
Pagi itu, WinkGef sedang bersama Enya Moss di
halaman depan rumahnya, saat LouElla datang dengan wajah panik.
”Tuan Sprout, saya mendengar FayLinn ...” ucapnya
tergesa begitu turun dari BirdNerd-nya.
”Ya. Dia belum ditemukan. ”
”Saya bisa mengatakan, alasan kenapa dia pergi dan
menghilang, Tuan Sprout !”
WinkGef dan Enya Moss saling berpandangan.
Enya Moss pun memberi perhatian penuh pada
LouElla, ”Silahkan anda katakan, Nona LouElla. Mudah-mudahan bisa membantu kami
menemukan FayLinn. ”
”Gadis itu, dimana dia semalam tidur, saya tidak
bisa membayangkannya, Tuan Sprout, ” ucap LouElla dengan wajah sedih, ”ini
semua gara-gara Nona Birch. ”
”Nona Birch ?” tanya WinkGef dan Enya Moss
bersamaan.
”Iya. Beberapa hari terakhir, dia selalu berusaha
menjemput FayLinn ke sekolah. Tapi FayLinn selalu tidak bersedia. Wanita itu
memang membuat kesal semua orang. Dia bahkan memaksa masuk ke ruang
perpustakaan untuk mencari FayLinn. Dia menginterogasi Tuan Lawn seperti
seorang Enya saja, maaf Enya Moss.”
”Jadi, anda menemani Nona Birch menemui Tuan Lawn
?”
”Tidak, bukan begitu, Enya Moss. Saya mengejarnya
karena ketidaksopanannya. Dia sama sekali tidak menghormati akademi. ”
”Jadi, anda, Nona Birch dan Tuan Lawn ada di
perpustakaan sesaat setelah FayLinn pulang ?”
”Iya, benar. ”
”Apa yang anda lakukan pada Tuan Lawn ?”
LouElla tergagap. Pertanyaan Enya Moss terasa
seperti interogasi baginya.
”Tunggu, tunggu Enya Moss. Saya hanya memberitahu
kejadian kemarin, dan saya tidak melakukan apa-apa. Sungguh. Saya hanya berusaha
membantu agar FayLinn ditemukan. Mengapa saya sekarang seperti menjadi
tersangka ?”
Seekor BirdNerd mendarat. Enya Spark dan beberapa
Enya lainnya. Enya Moss segera memberi kode pada Enya Spark untuk membawa
LouElla.
”Maaf, Nona. Anda terpaksa harus berurusan dengan
Enya Spark. Tuan Lawn hampir dibunuh semalam, dan anda masuk dalam daftar
kecurigaan kami, ” ucap Enya Moss seraya mengangguk hormat.
”Tapi ...”
Enya Spark dan beberapa Enya lainnya segera
membawa LouElla dan menaikkan ke atas BirdNerd-nya.
”Tapi aku tidak melakukan apa-apa pada Tuan Lawn !
Pasti wanita itu, si genit murahan itu !”
Enya Moss menatap WinkGef. Wajah lelaki itu
semakin cemas. Orang-orang di sekitar FayLinn, satu per satu dtelah dibawa oleh
Enya Spark untuk diselidiki.
”Apa kau tidak ingin membawa NixWatt ?” tanya
WinkGef, ”FayLinn sangat takut padanya. ”
Enya Moss menggeleng, ”NixWatt tak pernah
berdekatan dengan FayLinn. Tinggal Nona Birch. Kata Tuan Birch, siang kemarin
dia terbang ke Selatan. ”
WinkGef mengernyitkan kening.
”Dia kehabisan bunga Tier. Kau tahu, wanita
tergila-gila pada bunga itu. Tapi Enya Spark tak peduli. Dia sudah mengutus
beberapa orang untuk menjemput Nona Birch.”
WinkGef mendesah panjang. Pikirannya berkecamuk.
Tidak melakukan apa-apa membuatnya tersiksa.
”Aku akan mencari FayLinn, ” pamitnya pada Enya
Moss.
”Tuan Sprout, kau melakukan hal yang sia-sia. Kita
sudah menyusuri seluruh Nerdia semalam. Sebaiknya kita tunggu hasil interogasi
Enya Spark. ”
”Aku tidak bisa diam saja,Enya Moss. Aku tidak
ingin kehilangan dia.”
WinkGef melompat ke punggung BirdNerdnya. Enya
Moss hanya bisa menatapnya, tak bisa mencegah.
”Setidaknya, kau bisa mengatakan padaku akan
mencari ke mana ?”
”Ke rumah kakeknya.”
”Itu tidak mungkin, Tuan Sprout. Sangat jauh. ”
WinkGef tak peduli.
OoO
NotchWood berjalan menuju pondoknya. Dia sangat
kerepotan dengan aneka buah Rouya di tangannya. Begitu berada di dalam pondok,
dia pun melempar buah-buah itu ke atas lantai. FayLinn yang sedang asyik
bermain bola air sampai terkejut dibuatnya.
”Hm, malam ini kita bisa makan whim dingin, ”
gumam NotchWood.
FayLinn tersenyum, lalu melepaskan kedua tanganya
dari bola air. NotchWood kelihatan kelelahan.
”Kakek mencari buah Rouya ke mana ?”
NotchWood tersenyum bijaksana. Lelahnya setelah
berkeliling mencari Rouya pun perlahan hilang melihat mata bulat FayLinn.
”Hm, aku memetik beberapa dari beberapa pohon yang
tumbuh liar. Rasanya pasti tidak seenak Rouya dari perkebunan. Ini makanan
BirdNerd. ”
FayLinn terbahak.
”Kita bisa membuat whim dingin agar lebih enak.”
”Tentu saja, FayLin. Bukankah kau sudah bisa
membuat whim dingin ?”
FayLinn mengangguk. Dia mengambil sebuah Rouya
merah. Bahkan panjang buah itu sepanjang lengannya. NotchWoo tak yakin FayLinn
bisa membelahnya dengan kedua tangannya. Kulit buah Rouya cukup keras. Bahkan
BirdNerd harus mematuk 2 – 3 kali untuk memecahkanya.
”Kau bisa membukanya ?”
FayLinn menangguk. Dia mengeluarkan sesuatu dari
balik bajunya. Sebuah pisau kecil.
”Kau membawa pisau ?”
FayLinn mengangguk.
”Hm. Kejutan kedua. Tentunya setelah kau tiba-tiba
muncul di sini, tanpa siapapun. Apa ada kejutan lain ?”
”Aku tidak pamit pada ayah. ”
NotchWood gelenng-geleng kepala.
”Aku harus mengirim surat pada ayahmu. ”
”Tidak usah, Kek. Ayah pasti akan mencariku ke
sini. ”
”Bagaimana kau bisa begitu yakin ? Bahkan kau
tidak memberitahunya. Kau benar-benar mirip ZinLinn.”
NotchWood mendesah panjang. Dia yakin, WinkGef
sedang mengerahkan seluruh pekerjanya mencari FayLinn. Bahkan para Enya bisa
jadi turun tangan.
”Kau tidak merasa menyusahkan orang banyak ?”
FayLinn tidak menjawab. Dia berusaha membuka kulit
Rouya dengan pisaunya. Dan dia tidak terbiasa melakukannya. Pisaunya terlepas
dari tangannya. FayLinn mengaduh kesakitan. NotchWood bergegas melihat telapak
tangan FayLinn. Tidak ada luka, hanya sedikit memerah karena dia terlalu kuat
menggenggam pisaunya.
”Membuka Rouya tidak perlu memakai pisau. Kau
ingin tahu caranya ?”
FayLinn mengangguk-angguk seraya meringis dan
menggenggam tangannya, menahan sakit.
NotchWood mengambil sebuah Rouya merah. Lalu
memegangnya pada bagian pangkat. Buah Rouya pada umumnya berbentuk lonjong
dengan kedua ujungnya tumpul. Buah yang sudah tua akan menggembung di bagian
tengah. Dan bila kelewat tua akan merekah dengan sendirinya.
”Lihat, di pangkalnya ada garis-garis. Garis ini
memanjang sampai ke ujung buah. Setiap garis menunjukkan berapa isi bilah Rouya
di dalamnya. Tinggal ditekan memakai pisau di salah satu garis dan ....”
NotchWood menekan salah satu garis dengan ujung
pisau dan dengan sekali hentakan, garis itu terbelah dan bau Rouya langsung
menyeruak keluar. FayLinn bertepuk tangan girang. Sebelumnya, dia hanya melihat
Rouya terhidang sudah terbelah di hadapannya. Bahkan sudah ***** tinggal
memakan. Melihat kakeknya membelah Rouya dengan mudah, dia begitu takjub.
NotcWood tersenyum, ”Ayahmu tidak pernah
mengajarimu membelah Rouya ?”
FayLinn menggeleng.
NotcWood membelah Rouya itu menjadi dua, hanya
menggunakan jari-jarinya.Setiap bilah Rouya tampak ranum dalam lapisan bilah.
Di dalam bilah-bilah itu ada bulir-bulir Rouya sebesar jemari bayi. Tinggal
mengambil satu bilah dan membuka lapisan bilahnya. Maka bulir-bulir Rouya
tinggal diambil dengan mudah.
”Tapi, bagaimana menghancurkannya ?” tanya FayLinn
kebingungan.
Membuat whim adalah lebih dulu menghancurkan
bulir-bulir Rouya dan mencampurkannya dengan aneka buah yang lain. Ditambah
sedikit madu dan beberapa bumbu lainnya.
NotchWood tertawa terbahak-bahak.
”Tidak perlu whim seperti itu. Lihat ini.”
NotchWood mengambil semua bilah Rouya dari belahan
buah Rouya. Melepas lapisan bilahnya dan meletakkannya kembali di kulit Rouya
yang sekarang cekung sehingga nampak seperti sebuah wadah. Setelah seluruh
bulir diletakkannya di dalam kulit Rouya, NotchWood mengeluarkan botol dari
bajunya. Pasta Rouya Biru.
”Kau tahu, aku belajar membuat pasta Rouya Biru
dari orang Nerdia. Ternyata, lebih mudah menggunakannya dalam bentuk pasta.
Kita bisa membuatnya di hari-hari sebelumnya. Memerasnya dan memasukkannya
dalam botol. Sangat bermanfaat seperti saat ini. Nah, kau atau aku yang membuat
FayLinn menjawab dengan mata berbinar, ”Aku saja
!”
NotchWood menuang pasta itu di telapak tangan
FayLinn. FayLinn mengerjap-ngerjapkan matanya. Sejuru kemudian, pasta itu mulai
mengental.
”Kek, waktu Tuan DesTyn melihat aku melakukan ini
...”
FayLinn tidak meneruskan kata-katanya.
”Kau memperlihatkannya pada siapa ?”
FayLinn menundukkan mukanya dalam-dalam. Dia telah
melaukan kesalahan besar.
”Maafkan aku, Kek. Aku ...”
”Aku yakin, dia yang menyuruhmu datang ke sini. ”
FayLinn mengangguk.
”Dia bijaksana. Bila dia serakah, maka dia sendiri
yang akan membawamu pergi.”
”Tuan Destyn sangat baik. Aku seperti melihat
kakek bila melihat dia.”
”Ya, aku tahu.”
Pasta itu semakin kental. NotchWood menyuruh
FayLinn menuangkan pasta itu di bulir-ulir Rouya dan dia segera mengaduknya
dengan menggunakan pisau kecil milik FayLinn. Sejurus kemudian, bulir-bulir
Rouya itu memadat. NotcWood mengambilnya menggunakan telunjukknya dan mulai
menikmatinya. Tanpa pikir panjang, FayLinn pun mengikuti perbuatan kakeknya.
”Tidak enak, ” ucap NotchWood, ”mungkin karena
dari tangan gadis kecil yang pergi tanpa pamit.”
”Kakek ....” ucap FayLinn merajuk.
NotchWood terkekeh. Mereka menikmati whim dingin
sederhana itu dengan nikmat.
”Ayahmu akan tiba dua hari lagi. Bila dia tidak
bermalam, dia akan sampai lebih cepat. ” kata NotchWood seraya mengelus rambut
merah FayLinn, ”kau harus merawat rambutmu FayLinn. Kau kelihatan sangat
jelek.”
FayLinn tersenyum-senyum.
OoO
FayLinn sangat bergembira NotchWood mengabulkan keinginannya
mengunjungi makam ibunya. Maka begitu Bintang Memra mulai bersinar, dia sudah
lebih dulu keluar dari pondok. NotchWood mengikutinya dengan tongkatnya.
”Kenapa kakek pakai tongkat ?”
”Ini gara-gara whim itu.”
”Whim membuat kakek sakit ?”
NotchWood menggeleng. Whim membuat
tulang-tulangnya terasa ngilu. Sementara pasta Rouya birunya sudah habis.
BirdNerd-nya masih tertidur karena kemarin kelelahan mencari buah Rouya.
Ternyata, di usia senja mengurus anak kecil tidaklah mudah.
”FayLinn, apa kau bisa mencari buah Rouya sendiri
?” tanya NotchWood setelah mereka berdua berjalan perlahan memasuki hutan Rouya
Biru.
”Aku belum pernah melakukannya. Di rumah selalu
ada Rouya.”
”Hm, aku akan mengajarimu cara memetik Rouya, tapi
setelah kau petikkan aku Rouya Biru.”
FayLinn memandang ke arah NotchWood, ”Kakek harus
makan Rouya Biru ?”
”Untuk saat ini, ya.”
”Bagaimana cara memetiknya ?”
”Panggil BirdNerd-mu. Masalahnya, BirdNerd pada
umumnya tidak suka Rouya Biru, jadi mereka tidak mau bertengger di Pohon Rouya Biru.
”
FayLinn bertepuk tangan tiga kali dan tak berapa
lama, BirdNerd-nya muncul dan mendarat di hadapannya.
”Ini BirdNerd ibumu ?”
FayLinn mengangguk riang. NotchWood pun tersenyum
senang. BirdNerd ZinLinn sudah terbiasa dengan Hutan Rouya Biru. Tapi, sepertinya
dia sudah lama tidak bersentuhan dengan Rouya Biru.
”Hm, sepertinya dia tidak pernah kau beri Rouya
Biru ?”
FayLinn menggeleng, ”Kata ibu, Rouya Biru akan
membuatnya mabuk.”
”Hanya sebentar. Tapi setelah itu dia akan melesat
sangat cepat. Bahkan kau tidak akan berani menungganginya. Sekarang, naiklah
dan petiklah Rouya Biru untuk kakek. Terbang di bawah dahan dan raih dengan
tanganmu. ”
FayLinn mengangguk dan yakin akan bisa mendapatkan
Rouya Biru untuk kakeknya. Dia pun segera naik ke punggung BirdNerd-nya dan
mengelus-elus leher BirdNErd kesayangannya itu. Sejurus kemudian, BirdNerd
FayLinn terbang, berputar-putar di tepi hutan. Dia belum berani mendekat ke
salah satu pohon. Semua pohon adalah Pohon Rouya Biru.
”Pohon yang itu !” teriak NotchWood seraya
menunjuk sebuah pohon yang berdiri agak jauh dari yang lain, memberi ruang yang
bebas pada BirdNerd FayLinn.
FayLinn menurut. BirdNerd-nya mengitari pohon itu,
lama-lama melambung ke atas, menuju pucuk pohon.
”Tanganmu ke atas, Fay !”
FayLinn mengikuti perintah NotchWood. Saat
melewati sebuah dahan, FayLinn menangkat tangannya dan meraih sebuah Rouya
Biru. Tapi dia kurang perhitungan. Dia malah berpegangan pada buah itu dan
bergelantungan, sementara BirdNerd-nya sudah melesat.
”Kakekk !” teriak FayLinn ketakutan.
NotchWood bersiul memanggil BirdNerd-nya. Dengan
susah payah dia menaiki BirdNerd-nya dan segera naik hendak menolong FayLinn.
”Kakekk !” teriak FayLinn histeris. Suaranya
menggema ke seluruh pelosok hutan.
Rupanya buah yang digelantungi FayLinn cukup tua,
sehingga terlepas dari dahannya. FayLinn pun meluncur jatuh. NotchWood bersiap
menangkap tubuh FayLinn dengan merentangkan tangannya. Namun tiba-tiba BirdNerd
FayLinn melesat di atasnya dan FayLinn mendarat di punggung BirdNerd-nya.
NotchWood bergegas terbang mendekati FayLinn.
Gadis itu meringis kesakitan. Tapi sejurus kemudian dia tersenyum dan
menyerahkan buah Rouya Biru pada BotchWood. Buah itu sudah retak, mungkin
karena terhantam BirdNerd.
”Kau membuatku khawatir, FayLinn !”
”Aku sudah membukanya, tinggal dibelah. ”
NotchWood tersenyum. Mereka berdua lalu menukik
turun. Di bawah pohon Rouya Biru, NotchWood membelah kulit Rouya itu dan
membuka bilah-bilahnya. Menyerahkan sebilah pada FayLinn. FayLinn menggeleng.
”Dinginkan, maka rasa pahitnya hilang.”
Dengan ragu, FayLinn meraih bilah Rouya Biru itu
dari tangan kakeknya. NotchWood mengambil sebilah, lalu meletakkannya di kedua
telapak tangannya. Sejenak, bilah Rouya itu mengeluarkan uap. FayLinn menirukan
perbuatan kakeknya. Tapi, Rouya Biru di tangannya tidak mengeluarkan uap.
”Bintang Memra sudah menyinarinya dan Rouya ini
telah hangat. Dengan mendinginkannya, maka akan keluar uap. Jika kau tak
memakan Rouya Biru, maka kau tak akan bisa membuat whim dingin.”
”Jadi, Rouya Biru membuat aku dan kakek bisa
mendinginkan whim ?”
NotchWood mengangguk.
”Pantas kakek dan ibu suka sekali makan Rouya
Biru. Ibu ingin sekali aku makan Rouya Biru, tapi dia membuatnya menjadi whim
dingin.”
NotchWood tersenyum, ”Ibumu memang wanita yang
pandai. Sekarang, makanlah. Seorang Zinnia harus memakan Rouya Biru. Karena
Rouya Biru adalah jantung kehidupan di Zinnia.”
FayLinn diam, dan menikmati Rouya Biru dinginnya.
Sama sekali tidak pahit. Rasa pahit itu kalah oleh dingin.
”Kakek, bolehkah aku bertanya sesuatu ?”
NotchWood tidak menjawab, dia asyik menikmati
Rouya Birunya. Bahkan dia sudah mengambil bilah ke tiga. FayLinn menatap
kakeknya dengan mata bulatnya.
”Mengapa kakek, ibu dan aku bisa mendinginkan buah
Rouya ? Mengapa orang lain tidak bisa. Dan mengapa aku tidak boleh memberitahu
orang lain ?”
”Pertanyaanmu banyak sekali.”
FayLinn meletakkan bilah Rouyanya.
”Aku tidak punya teman lagi di sekolah. Mereka
semua tidak lagi mau berteman denganku karena aku tidak memberi mereka Whim
dingin lagi. Kalau aku membuat whim dingin untuk mereka, mereka pasti mau
berteman denganku lagi, Kek. Aku sudah membuatkan untuk Tuan DesTyn. Aku
pecaya, Tuan DesTyn bisa menjaga rahasia.”
”Jangan, nak. Memberitahu semua orang, sama dengan
mencelakai dirimu sendiri, ” nasehat NotchWood, ”mungkin kau akan mempunyai
banyak teman, tapi mereka akan menjadi serakah dan menguasai dirimu. ”
”Mengapa mereka begitu, Kek ?”
”Karena mereka manusia. Dan kau Zinnia. ”
”Aku tidak mengerti, Kek. ”
NotchWood mendesah panjang. Banyak yang harus diceritakannya
pada FayLinn. Walau gadis itu masih kecil, tapi dia harus mengetahui siapa
dirinya yang sebenarnya.
”Ceritanya sangat panjang, Nak. Sudah ratusan
tahun.”
”Ceritakan padaku. ”
NotchWood bangkit dari duduknya dan berjalan
menuju hutan Rouya Biru. Kini dia tak membutuhkan tongkatnya lagi.
”Kakek !”
”Ayo, aku ceritakan sambil berjalan ke makam
ibumu.”
FayLinn bergegas melompat dan berlari menyusul
kakeknya.