
Di istana kerajaan, ruang kerja Ricardo, Ryan Ficaso sekertaris Ricardo sedang memberikan laporan mengenai keadaan rakyat yang sementara di ungsikan ke tempat lain karena wilayahnya terkena banjir akibat bendungan yang pecah.
" Putra Mahkota, para rakyat yang berada di daerah bendungan telah berhasil kami ungsikan ke tempat yang aman sesuai perintah anda" kata Ryan
" Kerja bagus! kau tunjuklah orang yang bertanggungjawab di daerah itu untuk dapat mengatur menyiapkan bahan untuk mereka dapat hidup di tempat itu"
" Baik, Putra Mahkota"
Lalu sekertaris Ryan undur diri dari ruangan dan Ricardo kembali bekerja, beberapa hari kemudian setelah bantuan sembako dari kerajaan turun sesuai perintah Ricardo, dia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan secara diam-diam.
" Vander kau bilang kepada Lucas dan Elona untuk bersiap keluar istana kita akan melakukan inspeksi secara diam-diam terhadap korban bendungan!"
Setelah itu mereka pergi ke tempat pengungsian dan ketika mereka melihat dari salah satu rumah yang ada di sekitar tempat itu, mereka menemukan kejanggalan dengan pendistribusian sembako, lalu Ricardo memerintahkan Lucas dan Elona untuk memeriksa gudang yang digunakan untuk menyimpan sembako sedangkan dia dan Vander akan mencoba mencari informasi dari para korban.
Lalu mereka berpencar, Lucas dan Elona masuk ke gudang penyimpanan secara diam-diam dan memeriksa apa ada bahan yang hilang dari yang seharusnya. Mereka menemukan beberapa bahan baku yang jumlahnya tidak sama dengan yang seharusnya.
" Ayo kita kembali! kita sudah mendapatkan cukup bukti untuk di laporkan" kata Lucas
" Tapi apa barang yang dikirimkan ini merupakan persediaan dari istana langsung? dan apa menggunakan jasa pemasok dan pengiriman untuk sampai ke tempat ini? jika menggunakan jasa orang lain ada kemungkinan pihak lain yang telah melakukan kecurangan" kata Elona dengan suara pelan
" Nanti kita tanyakan saja langsung pada Putra Mahkota pada saat melapor"
Lalu mereka kembali ketempat pertemuan mereka dan melaporkan hasil yang mereka temukan kepada Ricardo serta menanyakan hal yang mereka ingin ketahui
" Putra Mahkota, apakah sembako-sembako ini merupakan persediaan dari istana?" tanya Elona
" Iya, tapi ketika pengiriman untuk sampai kesini mengalami beberapa kendala karena kita aku dan Vander bertanya pada para korban, beberapa dari mereka bilang pernah melihat ada sekelompok perampok yang mencoba untuk membajak makanan mereka jika mereka tidak ingin memberikan apa yang kelompok itu inginkan. Aku sudah menyuruh orang untuk memanggil orang yang bertanggungjawab atas tempat ini untuk menemuiku" kata Ricardo
Lalu penanggungjawab tempat itu datang menghadap Ricardo
" Tuan, apa anda mencari saya?" kata pria paruh baya itu
" Kau penanggungjawab untuk membagikan sembako kepada para korban, siapa namamu?" kata Ricardo
" Iya benar, nama saya Benzo. Apa tuan petugas yang dikirim dari istana?"
" Apa yang terjadi dengan persediaan sembako yang ada disini kenapa tidak sama dengan yang di keluarkan dari istana?"
" Sebenarnya selama perjalanan untuk mengantar sembako dari istana ke tempat ini, kami sempat dijarah di tengah hutan, disana kami di ancam untuk memberikan sebagian sembako kepada mereka dan melarang kami untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak istana. Akhirnya saya tidak punya pilihan selain memberikan beberapa sembako kepada kelompok itu"
" Bukankah ada para prajurit yang di kirim dari istana untuk melindungi tempat ini? dimana mereka saat terjadi hal seperti ini!" kata Ricardo
" Tuan, itu bukan kesalahan para prajurit karena mereka sibuk untuk memperbaiki bendungan dan juga menjaga keamanan di tempat ini dan lagipula kelompok itu melakukan secara diam-diam dan kemudian mereka menghilang setelah 2 kali menjarah dan saya melihat bahwa persediaan sembako juga cukup untuk para korban di tempat ini karenanya saya tidak memberitahu hal ini pada para prajurit ataupun petugas istana" kata Benzo
" Aneh! kenapa mereka mereka menjarah tapi hanya meminta sebagian dan setelah itu menghilang?" kata Vander
" Saya juga kurang tahu akan hal itu mungkin mereka penduduk hutan disana"
" Apa kau bisa menujukan kepada kami lokasi kejadiannya?" tanya Ricardo
Lalu mereka berempat pergi ke lokasi hutan dimana tempat penjarahan sembako terjadi, mereka berhenti di tengah-tengah jalan hutan itu dan Benzo menunjukkan ke arah mana kelompok itu pergi setelah menjarah
" Mereka menjarah barang kami di pertengahan hutan ini lalu berlari ke arah berlawanan dan masuk ke dalam" kata Benzo
" Saat kita menemukan kelompok itu berlindunglah di belakang para pengawal ku ini!" perintah Ricardo pada Benzo
" Baik Tuan"
Mereka menyusuri sepanjang jalan hutan itu dan melihat dari jauh ada beberapa pondok kecil yang di huni oleh beberapa orang tua yang terluka dan anak-anak kecil berusia sekitar 3-5 tahunan dan disana kelompok penjarah yang terdiri dari anak-anak muda terlihat sedang merawat orang tua dan anak-anak kecil itu.
" Itu mereka yang menjarah sembako" kata Benzo sambil menunjuk anak-anak muda itu
" Jika kita melihat situasinya sepertinya mereka juga membutuhkan pertolongan, tapi kenapa tidak mau bergabung saja dengan para korban bendungan" kata Vander
" Mungkin mereka bukan tidak mau tapi tidak bisa. Kita langsung datangi saja mereka" kata Ricardo
Lalu mereka menuju ke pondok itu dan langsung menemui anak-anak muda yang sedang memberikan makanan dan mengajak bermain anak-anak kecil itu, lalu ada anak yang berlari ke ara Elona dan Ricardo dan di saat itu anak-anak muda itu sadar akan kehadiran mereka.
" Siapa kalian? ada keperluan apa?" kata salah anak muda itu sambil mengamankan anak-anak yang lain
" Tenanglah! kita tidak ada niatan jahat. Apa kau ketua disini? ada yang ingin aku bicarakan" kata Ricardo
" Iya, kita bisa bicara disitu saja" sambil menunjuk ke tempat tunggu di luar pondok itu
" Kenalkan aku Ricarado, siapa namamu?"
" Aku Benji"
" Apa kau beberapa hari yang lalu pernah menjarah sembako? jika kau membutuhkan bantuan kenapa tidak langsung saja bergabung dengan para korban"
" Iya benar, kita tidak dapat bergabung dengan mereka karena kita bukan asal warga kerajaan ini"
" Darimana asal kalian?"
" Kami adalah pengungsi dari kerajaan Merioa"
" Kenapa kalian mengungsi sampai jauh ke sini?"
" Karena kami disana dianggap sebagai orang-orang yang " sial", karena mereka takut kami akan menggunakan kekuatan magic untuk mencelakakan mereka tapi di kerajaan Bisania mereka menerima magic jadi akan lebih aman jika kita disini hanya saja kita dari kerajaan musuh jadi tidak dapat terlalu menampilkan diri"
" Sudah berapa lama kalian disini?"
" 1 bulan"
" Baiklah untuk sementara ini kalian tunggulah disini dan nanti akan kusuruh beberapa orang untuk memberikan bantuan kepada kalian sambil menunggu hasil kebijakan dari istana"
Sementara Ricardo dan Benji berbicara, Vander dan Lucas bergabung dengan anak muda lainnya untuk membantu memberikan dan merawat orang tua disana sedangkan Elona bermain dengan anak-anak kecil itu.