BETWEEN US

BETWEEN US
47. Pertama Kali



Sambil membersihkan diri di kamar mandi, Kirana senyum-senyum sendiri saat mengingat acara makan malamnya bersama Keanu. Langit yang dipenuhi kilau bintang semakin menambah suasana romantis yang sudah romantis sebelumnya.


Kirana menatap takjub saat melihat ke sekeliling tempat dimana meja makan yang sudah disiapkan Keanu di halaman belakang dikelilingi bunga warna warni yang membuat cantik dan romantis tempat itu.


Sosok Keanu sudah menunggunya di meja makan, Kirana pun berjalan mendekat di sinari cahaya lilin sepanjang jalan menuju suaminya berada yang tersenyum lebar padanya.


Kirana menatap penuh cinta pada Keanu, suaminya ini selalu saja bayak ide untuk memberi kejutan padanya Meskipun Kirana yakin Keanu meminta bantuan orang lain untuk mengerjakan semuanya. Tapi itu bukan masalah, karena inilah bentuk cinta dan perhatian yang Abang sepupunya berikan.


"Terimakasih Bang, ini benar-benar cantik dan indah." ucap Kirana.


"Kamu suka, sayang?" tanya Keanu sambil melingkarkan tangannya dipinggang Kirana. Istri kesayangan Keanu itu mengangguk menjawab pertanyaan suaminya. Tentu saja Kirana suka, Keanu selalu saja bisa membuat Kirana meleleh dan bahagia.


Keanu menguatkan pelukannya di pinggang Kirana dan istrinya itu pun mengalung kan tanganya ke leher Keanu. Keduanya saling menatap, tatapan penuh cinta.


"I love you." ucap Keanu.


"I love you too, my hubby." Kirana membalas ungkapan cinta Keanu.


Dua-duanya sama-sama tersenyum dan Keanu tidak bisa menahan untuk tidak menikmati bibir yang merah merona alami itu.


"Ayo kita makan." ajak Keanu setelah melepaskan pangutannya. Lalu dia menggandeng tangan Kirana menuju meja makan yang sudah terhidang beef steak salah satu makanan favorit Kirana.


Keanu memotong daging yang ada di piring miliknya lalu menukarnya dengan milik Kirana.


"Terimakasih Bang." ucap Kirana sambil menerima piring yang berisi potongan daging dari Keanu. Ini bukan kali pertama Keanu melakukannya, setiap kali makan daging atau yang lainnya yang tidak bisa langsung di santap, Keanu akan melakukan hal yang sama.


Tidak ada yang bicara saat mereka menikmati makanan yang terhidang, hanya bahasa tubuh mereka yang bicara menunjukkan perasaan begitu bahagianya mereka malam ini bisa menghabiskan waktu hanya berdua saja.


Kirana langsung menuju walk in closed begitu keluar dari kamar mandi, sampai di sana Kirana tidak bisa menemukan pakaian tidur seperti yang biasa dia kenakan, setelan celana pendek dan atasan tanpa lengan. Semua yang tersedia di walk in closed adalah lingerie dengan macam-macam warna. Pakaian tipis itu membuat Kirana merinding sendiri melihatnya, tapi tidak ada pilihan lain dia harus mengenakannya.


"Beginilah menginap tanpa persiapan." rutuk Kirana sambil mencari lingerie yang akan dia kenakan, yang nyaman dan tidak terlalu tipis. Sayangnya hampir semuanya tipis dan menerawang dan Kirana hanya bisa pasrah jika malam ini tubuhnya terekspose pada sang suami.


"Siapa yang punya ide menyiapkan ini semua." ucap Kirana bergumam. Karena tidak mungkin Keanu berani membeli pakaian seperti ini, Kirana yakin Keanu mempercayakan hal ini pada seseorang.


Keanu menelan ludahnya sendiri saat melihat Kirana yang berjalan keluar dari walk in closed menuju meja rias. Dia sudah beberapa kali tidak sengaja melihat Kirana yang hanya mengenakan dalaman saat berganti pakaian, tapi kali ini Kirana tampak berbeda, istrinya tampak seperti wanita dewasa mengenakan pakaian yang menggoda yuniornya.


Kirana duduk di meja rias untuk melakukan ritualnya sebelum tidur. Keanu yang sudah sangat hapal skin care apa yang Kirana gunakan setiap harinya, tidak merasa kesulitan untuk menyiapkan kebutuhan istrinya selama mereka menginap di villa. Dia sudah menyiapkan semuanya di meja rias dan Kirana tinggal menggunakan seperti biasanya.


Keanu masih mengatur debar jantungnya sambil memperhatikan apa yang Kirana lakukan sedangkan Kirana yang tidak menyadari jika Keanu sudah ada di kamar sejak tadi terus saja melakukan rangkaian ritualnya hingga selesai. Dan saat dia berdiri, lalu berbalik untuk berjalan ketempat tidur, Keanu sudah berdiri di hadapannya.


"Bang." panggil Kirana karena terkejut melihat Keanu ada di hadapannya.


Kembali Keanu menelan ludahnya sendiri, dia merasa suara Kirana yang memanggilnya 'Bang' kali ini terdengar sangat seksi dan menggoda.


"Abang sudah dari tadi disini?" tanya Kirana karena Keanu hanya diam saja.


"Hmmm." jawab Keanu sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kirana.


Tidak ingin menundanya lebih lama lagi, Keanu mengangkat tubuh istrinya lalu berjalan menuju tempat tidur. Keanu membaringkan Kirana di tempat tidur dengan sangat hati-hati seperti biasanya. Keanu ikut naik ketempat tidur, bukan ikut berbaring di sisi Kirana seperti biasanya, tapi Keanu langsung mengukung tubuh istrinya.


"Bang." ucap Kirana begitu Keanu mencium ceruk lehernya.


Keanu hanya tersenyum melihat istrinya yang kini semakin menggodanya. "Boleh Abang meminta hak Abang malam ini?" tanya Keanu sambil menatap Kirana penuh hasrat.


"Kirana sudah jadi milik Abang sepenuhnya, begitu Abang mengucapkan ijab kabul" jawab Kirana.


Keanu kembali menyambar bibir istrinya, melu matnya dengan lembut. Lalu dia kembali mengecupi leher Kirana dan meninggalkan tanda merah disana, tanda cinta yang akan membuktikan malam ini Kirana akan jadi milik Keanu seutuhnya.


Dalam sekejap Keanu berhasil membuat tubuh istrinya polos tanpa sehelai benang, kini dia mulai bermain di gunung kembar sang istri. Kembali Keanu tersenyum, untuk pertama kalinya Keanu bisa melihat dan menyentuhnya tanpa penghalang.


Keanu menatap Kirana saat miliknya akan memasuki pusat inti tubuh istrinya. Kirana mengangguk memberikan ijin suaminya untuk mendapatkan haknya.


"Mungkin akan sakit, tapi Abang akan membuat rasa sakitnya hilang berganti rasa nikmat yang luar biasa." bisik Keanu.


Kirana meringis saat Keanu berhasil menerobos benteng pertahanannya, harta yang selalu dia jaga selama ini. Seperti yang Keanu ucapkan, rasa sakit yang Kirana rasakan diawal berganti rasa nikmat yang untuk pertama kalinya dia rasakan.


"Kiran." bisik Keanu saat dia merasa milik Kirana menjepit miliknya, suatu kenikmatan yang luar biasa yang Keanu rasakan.


"Kirana sayang." ucap Keanu lagi begitu dia berhasil mengeluarkan benih miliknya di rahim milik Kirana.


"Terimakasih sayang." ucap Keanu sambil menciumi seluruh wajah istrinya yang sudah memberikan pengalaman berharga untuknya untuk pertama kalinya.


Keanu menjatuhkan diri di samping Kirana, dia berbalik dan menarik tubuh istrinya untuk kembali masuk kedalam pelukannya. Bercak darah terlihat oleh Keanu saat dia menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua.


"Masih sakit?" tanya Keanu.


"Sedikit." jawab Kirana.


"Mau abang bersihkan?" tanya Keanu lagi.


Kirana menggeleng, "Kiran sendiri aja." jawab Kirana.


Kirana menjatuhkan kakinya di lantai sambil menahan rasa yang tidak nyaman dibagian kewanitaanya, belum sempat melangkah Kirana sudah merasakan tubuhnya melayang.


Keanu yang melakukannya, dia mengangkat Kirana dan membawanya ke kamar mandi.


"Bang, Kiran bisa sendiri." ucap Kirana saat Keanu akan membersihkan kewanitaannya dengan air hangat.


"Ini luka karena Abang yang melakukannya, jadi biarkan Abang yang merawatnya." jawab Keanu.


Kirana tidak bisa membantah, dia membiarkan saja Keanu melakukan apa yang ingin suaminya lakukan. Keanu berhak atas dirinya, dan semua ini karena rasa sayang Keanu untuk Kirana.


...🍁🍁🍁...