
Sepulang dari rumah sakit seorang gadis merenungkan nasibnya, semua sudah tahu tentang rahasia yang disembunyikan oleh sang gadis.
Sang gadis berjalan kesuatu tempat, hari nampak gelap kini dia mencari posisi yang bisa membuatnya tenang.Gadis pemilik mata cokelat itu berteduh di sebuah rumah kosong yang terlihat kumuh.
"Akhhhh,"
"Bodoohh bodohhh!!!,"
Pyarr!!
Brukk!!
Dugh
Semua tembok dan kaca dilempar ke depan rumah menangis itu yang dilakukan, terkadang tak perlu memperlihatkan seolah dia kuat hatinya hancur. Wajah ceria senyuman orang-orang disekitarnya kembali menghantui.
Setelah reda tangisannya perlahan kesadarannya menghilang berganti dengkuran halus, mata sembab pipi merah rambut acak-acakan terlihat menyedihkan.
Ara lah gadis itu 2 minggu lamanya dia koma melarikan diri dari rumah sakit tangisan mereka membuatnya tersiksa
******
Kekasihku dari tadi diam bukannya membantu sibuk bermain game, gini kalo udah megang handphone mau teriak 10x tetap gak dengar untung ada speaker.
"Oke sayang," Dia langsung memegang tangan Ara erat membawanya masuk
Aku memaksanya mandi setelah mandi kucarikan gaun untuknya, awalnya dia menolak tapi dengan paksaan dan hinaan akhirnya dia luluh.
'Maafkan aku Ara, kau benar-benar buatku gila'