
"AHHHHHHH" Suara Edward semakin keras saat cengkraman tangan iblis tingkat viscount itu semakin kuat.
Semua orang hanya bisa menggertakkan giginya karena marah melihat iblis itu bermain-main dengan Eward. Tapi apa daya, mereka tidak memiliki kekuatan untuk melawan.
"Kekekeke, baiklah cukup bermain-mainnya. Sekarang waktunya menunjukkan pada semua manusia hukuman karena sudah menantang bangsawan sepertiku." ucap iblis itu dengan tawa sombong.
Iblis itu mulai bersiap memukul Edward. Tangannya menggenggam dengan erat. Meski tertutup armor, tapi semua orang bisa merasakan kekuatannya. Jika pukulan itu mengenai ketua Edward, dia akan tewas seketika.
"Rasakan ini manusia rendahan !"
Pukulan yang kuat itu melesat kearah Edward. Edward yang tidak berkutik karena tangan kanannya terluka hanya bisa pasrah ketika pukulan yang bisa membunuhnya dalam sekejap itu melesat kearahnya.
"Blassssshhhhh"
Semua orang menutup mata dan merasakan gelombang kejut yang sangat kuat akibat pukulannya. Bahkan saking kuatnya gelombang itu sampai terasa hingga puluhan meter jauhnya.
Semua orang menggertakkan giginya. Rasa marah meledak-ledak dihati mereka. Mereka tidak membayangkan ketua Edward yang merupakan hunter yang sangat mereka hormati harus berakhir ditangan iblis. Tapi saat mereka membuka mata semua orang terkejut. Mereka melihat seseorang menangkap pukulan iblis itu dengan tangan kanannya.
"I-itu ? Bukankah dia hunter Azel ?! Dia hunter rank S kedua belas di Indonesia !"
Semua orang bersorak melihatku menahan pukulan iblis dihadapanku ini.
"Hama pengganggu lainnya." ucapnya sambil melirik kearahku.
"Hoo, iblis rendahan sepertimu benar-benar pandai menyombongkan diri." jawabku menanggapi perkataannya.
"Iblis rendahan ?! Beraninya kau. Aku akan menunjukkan padamu seperti apa kekuatan iblis bangsawan yang sebenarnya !"
Dia melepas cengkraman tangannya dari tangan Edward. Dengan kekuatan penuhnya dia mengayunkan pukulannya yang kuat kearahku.
Aku tidak berniat menghindari pukulannya. Aku merasa tubuhku mampu menahan pukulannya. Aku ingin tahu seberapa besar dampak pukulannya jika mengenai tubuhku.
"Blaaaaarrrrrr"
Sebuah pukulan yang sangat kuat mendarat ke rahangku. Pukulannya ini jauh lebih kuat dari yang dia gunakan saat akan memukul ketua Edward. Gelombang kejut yang dihasilkan menghempaskan setiap benda disekitar. Bahkan kaca-kaca dari setiap gedung yang ada disekitar pecah berkeping-keping.
"Uuuuhhhh, kekuatan yang mengerikan."
"Dia benar-benar monster"
Ucap para hunter rank S sambil menahan gelombang kejut yang menerpa mereka.
Kristal seorang hunter wanita tipe Asassin dengan sigap menghampiri Edward yang tangannya terluka dan membawanya menjauh.
Pukulan yang kuat itu meninggalkan jejak kerusakan yang luar biasa.
"Apakah Azel selamat ?!"
"Mustahil, dia hanya seorang rank S. Bahkan ketua Edward tidak bisa mengatasi kekuatan iblis itu."
Semua hunter rank S berpikir serangannya bisa membunuhku. Kuakui mungkin kekuatan ini cukup untuk membunuhku saat aku belum mencapai level ini. Bahkan saat melawan bangsawan iblis tingkat baron aku harus meminta bantuan pasukan bayanganku. Tapi sekarang berbeda. Serangannya yang kuat itu cukup kuat untuk membuatku berdarah, tapi tidak cukup kuat untuk membuatku terpental.
?!
Ketika asap akibat pukulan iblis yang menutupi area pertarungan kami hilang. Mereka terbelalak melihat pukulan iblis itu mendarat tapat pada rahangku, tapi aku masih berdiri ditempat tanpa bergeser satu incipun.
Tidak berbeda dengan reaksi semua orang. Iblis dihadapanku ini juga menunjukkan reaksi keheranan. Dia tidak menyangka pukulan yang menggunakan seluruh kekuatannya tidak berefek padaku.
"Apa-apaan kau ini ? Bagaimana bisa manusia rendahan sepertimu menahan pukulanku ?" Tanya iblis itu.
"Hahhh, dari tadi kau hanya menggunakan kata manusia rendahan seakan kau lebih superior dari manusia. Apa yang membuatmu merasa jauh lebih hebat dari kami para manusia ?"
"Sudah jelas, kami ras iblis lebih hebat dari manusia. Aku tidak tahu bagaimana kau menahan pukulanku tadi, tapi sekarang aku akan melawanmu dengan serius. Terima ini !!"
Sekali lagi, iblis itu mengayunkan tinjunya kearahku. Tapi karena aku sudah tahu batas kekuatannya, aku ingin mencoba beradu kekuatan dengannya.
Aku menurunkan lututku hingga membuat pukulannya meleset melewati telingaku. Gelombang pukulan itu melesat kebelakang dan menghancurkan beberapa gedung yang berjejer dibelakang kami. Sebuah pukulan yang sangat kuat.
Setelah menghindari pukulannya, aku melesat kearahnya. Aku mengepalkan tanganku sekuat tenaga. Dengan status kekuatanku ini aku bisa melihat otot-ototku yang berkontraksi pada lengan dan bahuku. Aku melayangkan pukulan sekuat yang kubisa pada wajahnya. Dengan jarak sedekat ini, iblis itu sama sekali tidak memiliki peluang untuk menghindar.
Pukulanku mengenai wajahnya, kemudian aku mendorong tanganku jauh lebih keras. Pukulanku menyebabkan iblis itu terpental pulihan meter kebelakang hingga menembus beberapa tembok yang ada dibelakangnya. Dan berakhir membentur dinding sebuah gedung dengan sangat kuat.
?!
Semua orang terkejut melihat kekuatan pukulanku. Iblis yang mampu menahan pukulan ketua Edward dengan mudahnya sekarang berakhir terpental puluhan meter jauhnya.
Namun iblis itu langsung bangkit, dia terlihat sangat marah dan langsung melesat kearahku. Kami beradu pukulan berkali-kali. Satu demi satu pukulannya mengenaiku tanpa ada satupun pukulannya yang kutahan. Begitu pula sebaliknya, seluruh pukulanku mengenainya tanpa dia tahan sedikitpun.
Gelombang kejut yang disebabkan pertarungan kami sangat luas hingga membuat semua orang menahannya dengan kedua tangan mereka.
"Crack"
Aku bisa mendengar suara retakan pada armornya sedikit demi sedikit.
"Siapa manusia ini ?! Bagaimana bisa aku kalah dalam pertarungan kekuatan ?!"
Pertarungan kekuatan kami berakhir saat sebuah pukulanku mengenai rahangnya. Pukulan yang cukup kuat hingga bisa membuatnya kembali terpental kebelakang.
Iblis itu terlihat belum menyerah. Dengan kondisi armor tubuhnya yang sudah dipenuhi retakan dia kembali bangkit.
"Semuanya !! Bunuh manusia dihadapanku ini !!" ucapnya memerintah seluruh iblis yang ada di area ini.
"Hoo, ingin main curang dengan cara keroyokan ? Apa kau pikir aku sendirian ?" Ucapku melihatnya memerintahkan iblis lainnya menyerangku
"Bangkitlah bayanganku"
Kemudian ratusan pasukan bayangan yang terdiri dari beberapa serigala iblis, fenrir, iblis, kesatria iblis, juga seorang bangsawan iblis tingkat baron muncul dibelakangku.
Semua orang terkejut merasakan aura yang begitu mengerikan dariku.
"A-apa ini ? Bukankah dia seorang tipe petarung ? Tapi bagaimana bisa dia melakukan sihir pemanggilan untuk memanggil pasukan sebanyak ini ?!"
Seluruh pasukanku yang berjumlah 400 pasukan bayangan berdiri dibelakangku. Didepanku terlihat puluhan ribu iblis yang bersiap menyerang. Meskipun secara jumlah kami kalah, tapi secara kualitas kami menang karena pasukan bayanganku tidak akan bisa dibunuh. Selama aku masih memiliki mana yang cukup untuk meregenerasi mereka, mereka akan terus beregenerasi dan tidak akan pernah mati.
Aku memandangi para iblis di depanku dan tertawa kecil.
"Baiklah semua, sekarang waktunya kita memanen exp." Ucapku dengan senyuman kecil.
To be continue