
Setelah menempuh perjalanan berapa jam mereka pun sampai di bandara Narita. Setelah mengurus imigrasi mereka pun keluar dari bandara dan sudah di jemput dengan berapa mobil.
Mobil pun berjalan beriringan menuju rumah Oma yang berada di jepang. Tidak sampai satu jam mereka pun sampai rumah tapi ada satu mobil yang belum terlihat sampai. Yaitu mobil yang di tumpangi oleh Rayyan dan Syera.
Sepanjang perjalanan entah kenapa Rayyan dia lapar mata. Dia membeli banyak jajanan yang di jual di sepanjang jalan yang dia jalani menuju ke rumah.
" Loh Rayyan sama Syera mana?." Tanya Oma.
" Nggak tahu mungkin mereka mampir dulu kemana gitu kali." jawab Mommy khayra.
" Kalau cicit-cicit Oma rewel nggak?." Tanya Oma.
" Alhamdulillah, nggak Oma mungkin karena berangkatnya malam jadi begitu masuk ke dalam pesawat meraka langsung pada tidur dan hanya bangun pas pipis sama haus saja." Jawab Zafira.
" Syukurlah kalau mereka nggak rewel, Andra juga nggak rewel kan fir." tanya Oma lagi karena belum melihat cicitnya itu.
" Tuh Oma di gendong mas Bagas soalnya masih ngantuk dia nggak mau bangun-bangun mungkin dia mengalami jetleg kali Oma." Tunjuk Zafira ke Bagas yang sedang mengendong Andra.
" Langsung tidurin di kamar aja gas." Ucap Oma.
Keempat anaknya Zafira pun langsung di bawah ke kamarnya di temani oleh susternya.
Sebelum beristirahat mereka Sarapan bersama terlebih dahulu tanpa menunggu Rayyan dan Syara.
Beda dengan keluarga lain yang sudah sarapan dan sudah beristrahat. Tapi tidak dengan syera dan Rayyan yang masih
Jalan. Syera yang subah Sangat lelah dan sedikit jetteg,
harus menahan kesal sama kelakuan suaminya yang selalu menyuruh supir untuk jalan pelan-pelan dan akan berhenti di setiap ada yang jual makanan atau minuman. Akibatnya sampai saat ini mereka pun belum juga Sampai rumah.
" Pak kita langsung aja ke rumah jangan berhenti-henti lagi pak." ucap Syera ke supir beruntungnya supirnya orang Indonesia jadi dia bisa di ajak bicara oleh Syera.
" Yang kenapa harus langsung pulang sih aku kan masih pengen jajan." Ucap Rayyan yang kesal karena istrinya minta langsung pulang padahal dia belum puas jajan.
" Aku tuh capek bang mau istirahat tahu nggak." Ucap Syera ketus.
" Kamu marah yang sama Abang."
" Pak berhenti di depan itu ada yang jual jajanan." rasa kesal Syera belum reda lagi-lagi suaminya meminta supir berhenti.
" Nggak usah pak langsung pulang aja sudah di tungguin soalnya sama orang rumah." Ucap Syera yang meminta untuk supir tetap jalan.
Sedangkan Rayyan menatap istrinya kesal.
Sampai rumah Rayyan langsung keluar dari mobil tanpa menunggu istrinya. Rayyan pun langsung masuk ke dalam rumah dengan banyak kantong belanjaan yang dia beli sepanjang perjalanan.
" Assalamualaikum." Salam Rayyan yang langsung menyalami Oma dan opanya juga yang lainnya.
" Walaikum salam." Jawab yang lainnya sambil menatap Rayyan heran.
Rayyan yang habis menyalami semua yang ada di ruang keluarga. Dia memilih duduk di salah satu sofa sambil membuka jajanan yang dia beli sepanjang perjalanan lalu memakannya.
" Assalamualaikum." Salam Syera begitu masuk dan sama seperti sang suami Syera pun menyalami semuanya.
" Walaikum salam." Semua Mata langsung memandang ke arah Syera yang baru datang.
" Sye suami kamu kenapa?." Tanya Tante Gita.
" Nggak tahu Tante aneh, masa sepanjang perjalanan ke sini semua jajanan yang di jual di pinggir jalan dia beli." jawab Syera.
" Aneh Ray jalan yang namanya jajan di pinggir jalan. Mana tuh lihat aja lahap banget makannya." Ucap kak Maura anaknya Tante Gita.
" Dek lihat anak kamu." Ucap Tante Gita yang melihat Mommy khayra sedang menuruni tangga.
Mommy khayra pun langsung melihat apa yang di tunjuk sama kakak iparnya.
" Astaghfirullahaladzim, Sye suami kamu kenapa?." Tanya Mommy khayra ke menantunya.
" Nggak tahu Mom, Sye juga bingung, Kalau Sye nggak maksa langsung pulang mungkin masih banyak lagi yang di beli." jawab Syera.
" Ya sudah kamu langsung istirahat aja, Kamar Rayyan di atas ada di kanan di pintunya ada tulisan nama Rayyan." Ucap Mommy khayra yang menyuruh menantunya untuk istirahat karena Mommy khayra melihat menantunya amat kelelahan.
Mommy khayra juga membiarkan putra nya menikmati makanan yang dia bawa dan sekarang dia makan sendiri.