
Karena tidak mau kejadian seperti Anggun kembali lagi akhirnya memutuskan untuk mengumumkan pernikahan Rayyan dan Syera walaupun hanya di lingkungan perusahaan terlebih dahulu.
Biar nanti seandainya Syera datang ke kantor tak menimbulkan gosip di kalangan karyawan.
Dan kini Syera sedang siap-siap karena hari ini dia akan ikut ke kantor bersama suami, kedua mertua dan opa serta Oma dari sang suami.
Dua hari yang lalu Syera pertama kalinya menginjakkan kaki ke kantor suaminya karena di ajak oleh Mommy mertua dan adik iparnya.
Tapi ternyata di sana ada kejadian dimana ada seorang perempuan yang mengejar -ngejar suaminya. Entah bagaimana tiba-tiba untuk pertama kalinya dia di perkenalkan sebagai istri dari Muhammad Rayyan shaqeed al-Fatir. Rasanya sangat bangga dan Syera tak pernah menyangka kalau dirinya benar-benar di terima.
Syera yang tak pernah berharap banyak dengan pernikahan ini. Dimana di hari pernikahannya dengan seorang laki-laki anak dari seorang ulama. Datang dan meminta dirinya untuk menikah dengan anaknya.
Sebenarnya Syera masih ingin menikmati masa sekolahnya, Tapi dia juga tidak ingin selalu menjadi beban kakek dan neneknya. Maka Syera pun menerimanya, dengan bayangan kalau sebagai anak dari seorang ulama. Syera berpikir laki-laki itu akan menjadi imam yang baik, lembut, Soleh dan pasti akan membawa dirinya menjadi lebih baik lagi terutama soal agama.
Tapi di saat hari H tiba-tiba dirinya mendapat kabar bahwa calon suaminya itu tidak jadi datang karena harus menikahi wanita yang sedang hamil karenanya.
Mendengar semua itu Syera bagai tersambar petir, Dunianya seketika hancur. Syera nggak tahu harus bagaimana? Dia juga memikirkan bagaimana malu nya kakek dan nenek nya. Dia bagai melempar kotoran ke wajah kakek dan neneknya.
Syera tak bisa membayangkan bagaimana hancurnya kakek dan neneknya.
Tapi Allah SWT sangat baik dengan dirinya yang mendatangkan seorang penyelamat.
Tiba-tiba Rayyan menyatakan bahwa dia yang akan menggantikan untuk menikahi dirinya. Laki-laki yang Syera kenal sebagai Gus Rayyan, cucu dari kyai tempat dirinya menimbah ilmu.
Gus yang sangat terkenal tampan tapi sangat dingin tapi banyak yang mengagumi. Walaupun Gus Rayyan jarang datang ke pesantren tapi dia termasuk Gus idola para santri.
Dan Syera tak pernah bermimpi untuk bisa menjadi istrinya.
" Hay... Syera." Panggil Rayyan sambil menepuk pundak istrinya yang tampak melamun.
" Eh iya bang1." Jawab Syera gagap.
" Kamu kenapa melamun."
" Nggak apa-apa bang."
" Kenapa kamu belum siap kalau pernikahan kita di publish. Kalau kamu belum siap kita batalin aja. Abang tahu kamu khawatir kan karena kamu masih sekolah." ucap Rayyan.
Syera menggeleng.
" Syera nggak apa-apa bang kasihan Mommy sudah menyiapkan semuanya. Lagi pula itu bagus kan supaya nggak ada lagi yang gangguin Abang." Ucap Syera.
" Kenapa kamu cemburu?." Goda Rayyan.
" Nggak kata siapa? Udah ah ayo ke bawah pasti Mommy sudah nunggu." ucap Syera berusaha menghindari suaminya karena malu.
****
Mereka pun pergi ke perusahaan al-Fatir menggunakan lima mobil. Sampai di perusahaan semua langsung berjalan menuju ruangan ustad Gibran sebelum mereka pergi ke Aula.
Sedangkan di perusahaan seluruh pegawai yang di suruh berkumpul di aula pun bertanya-tanya ada apa. Di tambah lagi ada banyak makanan yang terdapat di aula tempat mereka berkumpul.
" Ada apa sih tumben kita di kumpulin di sini." Ucap salah satu pegawai.
" Iya mana banyak makanan lagi."
" Eh iya wanita itu di panggil sama Bu Khayra tahu."
" Iya betul soalnya Hera yang mengantar perempuan itu."
" Tapi aku lihat pak Rayyan jalan sama wanita berhijab dan wanita itu cantik banget tahu."
" Masa sih."
" Iya aku juga lihat wanita berhijab itu datang bersama Bu Kai dan mbak Fira. Tapi wanita berhijab itu diantar Bu Khayra ke ruangan pak Rayyan."
" Apa wanita berhijab itu calon istrinya pak Rayyan ya?."
" Bisa jadi."
Para pegawai yang sedang bergosip langsung diam begitu melihat kedatangan rombongan keluarga al-Fatir. Para pegawai langsung diam dan menatap satu persatu anggota keluarga Khairul al-Fatir.
" Eh itu dia wanita berhijab yang aku bilang." Ucap pegawai yang kemarin melihat keberadaan Syera.
" Eh itu lihat pak Rayyan menggenggam tangan wanita itu." Ucap pegawai yang lainnya.
Bisik-bisik para pegawai yang melihat atasan mereka Menggandeng seorang wanita cantik.
" Assalamualaikum." Ucap Faisal memberi salam membuka acara.
" Walaikum salam." seru para pegawai.
" Terima kasih buat teman-teman semuanya yang sudah bersedia berkumpul di aula ini. Teman-teman semua di kumpulkan di sini karena ada sesuatu yang harus di sampaikan. silahkan pak Rayyan" Ucap Faisal mempersilahkan Rayyan untuk berbicara
" Assalamualaikum."
" Walaikum salam."
" Terima kasih banyak atas waktunya saya tidak akan berlama-lama. Saya mengumpulkan kalian semua di sini saya ingin menyampaikan permintaan maaf mungkin ada diantara kalian yang terganggu dengan wanita yang menunggu saya dua hari yang lalu."
" Mungkin kalian bertanya-tanya Kenapa saya tidak mau menemuinya. Alasannya Karena ada hati yang harus saya jaga, Mungkin kalian bertanya siapa yang harus saya jaga hatinya."
" Sini sayang." Panggil Rayyan ke Syera agar Syera mendekat kepadanya.
Sontak para pegawai heboh dengan perempuan yang di panggil sayang oleh CEO mereka.
Syera pun berjalan mendekat ke suaminya dengan perasaan gugup yang luar biasa. Rayyan yang melihat istrinya begitu gugup pun langsung menggenggam tangan istrinya. Agar istrinya bisa lebih rileks.
" Ini lah wanita yang saya jaga hatinya, SYERA NOOR SAFARINA. Dan dalam kesempatan ini saya ingin memberitahukan bahwa kita berdua sudah menikah pada hari Minggu kemarin. Kalian jangan berpikir kalau kita berdua menikah mendadak karena telah terjadi sesuatu."
" Sebenarnya saya mau menikahi istri saya ini tahun depan menunggu dia lulus sekolah. Tapi Karena banyak wanita yang terus saja berusaha mendekati saya padahal sudah saya tolak dengan halus kalau saya sudah mempunyai calon. Tapi mereka seolah tidak mengerti Makanya saya meminta di percepat untuk menikahi wanita yang sudah memenuhi hati saya. Dan saya memutuskan untuk menikahi terlebih dahulu dan akan di susul acara resepsinya bulan depan. Mungkin itu saja yang saya sampaikan terima kasih. Assalamualaikum" Ucap Rayyan.
" Walaikum salam."
Setelah Rayyan berbicara semua anggota keluarga al-Fatir pun meninggalkan Aula.
Sepeninggalan Anggota keluarga al-Fatir Aula mendadak riuh membicarakan apa yang baru mereka dengar.
" Baiklah teman-teman mohon perhatiannya sebagai rasa terima kasih karena sudah meluangkan waktunya. Silahkan kalian dapat menikmati sajian yang tersedia. terima kasih." Ucap Faisal mempersilahkan untuk pegawai menikmati makanan yang telah di sediakan.