Rebirth With Fragment Of God

Rebirth With Fragment Of God
Chapter 26



Semua orang diruangan berdiri menatapku dengan tajam.


"Hemm, kau pikir siapa dirimu berani mengganggu percakapan kami ? Dan apa - apaan aura tekanan yang keluar dari tubuhmu itu ?! Kau menantang kami ?!"


"Aku Azel. Ketua guild Nusantara. Jika yang kupikirkan benar, kau pasti tau siapa aku."


"Hehehehe, jadi kau orang yang diberitakan telah menutup dungeon break rank S seorang diri ? Baiklah, ini akan lebih mudah. Kau dan seluruh anggota guildmu harus ikut kami sekarang juga."


Ya tuhan, setiap kata yang keluar dari mulutnya benar - benar menjengkelkan. Dia merasa seolah - olah semua orang di negara ini tidak akan berani menentangnya. Tapi bukankah ini menarik ? Aku selalu ingin tau seberapa jauh perbedaan kekuatanku dibanding seorang hunter rank S.


"Jika aku menolak ?"


"Itu bukanlah hal yang bisa ditolak olehmu. Perintah kami adalah perintah negara Amerika. Jika kau tidak bersedia ikut dengan km secara baik - baik, maka dengan menyesal kami akan membawamu secara paksa."


"Hei, kau tau. Aku tidak suka diperintah." Ucapku dengan tatapan tajam pada pria sombong dihadapanku ini.


"Kalo kau benci tidak suka diperintah, kau harus punya kekuatan yang cukup untuk menolak perintahku." Jawabnya.


"Kalo begitu mari buktikan apakah aku memiliki kekuatan yang cukup untuk menolak perintahmu."


"Hahahaha, sepertinya aku harus membungkam mulutmu sebelum membawamu ke Amerika."


Kemudian dia melesat dari tempatnya berdiri kearahku. Dia cepat, tapi aku tidak merasa akan kesulitan menghindarinya.


Dia mengangkat tangan kanannya berniat mencengkram leherku. Aku menghindarinya dengan bergerak kearah kanan tubuhnya, menangkap tangannya kemudian memutarnya kebelakang dan menjatuhkannya kebawah.


Ini seperti seorang polisi yang akan memborgol penjahat yang terjatuh.


"Ukkkhh"


Melihat Michles terjatuh, 9 orang hunter yang ada di ruangan melesat kearahku. Aku melompat menghindari sergapan mereka.


"Wow, bukankah tempat ini terlalu sempit untuk kita bertarung ? Bagaimana jika kita bertarung diluar ?" Ajakku dengan nada mengejek untuk memprovokasi mereka.


Sebenarnya bertarung ditempat ini merugikanku. Untuk melawan 10 hunter rank S aku harus melawan mereka dengan serius. Tapi ditempat seperti ini, aku tidak bisa bergerak bebas.


"Sialan ! Kau akan benar - benar menyesal !" Ucap Michles marah kemudian dia menyetujui permintaanku untuk bertarung diluar.


"Hunter Azel, tidakkah ini terlalu beresiko untuk menantang hunter Amerika ?"Tanya ketua Edward.


"Tenang saja, ketua. Jika Amerika marah dan mengirim hunter rank SSS mereka. Katakan bahwa ini adalah salahku. Pemerintah Indonesia, Asosiasi, ataupun biro penanganan dungeon tidak ada hubungannya denganku." Ucapku menenangkan ketua Edward yang gelisah.


"Meskipun kau bilang begitu..."


"Percayalah padaku ketua. Aku dan guildku akan menjadi cukup kuat hingga tidak akan ada satupun negara yang berani merendahkan kita."


"Hahhh, baiklah. Aku percaya padamu. Ku harap kau menghajar orang - orang Amerika yang sombong itu." Ucap ketua Edward yang sudah mengembalikan kepercayaan dirinya.


"Tentu." Jawabku singkat kemudian berlalu pergi meninggalkan ruangan.


Diluar 10 hunter rank S Amerika sudah menungguku.


"Kau akan menyesal mengabaikan permintaan kami. Kau pikir bisa mengalahkan kami semua ?!"


"Kau berisik. Kenapa tidak kita buktikan langsung." Jawabku dengan mengeluarkan tekanan sebesar yang ku bisa.


?!


"Tekanan yang kurasakan darinya benar - benar gila. Apa benar dia hanya seorang hunter rank S ?" Gumam seorang dari mereka.


"Raynold, berhenti berpikir yang tidak - tidak. Kita akan bekerjasama untuk mengalahkannya. Kita akan membuktikan bahwa Amerika tidak bisa dianggap remeh. Semuanya, Serang !!"


Mereka maju bersamaan kearahku. Seorang dari mereka melayangkan tinju ke wajahku, dengan mudah aku menahan tinjunya dengan tangan kiriku dan melemparkannya ke depan. Dia terlempar dan menabrak temannya yang sedang melesat ke arahku.


Seorang tipe mage yang mereka miliki merapalkan sihir skala besar. Aku melihat bola api raksasa mengarah kearahku dengan cepat. Aku mempersiapkan kuda - kudaku dan memukul bola api itu dengan sekuat tenaga.


Bola api itu meledak ke segala tempat dan melukai rekannya.


Michles merayap kebelakangku. Dia bermaksud menyerangku secara tiba - tiba saat aku lengah oleh sihir bola api tadi. Tapi sayanknya status sense ku yang tinggi bisa merasakan keberadaannya. Aku menangkap tangannya tanpa menoleh kebelakang dan membantingnya kehadapanku.


"Astaga, aku tidak menyangka hunter Azel sekuat ini." Ucap ketua Edward yang melihat pertarungan kami bersama Crist, Neil, dan Kyle.


Blasssshhh


Pukulan kami beradu dan menimbulkan gelombang yang kuat. Tidak berhenti disitu dia memukul wajahku dengan kuat. Aku membalas dengan memukul wajahnya.


Pukulan demi pukulan mengenai kami. Siapapun yang jatuh duluan, dia tidak akan bisa bangkit kembali mengingat kami sama - sama mengerahkan seluruh kekuatan kami.


Aku melayangkan pukulan terakhirku dengan sekuat tenaga hingga membuat dia terpental. Pada akhirnya dia jatuh dan kehilangan kesadarannya.


"Apa ?! Seorang hunter tipe tank kalah dalam adu fisik melawan hunter tipe warrior ?!" Ucap salah seorang dari mereka dengan raut wajah terkejut yang tidak bisa mereka tutupi.


Aku bisa mengerti perasaan mereka. Seorang tank memiliki kekuatan fisik dan daya tahan yang luar biasa. Umumnya sebagai ujung tombak pertahanan tim, mereka adalah orang yang paling sulit dijatuhkan.


Jika seorang hunter tipe tank jatuh saat beradu pukulan denganku, tidak akan ada diantara mereka yang melakukan hal bodoh dengan beradu pukulan denganku.


"Brengsek !!"


Seorang hunter melesat dengan sangat cepat kearahku. Aku bisa menebak dia mungkin seorang tipe assassin. Aku memutar tubuku kebelakang dan melakukan tendangan serkel ke arahnya. Tendanganku tepat mengenai pelipisnya dan membuatnya terpental hingga tidak sadarkan diri.


"Hei, hanya seperti inikah kekuatan dari hunter Amerika ?!" Ucapku dengan tatapan tajam seolah mendiskriminasi mereka.


"Bagaimana bisa seorang hunter rank S sekuat itu ?! Kekuatannya hampir sebanding dengan seorang hunter rank SS ?!" Ucap Michles yang mulai merasa terdesak dengan kekuatanku.


"Ketua, tidakkah anda merasa kekuatan hunter Azel lebih kuat dari sebelumnya ?" Tanya Neil pada ketua Edward.


"Ya, aku merasa dia lebih kuat saat. Tapi aku juga merasa tidak. Pertarungan saat dia melawan bos dari dungeon break waktu itu, aku seperti merasakan kekuatan yang hampir sebanding dengan rank SSS"


?!


"Hampir sebanding dengan rank SSS ?! Apa yang anda katakan benar, ketua ?"


"Ya, aku benar - benar merasakannya. Kekuatan luar biasa yang bisa menutup sebuah dungeon rank S seorang diri. Itu hanya bisa dilakukan oleh seorang rank SSS."


"Jadi maksud anda, hunter Azel selama ini menekan kekuatannya ?!"


"Bisa jadi begitu, atau mungkin kekuatan sebenarnya dari hunter Azel akan keluar saat dirinya terdesak."


Sementara itu ditempatku aku berhasil menjatuhkan 2 dari 10 hunter rank S tanpa kesulitan. Aku cukup bangga dengan kekuatanku saat ini.


"Kalian sudah kelelahan, 2 teman kalian juga sudah tidak bisa bertarung. Apa kalian masih ingin melawanku ?"


"Kau benar - benar mengundang kematianmu sendiri. Meskipun kami tidak bisa membawamu dan anggota guildmu ke Amerika, hunter rank SSS kami yang akan memburumu. Dihadapan kekuatan mutlak seorang hunter rank SSS, tidak akan ada yang bisa kau lakukan."


"Pft, kau tau. Kau seperti seorang anak kecil yang hanya bisa membanggakan orang lain. Biar kukatakan sekarang juga disini. Siapapun yang berani menggangguku dan orang - oranh yang berharga bagiku, aku akan melawan mereka. Bahkan meski aku harus melawan seluruh hunter di dunia."


"Benar - benar sombong !" teriaknya sambil melesat kearahku.


"Heh, sadar dirilah bodoh. Kau yang sebelumnya meremehkan kami." Ucapku sambil menahan pukulannya dengan tangan kananku.


Aku sengaja menahan pukulannya untuk memberi tahunya perbedaan kemampuan kami sekaligus mengintimidasinya.


"Ukkhhhh." Gumamnya sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggamanku.


Aku dengan santainya mengayunkannya dan melemparkannya kearah rekannya.


"Hei, jika Amerika tidak terima dengan sikapku mintalah agar mereka mencariku. Kapanpun mereka datang aku akan dengan senang hati menghadapi mereka."


"Uhhh, kau akan menyesali ini." Ucapnya.


Kemudian mereka memutuskan untuk pergi. Yahh, kupikir itu hal yang paling logis. Dilihat dari hasil pertarungan ini, aku bisa mengalahkan mereka semua tanpa kesulitan.


"Hunter Azel !" Teriak ketua Edward sambil mendatangiku.


"Ahh, ketua. Maafkan aku karena membuat beberapa kekacauan." Ucapku.


"Jangan menyalahkan dirimu hunter Azel. Ini bukan salahmu. Dan juga kami berterimakasih karena kau menahan diri untuk tidak membunuh mereka. Melihat pertarunganmu tadi, kau bisa membunuh mereka tanpa kesulitan."


"Hahh, sejujurnya aku tidak ingin mencari terlalu banyak masalah."


"Aku tahu. Tapi jika sudah seperti ini kita harus bersiap. Kemungkinan hunter rank SSS yang dikatakan bisa menghancurkan sebuah negara akan datang ke negara ini. Karena kita sudah menolak permintaan Amerika, kita harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk mungkin akan terjadi."