The Leader Of The Last Adventure

The Leader Of The Last Adventure
06. Masa lalu 6



"Sayang, daddy mandi dulu ya" kata Edward sambil menurunkan Aileen


"Daddy, bosan" rengek Aileen karena ia tidak tahu akan melakukan apa


"Baby maunya apa, hm?" tanya Edward lembut sambil berjongkok didepan Aileen


"Mau main game" kata Aileen. Edward tersenyum.


"Baby, dilantai dua ada ruangan Gaming. Dari lift, kearah kiri" jawab Edward sambil tersenyum


"Baiklah, Vanka pergi dulu" jawab Aileen dan berjalan pergi


Tapi, sebelum menyentuh gagang pintu, Edward memanggilnya.


"Baby" Aileen menoleh dan melihat daddynya sedang menunjuk bibirnya sendiri, Aileen yang mengerti langsung saja mengecup bibir daddynya itu


Cup


"Dadah daddy" kata Aileen dan pergi kearah lift dan turun kelantai dua


Setelah kepergian Aileen, Edward langsung pergi kekamar mandi dengan hati yang berbunga-bunga.


Ditempat Aileen


Aileen melihat sebuah pintu berwarna putih, dan langsung saja ia masuk kedalam ruang tersebut dan terlihat banyak sekali game.


Ia langsung saja bermain game pc. Ia tidak hanya bermain tapi, ia juga meretas beberapa perusahaan besar di kota itu.


Walaupun masih tujuh tahun, tapi jangan anggap remeh otaknya. Ia mulai belajar menjadi hacker setahun yang lalu.


Karena melihat sebuah berita tentang seorang hacker yang meretas beberapa perusahaan.


Ia menjadi penasaran dan mulai belajar menjadi seorang hacker. Berkat otak jeniusnya, ia sekarang sudah meretas banyak situs perusahaan dan data-data dari perusahaan juga sudah diketahui olehnya.


Aileen adalah seorang Pro Player. Ia sangat suka bermain game. Dan dari game jugalah ia menghasilkan uang.


Back to story


Ggrrrr


{Lapar} batin Aileen


Ia lantas mematikan komputernya dan keluar dari ruang gamer. Ia bersenandung sambil menunggu lift terbuka.


Saat lift terbuka, ia melihat daddynya juga berada didalam lift. Ia tersenyum dan masuk kedalam lift.


Didalam lift Aileen meminta Edward menggendongnya, dan dengan senang hati Edward menggendong Aileen ala koala dan sesekali mencium dan menggigit gemas pipi chubby putri kecilnya.


"Daddy, jangan digigit" rengek Aileen karena kedua pipinya sekarang sudah merah. Karena daddynya.


"Siapa suruh pipimu chubby. Daddy jadi gemas sendiri" jawab Edward terkekeh dan kembali mencium pipi Aileen


"Huh" kesal Aileen sambil mengerucutkan bibirnya dan berakhir di kecup Edward.


"Daddy sayang banget sama Vanka. Vanka janji ya, jangan pernah tinggalkan daddy. Apapun kesalahan yang daddy lakukan yang menyakitimu, kamu boleh marah sama daddy.


Kamu juga benci, tidak suka, kecewa, apapun itu, jangan pernah sekali-kali tinggalkan daddy, ya?


Kamu bisa melampiaskan kemarahan, kekesalan, kekecewaan, kesedihanmu pada daddy. Tapi, daddy mohon jangan pernah tinggalkan daddy sendiri.


Daddy tidak bisa jika Vanka meninggalkan daddy. Bagi daddy, Vanka itu cahaya terang yang membawa perubahan besar pada daddy. Bagi daddy Vanka adalah segalanya.


Vanka adalah harta berharga daddy. Vanka adalah hidup daddy. Dan Vanka adalah nyawa daddy.


Jika Vanka pergi jauh dari daddy, daddy bersumpah daddy akan mencarimu sampai keujung dunia. Entah didunia ini, atau dunia yang lain.


Daddy akan terus mencarimu sampai daddy menemukanmu. Daddy tidak akan berhenti sebelum menemukanmu.


Jika daddy menemukanmu, maka daddy akan membawamu kembali kekehidupan daddy. Mau atau tidak, daddy tidak akan peduli. Itu janji daddy. Mengerti, baby girl?" ucap Edward panjang kali lebar dengan tegas


"Vanka mengerti daddy" jawab Aileen dengan senyum cerianya


Tanpa tahu bahwa apa yang akan terjadi jika tahu bahwa orang didepannya adalah orang yang telah mengahancurkan kebahagiannya, dan memberi kebahagian baru.


Entah apa yang akan terjadi nanti di masa depan. Siapa yang tahu, apa yang sudah ditakdirkan untuk kita nantinya. Kita hanya bisa mengikuti alurnya.