pada dokter kerajaan


" Untung tidak ada nyawa yang hilang dari kejadian ini, ada 5 orang yang terluka cukup parah, 4 orang terluka akibat cakaran dan gigitan serigala di dada ataupun punggung mereka dan 1 orang putri bangsawan yang kakinya terkena cakaran serigala yang mungkin akan menimbulkan luka" kata dokter istana memberikan laporan keseluruhan pasien kepada Ricardo


" Terima kasih kau sudah bekerja keras. Apa kau mempunyai cara agar tidak sampai menimbulkan bekas luka pada kaki gadis itu?"


" Saya akan mencoba untuk membuat obatnya"


" Jika kau membutuhkan bantuanku katakan saja"


Setelah itu Ricardo dan Lucas kembali ke kemah dan menunggu Elona untuk melaporkan kejadiannya, di kemah itu juga sudah ada Vander yang tadi ikut membantu untuk mengevakuasi para bangsawan


" Permisi Putra Mahkota, saya Elona ingin memberikan laporan mengenai kejadian hari ini"


" Elona coba kau ceritakan kejadian ini dari awal" kata Ricardo


Akhirnya Elona menceritakan semuanya pada Ricardo tentang bagaimana kawanan serigala yang tiba-tiba muncul mengejar seorang pemuda, tapi karena pemuda itu merupakan korban yang cukup parah dan masih dalam pengobatan jadi dia masih belum di tanyai lebih lanjut bagaimana bisa dia dikejar oleh kawanan serigala.


" Maafkan atas kelalaian saya, Putra Mahkota" kata Elona sambil membungkukan badannya


" Tidak, Elona bukankah kau dan Lucas telah menambahkan pengamanan pada hutan itu terutama untuk daerah kawasan binatang buas"


" Benar Elona kau tidak perlu terlalu menyalahkan dirimu" kata Lucas


" Apa mungkin ada masalah dengan pembatas magic yang kalian gunakan?" tanya Vander


" Tidak mungkin, untuk memastikan semuanya aku dan Elona sengaja menangkap binatang buas kemarin dan menggunakannya sebagai percobaan, binatang itu pun tidak dapat memasukinya" sanggah Lucas


" Sebelum memberikan laporan, aku telah memeriksa keadaan hutan dan pembatas magic untuk mencegah masuk hewan buas masih ada di sana dan sudah aku pastikan dengan para ahli magic kalau alat itu masih berfungsi dengan baik" kata Elona


" Berarti kita hanya bisa mengetahui penyebab kejadiaan ini jika pemuda itu bangun. Siapa nama pemuda itu?" tanya Ricardo


" Edward Kartz, dia adalah anak dari Viscount kartz yang ditunjuk untuk mengatur perdagangan di kerajaan"