
Semua orang bersiap melawan pasukan iblis yang mendekat. Mereka bersiap untuk melakukan perlawanan terakhir. Namun, tiba-tiba mereka melihat siluet hitam dari tempatku terbaring.
"Itu ? Bukankah itu hunter Azel ?"
?!
Mendengarnya semua orang bahkan semua iblis melihat kearah Azel. Mereka melihat Azel, namun mereka merasa ada yang berbeda.
Mereka merasa aura yang sangat kuat dan menekan membanjiri tubuh Azel. Aura berwarna biru yang sangat kuat. Mata Azel juga mengeluarkan aura biru yang tajam dan kontras.
"Apa yang sebenarnya terjadi padanya ?" Gumam Edward saat merasakan tekanan yang begitu mengerikan dari aura yang membanjiri tubuh Azel.
Tidak hanya para manusia, para iblis juga merasakan perbedaan yang sangat besar pada diri Azel.
"Aura apa ini ?" Gumam iblis tingkat Viscount.
Dia merasakan ancaman hanya dengan menatapnya.
Aku merasa kekuatan yang melimpah memenuhi tubuhku. Perasaan ini, aku pernah mengingatnya. Saat seseorang dalam kondisi dipenuhi amarah kekuatan tubuhnya akan meningkat hingga berkali-kali lipat yang membuat seseorang yang sedang marah menjadi jauh lebih kuat.
Kekuatan yang begitu besar, kemarahanku tertuju pada para iblis dihadapanku. Aku melesat kearah iblis viscount. Dia hanya terbelalak ketika aku berdiri tepat didepannya.
Aku mengeraskan kepalan tanganku dengan sangat kuat. Aku mendaratkan pukulan yang sangat keras pada wajah iblis itu. Pukulan itu membuat iblis itu terpental puluhan meter kebelakang diikuti gelombang kejut yang sangat kuat.
"Apa itu tadi ? Aku sama sekali tidak melihat pukulannya."
Iblis itu terkejut karena dia tidak bisa melihat pukulanku.
"Dan lagi, tenaga macam apa itu ? Tenaganya berkali - kali lipat lebih kuat dari yang tadi."
Dia berusaha bangkit, namun dalam sekejap aku berdiri dihadapannya. Aku memberinya tendangan yang keras hingga membuatnya terpental sekali lagi.
Belum berhenti disitu aku aku melesat kearahnya dan mendaratkan pukulan yang sangat kuat wajahnya. Pukulan itu sangat kuat hingga menimbulkan lubang yang cukup besar dan dalam. Aku terus memberinya pukulan beruntun seperti yang dia lakukan sebelumnya.
Ketiga iblis baron tidak membiarkanku menghajar atasan mereka, mereka melesat kearahku dan berusaha menyerangku.
Namun aku menangkis serangannya dan membuatnya terpental.
"Kekuatan macam apa itu ? Bagaimana bisa manusia sekuat itu ?" gumam iblis yang lain. Mereka maju dan menyerang bersamaan.
Aku berdiri dan mengangkat kepala iblis Viscount. Dia mero ta dengan kuat, namun sia - sia. Dia tidak bisa melepas cengkramanku.
"sial, bagaimana bisa dia begitu kuat" gumamnya.
Aku melemparkannya pada para iblis. Mereka terkejut dan menangkapnya.
Aku melesat dengan cepat dan melayangkan pukulan yang sangat kuat. Pukulan itu mengenai iblis viscount dan berdampak para para iblis disekelilingnya.
Dia terlempar akibat pukulanku, tapi aku mengejarnya dan terus memukulnya. Dia melesat sangat jauh. Setiap pukulanku menimbulkan gelombang yang bisa menghancurkan para iblis disekitarnya.
Iblis itu terus melesat karena aku terus mengejarnya dan melayangkan pukulan yang sangat kuat. Aku mengatur lintasan pukulanku hingga terus mengenai kerumunan iblis disekitar.
"M-mustahil ! Gelombang kejut dari pukulannya mampu membunuh setiap iblid disekitarnya ?!" Ucap Edward terkejut melihat pertarunganku.
"Hunter Azel, apakah dia benar - benar hanya seorang hunter rank S ?!" Ucap hunter lainnya
Iblis Viscount itu sudah hampir kehilangan kesadaran. Aku memukul perutnya dari bawah keatas hi gga membuatnya terpental jauh dilangit.
Para iblis memanfaatkan kesempatan itu dan berusaha menyerangku. Aku mengepalkan tanganku dan melayangkan pukulan yang sangat kuat kearah mereka. Dalam sekejap seluruh iblis yang berjumlah ribuan itu mati. Pukulanku menghancurkan sebagian tubuh mereka dari perut hingga kepala dan hanya menyisakan bagian kaki mereka.
Para iblis tingkat baron gemetar melihat kekuatanku. Mereka bisa saja kabur kembali ke dungeon, tapi entah kenapa mereka berniat membawa pemimpin mereka..
Mereka berusaha menyerangku. Tapi serangan mereka kali ini jauh berbeda dari sebelumnya. Mereka hanya melakukan tindakan putus asa dengan menahan tangan dan kakiku agar berhenti memukul pemimpin mereka.
Kekuatanku yang meningkat drastis membuatku tidak merasa terbebani dengan tindakan mereka. Aku terus melesat kearah iblis viscount dan mendaratkan serangan bertubi - tubi.
Para baron iblis sudah tidak mempedulikan harga diri mereka sebagai bangsawan iblis. Mereka hanya ingin menyelematkan diri mereka bersama pemimpin mereka dari monster yang mengamuk.
Mereka sadar, mereka telah membangkitkan makhluk yang seharusnya tidak mereka singgung. Namun usaha mereka sia".
Aku mencengkram kepala 2 orang baron iblis dengan kedua tanganku. Aku mencengkramnya dengan kuat hingga menghancurkan kepala mereka. Tanganku berlumuran darah iblis.
Melihat pemandangan yang mengerikan itu, seorang baron iblis berniat melarikan diri, tapi semua sudah terlambat. Aku melesat kearahnya hingga membuat dia terkejut karena melihatku sudah berada dihadapannya
Seorang baron iblis yang merupakan salah satu bangsawan iblis gemetar dihadapanku. Pemandangan yang benar - benar langka. Sayangnya pemandangan itu tidak berlangsung lama.
Aku mengepalkan tanganku, mengalirkan seluruh kekuatanku pada tangan kananku. Otot- ototku menonjol keluar karena kuatnya kepalanku. Aku melayangkan pukulanku pada perut baron iblis.
Pukulan yang sangat kuat membuat gelombang kejut yang luar biasa kuat. Tubuh baron iblis itu tidak mampu menahan pukulanku. Baron iblis itu mati dengan lubang menganga pada perutnya.
Melihat ketiga bawahannya tewas dengan cara mengerikan. Viscount iblis gemetar ketakutan. Dia merangkak mundur berusaha menjauh dariku.
Melihatnya seperti itu aku tersenyum kecil.
"Wahhh, seorang bangsawan iblis yang dipenuhi kebanggaan sedang merangkak seperti seekor serangga."
Iblis itu tidak bisa marah lagi seperti sebelumnya. Dia hanya terus merangkak mundur sambil gemetaran.
Aku melesat kearahnya dan dalam sekejap berada dihadapannya.
"Sekarang giliranmu."
Aku mencengkram kepalanya dengan sangat kuat dan melemparnya keatas. Saat iblis itu jatuh aku memukulnya dengan sangat kuat. Pukulan itu menghancurkan armornya.
Harus kuakui armornya cukup keras karena bisa menahan seranganku hingga sekarang.
Aku melesat keatas keatas memberinya pukulan beruntun yang sangat kuat. Setiap pukulan menimbulkan gelombang kejut yang sangat kuat. Iblis itu terus terbang karena dorongan dari pukulanku.
Aku lalu melesat keatas dan dalam sekejap berada diatas iblis itu. Aku mengepalkan kedua tanganku dan melayangkan serangan yang sangat kuat. Iblis itu melesat kebawah dengan cepat.
Aku melesat kebawah mendahului iblis itu. Kali ini aku akan mengakhiri iblis itu dengan pukulan terkuatku. Aku mengumpulkan seluruh tenagaku pada tangan kananku dan melepaskan pukulan yang sangat kuat.
Pukulan itu membunuh iblis itu dengan meninggalkan lubang besar sama seperti iblis baron tadi.
"L-luar biasa. Bahkan langitnya terbelah pukulannya" gumam seseorang saat melihat awan yang menjorok kedalam hingga berbentuk seperti terbelah."
"Aku tidak percaya ini, seorang hunter yang mampu menutup dungeon rank S seorang diri telah lahir di Indonesia." gumam Edward sambil memandangiku yang berdiri ditengah tumpukan ribuan mayat iblis.