
Lalu giliran Elona yang dipanggil untuk menunjukkan bakatnya
" Putri dari Marquis Delaona, Elona Delaona silakan maju ke depan" panggil host, Mark
" Bakat apa yang kau ingin tunjukkan kepada kami?" tanya Duke kecil Gerlado
" Saya mendapatkan ujian untuk menunjukkan bakat dalam bidang seni, saya memutuskan untuk menunjukkan bakat saya dalam bela diri saya" kata Elona
" Mhmm... Apa kau akan beradu pedang di sini? bagaimana itu dapat di katakan bela diri" kata Duke kecil Gerlado dengan nada yang sedikit menyindir
" Tentu saja tidak, di saat akademi keprajuritan aku memiliki teman yang menyukai tarian dan dia pernah memainkan tarian itu dengan menggunakan pedang. Disaat itu saya tertarik melihatnya karena itu saya menanyakan nama dari tarian itu, dia berkata namanya adalah 'tarian pedang' dan memintanya untuk mengajari saya" jawab Elona
" Tapi Anda tahu kan bahwa di Hall ini tidak boleh membawa senjata kecuali para prajurit dan pengawal pribadi saja?" tanya ayah dari Vander, Duke Greekor
" Ya! karena itu saya akan menggantikan pedang dengan tangkai bunga lavender"
Kemudian kepala pelayan istana wanita masuk dengan membawa setangkai bunga lavender kepada Elona. Lalu, Elona mulai menarikan tarian pedang itu dengan tangkai bunga lavender sebagai ganti pedang di tangannya. Elona menarikan seakan seperti seorang pejuang wanita yang lagi di medan perang dengan tidak lupa menunjukkan juga sisi lembut dan anggun layaknya seorang wanita bangsawan.
5 Menit kemudian
" Pertunjukkan yang sangat mengagumkan putri Elona!" puji Duke Greekor dan Marquis Piere
" Keuntungan apa yang akan didapat oleh kerajaan dari pertunjukkanmu?" tanya Duke kecil Geraldo
" Saya ingin memberikan semangat pada para wanita yang ada di kerajaan bahwa mereka juga dapat memiliki mimpi untuk menjadi prajurit seperti halnya para pria dan juga pedang dapat digunakan sebagai suatu seni jika kita menggunakannya dengan benar" jelas Elona
" Aku suka dengan antusiasme itu! kau dapat kembali ke tempatmu dan menunggu hasilnya" kata Duke Greekor
" Kandidat terakhir putri Sabrina Casia silahkan anda maju ke depan dan tunjukkan bakatmu" kata host Mark
" Saya Sabrina Casia akan menunjukkan bakat saya dalam bidang menjahit" sambil dia mengeluarkan hasil rajutannya yang menggambarkan peta kerajaan mereka
" Apa keuntungan yang dapat kau berikan bagi kerajaan?" tanya Ricardo
" Kita dapat membuka kelas pelatihan menjahit bagi para wanita bangsawan dan yang nantinya mereka salurkan baik melalui bisnis ataupun memberi kesempatan bagi rakyat Bisania untuk dapat mencari penghasilan melalui keahlian menjahit yang dia miliki" jelas Sabrina
" Baiklah! para kandidat dapat menunggu hasilnya 30 menit lagi sekarang para juri dan juri dari kandidat yang tereliminasi sebelumnya akan memulai penilaian mereka" kata Mark
Setelah itu para kandidat yang menunggu hasilnya dipersilahkan untuk keluar ruangan terlebih dahulu, di tempat para kandidat menunggu hasil keputusan mereka menghabiskan waktu dengan saling berbincang-bincang.
" Menurut kalian siapa yang akan keluar sebagai pemenang kali ini?" tanya lady Rose
" Jika dilihat dari penampilannya bukankah yang paling unggul adalah putri Sabrina" puji Elizabeth
" Kau terlalu memujiku Elizabeth, bakatmu juga tidak kalah hebatnya dengan ku" balas Sabrina
" Tapi menurutku ada seseorang yang bakatnya tidaklah seberapa hebat dan tidak masuk akal, bukankah begitu putri Elona?" tanya Elizabeth dengan nada sarkastis
{maksud Elizabeth menghina Elona dengan bakat yang dimilikinya}
"Oh!... jika kau menjadi jurinya apa kau juga akan mengatakan hal yang sama"
" Tentunya aku juga akan kebingungan dalam memilih, tapi untunglah aku hanya peserta dan bukan jurinya" jawab Elona dengan menunjukkan senyuman tipis di wajahnya kepada Elizabeth
" Bagaiman dengan kalian?" tanya Elizabeth dengan sedikit menaikan alisnya
Disela menunggu jawaban Sabrina membuka kipas yang dia miliki dan menutup sebagian wajahnya dan menujukan pandangannya ke arah Elizabeth secara diam-diam sebagai tanda untuk menghentikan rencana mereka untuk menjatuhkan Elona sementara waktu
" Hmm.. aku juga setuju dengan putri Elona" kata lady Rose
" Kalian tidak perlu merasa berkecil hati sebenarnya maksud perkataan Elizabeth hanya diantara kita dia merasa ada bakat yang sangat tidak diperlukan dan sangat disayangkan jika dia tidak menunjukan bakat lain yang lebih unggul dalam kompetisi ini. Betulkan Elizabeth?" kata Sabrina
" Ya! benar apa yang dikatakan oleh putri Sabrina. Jadi perkataanku tidak perlu kalian ambil ke hati"
" Ya! kami juga tau jika kau tidak ada maksud jahat" kata kandidat lain ke pada Elizabeth sambil memberikan senyuman formalitas mereka
Suara ruang tunggu jadi hening seketika
Di tengah-tengah keheningan tok..tok.. kepala pelayan istana wanita masuk keruang tunggu para kandidat dan memberitahukan bahwa mereka diminta bersiap untuk menuju Hall tempat tes berlangsung.
30 Menit kemudian, 6 peserta masuk kembali ke Hall tempat ujian mereka berlangsung
" Berdasarkan kriteria para juri untuk penilaian tes kali ini dan 2 tes lainnya serta setelah mengumpulkan semua penilaian dari 9 kandidat yang tereliminasi sebelumnya telah diputuskan bahwa ada 2 kandidat dengan hasil yang sama yaitu putri Sabrina Casia dan putri Elona Delaona" kata Mark
Setelah mendengarkan perkataan dari Mark para kandidat memberikan selamat kepada Sabrina dan Elona karena mereka telah berhasil terpilih sebagai calon Putri Mahkota.
" Saya ucapkan selamat atas terpilihnya sebagai calon Putri Mahkota kepada Putri Sabrina Casia dan putri Elona Delaona. Untuk sementara waktu kalian dapat kembali ke rumah kalian dan akan menunggu kabar lebih lanjut dari istana kerajaan" lanjut Mark
Setelah itu para kandidat kembali ke kamar dan segera bersiap untuk pulang ke rumah mereka.
2 hari kemudian
Di rumah Marques Delaona
Tok.. tok...
" Putri, ini saya Emma. Anda dapat surat dari kerajaan" kata Emma, pelayan pribadi wanita Elona
[ Kepada putri Elona Delaona,
Berhubungan dengan pelatihan calon pemilihan Putri Mahkota yang akan diadakan harap menyiapkan diri untuk memasuki istana 1 minggu setelah surat pemberitahuan ini diberikan serta selama proses pelatihan para kandidat akan tinggal di istana selama 2 bulan.
Salam dari sekertaris kerajaan Mark].
Setelah selesai membaca surat dari istana, Elona memberitahukan hal tersebut kepada Marques Delaona dan di saat yang bersamaan di rumahnya Sabrina juga mendapatkan surat dari kerajaan.