BETWEEN US

BETWEEN US
Penjelasan Keanu



Sepulang sekolah, Keanu mengantar Kirana kerumah Elma. Adiknya itu akan melajutkan kerja kelompok di rumah sahabatnya bersama teman- teman satu kelompoknya yang lain.


Sambil menunggu Kirana yang belajar kelompok, Keanu menemui Amora yang ingin bertemu dan membicarakan sesuatu dengannya.


"Ken, aku ingin kita putus" ucap Amora begitu mereka sudah saling berhadapan.


"Putus?" tanya Keanu untuk meyakinkan apa yang di ucapkan Amora.


Amora mengangguk. "Kita sebenarnya tidak saling cinta, Ken." ucap Amora lagi.


"Maksud kamu?" tanya Keanu tidak mengerti.


Amora menghembuskan nafas dengan kasar. Sejak awal Keanu menerima tawarannya untuk pacaran, Amora sudah ragu dengan hubungan mereka.


"Ken, sadarkah kamu kalau aku bukan orang yang kamu cintai."


Keanu diam, dia tidak berani menanggapi apa yang Amora katakan. Keanu merasa bersalah pada Amora. Sebagai kekasih, Amora selalu mengala di saat Keanu lebih mementingkan Kirana dari pada gadis itu. Keanu sadar itu, tapi Kirana lebih utama baginya dari pada yang lain.


Deg. Keanu tersentak begitu dia menyadari, Kirana adalah segalanya bagi Keanu. Kiranakah yang Keanu cintai?


"Begitupun dengan aku. Bukan kamu yang aku inginkan, tapi dia yang lain yang kini juga bersamaku." lanjut Amora kata-katanya setelah melihat reaksi Keanu yang hanya diam.


"Aku mendua, Ken." jelas Amora.


"Kamu lebih memilih dia?" tanya Keanu begitu Amora memperjelas tentang diri gadis itu.


"Disaat kamu lebih memilih bersama Kirana dari pada aku, disaat itu juga aku bersamanya menghabiskan waktu" jawab Amora.


"Kita pisah baik-baik, Ken." pinta Amora.


Keanu mengangguk. "Baiklah, kita putus." jawab Keanu.


"Aku pulang, aku harus menjemput Kirana di rumah temannya." ucap Keanu yang langsung berdiri dan berlalu dari hadapan Amora.


Sudah satu bulan Keanu dan Amora memutuskan jalinan asmara mereka, selama satu bulan juga mereka tidak saling memberi kabar. Hari ini, tiba-tiba Amora mengirimkan sebuah pesan dan meminta Keanu untuk menemuinya.


Disinilah Keanu sekarang berhadapan dengan Amora dengan meja cafe sebagai penghalangnya.


"Ada apa?" tanya Keanu tidak sabar, karena Amora tidak juga bicara.


"Aku hamil"


Keanu terkejut dengan ucapan Amora, menyatukan alisnya, Keanu menatap Amora tidak percaya.


"Tolong nikahi aku, Ken." ucap Amora lagi.


"Kenapa aku?" tanya Keanu heran dengan permintaan Amora.


"Ternyata dia tidak mencintaiku, Ken. Dia pergi dan aku melepaskannya begitu saja" jawab Amora.


Keanu menggelengkan kepala, kembali di tidak pwrcaya, begitu bodohnya Amora. Sudah berani sampai sejauh ini tapi dia melepaskannya laki-laki itu. Sekarang, Amora meminta dia untuk menikahi gadis itu. Tentu saja Keanu menolak.


"Kamu beri tahu dia. Berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Jangan hanya mau enaknya saja." ucap Keanu memberi saran pada Amora.


"Please, Ken. Sampai anak ini lahir saja." pinta Amora memohon.


"Siapa dia, biar aku yang memberi tahunya. Jika dia tidak ingin bertanggung jawab, aku yang akan memaksanya." tanya dan tegas Keanu.


"Dia sudah pergi Ken, dia sudah tidak tinggal di kota ini lagi."


"Kita tidak bisa menikah, Amora. Penikahan itu bukan untuk main-main. Maaf aku tidak bisa membantu untuk itu." Keanu bicara tegas, menolak permintaan Amora.


Banyak orang yang akan kecewa denganya jika dia membantu Amora dengan menikahi wanita itu. Terutama Kirana pasti akan membencinya dan Keanu tidak inginkan itu.


"Aku harus apa, Ken?"


"Cari laki-laki itu, dimanapun dia berada kamu harus memberi tahunya." jawab Keanu memberi saran pada mantan kekasihnya itu.


"Bang."


Suara Arjuna mengejutkan Keanu dari ingatannya di masa lalu.


"Abang ngelamunin apa?" tanya Arjuna.


"Masa dimana Abang buat anak sama Amora."


Puk. Arjuna mendapat pukulan di lengannya.


"Kamu pikir anak Amora itu anak, Abang."


"Menurut Kirana begitu, melihat dari usia anak itu dan saat kalian pacaran."


Kini Keanu tahu, mengapa Kirana tidak sesenang biasanya saat dia datang mengunjungi gadis itu. Keanu juga tahu penyebab mengapa Kirana tiba-tiba pergi meninggalkan dia dan Arjuna begitu saja. Semua karena nama Amora.


"Mau kemana, Bang?" tanya Arjuna begitu Keanu berdiri dan berjalan meninggalkannya.


"Cari Kirana." jawab Keanu.


Seperti biasa, Kirana tidak pernah mengunci pintu kamarnya membuat Keanu dengan mudah masuk kekamar gadis itu.


Kirana tidak menyadari kehadiran Keanu, dia sibuk bicara di telepon dengan mama Luna.


"Iya, Mama sayang." ucap Kirana yang didengar Kenau.


Entah apa yang dibicarakan kedua wanita itu Keanu tidak peduli. Dia langsung memeluk Kirana dari belakang dan mengecupi pipi gadis itu, membuat Kirana terkejut.


"Baik Ma, assalamualaikum." ucap Kirana mengakhiri pembicaraannya dengan mama Luna.


Keanu tidak melepaskan Kirana, dia langsung mengangkat tubuh gadis itu dan membawanya ketempat tidur. Keanu meletakkan Kirana di atas kasur, dia ikut naik dan memposisikan tubuhnya diatas Kiran. Gadis itu hanya bisa pasrah saat Keanu menciumi seluruh wajahnya yang kini turun ke leher, menyentuh titik sensitif Kirana, membuat gadis itu melenguh.


Keanu menghentikan kecupannya setelah merasa cukup, dia tersenyum. Dia suka jika Kirana bisa merasakan setiap kecupannya, yang merupakan bentuk penyaluran rasa sayang yang dia miliki untuk Kirana.


"Anak itu bukan anak Abang" ucap Keanu sambil memandang wajah Kirana yang tidak berani membalas tatapan Keanu.


"Amora tidur bersama laki-laki lain saat dia masih menjadi kekasih, Abang." jelas Keanu agar Kirana mengerti dan percaya.


Kirana memberanikan diri untuk menatap wajah Keanu, laki- laki itu belum bergerak dari tempatnya yang mengukung Kirana.


"I love you and only you." ucap Keanu begitu mata mereka bertemu.


Keanu tidak tahan untuk tidak mencium bibir Kirana yang selalu menjadi candu baginya. Langsung saja dia melahap bibir tipis itu, keduanya menghentikan pangutan mereka setelah sama-sama kehabisan oksigen.


Keanu menghempaskan tubuhnya disamping Kirana, dia memandang langit-langit yang ada di kamar itu. Meraih tangan Kirana dan menggamnya erat.


"Hanya sama kamu, Abang bisa melakukan semua ini." ucap Keanu.


Menarik tangan Kirana yang digenggamnya, lalu dia kecupi tangan putih bersih itu. Tidak pernah terpikirkan olehnya untuk berpaling, apa lagi mendua.


Sementara itu, Arjuna yang masih berada di balkon selepas ke pergian Kirana yang di susul Keanu, melihat Rezky yang turun dari kamarnya menuju ruang tamu yang di sediakan oleh oma Taris untuk tamu para penghuni kos.


Rezky terkejut begitu melihat siapa tamu yang mengunjunginya malam ini, seseorang dari masa lalunya. Sudah lama mereka tidak bertemu, sejak hubungan mereka berakhir hingga saat ini. Bahkan Rezky sudah melupakan sosok yang pernah membersamainya dimasa lalu.


Rezky melihat ke arah kamar Kirana, dia tidak ingin gadis itu memgetahui kehadiran orang dari masa lalunya. Dia bisa bernafas lega, begitu melihat tidak ada satu orang pun orang yang ada di balkon depan kamar Kirana.


"Apa kabar, Ky?" tanya orang dari masa lalu Rezky.


"Bagaimana kamu tahu aku tinggal di sini?" bukan menjawab, Rezky balik bertanya.


"Beginikah cara kamu menyambut teman lama?" tanya wanita itu.


Sejak awal dia memperhatikan Rezky yang sepertinya tidak nyaman dengan kehadirannya. Jika bukan hal yang penting, dia juga tidak ingin menemui laki-laki ini.


"Kamu takut ibu kos mu melihat? Apa ada larangan menerima tamu wanita?" tanya wanita itu beruntun saat dia melihat Rezky yang selalu melihat kearah rumah yang dia yakini sebagai pemilik tempat kost ini.


"Ada keperluan apa?"


Kembali Rezky mengabaikan pertanyaan wanita itu dan balik bertanya.


"Ada masalah yang belum selesai antara kita." jawab wanita itu.


"Masalah apa? Bukankah kita ber..."


"Ada sesuatu yang kamu titipkan padaku di masa lalu." potong wanita itu perkataan Rezky.