
Keanu mengajak Kirana pulang ke Bandung, dia harus menyelesaikan masalah yang dibuat Feni tante yang juga mantan ibu tirinya, demi harta wanita itu bisa melakukan apapun bahkan ingin menghabisi nyawanya dan Kirana.
Opa Rahmadi memberitahu Keanu apa yang menyebabkan Kirana segera kembali ke Jogja setelah pernikahan mereka, tak lain adalah rencana dari Feni untuk melenyapkan Keanu sebagai pewaris harta yang ditinggalkan kakeknya. Sungguh sulit dipercaya oleh Keanu, saudara kembar ibu kandungnya itu sangat berlawanan sifat dan tingkah lakunya dengan ibu kandungnya.
"Kenapa kita harus pulang ke Bandung hari ini juga, Bang?" tanya Kirana penasaran. Keanu hanya meminta Kirana bersiap untuk pulang ke Bandung tanpa memberitahu alasannya.
"Papi ada kerjaan yang membutuhkan Abang dan sebagai istri kamu harus ikut kemana suami pergi. Kita juga bisa bertemu mama dan papa." jawab Keanu.
"Ayo berangkat sekarang." ajak Keanu.
"Siap." jawab Kirana sambil meraih tas selempangnya.
"Hanya bawa itu aja?" tanya Keanu.
"Iya, pakaian kan di Bandung banyak." jawab Kirana yang dibenarkan Keanu.
Sudah ada opa Rahmadi dan oma Taris yang menunggu mereka. Melepas keduanya yang akan pulang ke Bandung.
"Hati-hati Ken, ingat pesan Opa. jangan sampai lengah." ucap opa Rahmadi.
"Iya Opa, Ken sama Kiran pulang dulu." Keanu pamit pada opa Rahmadi dan oma Taris diikuti Kirana.
Tiba di Bandung, Kirana dan Keanu langsung disambut mama Luna yang sudah menunggu mereka begitu oma Taris memberi kabar anak dan menantunya sedang dalam perjalanan pulang ke Bandung.
"Makan dulu Bang, nanti baru istirahat biar perutnya nggak kosong." ucap mama Luna.
"Tidur dulu Ma, Abang ngantuk. Perut Abang juga sudah penuh, di suapin makanan terus sama anak Mama." jawab Keanu.
"Beneran nih udah kenyang." tanya mama Luna lagi untuk meyakinkan.
"Benar mama sayang." jawab Keanu sambil mengecup pipi mama mertuanya itu.
Mama Luna menyerah jika Keanu sudah seperti itu. "Ya sudah sana istirahat." jawab mama Luna memberi izin Keanu untuk segera istirahat.
Kirana dan Keanu langsung naik menuju kamar Kirana. Keanu yang sudah sangat mengantuk dan lelah langsung membaringkan tubuhnya, sementara Kirana langsung ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Tidak menunggu lama Keanu yang memang sudah mengantuk pergi ke alam mimpi. Kirana yang baru keluar dari kamar mandi hanya bisa menggelengkan kepala, suaminya belum melepaskan alas kaki dan kemejanya tapi sudah langsung naik ke tempat tidur.
Pelan-pelan Kirana melepaskan alas kaki dan kemeja yang suaminya kenakan. Lalu Kirana membenarkan posisi kepala Keanu dan menyelimutinya. Ini bukan kali pertama Kirana melakukannya. Keanu sering seperti ini bila dia habis bertengkar dengan mami Feni dan kabur dari rumah. Kirana adalah tempat yang Keanu tuju, karena bersama Kirana Keanu merasa nyaman dan tenang.
Kirana belum beranjak dari sisi tempat tidur, dia masih betah memandangi wajah Keanu yang terlelap. Wajah tanpa beban membuat Keanu terlihat lebih tampan dimata Kirana, wajah yang hanya Kirana yang bisa melihatnya.
Kirana berbalik setelah puas memandagi Keanu, belum juga melangkah dia merasa ada yang menahan tangannya.
"Jangan pergi." ucap Keanu.
Kirana berbalik mengira Keanu sudah bangun, tapi ternyata mata suaminya masih terpejam saat Kirana melihatnya. Kirana lupa, Keanu sering bermimpi sambil bicara jika sedang banyak yang di pikirkan.
"Ada masalah apa sebenarnya, Bang?" tanya Kirana.
"Mengapa tidak mau berbagi sama Kiran." ucap Kirana lagi.
"Sayang malam besok kita menginap di tempat papi." ucap Keanu dalam tidurnya.
"Ada apa sama papi?" tanya Kirana, dia sering mengorek keterangan saat seperti ini.
"Dia ingin mengambil alih perusahaan." ucap Keanu.
"Dia siapa?" tanya Kirana penasaran.
Hening tidak ada jawaban hanya ada suara ketukan di pintu. Kirana berjalan menuju pintu lalu membukanya. Ini sudah larut, biasanya mama Luna yang sering mengganggu tidur Kirana.
"Abang kamu tidur?" tanya papi Edwar yang langsung dijawab anggukan oleh Kirana.
"Abang tidak tidur selama perjalanan, dia menemani sopir agar tidak mengantuk." jawab Kirana.
"Papi kira bisa bicara sama dia." ucap papi Edwar kecewa.
"Apa mau Kiran bangunkan?" tanya Kirana menawarkan pada papi mertuanya.
"Biarkan saja, kalau dia lelah tidak bisa diajak bicara. Biarkan suamimu istirahat." jawab papi Edwar.
"Kamu juga perlu istirahat, Kiran." ucap papi Edwar lagi.
"Papi juga. Besok Kiran dan Abang menginap di kediaman papi. Maaf tadi bukan ke tempat papi lebih dulu."
"Tidak apa-apa, kamar ini tempat yang bisa membuat Keanu tidur nyenyak dari pada di kamarnya yang ada di rumah Papi." jawab papi Edwar sambil terkekeh.
Apa yang dikatakan papi Edwar tidak salah, Keanu lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar Kirana dari pada di kamarnya sendiri. Bahkan Keanu menyimpan banyak pakaian di lemari Kirana.
Menepati janjinya pada papi Edwar, Kirana mengajak Keanu sarapan di kediaman mertuanya. Kebetulan sekali mama Luna diajak ke Lembang subuh tadi oleh tantenya, mama Arjuna. Dan papa Agung sejak kemarin ada kegiatan kantor di Bogor. Sehingga pagi ini mereka bisa menemani papi Edwar sarapan.
"Mami Lili kapan pulangnya Pi?" tanya Kirana menanyakan ibu mertuanya.
"Katanya besok, Bagaimana kalau kita menyusul ke Jakarta?" jawab dan tanya papi Edwar.
"Kamu mau sayang?" tanya Keanu.
"Kiran ikut kata Abang aja." jawab Kirana.
"Ya nanti kita bicarakan lagi, setelah Abang selesaikan pekerjaan dengan papi." jawab Keanu.
Selesai sarapan Keanu bersama papi Edwar pergi ke ruang kerja, sementara Kirana memilih pergi ke taman belakang duduk di pinggir kolam ikan sambil berkirim pesan dengan Elma, memberitahu sahabatnya itu jika dia ada di Bandung.
Keanu sudah selesai berbicara dengan papi Edwar, mereka sudah menemukan solusi untuk menghadapi Feni.
"Papi tidak perlu khawatir, mereka tidak punya kekuatan apa-apa." ucap Keanu.
"Papi percayakan sama kamu, Ken" jawab papi Edwar.
"Papi jadi mau nyusul mami Lili ke Jakarta?" tanya Keanu.
"Kamu sendiri bagaimana?" bukan menjawab pertanyaan Keanu, papi Edwar malah balik bertanya.
"Ken mau di Bandung aja Pi, biar kita selesaikan dulu masalah kita."
"Iya tidak apa-apa, tapi jangan lupa permintaan Papi." ucap papi Edwar lagi.
"Doakan saja kerja keras Ken bisa membuat Kiran cepat hamil." jawab Keanu sambil terkekeh.
"Pasti Papi doakan, kami para orangtua sudah merindukan tangis bayi di kediaman kami." jawab papi Edwar.
Keanu keluar dari ruang kerja, dia mencari Kirana ketempat favorit istrinya di kediaman ini. Dan benar saja dia menemukan Kirana duduk dipinggir kolam.
"Lagi chat sama siapa, kok senyum-senyum sendiri." tanya Keanu.
"Sama Elma, dia sedang menceritakan Arjuna." jawab Kirana.
Mendengar nama Arjuna, Keanu ingat, dia butuh saudara sepupu Kirana itu untuk membantu pekerjaannya.
...🍁🍁🍁...