
Kedatangan mereka ke Jepang karena sepupunya Rayyan menikah. Dan sudah di pastikan semua keluarga berkumpul. Syera yang baru pertama kali sedikit takut apakah dirinya juga akan di terima oleh keluarga besar dari Omanya.
Karena kalau keluarga besar dari opanya, Syera sudah bertemu. Karena opa hanya punya satu orang adik perempuan yang juga tinggal di kota yang sama. Tapi kalau keluarga Oma, Oma lima bersaudara. Dan keluarganya tinggal di berbagai negara. Jadi mereka akan kumpul setahun sekali atau kalau ada acara besar. Seperti saat ini Sepupunya Rayyan menikah di jepang dan mereka datang ke Jepang.
" Kenapa sayang kok mukanya tegang begitu?." Tanya Rayyan melihat wajah istrinya tegang.
" Sye cuma sedikit gugup bang karena akan bertemu dengan keluarga Abang yang crazy rich itu. Sedangkan Sye itu."
Cup
" Abang bakal marah kalau kamu masih membahas itu lagi." ucap Rayyan yang selalu kesal kalau istrinya membahas mengenai kaya dan miskin.
" Maaf.."
" Nanti jangan pakai high heels pakai flatshoes aja. Dan juga ingat nanti di sana jangan banyak berdiri. " banyak lagi pesan yang di berikan oleh Rayyan.
Mereka pun berangkat ke hotel tempat di langsung acaranya. Di sana Syera di perkenalkan ke semua saudara suaminya. Apa yang tidak di takutkan tidak terjadi! Semua menerima Syera dengan tangan terbuka.
Apalagi saat mereka tahu kalau saat ini Syera sedang hamil. Selama acara mereka sangat menjaga Syera, Karena kedua kakak iparnya kak Dania dan kak Amara sibuk membantu Zafira mengurus keempat anaknya.
Syera terkadang kagum dengan adik iparnya itu yang sudah mempunyai dua anak angkat dan bayi kembarnya. Tapi Syera tak pernah melihat adik iparnya membedakan kasih sayang si kembar yang mana anak kandung dari Zafira dan Bagas. Dengan Ayra dan Andra yang merupakan anak angkat mereka.
Syera sibuk dengan ngobrol dengan para sepupunya Rayyan.
" Syera katanya kamu baru tahu kalau hamil sudah beranjak mau empat bulan ya?." Tanya kak Niki cucu Opa Hiro.
" Iya ya apa kamu nggak merasakan apa-apa! Mual gitu! Atau apa?." Tanya Britney
" Nggak, Aku nggak ngerasain apa-apa atau kemarin sibuk-sibuknya belajar buat ujian jadi nggak ngeh kali." Jawab Syera.
" Kak Syera mah nggak Ngalamin gejala itu, orang yang ngalamin mas Ray." Ucap Zafira.
" Serius." Tanya semua sepupunya.
Syera mengangguk.
" Hahaha.... bagus sye, Jangan cuma mau nebar benihnya aja. Saat aku hamil Jo, Kenzo yang mengalami mual-mual. Sampai kerja dari rumah karena nggak bisa keluar rumah kalau keluar rumah pasti langsung muntah-muntah." Ujar Anya.
" Nggak apa-apa jangan merasa bersalah itu tandanya dia nggak mau kamu kesusahan sendiri." Ucap Anya lagi.
Beda dengan Syera yang asik mengobrol, Rayyan justru sibuk memakan bermacam hidangan.
" Ray perasaan dari tadi makan terus deh." Tanya Alex sepupunya Rayyan.
" Istrinya yang hamil dia yang ngidam." Jawab Faris Anak sulung mas Iqbal kakaknya Mommy khayra dengan Michiko sepupunya Deddy Gibran.
" Hahaha... sama aja kaya kak Kenzo kemarin dia yang ngidam."
" Tapi katanya kalau istrinya yang hamil suaminya yang ngidam. Tandanya suaminya sangat mencintai istrinya." ucap Zafran
" Nggak gitu juga kali." Protes sepupunya yang lain.
Setelah acara selesai mereka pun kembali ke rumah masing-masing. Karena memang mereka punya rumah masing-masing di sini.
Sampai rumah dan bersih-bersih kini Rayyan punya aktivitas baru yaitu membuatkan susu hamil buat Syera.
" Di minum dulu sayang, setelah itu tidur kamu pasti capek. Besok pada mau ke Osaka kamu mau ikut nggak." tanya Rayyan.
" Boleh ikut nggak, Sye kan belum pernah tahu bang." jawab Syera.
" Ya sudah kita akan ikut ke Osaka."
" Memang di Osaka ada apa bang." tanya Syera.
" Banyak salah satunya Disneyland."
" Disneyland, Sye mau ke sana bang." ucap Syera.
" Iya kita memang mau ke sana soalnya Sakha pengen ke sana." Ucap Rayyan.
" Ayo sekarang tidur." Ucap Rayyan menyuruh istrinya tidur.