BETWEEN US

BETWEEN US
33. Saudara Sepupu



"Bunda" panggil Kirana yang langsung berlari dan memeluk bunda Karisa.


"Kiran kangen" ucap Kirana yang tidak ingin melepaskan pelukannya.


"Bunda juga kangen sama anak gadis Bunda satu ini." balas bunda Karisa membuat Kirana terkekeh.


Elma dan Tio yang akhirnya ikut Kirana dan Keanu pulang ke rumah oma Taris dan opa Rahmadi, menjadi perhatian bunda Karisa. Lalu dia melihat Arjuna yang juga berjalan bersisian dengan gadis yang dia tahu sebagai sahabat Kirana di Jogja.


"Ayo masuk, kalian habis jalan-jalan kemana?" ajak dan tanya bunda Karisa.


"Diajak abang ke pantai, Bun. Disana kita tidak sengaja bertemu Elma." jawab Kirana.


"Bunda kira Elma ikut Juna dan Keanu ke Jogja untuk bertemu kamu." sahut bunda Karisa jawaban Kirana.


"Elma ke Jogja sama tunangannya, Bun." Kirana berbisik di telinga bunda Karisa.


"Jadi itu..." Kirana mengangguk sambil menyengir kuda.


"Kasihan Juna, atuh ya" jawab bunda Karisa.


"Aku baik-baik saja, Bunda." sahut Arjuna yang menguping pembicaraan tante dan keponakan itu.


"Syukur kalau begitu. Itu baru namanya Arjuna." jawab bunda Karisa sambil menepuk bahu keponakan dari kakak iparnya itu.


Tio sebagai orang asing diantara yang lain hanya bisa diam, dia ditinggal Elma sendiri yang entah diajak Kirana kemana bersama Olivia. Menyaksikan antara dua kubu yang sedang bertarunh bermain ps.


Elma dan Oivia diasingkan Kirana di kamarnya, dia ingin kedua sahabatnya menyelesaikan masalah mereka dengan membiarkan kedua sahabatnya itu bicara dari hati kehati.


"Bicaralah dari hati ke hati, aku ambilkan minum dulu di bawah" ucap Kirana pada Elma dan Olivia sambil berlalu dan hilang dibalik pintu.


Belum juga sampai di dapur, Kirana ditanya oleh Tio yang baru keluar dari kamar mandi dan berpapasan dengannya.


"Dimana Elma?" tanya Tio pada Kirana.


"Diatas sama Olivia." jawab Kirana jujur.


Tio kalah cepat saat dia akan bertanya lagi pada Kirana.


"Teteh, Abang curang." panggil Pandu mengadu pada Kirana.


Kirana segera melihat dimana Keanu masih sibuk memenjalankan stik psnya.


"Abang jangan curang, dong" tegur Kirana sambil berjalan mendekat.


"Siapa yang curang, ya kan sayang." jawab Keanu sambil mencari pembelaan pada Rika yang menjadi timnya bermain melawan Pandu dan Arjuna.


"Udah jangan ribut, mainkan untuk senang-senang, bukan berantem." ucap Kirana melerai keributan yang akan terjadi.


"Teteh pilih tim siapa?" tanya Pandu.


"Tim Abang pastinya" Keanu yang menjawab sambil menarik Kirana untuk mendekat padanya dan Rika.


"Tuh kan, Abang curang. Ambil Teteh Kiran duluan." protes Pandu.


Bukan mengalah, Keanu semakin membuat Pandu marah karena dia mencium Kirana dan Rika bergantian.


"Abang emang nggak pernah sayang sama Pandu." protes Pandu.


"Sudah, kan ada Kakak Juna." sahut Arjuna tanpa berpaling dari layar televisi di hadapannya.


"Siapa bilang, Abang sayang dong sama semua adik-adik Abang Ken." jawab Keanu lalu menarik Pandu masuk kedalam pelukannya.


Pandu meronta, "Pandu mau di peluk Teteh Kiran aja."


"Tuh, Pandu yang nggak mau di sayang sama Abang." balas Keanu protes dari Pandu.


"Sudah nggak usah ribut lagi. Sini main sama Teteh Kiran aja."


"Aku mau." Pandu langsung menjawab.


"Aku juga mau, Teh." sahut Rika.


Kirana mengajak kedua adik kembarnya bermain di taman samping. Sebelumya dia berbisik sesuatu pada Arjuna, yang membuat sepupunya itu menyungingkan senyum.


Keanu yang masih sibuk bertarunh dengan Arjuna, tidak menyadari jika Tio mengikuti kemana Kirana pergi.


"Saya kagum dengan persaudaraan kalian yang saling menyayangi."


Kirana yang terkejut dengan sapaan Tio hanya melirik sekilas pada laki-laki itu.


"Itu yang diajarkan orang tua kami." jawab Kirana.


"Teteh kita mau kemana?" tanya Rika.


"Mau atuh Teh." jawab Pandu.


"Ayo." ajak Kirana mengandeng kedua adik kembarnya.


Tio mengikuti Kirana dan kedua adik kembarnya dari belakang. Baru beberapa langkah, Tio menghentikan langkahnya. Merasa kenal dengan laki-laki yang menghalangi langkah Kirana.


"Rezky" panggil Tio.


Rezky yang merasa dipanggil namanya langsung memalingkan wajahnya ke sumber suara. Begitupun Kirana yang sedikit terkejut, karena Tio ternyata mengenal Rezky.


Melihat Tio yang melangkah mendekati mereka, Kirana segera berlalu mengajak kedua adiknya.


"Tio" sapa Rezky yang tidak menyangka jika dia akan bertemu dengan laki-laki itu.


"Apa kabar?" tanya Tio pada Rezky.


Rezky tidak langsung menjawab, dia menyidik kehadiran Tio yang bertepatan dengan masalah yang kini dia hadapi. Kebetulankah atau sepupu dari Amora ini sengaja datang karena tahu permasalahannya.


"Kenapa?" tanya Tio, tapi setelahnya dia terkekeh. "Kamu pasti heran dengan kehadiranku disini." lanjut Tio ucapannya. Rezky mengangguk membenarkan.


"Aku mengantar sahabat Kirana yang berkunjung kesini." jelas Tio.


"Kenal baik dengan Kirana?" tanya Rezky mengingat Amora adalah mantan kekasih Keanu.


"Baru kenal hari ini." jawab Tio jujur.


"Kamu pernah bertemu Amora?" tanya Tio.


Tio tahu hubungan Rezky dan Amora, dialah yang mengenalkan kedua insan itu hingga mereka menjalin hubungan, tapi Tio tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi antara Amora dan Rezky.


Rezky memilih tidak menjawab, biar saja Tio tidak perlu tahu apa yang terjadi antara dia dan Amora. Sayangnya keberuntungn tidak berpihak pada Rezky, Kirana datang bersama kedua adik kembarnya dan juga Bima.


"Uncle" panggil Bima pada Tio yang mengenali sepupu mamanya itu.


"Bima, kamu disini? Sama siapa?" tanya Tio.


"Iya Uncle, Bima sama Bunda Kirana." tunjuk Bima pada Kirana.


"Kamu kenal Bima?" tanya Tio untuk meyakinkan.


"Kak Tio kenal Bima?" bukan menjawab Kirana balik bertanya.


"Iya dia putra saudara sepupuku, Amora." jawab Tio.


"Aku berteman dengan Amora, kami satu sekolah waktu SMA jelas Kirana."


"Ayo masuk, Bim. Katanya mau ketemu uncle Juna." ajak Kirana sambil mengulurkan tangannya agar disambut Bima.


"Amoranya dimana?" tanya Tio.


"Dipenginapan, dua rumah dari sini." jawab Kirana.


"Kak Tio bisa minta antar Mas Rezky kalau mau kesana." lanjut Kirana ucapannya sambil melihat Rezky sekilas.


Begitu masuk kedalam rumah, Kirana segera menyerahkan Bima pada Arjuna. Tidak lupa dia memberikana minuman kesukaan Keanu yang tadi dia beli.


"Terima kasih, Sayang." ucap Keanu yang langsung mencium pipi kekasih hatinya.


"Kalian sudah selesai?" tanya Kirana begitu dia sudah kembali kekamarnya sambil membawa minuman segar yang dia beli bersama si kembar.


Sambil menyerahkan minuman pada kedua sahabatnya Kirana bertanya.


"Jadi keputusannya apa?" tanya Kirana.


Tidak ada yang menjawab pertanyaan Kirana, keduanya hanya tersenyum. Kirana bisa melihat jika mereka berdua baik-baik saja.


"Sudahlah, aku punya berita baru." ujar Kirana setelah dia duduk di sofa.


"Berita apa?" tanya Elma dan Olivia bersamaan.


"Kak Tio... ternyata sepupu Amora."


"Apa?" reaksi dari Olivia.


"Amora, abang Ken?" tanya Elma menanggapi pernyataan Kirana.


"Dari mana kamu tahu?" tanya Olivia lagi.


"Ada Bima dibawah, kak Tio mengenalinya dan memberitahuku." jawab Kirana.


...🍁🍁🍁...