
'Bersamamu merupakan hal terindah dalam hidup, aku telah berjanji akan menjagamu. Mencintaimu adalah pilihanku. Aku ada untukmu selalu kucing liarku'
*Kenzo*
*
*
*
*
POV Kenzo
flash back..
Aku tak sengaja melihat seorang gadis di tepi jalan raya
Malam-malam begini ngapain?
Tunggu itukan Ara, wah.. bahaya nih gue harus ikuti dia
"Ahhh Sakitt!!!,"
"Tolong!!!!,"
"Ada orang??,"
"Aws Perih tolong!!!,"
Berjalan keluar dari sana menuju jalan raya , menahan rasa sakit tanpa mengetahui bahwa dari arah kanan terdapat sebuah mobil yang melintas.
Tanpa pikir panjang langsung berdiri di jalan tersebut.
Grep
Brukk!!
Sang gadis terbangun dari rerumputan bersama pemuda yang mendekapnya, matanya mengantuk dia belum makan dari tadi.
"Aws,"
"Loe gila mau bunuh diri?,"
"Mikir dong kasihan ortu loe,"
"Masih sakit juga,"
"Orang-orang pada nyariin, loe malah mau akhirin hidup loe,"
1 menit...
2 menit...
"Udah ngomelnya," Gadis tadi yang sibuk menatap pemuda tadi, menjawab santai bentakan pemuda
Mendengar suara kendaraan berlalu-lalang, beserta omelan bentakan dan ringisan kecil dari seseorang.
Sang gadis ingat hafal betul aroma maskulin menyeruak di indra penciumannya.
Gadis itu berdiri turun dari dada pemuda yang menolongnya melangkah hendak pergi, namun kakinya melemas akan terjatuh.
Sebuah tangan melingkar di pinggangnya, gadis itu mendongakan kepala melihat tangan siapa yang mendekapnya.
Grepp
Brukk
Degh
"Jangan sentuh gue,"
"Inget bukan muh-rim,"
"Aws.. sakit!!,"
"Gue marah karena loe, sekarang loe harus tanggung jawab,"
Degh
Degh
Pemuda yang tadi menolongnya mendekapnya kembali saat akan terjatuh di rumputan
*******
Ara melarikan diri dari rumah kosong, yang terdapat pemuda di dalamnya. Ara tak ingin terjadi sesuatu pada dirinya.
Pemuda itu temannya Ara kecewa, pemuda itu tak merubah sikapnya, masih sama meminum minuman haram.
Ara tak bisa bersama pemuda itu, bahaya apalagi bau alkohol menyeruak di Indra penciumannya.
"Rey Lo mabuk,"
"Rey Lo dah janji,
"Lo bohongin gue,"
"Rey jawab!,"
"Rey,"
Ara menidurkan Rey di tempat tidur, memperbaiki selimut Rey.
Aa memperbaiki hijabnya, melangkah keluar kamar, sebelum pemuda bangun. Ara sebenarnya tidak tega, bagaimana lagi keadaan memaksanya.
"Maafin gue Rey, Lo bikin gue kecewa,"
"Gue takut, Lo kehilangan kesadaran,"
"Gue harus pergi malam Rey,"
Ara menatap Rey iba, waktu menunjukkan pukul 11 malam. Ara harus kemana malam-malam begini?
Menulis sesuatu dalam kertas diletakannya, di dekat meja kosong. Ara berharap Rey membacanya.
Untuk Reyhan temanku
"Sampai jumpa Rey,"
Menutup pintu kamar, berjalan meninggalkan bangunan kosong yang di tempatinya tadi.
*******
Kembali ke Kenzo
"Dokter tolong teman saya," Teriak Kenzo di rumah besarnya
"Baik tuan, silakan di baringkan dahulu,"
"Bagaimana keadaannya dok?" Tanya Kenzo
"Dia mengalami benturan keras, darah masih mengalir di kepalanya. Hal ini menyebabkan separuh ingatannya menghilang,"
"Masih bisa di sembuhkan dok?,"
"Kemungkinan kecil tuan,"
Ayolah.. jangan bercanda ini gadisnya,
Kenzo diam, menatap Ara. Apa yang Ara lakukan sampai separah ini?
"Pasti dokter bohong kan,"
"Tidak tuan, lihatlah darah ini masih mengalir. Saya menduga ia terlibat perkelahian,"
Apa, Ara dia tak mungkin melakukan itu. Ara gadis lugu dan pendiam
"Apa dok Ara hilang ingatan?,"
Kenzo memijat pelipisnya, benarkah Ara habis berkelahi?
"Iyah tuan,"
Dokter yang menangani Ara, memberikan resep obat sebelum permisi, dokter menyarankan Ara harus di perhatikan dengan baik.
"Pastikan dia diberi makanan sehat,
"Jaga dan perhatikan dia,"
Pesan dokter, mengemasi peralatannya. Dimasukan ke dalam tas berwarna hitam milik dokter
"Iyah dok saya akan menjaganya,"
Kenzo sudah siap menjaga Ara, gadisnya tidak boleh kelelahan, apalagi kekurangan gizi.
Tubuh Ara sangat lemah, kekurangan gizi. Kenzo harus memastikan Ara memakan sayuran, buah-buahan dan meminum susu setiap hari.
Cinta dan kasih sayang Kenzo tulus
"Mau makan apa?,"
"Ice cream sama coklat,"
"Jangan!,"
"Kenapa?,"
"Lo udah manis, kalo makan coklat sama es krim tambah manis,
"Kenzoo..!!,"
"Benar Ra,
"Gombal,"
"Ciee ngambek,"
"Tau ah,"
"Ululu kucing liar ngambek,"
"Kenzoo... Awas Lo yah..,"
Kenzo selama menjaga Aea, selalu mengihibur Ara, menanyakan hal tak penting.
Demi bisa melihat Ara kesal, menurutnya Ara terlihat lucu saat cemberut.
Dua bulan kemudia Ara sudah membaik, wajahnya lebih cerah, berat badannya kembali ideal. Semua berkat Kenzo.
"Kamu bawa siapa Kenzo?," Suara wanita yang sangat dikenalnya kembali
Apakah ia mampu mempertahankan keinginannya, haruskah dia menjauhi gadisnya?.
Inilah yang harus dipelajari, mencintai dan menjaga pujaanmu. Sepenuh hati, Kenzo rela mengorbankan pekerjaannya demi menjaga Ara
Menjaga merupakan kewajiban bagi Kenzo, mencintai Ara adalah pilihan, ia tak memperdulikan Ara berasal dari keluarga mana.
Cintanya terlalu besar sehingga, derajat bukan hal penting untuknya. Kesembuhan dan Kebahagiaan Ara lebih penting saat ini.
Ara merasa nyaman di dekat Kenzo, hari kehari mereka menjadi dekat, Kenzo selalu membuat Ara tersenyum. Sifat dinginnya hilang saat bersama Ara. Ara telah berhasil mencairkan es kutub.
Kenzo sayang banget sama Ara, gimana nih Reyhan sama Vino berharap Ara kembali.
Bagaimana nasib keluarga Ara, terutama Azriel apa yang terjadi pada pemuda itu?. Setelah Ara meninggalkannya selama 3 bulan?
Semakin menderita?
Ataukah bahagia..
Lebih suka mana nih?
Ara & Kenzo
Ara & Reyhan
Ara & Vino
Ara & Azriel
Siapa pilihanmu...
Bersambung....