
Mereka pun sampai di restoran
mereka pun turun dari mobil
di lobby restoran.
• Itu tempat nya sayang."
tunjuk mommy ke bangunan
di samping tapi di lebih
Kedepanan.
" Itu mom lumayan becar juga."
" kita ke sana yuk lihat dari
dekat." ajak mommy.
mereka pun pergi kebangunan
tersebut. Dan langsung mem
bahas konsep dan interior nya. Setidaknya harus menarik
Customer. Setelah puas melihat-
lihat mereka pun kembali ke
restoran karena mereka akan
bertemu dengan orang yang
merenovasi toko kuenya.
Setelah melihat tempat yang akan
di Pakai untuk toko kue. mommy
pun mengajak kembali ke restoran untuk menunggu orang yang akan merenovasi tempat yang akan di jadikan toko kue yang keren.
Tak lama orang yang ditunggu pun datang Dan mommy pun langsung memberi tahu apa saja yang diinginkan soal interior dan juga konsep toko kuenya.
Syera yang melihat Mommy mertuanya sibuk mengurus Tentang keperluan untuk membuka toko kue Syera tak menyangka kalau banyak
yang harus disiapkan dan dibicarakan.
Mommy dan juga menyiapkan Seorang untuk membantu syera mengelola toko kuenya. Namanya
Mbak Gina, mbak Gina Itu Chef
Pastry yang saat ini kerja di restoran milik Mommy. Mbak Gina itu lulusan sekolah pastry terbaik yang ada di London .
karena nantinya syera harus membagi waktunya antara usahanya, Kuliahnya, dan juga suaminya. Makanya Mommy nya meminta mbak guna untuk membantu Syera.
Hari sudah sore saat mereka
Sampai rumah. Syera pun langsung naik ke atas masuk ke dalam kamar untuk
Segera bersih-bersih. Karena
Sudah Seharian beraktifitas diluar.
badannya sudah sangat lengket.
Setelah menaruh tasnya Syera pun langsung masuk ke dalam kamar mandi. Syera lalu mengisi bathtub dengan air hangat lalu dia berikan sedikit aromaterapi agar tubuhnya yang lelah bisa relax kembali.
Selesai mandi Syera pun keluar
dari dalam kamar mandi, Tapi dia
berlonjak kaget Saat mendapati
Suaminya Sedang duduk menyender di headboard tempat tidur.
" Abang ih...ngagetin aja deh"
ucap Syera sambil memegang dadanya.
" Abang udah pulang." tanya syera yang menanyakan pertanyaan yang sangat bodoh.
" Menurut kamu abang udah
di sini terus namanya apa?." Seru Rayyan yang merasa lucu dengan pertanyaan.
Istrinya.
Syera malu karena pertanyaan
Konyolnya memilih untuk
ke ruang wardobe untuk
pakai baju.
Tapi saat dia sedang mem
buka lemari tiba-tiba ada
tangan yang meluknya
dari belakang. Rayyan mendekati istrinya ke ruang wardobe memeluk istrinya dari belakang dan menciumi tengkuk syera menghirup Wangi syera yang sudah menjadi
candunya. Rayyan yang sudah
di selimuti oleh hasratnya tangan Rayyan pun mulai mencoba untuk menarik tali bathrobe yang di pakai oleh Syera. Tapi langsung ditahan oleh Syera karena Syera tahu suaminya tak akan mau berhenti kalau sudah mulai sedangkan ini dikit lagi magrib.
" Yang." seru Rayyan yang kesal karena aksinya dihenti tahan oleh
sang istri.
" Bang sudah dikit lagi magrib loh." ucap syera lembut.
" Tapi yang." Ucap Rayyan lagi yang ingin protes.
" Bang Nanti lagi tangung terus
adzan nanti abang juga yang
repot loh. Nanti malam aja
nanti terserah abang deh mau berapa Sye pasrah" ucap Syera merayu Suaminya karena kalau terang-terangan menolak sudah pasti Suaminya akan mendiamkan dirinya.
Syera pun langsung mengambil baju ganti begitu Rayyan
Sedikit mengendurkan pelukannya. Setelah Syera pun kabur masukkedalam kamar mandi.
" Yang " teriak Rayyan Karena
Istrinya lolos darinya.
Sedang kan syera hanya ter
Senyum Sambil geleng-geleng
kepala mendengar teriakan suaminya. Selesai memakai baju
" Abang bisa nggak sih Jangan ngagetin orang, ngapain Coba berdiri di depan pintu kamar mandi."omel Syera.
" Awas. " ucap Rayyan dingin
menyuruh Istrinya minggir.
Syera mendengar ucapan dingin suaminya bukannya takut tapi ingin tertawa. karena menurut Syera lucu, Syera pun langsung memberi Jalan Suaminya yang sedang merajuk.
Setelah suaminya masuk kamar
mandi, Syera pun menyiapkan
pakaian untuk Suaminya.
Begitu Adzan magrib Rayyan Shalat di masjid bersama para pria yang berada di rumah ini. Sedangkan para wanita langsung menuju ke mushola. Dan kali ini Mommy khayra yang akan menjadi Imam nya.
.
Selesai shalat magrib syera
memilih pergi ke dapur
menemani mommy mertuanya
masak. Setelah makan malam matang dan telah
tersaji kami shalat Isya dulu
Sambil menunggu para pria
pulang dari masjid.
" Bang mulai besok aku sama
mbak Gina mulai mencoba - coba
kue yang bakal kita jual nanti." ucap Syera ketika mereka susah di atas ranjang.
" Mbak Gina Siapa Sayang?" tanya
Rayyan Sambil Mendekap tubuh
Sang Istri.
" Mbak Gina Itu pastry chef buat
membantu aku Nanti mengurus
toko kue. Karena mommy nggak
mau aku nanti kerepotan karena harus mengurus kamu dan juga
Kuliah aku nanti." ucap Syera.
" Itu bagus Jadi nanti tetap
abang Jadi orang Nomor satu
Yang kamu harus urus Pokoknya." ucap Rayyan.
" Sayang nanti pakai kartu yang
abang kasih buat kamu beli
keperluan kamu untuk membuat
kue. Kalau untuk biaya renovasi
toko kue dan juga perlengkapannya sudah abang yang urus. Jadi semua pembayaran langsung ke abang!" ucap Rayyan.
" Iya bang makasih ya." jawab
Syera.
" Tapi itu gak gratis loh." Ucap Rayyan.
" Masa bayar sih bang sama
Istrinya juga Perhitungan, Lagian Sye mana punya uang orang uang Sye aja dari abang." Seru syera
" Iya deh, abang nggak perhitungan, Tapi abang Cuma mau nagih Janji aja yang tadi.' Ucap Rayyan.
" Janji..., Janji ара emang Sye pernah janji." ucap Syera yang pura-pura lupa dengan janjinya.
" Ada yang Tadi ada yang Jadi janji kalau abang boleh nambah berkali-kali sampai Abang puas. Jadi Siap-siap aja abang bikin kamu nggak akan tidur Sampai pagi. " Seringai licik Rayyan yang pasti Istrinya akan cemberut.
Syera sendiri hanya bisa
pasrah karena sudah tidak bisa mengelak lagi.
*
*
Sesuai dengan dengan rencana
Jam Sepuluh pagi mbak Gina
Sudah datang ke rumah. Tapi karena belum punya bahan-bahannya jadi Syera dan mbak Gina pergi ke supermarket. Di antar oleh supir.
" Hari ini kita mau buat apa mbak."
tanya syera Saat mereka sudah sampai di super market
"Kita buat aneka kue choux, puff dan eclair, besok baru kita
buat yang jenis yang asin gimana?
ucap mbak gina.
"Jenis kue asin mau buat yang
kue tradisional atau apa?" tanya
Syera.
' Kita buat kue tradisional aja gimana? besok juga mbak Gina akan membawa tiga orang lagi buat bantu kita nanti di toko, Mbak Gina juga sudah bicara dengan bu Khayra " ucap Mbak Gina.
" Iya mbak, mommy juga sudah
bilang gimana Kalau bahan buat besok di beli sekalian aja sekarang."ucap syera
" Boleh besok juga ada bahan yang akan mbak Gina
beli di pasar sekalian mbak Gina ke rumah kamu." Ucap mbak Gina
" Iya mbak Nanti aku kasih uang
nya." ucap syera
Mereka pun mulai berkeliling
berbelanja semua kebutuhan
yang mereka perlukan.