Rayyan

Rayyan
41. mimpi Syera



" Terima kasih sayang." ucap Rayyan Saat Istrinya meletakkan kopi yang dia minta.


" Duduk sini sayang." Rayyan menepuk tempat di sebelah


agar Syera untuk duduk di


Sebelahnya.


" Memang apa yang mau abang bicarakan." Tanya Syara.


" Abang mau tanya sama kamu masih berkeinginan untuk punya toko kue." tanya Rayyan.


" Iya masih bang, tapi buka toko kue kan Perlu modal yang banyak." ucap syera.


" Tadi deddy Sama mommy manggil abang karena memang menanyakan soal keinginan kamu untuk рunya toko kue." Jelas Rayyan.


" Abang Itu kan Cuma keinginan Syera aja. Syera ngasih tahu keinginan syera bukan berarti syera minta abang untuk Abang harus bukain toko kue buat Syera "ucap syera sedikit sedih, dia takut kalau dikira memanfaatkan suaminya yang Kaya.


" Memang kenapa kalau abang yang mau membukakan kamu toko kue." tanya Rayyan


" Syera nggak enak Sama keluarga abang aja, Syera takut di kira memanfaatkan apa yang di miliki oleh Abang dan keluarga." ucap syera.


pletak ...


" Aduh abang tega banget sakit tahu" Syera Mengaduh keningnya di Sentil oleh Rayyan.


" Kamu tuh mikir nya berlebihan tahu, Mommy dan deddy tadi memanggil abang tuh nanya abang ada rencana buatin toko kue buat kamu atau nggak."


" Kamu tahukan Mommy itu punya restoran dan cafe." Tanya Rayyan.


Syera mengangguk


" Sekarang usaha Mommy di pegang Sama Fira. Dan mereka berdua rencananya tuh mau membuka toko kue tapi konsep cafe gitu. Tapi karena mereka mendengar keinginan kamu ingin


membuka toko kue Jadi mommy


meminta kamu aja yang buka toko kue ditempat yang mommy sudah Siapkan di samping restoran mommy, gimana kamu mau nggak," ucap Rayyan.


" Tapi nggak enak bang masa Mommy sama Fira mau buka usaha nggak Judi hanya karena keinginan sye bang. " ucap Syera yang sangat berat kalau menerima karena dia nggak mau karena di sebut ajimumpung


karena menjadi istri seorang


Rayyan.


" Kamu tahu kenapa mommy dan


Fira memilih kamu yang meneruskan rencana mereka, bukan karena Keinginan kamu itu tapi memang Mommy dan Deddy pun pasti akan membukakan usaha untuk kamu. kamu tahu kenapa?" tanya Rayyan.


Syera menggeleng


" Mommy dan Deddy cuma nggak


mau menantunya ada yang menghina. Karena latar belakang menantunya. "Jelas Rayyan.


" Maksud abang " tanya Syera.


" Mommy sama Deddy takut sye


di hina karena latar belakang sye


bang, memangnya kenapa? apa


mereka akan menghina karena


sye miskin. Bukannya memang


Itu kenyataan ya bang." ucap


syera.


" Mungkin bagi kamu biasa


karena itu memang Fakta.


Tapi kamu tuh tidak tahu


mereka kalau menghina Itu kata-


katanya seperti apa? bagas pernah mengalaminya! Dan sekarang kamu Itu Istri abang dan abang nggak rela kalau ada orang yang menghina kamu." ucap Rayyan.


" Bagas pernah di hina bang


berada bukanya. Bagas itu orang


berada ya bang kan ayahnya punya perusahaan." tanya syera.


" Bagas pernah mengalami Sampai Mommy dan Deddy harus mengirim Bagas dan Fira keluar kota. Karena kondisi bagas yang lebih banyak diam dan komunikasinya ke fira juga jadi masalah kalau didiamkan akan membahayakan rumah tangganya. makanya


Setelah itu deddy meminta


bagas bikin usaha sampingan tapi karena dia nggak mau pusing bisnis makanya dia lebih


memilih membeli tanah terus dia


buka kos-kosan gitu dan


malah sekarang dia tuh suka


beli rumah lama di renovasi


terus di jual lagi. Dan sekarang


Yang menghina dia akan bilang


maaf Saya juga punya usaha


Sendiri untuk mengbungkam


orang yang menghinanya. Dan


Itu yang Mommy dan Deddy


akan lakukan kamu, sekarang


kamu ngerti kan." tanya Rayyan yang Istrinya mengerti


maksud baik keluarganya.


" Iya bang, Syera nurut aja kalau


Itu memang buat kebaikan Syera".


" Nanti abang bilang ke mommy


biar Nanti kamu dan mommy


yang ber diskusi soal toko


kuenya." ucap Rayyan.


Cup


Rayyan pun mencium Sekilas


bibir Ranum Syera.


" Abang ih Cari kesempatan mulu"


omel Syera.


" Malam ini mau di rumah


aja atau mau Jalan menikmati


Malam." tanya Rayyan


" Di rumah aja bang,


Sye lagi malas keluar."


" Baiklah"


mereka berdua pun menikmati suasana sore sambil minum kopi untuk Rayyan dan teh untuk Syera.


Hari ini mommy mertuanya


mengajak Syera untuk melihat


tempat yang akan di pakai


untuk membuka toko kue


mereka pergi oleh supir dan juga kak Jeni orang kepercayaan mommy nya.


Mereka pun sampai di restoran


mereka pun turun dari mobil


di lobby restoran.


• Itu tempat nya sayang."


tunjuk mommy ke bangunan


di samping tapi di lebih


Kedepanan.


" Itu mom lumayan becar juga."


" kita ke sana yuk lihat dari


dekat." ajak mommy.


mereka pun pergi kebangunan


tersebut. Dan langsung mem


bahas konsep dan interior nya. Setidaknya harus menarik


Customer. Setelah puas melihat-


lihat mereka pun kembali ke


restoran karena mereka akan


bertemu dengan orang yang


merenovasi toko kuenya