Rayyan

Rayyan
42. Mulai rencana



Mereka pun sampai di restoran


mereka pun turun dari mobil


di lobby restoran.


• Itu tempat nya sayang."


tunjuk mommy ke bangunan


di samping tapi di lebih


Kedepanan.


" Itu mom lumayan becar juga."


" kita ke sana yuk lihat dari


dekat." ajak mommy.


mereka pun pergi kebangunan


tersebut. Dan langsung mem


bahas konsep dan interior nya. Setidaknya harus menarik


Customer. Setelah puas melihat-


lihat mereka pun kembali ke


restoran karena mereka akan


bertemu dengan orang yang


merenovasi toko kuenya.


Setelah melihat tempat yang akan


di Pakai untuk toko kue. mommy


pun mengajak kembali ke restoran untuk menunggu orang yang akan merenovasi tempat yang akan di jadikan toko kue yang keren.


Tak lama orang yang ditunggu pun datang Dan mommy pun langsung memberi tahu apa saja yang diinginkan soal interior dan juga konsep toko kuenya.


Syera yang melihat Mommy mertuanya sibuk mengurus Tentang keperluan untuk membuka toko kue Syera tak menyangka kalau banyak


yang harus disiapkan dan dibicarakan.


Mommy dan juga menyiapkan Seorang untuk membantu syera mengelola toko kuenya. Namanya


Mbak Gina, mbak Gina Itu Chef


Pastry yang saat ini kerja di restoran milik Mommy. Mbak Gina itu lulusan sekolah pastry terbaik yang ada di London .


karena nantinya syera harus membagi waktunya antara usahanya, Kuliahnya, dan juga suaminya. Makanya Mommy nya meminta mbak guna untuk membantu Syera.


Hari sudah sore saat mereka


Sampai rumah. Syera pun langsung naik ke atas masuk ke dalam kamar untuk


Segera bersih-bersih. Karena


Sudah Seharian beraktifitas diluar.


badannya sudah sangat lengket.


Setelah menaruh tasnya Syera pun langsung masuk ke dalam kamar mandi. Syera lalu mengisi bathtub dengan air hangat lalu dia berikan sedikit aromaterapi agar tubuhnya yang lelah bisa relax kembali.


Selesai mandi Syera pun keluar


dari dalam kamar mandi, Tapi dia


berlonjak kaget Saat mendapati


Suaminya Sedang duduk menyender di headboard tempat tidur.


" Abang ih...ngagetin aja deh"


ucap Syera sambil memegang dadanya.


" Abang udah pulang." tanya syera yang menanyakan pertanyaan yang sangat bodoh.


" Menurut kamu abang udah


di sini terus namanya apa?." Seru Rayyan yang merasa lucu dengan pertanyaan.


Istrinya.


Syera malu karena pertanyaan


Konyolnya memilih untuk


ke ruang wardobe untuk


pakai baju.


Tapi saat dia sedang mem


buka lemari tiba-tiba ada


tangan yang meluknya


dari belakang. Rayyan mendekati istrinya ke ruang wardobe memeluk istrinya dari belakang dan menciumi tengkuk syera menghirup Wangi syera yang sudah menjadi


candunya. Rayyan yang sudah


di selimuti oleh hasratnya tangan Rayyan pun mulai mencoba untuk menarik tali bathrobe yang di pakai oleh Syera. Tapi langsung ditahan oleh Syera karena Syera tahu suaminya tak akan mau berhenti kalau sudah mulai sedangkan ini dikit lagi magrib.


" Yang." seru Rayyan yang kesal karena aksinya dihenti tahan oleh


sang istri.


" Bang sudah dikit lagi magrib loh." ucap syera lembut.


" Tapi yang." Ucap Rayyan lagi yang ingin protes.


" Bang Nanti lagi tangung terus


adzan nanti abang juga yang


repot loh. Nanti malam aja


nanti terserah abang deh mau berapa Sye pasrah" ucap Syera merayu Suaminya karena kalau terang-terangan menolak sudah pasti Suaminya akan mendiamkan dirinya.


Syera pun langsung mengambil baju ganti begitu Rayyan


Sedikit mengendurkan pelukannya. Setelah Syera pun kabur masukkedalam kamar mandi.


" Yang " teriak Rayyan Karena


Istrinya lolos darinya.


Sedang kan syera hanya ter


Senyum Sambil geleng-geleng


kepala mendengar teriakan suaminya. Selesai memakai baju


" Abang bisa nggak sih Jangan ngagetin orang, ngapain Coba berdiri di depan pintu kamar mandi."omel Syera.


" Awas. " ucap Rayyan dingin


menyuruh Istrinya minggir.


Syera mendengar ucapan dingin suaminya bukannya takut tapi ingin tertawa. karena menurut Syera lucu, Syera pun langsung memberi Jalan Suaminya yang sedang merajuk.


Setelah suaminya masuk kamar


mandi, Syera pun menyiapkan


pakaian untuk Suaminya.


Begitu Adzan magrib Rayyan Shalat di masjid bersama para pria yang berada di rumah ini. Sedangkan para wanita langsung menuju ke mushola. Dan kali ini Mommy khayra yang akan menjadi Imam nya.


.


Selesai shalat magrib syera


memilih pergi ke dapur


menemani mommy mertuanya


masak. Setelah makan malam matang dan telah


tersaji kami shalat Isya dulu


Sambil menunggu para pria


pulang dari masjid.


" Bang mulai besok aku sama


mbak Gina mulai mencoba - coba


kue yang bakal kita jual nanti." ucap Syera ketika mereka susah di atas ranjang.


" Mbak Gina Siapa Sayang?" tanya


Rayyan Sambil Mendekap tubuh


Sang Istri.


" Mbak Gina Itu pastry chef buat


membantu aku Nanti mengurus


toko kue. Karena mommy nggak


mau aku nanti kerepotan karena harus mengurus kamu dan juga


Kuliah aku nanti." ucap Syera.


" Itu bagus Jadi nanti tetap


abang Jadi orang Nomor satu


Yang kamu harus urus Pokoknya." ucap Rayyan.


" Sayang nanti pakai kartu yang


abang kasih buat kamu beli


keperluan kamu untuk membuat


kue. Kalau untuk biaya renovasi


toko kue dan juga perlengkapannya sudah abang yang urus. Jadi semua pembayaran langsung ke abang!" ucap Rayyan.


" Iya bang makasih ya." jawab


Syera.


" Tapi itu gak gratis loh." Ucap Rayyan.


" Masa bayar sih bang sama


Istrinya juga Perhitungan, Lagian Sye mana punya uang orang uang Sye aja dari abang." Seru syera


" Iya deh, abang nggak perhitungan, Tapi abang Cuma mau nagih Janji aja yang tadi.' Ucap Rayyan.


" Janji..., Janji ара emang Sye pernah janji." ucap Syera yang pura-pura lupa dengan janjinya.


" Ada yang Tadi ada yang Jadi janji kalau abang boleh nambah berkali-kali sampai Abang puas. Jadi Siap-siap aja abang bikin kamu nggak akan tidur Sampai pagi. " Seringai licik Rayyan yang pasti Istrinya akan cemberut.


Syera sendiri hanya bisa


pasrah karena sudah tidak bisa mengelak lagi.


*


*


Sesuai dengan dengan rencana


Jam Sepuluh pagi mbak Gina


Sudah datang ke rumah. Tapi karena belum punya bahan-bahannya jadi Syera dan mbak Gina pergi ke supermarket. Di antar oleh supir.


" Hari ini kita mau buat apa mbak."


tanya syera Saat mereka sudah sampai di super market


"Kita buat aneka kue choux, puff dan eclair, besok baru kita


buat yang jenis yang asin gimana?


ucap mbak gina.


"Jenis kue asin mau buat yang


kue tradisional atau apa?" tanya


Syera.


' Kita buat kue tradisional aja gimana? besok juga mbak Gina akan membawa tiga orang lagi buat bantu kita nanti di toko, Mbak Gina juga sudah bicara dengan bu Khayra " ucap Mbak Gina.


" Iya mbak, mommy juga sudah


bilang gimana Kalau bahan buat besok di beli sekalian aja sekarang."ucap syera


" Boleh besok juga ada bahan yang akan mbak Gina


beli di pasar sekalian mbak Gina ke rumah kamu." Ucap mbak Gina


" Iya mbak Nanti aku kasih uang


nya." ucap syera


Mereka pun mulai berkeliling


berbelanja semua kebutuhan


yang mereka perlukan.