
Ruang pelatihan, Lucas dan Elona memperkenalkan Tom dan yang lainnya kepada anak-anak yang mengikuti pelatihan di akademi
" Anak-anak perkenalkan mereka adalah teman baru kalian yang mulai hari ini akan mengikuti pelatihan untuk menjadi prajurit kerajaan bersama dengan kalian di akademi ini. Kalian harus membantu mereka untuk beradaptasi di sini dengan baik" kata Lucas
" Baik komandan Lucas!" jawab anak-anak itu serentak
" Tom, kau dapat bertanya pada teman barumu dimana letak kamar asramamu" kata Elona
Lalu Lucas dan Elona kembali ke ruangan kerja Ricardo. Mereka melaporkan bahwa anak-anak itu sudah dibawa mereka ke ruang pelatihan dan mendaptkan teman.
" Lucas, Elona untuk sementara kita akan berhenti dalam menyelidiki kasus ini karena tidak ada petunjuk yang daoat kita temukan" kata Ricardo
" Putra Mahkota apa yang akan anda lakukan dengan gua batu permata yang kita temukan" tanya Vander
" Aku sudah mendiskusikannya dengan Raja, kita tunggu saja keputusan apa yang akan di ambil Beliau. Ah, Elona kudengar minggu depan hari ulang tahunmu tiba" kata Ricardo
" Iya Putra Mahkota"
" Apa kau akan mengadakan pesta untuk merayakan ulang tahunmu sekaligus untuk acara debut di lingkungan sosialita?"
" Aku masih akan merundingkan-nya dengan ayahku Marques Delaona"
" Karena kau belum terbiasa dengan lingkungan sosialita para putri bangsawan, kami dapat membantumu jika ada hal yang tidak kau ketahui" kata Ricardo
" Terima kasih atas perhatianya"
" Kalian dapat kembali melakukan tugas kalian masing-masing" kata Ricardo
Rumah Marques Delaona
" Elona sebentar lagi ulang tahunmu tiba, apa kau ingin merayakan-nya sekaligus kau juga bisa mencari teman wanita" kata Marques
" Boleh, tapi pestanya tidak usah besar-besar hanya undang teman-teman dekatku dan ayah saja"
" Baiklah aku akan menyuruh kepala pelayan rumah untuk membantumu menyiapkan acara pesta"
Beberapa hari sebelum ulang tahun Elona, undangan pesta ulang tahun telah di bagikan keseluruh teman Elona dan kenalan Marques Delaona. Keesokan harinya di ruang pelatihan pedang Elona memberikan undangan pesta ulang tahunnya ke teman-teman prajuritnya termasuk Lucas dan Vander.
" Apa kau juga akan mengundang Putra Mahkota?" kata Lucas
" Aku hanya mengadakan pesta kecil jika mengundang Putra Mahkota akan menarik perhatian banyak orang dan juga aku takutkan bagi para bangsawan lain yang tidak di undang akan merasa bahwa keluarga kita mempunyai maksud lain" jawab Elona
" Kenapa kau hanya mengadakan pesta kecil-kecilan? biasanya para putri bangsawan akan mengadakan pesta yang megah pada ulang tahun ke 16 mereka karena ini sama saja seperti merayakan mereka menjadi dewasa dan tanda bahwa mereka telah layak bergabung dengan komunitas sosialita lainnya"
" Aku tidak punya banyak teman wanita jadi aku akan merasa canggung di ulang tahunku sendiri jika mengundang banyak putri bangsawan yang tidak ku kenali"
" Tapi menurutku tidak akan ada masalah jika kau mengundang Putra Mahkota karena kau merupakan salah satu pengawal pribadinya jika ada orang yang mengatakan hal aneh lainnya kau dapat menggunakan itu sebagai alasan" kata Vander
" Hmm... Baik terima kasih atas saran para senior"
Setelah percakapan mereka selesai Elona pergi ke ruangan kerja Ricardo untuk memberikan undangannya.
" Putra Mahkota, apa saya bisa berbicara sebentar?" kata Elona
" Ya, tentu saja" kata Ricardo yang sambil mengerjakan dokumen-dokumenya
" Saya ingin memberikan undangan untuk acara ulang tahun saya tapi saya hanya mengadakan acara kecil-kecilan jadi saya harap anda tidak keberatan"
" Oh, kau jadi merayakan acara ulang tahunmu. Tenanglah aku tidak ada masalah dengan pesta kecil, terima kasih karena sudah mengundangku, akan ku pastikan hadir di acaramu itu"
" Kalau begitu saya undur diri dulu" kata Elona yang pergi setelah memberikan undangannya
" Dulu aku belum dekat dengan dia dan Elona juga masih belum ditunjuk sebagai pengawal maka dari itu aku tidak datang ke acara ulang tahunnya. Tapi kali ini berbeda aku pasti akan datang" batin Ricardo
Rumah Marques Delaona, ruang kerja
" Semuanya telah disiapkan dan 2 hari lagi nona muda dan sahabatnya akan bersama untuk pergi memilih gaun pesta yang akan di gunakan nantinya"
" Bagus"
" Tunggu kepala pelayan, Apa kau tahu Elona juga mengundang Putra Mahkota atau tidak?" kata Marques yang memanggil kepala pelayan rumahnya yang ingin keluar
" Maaf Tuan saya tidak tahu mengenai hal itu"
" Baiklah aku akan menanyakannya sendiri ke Elona"
" Papa aku sudah pulang" kata Elona
" Elona kemari sebentar ada yang ingin ku bicarakan!"
" Ada apa papa?"
" Apa kau juga mengundang Putra Mahkota ke pesta ulang tahunmu?"
" Pada awalnya aku tidak ingin mengundang karena ini pesta kecil yang dihadiri sedikit bangsawan dan aku tidak ingin ada rumor yang macam-macam, tapi kepala Komandan Vander itu tidak akan jadi masalah karena aku adalah pengawal pribadi Putra Mahkota"
" Ya awalnya aku juga dilema akan saran yang ku berikan tapi kau sudah memutuskan dengan baik. Kudengar kau akan memilih gaun dengan sahabatmu? "
" Iya rencananya besok aku akan pergi ke boutique"
" Ok, jika kau membutuhkan bantuan papamu bilang saja"
" Baik". Lalu Elona kembali ke kamarnya.
Keesokan harinya Elona yang telah berdandan seperti seorang putri bangsawan pergi menggunakan kereta kudanya ke boutique untuk bertemu dengan sahabatnya yang telah menunggu di sana. Boutique 'M' yang di datangi oleh Elona adalah milik Maria sahabatnya itu yang sangat suka dengan fashion dan ingin menjadi desainer terkenal dari mereka masih sama-sama belajar di akademi, setelah usia 10 tahun mereka berpisah untuk mengambil kesukaannya masing-masing. Dan boutique 'M' cukuplah terkenal dalam komunitas putri bangsawan.
" Elona kau sudah sampai" kata Maria sahabatnya
" Apa kau sudah lama menunggu?"
" Tidak, ayo cepat pilih gaun untuk acaramu"
Beberapa jam kemudian setelah mencoba hampir 20 model baju Elona terlihat lelah
" Hei, kapan ini selesai apa masih belum ada yang cocok denganku?" tanya Elona
" Hmm... masih belum, ini adalah acara yang penting bagimu jadi kau harus terlihat paling cantik" kata Maria
" Temanku tersayang ruang ganti di boutique ini sudah seperti kapal pecah dan sudah mencoba hampir 20 gaun, apa kau tidak lelah aku sudah lelah, lebih baik kau suruh aku bertarung pedang dengan prajurit lainnya daripada ini. Aku lapar!!!" kata Elona dengan wajah yang memelas
" Ok...ok... kita coba 2 model lagi setelah itu kita pergi makan dan jalan-jalan"
Setelah itu mereka pergi ke rumah makan dan membeli desert. Disana mereka bertemu dengan Leana, gadis yang pernah di selamatkan oleh Elona pada saat acara berburu.
" Permisi, apa kau Dame Elona?" tanya Leana
" Ya"
" Apa kau mengingatku? aku gadis yang kau bantu"
" Ah, ya kau gadis yang waktu di acara perburuan kerajaan. Apa ada yang bisa ku bantu?"
" Tidak, aku hanya senang dapat bertemu lagi dengan penolongku. Apa aku boleh menjadi temanmu?"
" Tentu saja" kata Elona dengan senyuman hangat
Lalu mereka bertiga duduk bersama di rumah makan itu dan berbicara banyak hal, dengan cepat mereka bertiga menjadi lebih dekat dari sebelumnya dan tak terasa waktu menjelang petang, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali kerumah mereka, sebelum pulang Elona mengundang Leana ke acara pesta ulang tahunnya.