
Acara sudah di buka oleh pembawa acara, kini mereka sedang mendengarkan kata sambutan dari wakil rektor. Keanu tidak pernah melepaskan genggaman tangannya pada Kirana. Sementara Aldo merasa senang bisa duduk disamping Kirana, dia terus memindai wajah cantik Kirana hingga tiba waktunya Keanu dipanggil untuk bicara dihadapan para mahasiswa yang menghadiri acara ini.
"Abang kedepan dulu sayang." bisik Keanu yang diangguki Kirana.
Kirana melihat Keanu yang berjalan keatas panggung dengan bangga, tidak disangka berawal dari ide sederhana yang terlintas di pikirannya kala itu membawa kesuksesan pada sang suami.
"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Senang bisa hadir disini ubtuk berbagi cerita dengan teman-teman mahasiswa semuanya." ucap Keanu menyapa semua mahasiswa yang hadir di aula hari ini.
"Terimakasih saya sudah diundang, awalnya saya menolak untuk bicara didepan kalian semua, karena saya merasa belum pantas untuk bicara disini. Tapi pak Taufik..." Keanu menangkupkan kedua tangannya pada pak Taufik.
"Meminta saya untuk sekedar berbagi kisah, bagaimana saya bisa merintis usaha diusia yang terbilang sangat muda.
Waktu itu usia saya masih belasan, baru lulus sekolah menengah atas dan menuggu untuk menjadi seorang mahasiswa."
"Sebelum saya lanjutkan certanya, saya punya pertanyaan untuk teman-teman mahasiswa disini.
Apa menurut kalian yang membuat saya berpikir untuk menjalani bisnis diusia yang masih muda? Ada yang tahu, kira-kira apa?" tanya Keanu.
"Mengisi waktu kosong." jawab salah satu mahasiswa.
"Iseng aja." jawab mahasiswa yang lain.
Banyak jawaban-jawaban lain yang di lontarkan mahasiswa menjawab pertanyaan Keanu. Yang terakhir terdengar jawaban yang dilontarkan oleh Olivia. "Untuk seseorang yang dicintai." jawabnya.
"Tepat sekali, saya merintis usaha ini untuk orang yang saya cintai." ucap Keanu membenarkan jawaban Olivia.
"Wuuuu." teriak mahasiswa mendengar jawaban Keanu.
"Jika kalian mencintai seseorang apa yang ingin kalian lakukakan untuk dia?" tanya Keanu lagi.
"Membahagiakan dia." jawab mahasiswa hampir bersamaan.
"Benar, dan untuk membahagiakan orang yang kita cintai harus punya modal dong." ucap Keanu yang mendapat jawaban setuju dari sebagian yang hadir di aula.
Kirana menatap kagum pada Keanu, tidak disangka pria yang dia cintai memiliki kemampuan bicara didepan umum seperti sekarang.
Berbeda dengan Kirana yang terus memperhatikan Keanu, Aldo salah fokus dengan terus menatap Kirana. Keanu yang berbicara diatas podium tentu saja bisa memperhatikan apa yang dilakukan Aldo pada istrinya. Sejak awal bertemu, dia sudah menduga jika Aldo ada rasa pada sang istri. Beruntungnya Keanu, karena Kirana terus menatap pada dirinya.
"Tujuan itulah yang membuat saya merintis usaha begitu lulus sekolah. Karena saya ingin, pada waktunya saya melamar dia dan kami hidup bersama, saya sudah memiliki modal yang cukup, hasil keringat sendiri bukan pemberian orang tua." ucap Keanu lagi menjelaskan pada semuanya.
"Karena seorang laki-laki harus bisa memberikan nafkah lahir yang cukup untuk istrinya bukan hanya nafkah batin." ucap Keanu lagi yang mengundang tawa semua yang hadir.
"Itu hanya salah satu motivasi untuk kita yang ingin memiliki usaha. Kita harus punya tujuan mengapa kita memilih berbisnis diusia muda.
Intinya, jika ada yang ingin kita capai dalam melakukan sesuatu, maka dengan sendirinya kita akan giat dan tidak mudah putus asa." ucap Keanu yang langsung medapat tepuk tangan dari semua yang hadir.
"Syukur alhamdulillah sekarang usaha saya berlahan mampu menguasai pasar, tidak mudah untuk bisa seperti sekarang.
Ada kalanya saya mendapatkan kesulitan. Dimasa seperti itu, saya ingatkan kembali pada diri saya, untuk apa dan siapa saya melakukan ini semua?
Dengan sendirinya semangat saya bangkit kembali untuk menghadapi kesulitan dan rintangan hingga akhirnya saya berhasil seperti sekarang."
Tepuk tangan untuk Keanu menggema di aula. Kiran tidak ketinggalan untuk memberikan tepuk tangan kagum dengan penampilan suaminya hari ini.
"Terimakasih." ucap Keanu atas sambutan yang baik Dari saya yang hadir.
"Izinkan, hari ini untuk pertama kalinya saya akan memperkenalkan orang yang selalu memberikan support pada saya, orang yang memberikan ide bisnis yang sekarang saya tekuni dan juga orang yang menjadikan saya memiliki tujuan berbisnis diusia muda. Dia adalah... istri saya tercinta"
Keanu diam sesaat sambil mengedarkan pandangannya lalu berhenti pada Kirana yang selalu mengisi relung hatinya.
"Kirana Larasati." ucap Keanu menyebut nama sang istri. Aula seketika hening, seakan tidak percaya nama yang disebutkan Keanu sebagai istrinya, nama yang sedang menjadi perbincangan hangat di group gosip kampus.
Keanu memberi isyarat pada Kirana untuk berdiri dan naik keatas panggung. Kirana mengikuti keinginan suaminya, dia berdiri dan berjalan menuju panggung dimana Keanu sudah siap menyambutnya.
Olivia bertepuk tangan cukup keras yang akhirnya diikuti oleh mahasiswa yang lain yang hadir disana saat Kirana menerima uluran tangan Keanu.
"Abang berharap semua gosip tentang kamu hari ini berakhir." bisik Keanu sambil mengiring Kirana ketengah-tengah panggung.
"Inilah sosok wanita yang selalu ada untuk saya, yang selau memberikan motivasi untuk saya selalu lebih baik. Bukan satu atau dua tahun dia mendampingi saya, tapi sejak usia kami masih kanak-kanak hingga saat ini." ucap Keanu sambil menatap Kirana penuh cinta.
Aldo yang melihatnya langsung membuang muka. Untuk meninggalkan aula rasanya tidak mungkin, tapi melihat Kirana dan Keanu hatinya juga tidak terima. Sia-sia usaha dia menyebarkan gosip tentang kedekatannya dengan Kirana. Ya Aldo adalah orang yang menyebarkan rekaman cctv saat Kirana menabraknya kemarin di toko batik Dwi. Berharap Kirana akan bicara padanya tentang masalah itu dan Aldo akan menawarkan solusi. Tapi ternyata dia kalah telak hari ini.
Keanu tersenyum menikmati kemenagannya saat melihat Aldo yang juga menatapnya. Tanpa Kirana tahu, Keanu bergerak cepat mencari tahu orang yang menyebarkan cctv di toko batik Dwi kemarin sore. Bukan hal sulit bagi Keanu untuk mengetahuinya dengan cepat, tentu saja dengan bantuan karyawannya khusus dibidang IT.
Bukan hanya memberikan kejutan pada Aldo, Keanu juga memberikan kejutan pada orang-orang yang telah bicara buruk tentang istrinya. Bukan hanya mahasiswa yang hadir di aula hari ini, tapi orang-orang kepercayaan Keanu juga hadir disana. Tentu saja untuk menggalih informasi, siapa saja yang selama ini sering mencari masalah dan memandang rendah istrinya.
Keluar dari aula, Keanu tidak pernah melepaskan genggaman tangannya dari sang istri, hingga mereka sampai di parkiran. Mobil sport Keanu yang sudah diperbaiki papi Edwar karena sempat dirusak Feni, sekarang menjadi perhatian mahasiswa.
Siapa sangka pemiliknya adalah Keanu pembisnis muda yang memiliki banyak cabang dan outlet disetiap kota besar. Bukan hanya bisnis pakaian anak muda yang sedang trend, Keanu juga memiliki banyak outlet makanan dan minuman tradisonal yang di kemas dengan gaya kekinian sehingga digemari anak muda.
Ide itu dicetuskan oleh Kirana tanpa sengaja, kala itu mereka diminta tolong mama Luna ke tempat penjual makanan tradisional untuk mengambil pesanan sang mama. Kirana memperhatikan mereka yang datang sebagian besar orang-orang tua saja.
Ide melestarikan makanan tradisional agar di gemari kalangan muda pun muncul di pikiran Kirana dan Keanu yang akhirnya merealisasikan ide Kirana tersebut.
...🍁🍁🍁...