Elona'S Legacy

Elona'S Legacy
Pembukaan Kompetisi Pemilihan Putri Mahkota



Pagi harinya di ruang pelatihan prajurit istana, Lucas dan Elona sedang beristirahat setelah melakukan pemanasan dengan pedang mereka


" Elona, apa kau akan mengikuti kompetisi pemilihan Putri Mahkota?" tanya Lucas


" Aku masih mempertimbangkannya, karena ini bukan semata-mata hanya diriku yang terlibat tapi juga banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan"


" Ya, pikirkan baik-baik saja dulu, jika kau ingin bertanya sesuatu katakan saja langsung kepada kami sebagai teman pasti akan kami bantu"


" Terima kasih senior Lucas"


Setelah itu mereka pergi ke ruang kerja Ricardo untuk melakukan tugas mereka sebagai pengawal pribadinya dan beberapa hari kemudian setelah Elona menentukan pilihan dan memberitahukan keputusannya kepada Marques Delaona, dia pergi menemui Ricardo di ruang kerjanya.


Tok... Tok... Tok...


" Putra Mahkota, apa saya dapat meminta waktu anda sebentar?" kata Elona


" Masuklah, Elona! Ada hal apa yang ingin kau bicarakan"


" Saya ingin cuti karena saya akan mengikuti kompetisi pemilihan Putri Mahkota"


" Kau sudah yakin akan keputusanmu itu?"


"Ya, jadi selama persiapan sampai akhir kompetisi saya tidak akan mengawal Putra Mahkota"


" Baiklah aku memberimu izin dan aku berharap kau akan masuk sampai babak terakhir. Apa kau sudah memberitahukan hal ini pada Vander dan Lucas?"


" Belum setelah mendapatkan izin dari Anda baru saya akan memberitahukan kabar ini kepada mereka" balas Elona


Beberapa saat kemudian setelah Elona undur diri dari ruang kerja Ricardo dan pergi ke temapt pelatihan pedang para prajurit dan memberitahu Vander dan Lucas bahwa dia akan mengikuti pemilihan Putri Mahkota dan selama itu dia tidak akan bertugas untuk mengawal Putra Mahkota.


1 Bulan kemudian


Pagi hari para puti bangsawan dan beberapa gadis dari anak pedang besar yang ada di kerajaan Bisania telah berkumpul para gadis yang terlihat ada 40-an berada di luar istana untuk mengikuti kompetisi pemilihan Putri Mahkota


" Bagi para peserta yang ingin mengikuti tes kompetisi pemilihan Putri Mahkota silahkan memasuki istana dan berkumpul dengan rapi, disana kalian akan menuggu pengumuman selanjutnya yang akan diberikan oleh pembawa acara dan kepala pelayan istana lainnya" kata prajurit depan istana.


" Selamat datang bagi para peserta yang hadiri hari ini pertama perkenalan lebih dahulu saya Mark, sekertaris Raja dan juga pembawa acara kompetisi ini. Selanjutnya saya akan memperkenalkan para juri dan syarat-syarat yang di perlukan selama kompetisi berlangsung" kata pembawa acara


Lalu pembawa acara mengenalkan para juri yang terdiri dari 4 orang, Duke Grekor ayah dari Vander dan Duke kecil Gerlado, serta Putra Mahkota dan Marques Piere.


Dilanjut dengan menjelaskan syarat-syarat yang diantaranya selama acara kompetisi mereka akan tinggal di istana yang 1 kamarnya akan diisi oleh 2 orang kandidat dan pada saat tes terakhir para kandidat tersisa akan menerima 2 penilaian dari para kandidat yang telah tereliminasi pada putaran ke-2 dan para juri.


Setelah pembawa acara selesai membacakan semua yang di perlukan, para pelayan istana mengantar para kandidat ke ruangan mereka masing-masing seperti yang telah diatur para koordinator acara, tempat yang mereka tinggali merupakan tempat yang biasanya digunakan istana jika ada acara besa saat menyambut para tamu kerajaan luar.


Mereka juga diberikan kesempatan untuk menghubungi keluarga mereka dan mengambil perlengkapan yang mereka perlukan selama tinggal di istana.


Disana Sabrina tanpa sengaja melihat Elona yang juga berpartisipasi dalam kompetisi memutuskan untuk menghampirinya sebelum para pelayan menunjukan kamar mereka masing-masing.


" Dame Elona, kita bertemu lagi!" sapa Sabrina


" Senang bertemu dengan anda putri Sabrina"


" Aku sempat terkejut melihatmu mengikuti kompetisi ini"


" Kenapa?"


" Aku tidak menyangka kau akan dengan cepatnya melepaskan posisimu itu, ternyata kau orang yang memiliki ambisi yang besar juga ya!" sindir Sabrina


" Apa yang anda...."


" Para putri kami akan memandu kalian, silahkan ikuti kami" kata pelayan-pelayan itu kepada para kandidat


Lalu para kandidat mengikuti pelayan-pelayan istana menuju ke kamar mereka dan tanpa disangka Elona dan Sabrina ditempatkan di kamar yang sama


" Ini kamar kalian, jika perlu sesuatu kalian dapat memanggil saya. Silahkan beristirahat!" kata pelayan itu


Setelah pelayan itu undur diri, Sabrina dan Elona masuk ke kamar dan melanjutkan percakapan mereka


" Putri Sabrina, apa maksud perkataan yang kau katakan tadi di hall istana?" kata Elona


" Bukankah sudah jelas untuk apa kau disini"


" Kenapa anda berbicara berbelit-belit?"


" Kau melepaskan posisimu sebagai pengawal pribadi Putra Mahkota dan mengikuti kompetisi ini bukankah karena anda berambisi untuk menjadi ratu kerajaan ini nantinya"


" Kenapa kau beranggapan seperti itu? jadi menurutmu semua kandidat yang ada disini hanya mengincar posisi Ratu semata yang berarti termasuk anda, putri Sabrina?" balas Elona


" Hah!? kau cukup berani dengan perkataanmu itu" balas Sabrina dengan tatapan dan nada dingin


" Sama seperti anda, tapi aku juga terkejut dengan sikapmu yang berterus terang dibandingkan dengan 'Tea Party' sangatlah berbeda"


Lalu mereka mengakhiri percakapan dan menuliskan surat yang ditujukan ke rumah mereka untuk mengirim perlengkapan yang di butuhan selama kompetisi. Malam harinya para kandidat berkumpul untuk makan malam bersama sambil menuggu pengumuman tes untuk esok harinya.


Di ruang makan paviliun istana para kandidat saling berbicara dan mulai mencari teman sebanyak mungkin dengan tujuan akan memilih mereka menjadi Putri Mahkota dalam tes terakhir.


Beberapa saat kemudian Mark memasuki ruangan dan memberitahu bahwa tema yang akan menjadi tes mereka adalah pengetahuan mereka akan kerajaan Bisania, lalu Mark undur diri.


" Apa kalian ada yang mempunyai perkiraan sejauh mana tes yang mereka buat?"


" Tidak"


"Oh! bukankah kau Dame Elona pengawal pribadi Putra Mahkota?" kata salah satu kandidat


" Iya kau benar"


" Elona, apa kau tidak mendapatkan bocoran mengenai tes besok?" kata Elizabeth teman Sabrina yang juga ikut berpartisipasi dengan tujuan untuk membantu Sabrina


" Bagaimana mungkin aku mendapatkan bocoran?" balas Elona


" Kau kan dekat dengan Putra Mahkota"


Kandidat lain yang mendengar perkataan Elizabeth langsung mengahlikan pandangan mereka ke Elona


" Apa kau mengatakan bahwa Putra Mahkota berlaku secara tidak adil dalam kompetisi ini?"


" Apa maksud anda Dame Elona? jangan memfitnah ku!. Kapan aku mengatakan hal itu"


" Ya! itu benar kapan Elizabeth mengatakan hal semacam itu. Aku tidak percaya bahwa kau orang yang sensitif " kata Sabrina dengan menunjukan wajah simpati


" Jadi maksud anda?" kata Elona


" Itu karena Elizabeth hanya penasaran karena kamu dekat dengan Putra Mahkota mungkin saja kau sempat mendengar ataupun melihat tesnya" kata Sabrina


" Kalau begitu maaf mengecewakan harapan kalian karena pada saat persiapan dimulai aku telah mengambil masa cuti ku untuk menghindari hal-hal yang di takutkan seperti ini" balas Elona pada Sabrina