Rayyan

Rayyan
24. mengamankan



Sudah dua Minggu Syera tinggal di rumah mertuanya, dan besok malam dia sudah kembali ke pesantren.


Dan hari ini Rayyan mengajak Syera untuk pergi membeli alat sekolah dan juga kebutuhan dia di pesantren nantinya.


Setelah rapi mereka berdua pun turun kebawah untuk pamit kepada Oma dan Opa nya. Karena Mommy dan Deddy nya sedang pergi keluar kota.


Setelah berpamitan Rayyan dan Syera pun langsung menuju ke garasi. Rayyan membukakan pintu untuk Syera terlebih dahulu memastikan istrinya sudah duduk dengan nyaman. Barulah Rayyan berjalan memutari mobilnya dan masuk di pintu pengemudi.


" Dek pakai sabuk pengamannya." ucap Bagas yang melihat istrinya belum menggunakan sabuk pengaman.


" Eh..iya maaf bang lupa." Syera pun segera memasang sabuk pengaman.


Setelah memastikan istrinya sudah memasang sabuk pengaman. Baru lah Rayyan melajukan mobilnya meninggalkan kediaman keluarga al-Fatir.


Hanya memerlukan waktu dua puluh menit mobil yang di kendarai oleh Rayyan pun sampai di sebuah mall. Rayyan pun langsung mencari parkiran untuk memarkirkan mobilnya.


Setelah mobilnya sudah terparkir sempurna, Rayyan pun keluar dari mobil dan berjalan memutari mobilnya untuk membukakan pintu untuk istrinya.


Sedangkan Syera hanya diam menunggu suaminya membukakan pintu. Soalnya suaminya suka marah kalau dia lebih dulu membuka pintu dan tak menunggu suaminya.


" Hati-hati dek." Rayyan selalu menaruh tangannya di atas kepala istrinya agar kepala istrinya tidak terpentok.


" Yuk." Ajak Rayyan yang menggenggam tangan istrinya dan berjalan masuk ke dalam mall.


Tujuan pertama adalah bioskop, Rayyan sengaja mengajak Syera ke bioskop. Karena berapa hari yang lalu Rayyan mendengar pembicaraan istrinya dengan adik bungsunya. Syera bilang dia belum pernah pergi ke bioskop dan ingin sekali ke bioskop.


" Kita ke bioskop bang?." tanya Syera saat sudah berada di depan bioskop.


" Iya katanya kamu mau nonton bioskop yuk." Ajak Rayyan masuk ke dalam.


Syera pun langsung tersenyum bahagia karena suaminya mewujud keinginannya.


Jujur bukannya dia tidak mampu untuk membeli tiket bioskop. Tapi Syera yang sudah dari kecil menghabiskan waktunya di pesantren. Dan kalau libur dia hanya di rumah membantu nenek dan kakeknya. Di banding pergi nongkrong dengan teman-teman menghabiskan uang.


" Mau nonton apa?." Tanya Rayyan.


Syera pun melihat deretan poster film yang sedang ditayangkan di bioskop tersebut.


" Kalau nonton film horor boleh


" Tanya Syera.


" Kamu nggak takut." Syera menggeleng.


" kita beli tiketnya dulu yuk." Rayyan pun membeli tiket film yang ingin di tonton oleh istrinya.


Setelah mendapat tiketnya Rayyan mengajak Syera membeli camilan terlebih dahulu.


" Filmnya sebentar lagi mau mulai, kita beli minum sama popcorn dulu "


Minuman dan popcorn juga ada di tangan kini keduanya pun masuk ke dalam bioskop.


Syera yang memperlihatkan perempuan yang duduk di samping suaminya yang terus saja mencuri pandang ke menatap suaminya. Walaupun di dalam bioskop gelap tapi Syera bisa melihat itu. Berapa kali Syera juga melihat wanita itu sengaja duduknya mendoyong ke arah suaminya. Bahkan saat adegan mencekam wanita itu berpura-pura tak sengaja memeluk Rayyan.


Tapi Syera bersyukur suaminya peka dan dapat menghindari. Syera yang sudah kesal dan juga melihat suaminya sudah tak nyaman.


" Abang tukeran tempat duduknya." Pinta Syera.


Rayyan pun langsung menuruti permintaan istrinya.


" Cewek rese banget sih pakai pindah, Gagalkan gue biar bisa kenalan dan ngedeketin cowok tampan itu." Kata wanita itu pelan tapi masih bisa di dengar oleh Syera bahkan suaminya juga mendengar.


" Saya bukan rese mbak tapi hanya menjaga suami saya yang dari tadi mbak berusaha mencari cara biar bisa ngedeketin suami saya." Ucap Syera yang membuat berapa pengunjung yang sedang menonton menengok ke arah Syera.


" Kamu jangan asal nuduh ya, kamu kira saya kegatelan lagi pula kamu tuh nggak pantas jadi istrinya. Gaya kamu tuh kampungan." Ucap wanita itu nyolot.


" Mbak udah salah malah nyolot, kita-kita yang duduk di belakang bisa melihat jelas gimana mbak mencoba untuk menggoda si mas nya." Ucap wanita yang duduk di belakang barisan tepat di belakangnya.


" Iya saya juga melihat berapa kali si mbaknya mencoba menggoda si masnya padahal masnya berapa kali menghindar. Emang dasar calon pelakor." Ucap penonton yang lainnya.


Karena malu wanita itu pun langsung pergi meninggalkan bioskop.


" Atas nama teman saya, saya mohon maaf karena telah mengganggu acara nontonnya. Dan juga saya minta maaf sama mbak dan suaminya atas sikap teman saya." teman wanita itu pun meminta maaf atas kelakuan temannya itu.


" Iya nggak apa-apa." Jawab Syera.


" Iya mbak kalau bisa nasihati temannya jangan suka merusak hubungan orang." Ucap salah satu pengunjung.


Setelah wanita itu dan temannya pergi, para pengunjung pun kembali menonton film yang di putar.


Selesai menonton film Rayyan pun menanyakan istrinya mau kemana lagi.


" Dek habis ini mau kemana lagi?." Tanya Rayyan.


" Aku udah nggak nyaman bang atas kejadian tadi pengin pergi dari sini aja." Ajak Syera.


" Ya udah tapi kita ke toko buku dulu ya, kamu kan belum beli kebutuhan sekolah kamu."


" Oh iya aku lupa. Ya udah yuk.'


Mereka pun berjalan ke arah toko buku dan Rayyan pun mengikuti istrinya mencari kebutuhan sekolahnya.


" Abang ini sudah semuanya." Syera menunjukkan kantong belanjanya.


" Yakin sudah semuanya." Syera mengangguk.


" Ya udah yuk kita ke kasir." Ajak Rayyan.


Rayyan pun membayar belanjaan istrinya dan mereka pun keluar dari toko buku.


" Oh iya dek, Sepatu dan tas Kamu belum loh dek." ucap Rayyan sebelum berjalan menuju parkiran.


" Sudah ada bang kemarin sudah di beliin sama Mommy sekalian Mommy beli buat Sakha dan sha." ucap Syera.


Mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan mall.


Karena sebentar lagi dia akan LDR an sama istrinya. Rayyan pun ingin menghabiskan waktunya dengan sang istri.


Rayyan pun membawa Syera ke tempat kuliner yang sedang banyak di kunjungi. Karena di sana terdapat beraneka macam makanan. Dan Rayyan tahu Syera seperti adiknya Zafira yang suka jajan.


" Kita makan dulu ya baru kamu boleh jajan apa pun yang kamu mau." Ucap Rayyan.


" Beneran Syera boleh beli apa aja! Syera makannya banyak loh bang.'


" Silahkan mau beli semua nya juga Abang akan belikan."


" Hahaha ...nggak gitu juga kali "


" Ya udah sekarang kamu mau makan apa?." Tanya Rayyan.


" Makan sate boleh.' Tanya Syera.


" Ya udah yuk." Rayyan pun mengajak istrinya ke tukang sate.


" Kamu mau sate ayam, Sapi atau kambing." Tanya Rayyan ke istrinya.


" Sate ayam aja pakai lontong." Jawab Syera.


" Pak pesan sate ayamnya pakai lontong satu porsi, Sate sapinya satu porsi pakai lontong juga sama Sop nya 1."


" Baik mas minumnya apa?." Tanya si penjual sate.


" Dek minumnya mau apa?."


" Es teh manis aja."


" Es teh manisnya dua ya pak."


" Baik mas silahkan duduk dulu."


Rayyan pun mengajak istrinya duduk di pojok.


Mereka menunggu lumayan lama karena memang banyak yang beli. Rayyan dan Syera pun langsung menikmati makanan mereka setelah pelayan mengantarkan.


" Abang SOP nya enak bang." Tanya Syera yang ngiler suaminya menyeruput kuah sop nya."


" Kenapa mau? Nih kita makan bersama kalau pesan lagi nanti kamu kekenyangan dan nggak bisa jajan banyak nanti." ucap Rayyan.


" Iya bang tadi karena lihat Abang makan kayanya enak makanya pingin coba."


Selesai makan Rayyan benar-benar mengajak istrinya untuk menikmati aneka jajanan yang di jual di sana.


Banyak yang Syera beli tidak hanya untuk di makan di tempat tapi juga di bawa pulang. Mereka membawa banyak jajanan yang akan mereka makan bersama keluarga nanti di rumah. dan juga tak lupa juga membelikan untuk para pekerja di rumah.


Rayyan dan Syera pun benar-benar menikmati kebersamaan mereka berdua.