
Hay assalamualaikum warahmatullahi wabatokatu semua author kasih spesial buat yang penasaran, siapa peran dibalik Who Will I Choice?.
Berikut peran mereka, kira-kira mau pilih yang mana nih tentukan pilihanmu
Hay assalamualaikum warahmatullahi wabatokatu semua author kasih spesial buat yang penasaran, siapa peran dibalik Who Will I Choice?.
Berikut peran mereka, kira-kira mau pilih yang mana nih tentukan pilihanmu

Atabella Rinduni gadis cantik manis, alis tebal, mata agak sipit, penyayang, keibuan. Ara termasuk gadis sederhana semua pemuda menyukainya karena dia gadis yang dingin dan sulit didapatkan, membuat para pemuda tertantang mendekati Ara, 4 sahabatnya sendiri termasuk pemuda tampan yang sama-sama menyukai Ara.
Reyhan Aditama seorang pemuda tampan menjabat sebagai CEO di perusahaan Aditama. Reyhan pemuda yang menyukai Ara sejak kecil, pemuda ini suka minum alkohol, semenjak bertemu kembali dengan Ara dia menghindari kebiasaannya yang buruk semua demi Ara.
Kenzo Dirgantara pemuda yang selalu ada untuk Ara, saat Ara kehilangan ingatannya dia rela menunda pekerjaannya demi Ara, Kenzo bersahabat dengan Ara sejak masih kecil seperti Reyhan

Vino Mahendra sahabat Ara sejak SMA, Vino CEO perusahaan besar Mahendra, pemuda ini menyukai Ara sejak pertama kali bertemu menurutnya Ara berbeda dari lainnya. Ara istimewa Vino berencana ingin menjadikan Ara istrinya

Azriel pemuda yang sering dimarahi ayahnya bila terjadi sesuatu dengan Ara, Azriel menganggap Ara sebagai adiknya namun seiring berjalannya waktu perasaan tumbuh setelah Ara menghilang.

Alea sahabat Ara yang sabar menghadapi sikap Ara, dia mempunyai kekasih termasuk teman Ara. Ara mengenalkan Daniel kepada Alea sampai akhirnya mereka jadian.

Daniel kekasih Alea dia juga teman Ara, sebelum Ara bertemu dengan Alea.

Nia sahabat Ara yang hamil diluar nikah, semua terjadi tanpa diduga. Istri dari Gerald adingkara sekarang dia sedang mengandung anak Gerald.

Gerald adingkara ayah dari anak yang dikandung Nia, setelah menikah dengan Nia kehidupan Gerald berubah.
Berikut nama-nama pemain, maaf author suka indo kalo untuk yang ini,...
salam manis author...
selamat berpuasa
Atabella Rinduni

Reyhan Aditama

Kenzo Dirgantara

Vino Mahendra
Azriwl


Alea

Daniel

Nadia

Gerald adingkara
Berikut nama-nama pemain, maaf author suka indo kalo untuk yang ini,...
Didalam rumah Reyhan, Kenzo meletakkan Ara di sofa. Segera memanggil sahabatnya yang berprofesi sebagai dokter.
Drett... drett...
"Assalamu'alaikum Az, bisa kerumah Reyhan,"
".......,"
"Ara pingsan,"
".......,"
".......,"
"Wassalamu'alaikum,"
"........,"
Tak lama kemudian datanglah seorang laki-laki tampan memakai jas dokter. Lelaki itu menatap gadis yang terbaring diatas sofa.
"Araaa!!!," Teriak lelaki tersebut, spontan semua mata menatapnya
"Ara lo jahat banget, gue dimarahin sama bokap," Lelaki itu tidak mengindahkan sepasang mata yang melihatnya
"Lo kenal dia?," Tanya Kenzo melihat tatapan lelaki tersebut
"Dia Ara gue, Bokap gue marah-marah waktu dia hilang," Jawab lelaki tersebut
"Azriel kan lo anaknya, ngapain bokap Lo marah waktu Ara hilang,"' Kenzo semakin penasaran dengan Azriel sahabatnya
Azriel lelaki yang telah berprofesi sebagai dokter, selama 3 tahun Azriel mencari Ara tak kunjung dapat kabar. Orangtua Azriel tidak jadi mengusir Azriel, mereka sadar bukan salah Azriel.
****
Sikap yang posesive tak ingin dibantah memberiku perhatian dan kasih sayang membuat diri ini terkekang, walau menurutku terlalu berlebihan namun aku bahagia karena itu merupakan bentuk kepedulian sesama saudara
~Arabella Rinduni~
Kurang 1 minggu lagi hari ulang tahun kampus kak Azriel selalu menemani kemanapun aku pergi, bahkan meminta tidur bersama dalam setiap malam .Dia menjagaku tanpa lelah menemaniku jalan-jalan seperti sekarang kami sedang di toko eskrim kesukaankku.
"Sayang kita jalan yuk," Ajak Kak Azriel yang sudah berpakaian rapi kaos oblong dibalut jaket biru kehitaman menambah pesona
"Bentar," Jawbku mengambil baju ganti bergegas ke kamar mandi kupakai baju sweater biru dongker dipadu jaket hitam biru celana jeans hitam pashmina biru dongker
"Lama loe keburu tutup," Omelnya dengan muka kesal menekuk muka
"Udah ngomelnya," Ucapku dingin suka ngomel kaya cewe sekarang
"Udah yuk," Menggandeng tanganku keluar kamar menuruni tangga aku mencari sesuatu
"Ntar gue beliin," Seakan tahu yang kucari kami berjalan mengambil motor aku menunggu diluar
"Brum ayo naik," Titahnya berada didepanku yang masih bermain ponsel seketika mataku membulat
"Motor gue," Protesku tak terima biasanya juga pake motornya sialan nih bocah, motor melaju membelah jalan raya
"Pegangan," Teriaknya saat motor melaju kencang aku tak mendengarnya masih mode ngambek
"Apa gak denger," Balasku tak kalah berteriak semakin lama semakin kencang akupun berpegangan
Setelah lama kami tiba di toko eskrim aku langsung masuk kedalam memilih eskrim kesukaankku. Kak Azriel terus berteriak memanggilku tak kuhiraukan, sampe satu jitakan mendarat di keningku pelakunya taulah siapa.
"Aws," Aku melototinya saat jitakan itu mengenai keningku, eskrim yang kupilih jatuh lagi
"Sialan," Kujitak balik membalasnya lalu memilih eskrim kembali
"Sorry," Tanganku dan tangan seseorang berebut eskrim tadi tapi seperti suara cowok
"Hm," Acuhku melepas eskrim tadi memilih eskrim lainnya
"Buat loe," Ucap seseorang kugelengkan kepalaTi menatapnya dia menaruh eskrim tadi ditanganku kupun menerima eskrim
"Nama loe?," Tanyanya kutolehkan pandanganku kearahnya mata kami bertemu
"Ara," Jawabku singkat padat menatapnya datar
"Gue Raka, couple yah," Kutautkan alis bingung menatapnya tanda Tanya
"Lihat penampilan kita," Aku menyadari ternyata aku couple sama dia kebetulan kali
"Kok bisa sih," Protesku dalam hati bakal dimarahin nih
"Jangan deketin,"Tuhkan bener kakak' gak suka aku dideketin cowok lain. Dia masih trauma aku pergi lagi, bukan salah kakak Azriel umurnya beda 2 tahun dariku. Ayahnya menganggap aku sebagai putrinya.
Aku sangat senang bisa mempunyai keluarga yang harmonis, kehidupanku berubah semenjak bersama Kenzo. Kakak yang pengertian dan selalu menyempatkan waktunya untuku menambah kesan yang mengharukan.
Kakak Azriel sekarang sudah menjadi dokter, 2 bulan dia merawatku dengan baik tanpa henti meski aku selalu menolaknya. Kakak yakin aku sembuh dia berjanji takkan membuatku tersakiti lagi, aku tak bisa berkata apa-apa hanya bisa menangis. Kak Azriel yang ku kenal tanpa sengaja kini menjadi kakakku.
Rasa terima kasih tak cukup atas semua nikmat yang kudapat, tuhan mengabulkan doaku setiap sujud, aku menangis meminta seorang kakak yang bisa menyayangi, menjagaku dan bersedia menerima kekuranganku.
Alhamdulillah tuhan tahu segalanya yang tidak mungkin semua menjadi mungkin.
Kun fayakun
*Jika Allah sudah menghendaki semua yang tidak terjadi akan terjadi*
salam manis author...
selamat berpuasa