BETWEEN US

BETWEEN US
#9



"Grana...are you okey?" tanya Adrian dengan Nada yg sangat Rendah dan Menghangatkan sambil memegang Pundak grana.


"Adrian?Hiks.. hiks.. huaa.. I really hate it ...Adrian.." Tangis Grana.


"Take it easy grana..I'm with you now.. okey..berhentilah menangis atau Mata ini..." ucap Adrian Dengan Memotong Kalimat terkahirnya.


"Apa?" tanya Grana kepada Adrian yg memotong kalimatnya.


"(* Adrian Mengusap Mata grana dan menatapnya Dengan penuh arti yg dalam)


"Adrian.. Kau kenapa menatap ku bengitu*." tanya grana Yg sudah menghentikan tangisannya.


"Huuuh... Aku Sangat Mencintaimu grana,.. Janganlah kau begini, ini membuat Dadaku terasa sesak seakan akupun sangatlah berdosa,membiarkan kekasihnya Menangis.." Ucap Adrian sambil menatap Grana dengan dalam.


"Adrian.. Maafkan aku, Aku .. aku.. hiks hikss.. Sebenarnya.. Hiks.. Masih Berharap Pada Damar.. Maafkan aku.. Huaaaa" ledak tangisan Grana.


Didalam hati seorang Adrian sangatlah Berkecamuk dan sempat kecewa, Bahwa Ia mengetahui Gadis didepannya Mencintai laki2 selain dirinya.


tapi Justru Adrian Merasa lega bahwa Grana sudah mau terbuka dengannya. diapun merasa terharu dan rasa kecewnya hilang begitu saja.


"Sudahlah Tak apa, aku mengerti grana.." Ucap adrian dengan mengusap kepala Grana dengan lembut.


"Thankss.. Ummm Adrian.." tanya grana Yg kini Raut wajahnya berganti dengan malu² dan Memancarkan blush Di pipinya.


"Ada apa grana?" Adrian Menatap Grana heran, yapss raut wajah grana yg sekarang tampaklah menggemaskan.


cup....(Grana Mencium Bibir Adrian dengan tiba tiba yg membuat Adrian Kaget, Tentu saja Karna grana lah yg memulainya,.Adrian pun Menutup matanya dan membalas Ciuman Grana.)


.


.


.


.


"semoga Adrian bisa menghibur Grana, huh ya tuhan..


semoga semogaaa saja.. Grana Bisa membaik.." Rutuk laras Yg sedang sibuk Berlari Menyusul Grana dan Adrian.


*tap tap tap tap.......(Suara Langkah kaki laras)


"(Demi apa ya tuhan.. Adrian dan grana Sekarang Kiss2an, sedangkan gue jomblo Sialnya Gue liat...Mendingan Gue Balik ajalah,.Kan Ga Enak gangguin 2 Angsa Yg lagi bercinta.. hehe, maaf ya gran, yan..)" Batin laras dari kejauhan dan langsung meninggalkan Taman.


.


.


.


.


.


"Ummm ah...Adrian..." Sesak Grana dengan mendorong Dada Adrian.


Adrian pun langsung melepaskan ciumannya karna iapun sama2 sesak seperti Grana.


dan menggantinya dengan mencium Dahi grana sebagai tanda Hormatnya.


"Grana.. Terimakasih.." Ucap Adrian dengan Senyuman yg mengembang diwajahnya sambil memeluk Grana dan menenggelamkannya dalam pelukkann hangatnya.


"Sama2..Adrian.. Cup(mencium bibir adrian sekilas)..mmmm..ahaha" Grana pun tersenyum lebar dan terkekeh karna Baru kali ini Hati nya bisa merasakan Musim semi.


"(Terkekeh).. Kau sudah berani ya gran.. " Ledek Adrian yg membuat Grana Tersipu.


"Ta .. tapi ka...kau Membalasnya.. Jadi Bukan salahku doang dong..mmmmm" Gugup grana Dengan menutup wajah dengan tangannya.


"(Terkekeh) Wajahmu sangat manis jangan kau tutupi grana.. Oh ya kita pulang yuk.. sudah Mau senja dan ini Aku membeli Coklat" Ucap Adrian.


"Umm? Coklat.. Buat apa kau membelikan ku coklat?" tanya Grana dengan tatapan Polos bak Bayi.


"Tadi aku membelinya untuk menghilangkan Badmoodmu.. Tapi y sudah lah hehee.." Crita adrian dengan singkat.


"Aku sudah tidak.badmood karna.. Ini(Menunjuk bibir adrian) Sudah berhasil membuatku Funmood makasih..(Tersenyum)" ucap Grana.


tentu saja Adrian tersipu Malu Karna raut wajah Grana yg begitu imut dan menggemaskan.


Adrian dan grana Pun dengan Bergandengan tangan Meninggalkan taman untuk pulang karna hari sudah mau gelap.