
Akademi Nerdia semakin sibuk dengan persiapan
Festival Rouya. Murid-murid terpilih untuk atraksi SkyDive bersama para Enya
sudah dijemput ke Istana, untuk berlatih bersama para Enya. Mereka kelihatan
begitu bangga ketika Enya Misk menjemput. Enya Misk adalah Enya dengan
kemampuan SkyDive terbaik di Nerdia.
Mom VinGlow melepas dua puluh murid Akademi Nerdia
terpilih di lapangan Akademi. Dua puluh murid terpilih itu adalah anak-anak
bangsawan Nerdia. Mereka mengendari BirdNerd terbaik mereka, yang sudah dirawat
dengan Rouya terbaik. Semuanya berwarna hijau mengkilat, sama seperti rambut
mereka. Harum semerbak Rouya Hijau menguar ketika kepak-kepak sayap BirdNerd
mengudara membawa mereka, diiringi tepukan tangan para murid dan guru Akademi
Nerdia.
”Mereka murid yang membanggakan, ” ujar LouElla
yang berdiri di samping Mom VinGlow, tak henti-hentinya bertepuk tangan. Salah
satu dari dua puluh murid terpilih adalah murid di kelas LouElla. LouElla
yakin, dia akan mendapat hadiah dari ayah anak itu. Tinggal datang saja ke
rumah mereka dan memberi kabar bahwa anaknya akan berada di Istana selama tiga
hari, untuk berlatih SkyDive.
Sepasang mata LouElla berbinar-binar karena
angan-angannya.
”Dari tadi kau tersenyum, ” ujar Mom VinGlow
setelah lapangan Akademi sepi.
Mom VinGlow dan LouElla berjalan menuju bangunan
Akademi. Masih banyak yang harus disiapkan untuk Festival. Beberapa tampilan
dari murid-murid, juga hasil kreasi masakan dari Akademi. Pekerjaan ini akan
cukup menyibukkan semua guru.
”Ah, Mom VinGlow, saya senang sekali setiap
Festival Rouya tiba. Semuanya berpesta.”
Mom VinGlow tersenyum.
”Sejak pagi, saya lihat anda berbeda, Mom VinGlow?
Apa karena anak-anak akan berangkat ke Istana?” tanya LouElla.
Mom VinGlow menepuk pipinya. Dia yakin, pipinya
memerah. Semalaman dia tidak dapat tidur setelah Raja Orla meninggalkan
rumahnya.
”Apa yang kaulihat?” tanya Mom VinGlow sembari
mengulum senyum dan memainkan rambut hijau mengkilatnya.
”Anda tak henti-hentinya tersenyum sendiri sejak
memasuki halaman Akademi. Saya dan beberapa guru yang menyapa, anda tidak
mendengar kan? Sampai-sampai semua guru beranggapan anda menikah lagi.”
Mom VinGlow terperangah.
”Apa maksudmu, LouElla?”
”Maaf, Mom VinGlow. Bukan bermaksud tidak
menghormati anda, tapi anda sungguh berbeda hari ini. Anda tampak bahagia.”
”Ini karena Festival.”
Mom VinGlow meninggalkan LouElla dengan langkah
lebih cepat. Dia tidak ingin, tangan kanannya itu tahu lebih banyak suasana
hatinya. Dia sendiri tidak mengira, bahwa suasana hatinya bisa terbaca oleh
semua guru, seperti seorang pengantin. Ah, apa yang tidak membahagiakan bila
semalam dikunjungi oleh Raja Planet ini dan dia adalah orang terkasih di masa
lalunya? Orang terkasih yang selama dua puluh tahun dia tidak bisa melihat apalagi
menyentuhnya. Namun semalam, semua itu sirna.
Raja Orla menempatkannya dalam kedudukan tertinggi
sebagai seorang wanita terkasih. Ratu Orla hanya ada dalam kelebatan ingatan,
bukan lagi hal penting bagi Raja Orla. Karena menjelang dini hari, Raja Orla baru
meninggalkan rumahnya bersama Enya Moss dan Enya Spark. Dua Enya itu, VinGlow
yakin sangat bisa menjaga rahasia dari Sang Ratu. Bila VinGlow bukan wanita
penting dalam kehidupan Raja Orla kini, dia tidak akan meninggalkan istananya
semalaman.
Namun...
Langkah Mom VinGlow terhenti ketika teringat akan
sesuatu. FayLinn. Dia harus mendapatkan informasi tentang anak itu, demi Raja Orla. Apapun akan
dilakukannya demi Raja Orla yang telah kembali padanya. Apapun, meski harus
menyerahkan seluruh Akademi yang sudah dirintis dan diwariskan oleh
keluarganya. Bila Raja meminta, maka harus diberikan.
”LouElla, ke ruanganku sekarang!” perintah
VinGlow.
LouElla bergegas mengikuti langkah Mom VinGlow.
OoO
Perpustakaan Akademi Nerdia sangatlah luas. Ada
ribuan buku di dalamnya. Sebagian besar tentang sejarah Nerdia. Sebagai
pewaris Akademi Nerdia, ayahnya dulu
mewajibkannya untuk membaca semua buku di perpustakaan ini. Dan itu sudah
dilakukannya semenjak gadis hingga kini. Dan tidak pernah selesai. Kesibukannya
sebagai Mom, alias Kepala Sekolah Nerdia sudah banyak menyita waktu.
Mom VinGlow dan LouElla sedang duduk di meja Tuan
DesTyn, ketika lelaki separuh baya itu melangkah masuk ke perpustakaan dengan
langkah sedikit tertatih. Dia memakai tongkat untuk membantunya berjalan. Dan,
diia sedikit terkejut mendapati dua wanita itu berada di perpustakaan.
”Mom VinGlow....” ucap DesTyn seraya menunduk
hormat.
”Ah, Tuan DesTyn, anda sudah sehat rupanya.”
”Begitulah, Mom VinGlow.”
”Rupanya kau masih mencintai buku-buku. Aku yakin,
tawaranku agar kau kembali ke sini, tidak akan kau tolak. Hidupmu tidak bisa
lepas dari buku. Apa aku benar?”
Mom VinGlow mengangguk, memerintah LouElla untuk
berdiri dari kursi. LouElla mempersilahkan Tuan DesTyn duduk di kursi.
”Bagaimana kabar anakmu, Tuan DesTyn. Kudengar dia
belum beristri.”
”Dia, sibuk dengan pekerjaannya. Belum berpikir ke
sana.”
”Di Akademi banyak guru yang belum bersuami. Apa
aku benar, guru LouElla.”
”Eh ... benar Mom, ” sahut LouElla gugup.
LesTyn anak Tuan DesTyn sama sekali tidak ada
dalam kriterianya. Dia hanya pegawai perkebunan, bukan bangsawan. LouElla hanya
ingin menikah dengan bangsawan, agar hidupnya lebih terjamin.
”Aku bukan biro jodoh, tapi siapa tahu LesTyn
berminat. Sebagai Mom di Akademi, aku sangat senang bila guru di sini sudah
menikah semua. Akan membuat pikiran mereka tenang, tidak terganggu dengan
hal-hal sepele.”
DesTyn mengangguk-angguk.
”Sepertinya, anak Tuan DesTyn lebih muda dari
saya, Mom VinGlow, ” ucap LouElla berusaha untuk menyelamatkan diri dari
perjodohan yang menurutnya tidak sepadan ini.
Dia heran, kalau Mom Akademi ingin agar pikiran
gurunya tenang, bukankah lebih baik menjodohkannya dengan anak bangsawan? Anak
bangsawan yang masih bujang masih bisa dihitung dengan jemari di kedua tangan.
Bukankah jabatan guru di Akademi, sudah setengah bangsawan. Seperti halnya Tuan
DesTyn.
Mom VinGlow tertawa.
”Aku hanya bercanda, guru LouElla, jangan dianggap
serius. Tentu saja kau harus mencari sendiri calon suamimu. Aku tidak akan ikut
campur.”
LouElla mengangguk lega.
”Tuan DesTyn, bisakah aku minta tolong?”
”Ya, Mom. Saya akan membantu sebisa saya.”
”Aku ingin bertemu dengan LesTyn. Kudengar dia
bekerja di perkebunan milik bangsawan Sprout. WinkGef Sprout kalau tidak salah.
Mantan pemimpin Enya. Sepertinya, akan sangat sulit bagi LesTyn meningalkan
perkebunan untuk datang ke Akademi. Bisakah kamu mengaturnya?”
DesTyn melirik LouElla. Dia mencium ada konspirasi
di antara dua wanita ini. Yang satu janda, yang satu perawan tua.
”Apa ini soal Tuan WinkGef Sprout?”
Mom VinGlow melipat tangan di meja.
”Tentu saja ini soal Tuan WinkGef Sprout. Siapa lagi? Dia bangsawan terkaya di
Nerdia. Duda tampan dan gagah. Siapa yang tidak tertarik. Apa aku benar, guru
LouElla?”
Sepasang mata LouElla berbinar.
”Sebenarnya, untuk mengetahui tentang Tuan
WinkGef Sprout, anda tidak perlu meminta
bantuan LesTyn, Mom. Saya rutin datang ke rumah Tuan WinkGef Sprout, mengajari privat putrinya. FayLinn.
Memang, akhir-akhir ini, Tuan WinkGef Sprout belum menghubungi saya lagi terkait les privat FayLinn. Itu
karena...”
”Makanya aku tidak memakai kamu lagi, guru
LouElla. Sudah beberapa kali masalah anak Tuan WinkGef Sprout hilang gara-gara kamu. Aku tidak mau
berurusan dengan Enya Moss karena masalahmu.”
FayLinn menunduk dalam, melirik DesTyn.
”Aku ingin bertemu LesTyn dan aku ingin semuanya
rahasia. Untuk itu semua, gajimu kunaikkan, DesTyn.”
DesTyn menelan ludah. Pastinya, ini bukan lagi
tentang perebutan duda kaya. Ini tentang FayLinn. DesTyn harus berhati-hati,
atau dia akan membahayakan FayLinn.
”Aku akan menghubungi LesTyn, Mom. Atau mungkin
aku akan mengunjunginya di perkebunan. Sudah lama aku tidak bertemu anakku.”
Sepasang mata Mom VinGlow berbinar, ”Ah, kau benar
sekali. Aku berharap, besok malam LesTyn sudah berada di rumahku. Kau bisa
mengantarnya bila khawatir. Aku tahu, gelar jandaku membuat lelaki malas
berkunjung ke rumahku.”
DesTyn mengangguk. Mom VinGlow bangkit dari
kursinya dan meninggalkan ruang perpustakaan, diikuti oleh LouElla.
Kali ini, dia merasa sangat berguna sebagai Mom Akademi.
Tidak hanya mencetak anak-anak bangsawan yang piawai dan cerdas, dia juga bisa
membantu Raja Orla mendapatkan keinginannya. Bukan tidak mungkin, Raja Orla
akan mengunjunginya untuk setiap informasi yang diberikannya. Dan hal itu akan
membuatnya semakin terhormat dan semakin mencintai Raja Orla. Dirinya adalah
milik Raja Orla. Meski tanpa pesta penobatan kerajaan. Semalam, Raja Orla sudah
menobatkannya sendiri sebagai Ratu terkasihnya. Lelaki itu masih mencintainya,
sama seperti dua puluh tahun yang lalu.
DesTyn mendesah panjang. Dia harus mengatur
strategi. Mom VinGlow sudah mencium sesuatu. Bukan tidak mungkin, tindakannya untuk
bertemu LesTyn atas perintah kerajaan. Wanita itu, istri mantan Enya. Bagaimanapun
juga, para Enya mengenal dan menghormatinya.
Dan dia tidak pernah tahu, kematian suaminya, ada
kaitannya dengan keluarga kerajaan. DesTyn menyimpan informasi itu rapat-rapat.
Bila Mom VinGlow tahu siapa yang membunuh suaminya, dia tidak akan tunduk pada
aturan kerajaan. Bisa jadi dia akan membalas dendam, melakukan pembunuhan yang
lebih keji dari pembunuhan terhadap suaminya. Yang wanita itu ketahui hanya
satu. Suaminya mati terhormat dalam tugas kerajaan.