The Leader Of The Last Adventure

The Leader Of The Last Adventure
04. Masa lalu 4



Setelah menghabiskan waktu bersama, Edward mengantar Aileen pulang kerumahnya. Sebenarnya Edward tidak mau berpisah dengan gadis kecil didepannya.


Tapi, ia berpikir bahwa dia tidak boleh bertindak gegabah.


Jika tidak Aileen tidak akan mau bertemu dengannya lagi.


Bahkan saat bersama-sama tadi ia selalu menggendong Aileen. Bahkan saat Aileen meminta untuk menurunkannya, Edward tetap tidak mau menurunkannya.


Jadi Aileen hanya pasrah di gendongan Edward. Seharian ini Edward entah kenapa jadi lebih banyak tersenyum.


Bahkan saat berjalan-jalan tadi mereka menjadi pusat perhatian. Karena melihat sang pengusaha muda yang dikenal tidak suka berdekatan dengan wanita, walau anak-anak sekalipun, menggendong seorang gadis kecil.


Bahkan sepanjang perjalanan ia tetap tersenyum membuat banyak wanita memerah, dan ada yang pingsan ditempat.


Banyak orang yang langsung mengabadikan kejadian yang sangat langka itu. Lalu mereka meng uploadnya di media sosial.


Mereka juga bertanya-tanya siapa gadis di gendongan Edward. Apakah itu anaknya? Itulah yang ada di benak mereka.


Karena dilihat dari segi fisik mereka memiliki banyak kemiripan. Dari warna rambut yang berwarna perak bergelombang, mata yang berwarna biru, Kulit putih, hidung mancung, dan masih banyak lagi.


Hal itu pun menjadi heboh di media maya. Bahkan para wartawan langsung menuju tempat kejadian guna mencari keberadaan mereka.


Tapi sayang, Aileen yang saat itu sedang bermain handphone di gendongan Edward langsung mengatakannya pada Edward.


Jadi mereka lebih dulu bersembunyi dari para awak media.


Back to story


Selama empat hari, Edward selalu saja menempel pada Aileen. Dan selama empat hari juga Aileen membuat Jackson tidak sadar bahwa Aileen tidak bersama dengannya.


Ia membuat Jackson kadang tertidur dan kadang membuat ia berhalusinasi bahwa ia sedang bersama dengan Aileen.


Jadi tidak Aileen tidak ketahuan keluar rumah tanpa dirinya.


Aileen juga sering mengunjungi apartemen milik Edward. Sebenarnya di paksa berkunjung.


Dan malam ini orang tua Aileen akan pulang jadi Aileen tidak akan pergi keluar rumah.


Dan juga Aileen tidak menyadari bahwa orang tuanya akan membawanya pergi dengan mereka keluar negeri.


Hingga hal itu membuat Edward kalut karena beberapa hari setelah kepulangan orang tua Aileen, ia tidak melihat Aileen lagi.


Jadi ia memutuskan untuk memerintahkan anak buahnya mencari keberadaan Aileen dan keluarganya.


Tiga hari setelahnya Aileen dan keluarganya ditemukan di Belanda. Mereka pergi tinggal dengan orang tua dari Dave.


Mulai saat itu Edward selalu membuntuti kemana pun Aileen pergi.


"Tuan muda, kita sudah sampai" kata sang supir mengagetkan Edward dari lamunannya


"Baiklah" Edward turun sambil menggendong Aileen yang masih tak sadarkan diri dan langsung masuk kedalam mansion.


Ia langsung masuk kedalam mansion dan disambut oleh para pelayan yang menunduk hormat padanya.


Ia hanya berjalan sambil memasang wajah dinginnya.


Ia memasuki lift dan menekan tombol lantai tiga, dimana kamarnya berada.


Setelah sampai dilantai tiga ia langsung berjalan kearah sebuah kamar. Pintu karmarnya berwarna putih.


Ia lantas masuk kedalam kamar dan membaringkan Aileen dikasur King Size nya (maaf kalau salah pengejaan nya) dan berjalan kearah kamar mandi, dan langsung membersihkan dirinya.


Setelah sepuluh menit, ia keluar hanya dengan balutan handuk kecil di pinggangnya, yang menampakkan Sixpack nya.


Rambutnya yang masih basah menambah kesan sexy pada dirinya.


Ia lantas menatap kearah kasurnya dan terlihat seorang gadis berusia tujuh tahun sedang berbaring dengan tenang.


Ia berjalan ke kasurnya dan duduk disebelah gadis tersebut. Ia sedikit membungkukkan tubuhnya, dan mencium kening gadis itu cukup lama.


Ia merasa bersalah pada gadis kecil itu, tapi egonya tetap lebih besar dari perasaan bersalahnya.


Hal itulah yang membuatnya memantapkan hati untuk membunuh keluarga angkat gadis itu, dan membawanya pergi bersama dengannya.


Lalu, ia berdiri dan pergi ke walk in closet dan menggunakan pakaiannya. Di walk in closet tersebut ada sebuah pintu geser, yang menghubungkan dengan sebuah walk in closet lain.


Tapi bedanya, tempat itu berisi pakaian anak kecil. Ia membuat walk in closet itu untuk Aileen.


Ia keluar dari tempat itu dengan pakaian kaos berwarna putih polos dan celana panjang berwarna hitam.


Edward berjalan kearah kasur dan berbaring disebelah Aileen, memeluk tubuh Aileen, dan mencium kening, pipi, hidung, dan mulut Aileen.


Ia lantas tersenyum melihat wajah mungil Aileen.


"I'm sorry. You are mine. Only mine. Good night, my baby girl" kata Edward dengan lembut namun tegas


Edward memeluk Aileen dan menyembunyikan kepalanya diperut Aileen. Entah kenapa ia sangat suka tidur sambil menyembunyikan kepalanya diperut Aileen.


──── ◉ ────


Jangan lupa like, coment, and vote😊


See you