(Love And Dream)

(Love And Dream)
Cemburu



Ting


Ting


Ting


Suara ponsel diruangan bernuansa abu-abu mengalihkan perhatian pemuda, ia segera meraih ponsel melihat isi pesan tersebut, keningnya mengerut membaca pesan tersebut. Tangannya meremas ponsel berlogo apel, mata tajamnya melotot melihat gadisnya bersama pemuda lain, Tugas penjualan kemarin belum dikirim, sekarang gadisnya malah sibuk dengan pemuda lain.


"Siapa sih ganggu aja,"


"Awas saja dia pulang nanti,"


"Ara sama siapa?"


"Gue baru tahu kalo Ara itu spesial,"


"Cowok mana lagi yang dekat dengan dia, mengapa banyak yang menyukai Ara?"


"Apa ini alasan Ara nolak gue?"


"Kurang apa tampan, kaya, pintar, kurang apa lagi hamba ya Rabb. Mengapa sulit sekali mendapatkan hatinya, berikan hamba kekuatan cinta ini tercipta karena engkau, mudahkanlah hamba merebut hati gadis yang hamba cintai. Jika dia jodoh hamba dekatkanlah, tapi bila bukan maka jauhkanlah,"


Pemuda itu bernama Reyhan Aditama, dia mendapatkan video itu dari orang yang tak dikenal, Reyhan tak mau tahu apa alasannya. Reyhan berterima kasih telah memberitahu kebenaran, arti dari penolakan Ara terhadapnya, Reyhan tahu dia tak bisa mendapatkan cinta Ara. Katakan apa salahnya memperjuangkan?.


Reyhan sedih dan kecewa setelah menolak Reyhan, Ara bercanda tawa dengan pemuda lain, apa perjuangannya selama ini berakhir sia-sia. Reyhan hanya bersabar keyakinannya sangat kuat, dia hanya bisa berdoa dan berharap kepada Allah, ini adalah kesalahannya telah melupakan penciptanya. Biarlah ini jadi hukuman untuk Reyhan.


****


Tak


Tak


Tak


Terdengar suara sepatu di ujung tangga, seorang gadis cantik berdiri di depan pintu, membuka pintu mansion Aditama. Kakinya melangkah kedalam rumah.


"Assalamu'alaikum,"


Memberi salam memasuki rumah, pintu mansion terbuka menampilkan seorang perempuan paruh baya, segera membuka pintu mempersilakan sang gadis masuk.


"Bik kemana Reyhan?" Tanya gadis kepada Bi Ana, pembantu Reyhan


"Dikamarnya Non, baru saja tadi ditanyain den Reyhan," Wanita paruh baya itu menoleh kearah Ara "Non Ara dari mana?" tanya Bi Ana memperhatikan penampilan Ara, dia menduga pasti tuannya marah, karena Ara keluar sampai malam hari. Bi Ana tahu tuannya mencintai gadis didepannya.


"Habis meeting sama klien Bik," jawab Ara mencuci tangannya di kamar mandi, sudah menjadi kebiasaannya, setelah keluar mencuci tangan dan kaki.


"Baiklah saya ke Reyhan dulu Bik," kata Ara pamit berjalan ke kamar Reyhan, ada apa dengan Reyhan? Tidak biasanya Reyhan mengurung diri di kamar, apa Reyhan tidak berbuka?. Sebentar lagi waktunya berbuka.


Tok... Tok...


"Reyhan buka pintunya, Lo gak buka," Ara mengetuk pintu kamar Reyhan, berharap Reyhan segera keluar, lebih dari 3 menit tak ada balasan dari Reyhan. Waktu menunjukkan pukul 17.30 Reyhan belum ada tanda keluar.


Ara gelisah tak ingin sesuatu terjadi pada Reyhan, dia bingung harus melakukan apa?, Jika pemilik kamar belum membukanya. Reyhan berpuasa berkat usahanya, saat puasa ke 5 Ara membujuk Reyhan untuk berpuasa, tujuan Ara membawa Reyhan kembali ke jalan yang benar.


*


*


*


"Dia tadi sudah pamit, mungkin saja itu klien Ara," Reyhan tidak boleh suudzon, sebentar lagi berbuka Ara pasti akan khawatir, tidak-tidak Reyhan harus positif thinking. Reyhan ingin Ara tahu perasaannya murni tulus dari hati.


Pintu terbuka menampakan pemuda tampan, rambut basah arom sabun tercium dari tubuhnya, Reyhan tadi menenangkan pikirannya sejenak. Di dalam kamar mandi Reyhan membuang pikiran buruk, setahu dia Ara tadi pamit menemui klien bekerja.


Ara top banget yah, Reyhan yang jarang puasa bisa berpuasa sampai hari ini, Reyhan juga hebat bisa mengendalikan emosinya.


cantik kaya itu biasa


gadis biasa sederhana dan galak


sangat istimewa.


Bulan puasa harus terus bersabar sebanyak-banyaknya, karena bulan ini spesial dari bulan lainnya, bulan ini tempat rejeki. Bulan penuh keberkahan dan kesabaran.


Maafin author baru up bagaimana menurut kalian cerita ini ?


Author kagum sama Reyhan, dia bisa berubah lebih baik, dulu hobinya mabuk sekarang berbisnis. Setiap orang akan mengalami perubahan, semua membutuhkan proses, jangan jauhi temanmu yang berbuat dosa, dekati dia menuju jalan yang diridhoi