Player

Player
Player 08



Wedding Party.


Kim myungsoo saat ini sedang berjalan dengan Bae sooji yang telah resmi menjadi kekasihnya setelah kejadian yang tentu saja tidak disengaja itu.


"Kau datang juga..."sindir nyonya kim.


"Tentu saja aku datang eomma, ini pernikahan kimbum hyung...."sahut myungsoo.



"Siapa wanita ini... apa dia salah satu jalangmu...."sahut tuan kim tiba-tiba.


"Lucu sekali... haha untuk apa aku membawa ****** kemari jika yang aku butuhkan seorang wanita yang tulus mencintaiku apa adanya bukan mencintaiku hanya karena statusku sebagai putramu appa..."ucap myungsoo, yang membuat sooji terkejut mendengarnya. Bahkan sooji tidak percaya dengan apa yang myungsoo katakan, dia seperti melihat drama.


"Apakah kalian tidak bisa menghentikan perdebatan ini.. lihatlah kedua pengantin itu.. mereka nampak sangat bahagia..."sahut sooji yang membuat tuan, nyonya kim dan juga myungsoo menoleh memperhatikan pengantin itu.



"Siapa kau berani memperintah kami eoh..."ucap nyonya kim dingin.


"Jeoseonghamida.. nan Bae sooji imnida... myungsoo yeochin.... saya tidak bermaksud memerintah anda.. hanya mengingatkan saja eommonim... jeoseonghamida..."ucap sooji dengan menundukkan kepalanya meminta maaf.


"Aku mendengar kau mengatakan yeochin... majayo??" Tanya seorang wanita tua yang tiba-tiba saja berada didekat sooji dan membuat semua yang berada disitu memperhatikannya.


"Eommonim...."tanya nyonya kim.


"Nde...pergilah temui tamu disana..aku yang akan menemani gadis manis ini..."ucap kim halmoni.


"Eomma.."panggil tuan kim.


"Pergilah... benarkah itu myungie... huahh bahagianya halmoni mendengar kabar baik ini..."ucap kim halmoni.


"Tentu saja... aku juga tidak ingin dijodohkan lagi... mereka pasti akan menggunakanku lagi untuk memperluas urusan bisnis mereka.. "ucap myungsoo.


"Bagaimana kabarmu?? Kau nampak lebih kurus...apa yang kau lakukan saat ini..."tanya kim halmoni menginterogasi myungsoo, perlahan tangan kim halmoni menyentuh kedua pipi myungsoo yang nampak sedikit tirus.


"Baik halmoni...lihatlah ada sooji yang mendukungku.. jangan khawatir.. tentu saja aku sedang menikmati waktu liburku.. tenang saja aku sedang mempertimbangkan sesuatu..."ucap myungsoo.


"Baiklah... katakan pada  halmoni jika kau butuh bantuan..."ucap kim halmoni.


"Nde..."balas myungsoo dan berjalan mengikuti kim halmoni untuk duduk dikursi khusus.


"Hah.. kenapa mereka meninggalkan aku..."gerutu sooji yang saat ini berada beberapa langkah dibelakang myungsoo dan juga kim halmoni.


Kyuhyun membulatkan matanya begitu dia melihat siapa wanita yang ada dipangkuannya.  Pria itu bahkan menatap tajam wanita yang saat ini memperlihatkan senyum manisnya tanpa rasa bersalah sedikitnya.



"Apa yang kau lakukan..."bisik kyuhyun dengan memandang tajam seo joohyun.


"Menggagalkan rencana Choi soojin yang ingin menjeratmu... dia bahkan sempat menculikku..."ucap joohyun.


"Mwo... jinjjayo?? Eonje??.. ...."ucap kyuhyun dengan memandang wajah joohyun.


"Dia berada disebelah kananmu oppa... lihatlah...jangan salah paham aku hanya tidak suka wanita itu menindasku...cup.. "balas joohyun yang mengedipkan sebelah matanya begitu dia bertemu pandang dengan soojin. Kyuhyun terkejut mendapat serangan mendadak dari joohyun, setelah joohyun melepaskan ciumannya, joohyun beranjak dari pangkuan kyuhyun dan kemudian berdiri mengajak pria itu untuk berdansa.



"Kau terlalu berani joohyun-ssi, kau tahu aku bisa saja melakukan apapun jika kita tidak  berada ditempat umum...jangan mencoba untuk menggodaku lagi...atau kau akan tahu akibatnya..."bisik kyuhyun ketika dia sudah memeluk pinggang joohyun bersiap untuk  berdansa.


"Sialan..."maki soojin.


Choi soojin wanita yang sempat menggertak aleyna atau seo joohyun itu nampaknya sangat kesal ditambah rencananya yang gagal. Dan begitu pesta dansa dimulai, wanita itu dengan sengaja mendekati cho kyuhyun lagi tentu saja dia menggunakan alasan lain untuk bisa dekat dengan pria pujaannya selama ini.


"Kali ini lihat saja...aku pasti akan menang.."lirih soojin dengan smirknya.


Di lantai dansa itu tiba saatnya mereka akan bertukar pasangan tepat saat itu soojin tersenyum dan mendekati kyuhyun membiarkan joohyun bersama dengan pria yang nyatanya membuat joohyun terkejut.


"Oppa...."ucap soojin.


"Soojin-ah...Kau disini...bagaimana kabarmu..."tanya kyuhyun.


"Buruk oppa, hah...aku hampir saja dijodohkan dengan pria tua oleh uri appa... jadi bisakah oppa menikahiku saja...aku mencintaimu oppa"ucap soojin dengan tidak tahu malunya.


"Mwo...apa maksudmu kau melamarku?? Aigoo...mian aku tidak bisa soojin-ah..."tolak kyuhyun halus namun soojin malah memeluk tubuh kyuhyun dengan erat untung saja mereka tidak memperhatikannya kecuali joohyun.


Joohyun yang melihat pemandangan itu membuatnya memalingkan wajahnya, dan saat itu dia beranjak dari lantai dansa diikuti oleh pria muda yang sempat membuatnya terkejut tadi.


"Oppa... jihoon oppa..."ucap joohyun.


"Nde... naya... kenapa kau menghilang begitu saja...aku mencarimu kemana-mana aleyna..."ucap jihoon.


"Mwo... untuk apa??"balas joohyun.


"Untuk kembali padamu... aleyna..."ucap jihoon yang saat ini menarik lengan joohyun dengan kasar membawanya menuju tempat sepi.


"Awhh lepaskan... micheoseo...akhh.."ringis joohyun saat jihoon menghempaskan tubuh kurus joohyun dengan kasar.


"Diam.. yakk kau pikir aku tidak tahu perbuatanmu eoh... kau menipuku dengan kecantikanmu... dan sekarang aku hanya ingin menikmati apa yang seharusnya aku rasakan saat menjadi kekasihmu..."ucap jihoon dan membelai bibir joohyun, dengan kedua tangan yang terkunci diatas. Dan juga kaki joohyun yang nyatanya dikunci oleh jihoon hingga dirinya tidak dapat bergerak..


Pria itu geram dan mencoba mencium bibir joohyun dengan penuh nafsu, namun jihoon belum berhasil sama sekali karena kepala joohyun yang bergerak kekiri dan kekanan untuk menghindari ciuman jihoon.


Pesta sudah berakhir, kyuhyun mengucapkan selamat kepada kimbum dan juga soeun dan juga dirinya berpamitan pada tuan dan nyonya kim.


"Chukae....kimbum-ssi... maaf uri appa dan eomma tidak bisa datang kemari tuan dan nyonya kim..."ucap kyuhyun.


"Arrasseo...kami mengerti..."ucap tuan kim.


"Tidakkah kau ingin menyusul tuan muda cho...aku rasa kau sudah pantas berkeluarga juga..."balas nyonya kim.


"Nde...aku rasa itu benar... kami akan menanti undanganmu...kau sendirian kemari.."ucap kimbum.


"Haha tunggu saja.. aniya... sekali lagi selamat..."ucap kyuhyun dan kemudian pergi dari pesta itu.


Kim halmoni yang berada memang baru pertama kali bertemu dengan kyuhyun itu memandang tanpa berkedip dan itu membuat myungsoo yang memang berada didekatnya sedikit heran.


"Halmoni... apa halmoni mengenalnya..."tanya myungsoo.


"Kapjagia... aigoo... kau membuat halmoni hampir jantungan...aniya.. tapi melihat wajahnya seperti sangat familiar...( kenapa memandangnya  seperti melihatmu myungie..).."ucap kim halmoni.


"Haha..halmoni bisa saja tidak bisa melihat yang lebih tampan sedikit dari cucumu ini..."ucap myungsoo yang mengalihkan pembicaraan karena dia tahu raut wajah sang halmoni yang memang sedikit berbeda, terkejut dan penasaran.


"Aigoo.. oppa terlalu percaya diri.. "sahut sooji.


"Sebaiknya kau antar sooji pulang..ini sudah terlalu malam.."ucap halmoni.


"Arrasseo... jaga diri halmoni...kami pergi dulu...sampaikan salamku pada hyung dan noona..."ucap myungsoo dan kemudian meninggalkan pesta itu.


Berbeda dengan myungsoo, kyuhyun masih sibuk mencari keberadaan joohyun disana. Kyuhyun memutuskan untuk keluar dari pesta dia tidak sengaja mendengar samar-samar tangisan joohyun yang memang tidak jauh dari sana. Kyuhyun mendekat dan suara itu berasal dari tangga darurat.


"Yakk apa yang kau lakukan padanya eoh..."teriak kyuhyun yang membuat jihoon mendongak kearah kyuhyun yang berada diatas.


Dengan cepat kyuhyun berlari menuruni tangga, sedangkan jihoon masih berusaha untuk mencium bibir joohyun dengan tangan kanannya yang berusaha membuka gaun joohyun.


Snowflowers apartemen.


"Ommo.. daniel-ah...gweanchana..."tanya bibi han.


"Hikhik..eomma... daniel ingin eomma...."isak daniel.


"Bukankah tadi eomma sudah berpamitan pada daniel jika eomma pergi bersama appa..."ucap bibi han yang mencoba memberi pengertian.


"Eomma... daniel ingin eomma...ahjumma..."ucap daniel.


"Sebentar ne... ahjumma akan menghubungi daniel eomma...uljimma... "ucap bibi han.


"Daniel ingin eomma dan appa pulang..."balas daniel yang kemudian duduk bersandar didashboard ranjangnya.


Bibi han berjalan menuju ruang keluarga dan menghubungi joohyun melalui telpon rumah, sudah dua kali namun sepertinya ponsel joohyun memang sedang mode nonaktif.


"Aigoo... joohyun ahgassi kenapa tidak menjawabnya.. apa sesuatu terjadi dengannya... tapi bukankah dia bersama tuan muda... atau jangan-jangan... ah andwae... andwae..."ucap bibi han yang berfikir macam-macam bahkan wanita paruh baya itu membayangkan joohyun yang sedanh memasuki kamar hotel bersama dengan tuan muda cho.


Tidak lama pintu apartemen terbuka membuat bibi han lega karena dipikirnya itu adalah joohyun.


"Ahgassi... daniel... dia..ommo... mianhae sooji ahgassi saya pikir tadi joohyun ahgassi..."ucap bibi han.


"Ah apa sesuatu terjadi..."ucap sooji begitu melihat raut wajah bibi han.


"Daniel terbangun dan mencari joohyun ahgassi... eotteohke... "ucap bibi han. Tiba-tiba saja seorang pria tampan yang mendengar sedikit keributan didalam apartemen sooji itu kemudian melangkahkan kakinya untuk manginjakkan kakinya di apartemen milik sang kekasih.


"Waeyo... daniel eodiseo..."tanya myungsoo.


"Bibi tenang saja.. biar aku yang mengurusnya... istirahatlah... sebentar lagi eonni pasti pulang..."ucap sooji dan kemudian mengikuti myungsoo menuju kamar daniel.


"Gomawo ahgassi...."ucap bibi han dan kemudian masuk kedalam kamarnya.


Gedung pernikahan.


Mengetahui apa yang akan dilakukan oleh kyuhyun, jihoon langsung menarik pergelangan tangan joohyun dan menghempaskannya menabrak pembatas tangga untung saja joohyun bisa menjaga keseimbangannya jika tidak mungkin dia bisa terjatuh dilantai satu. Seo joohyun langsung saja memegangi perutnya akibat terbentur tadi.


"Yakk... kau pikir siapa eoh?? Berani menghajarku seperti ini.."ucap jihoon.


"Bukan urusan... pergi dari sini sebelum aku benar-benar membunuhmu.."teriak kyuhyun.


"Yakkk sebelum kau membunuhku bagaimana jika aku membuat tawaran...  kau tahu wanita ini telah menipuku berkali kali.. dia meminta barang mewah padaku, namun apa yang aku dapatkan tidak pernah sepadan dengan apa yang aku berikan...bagaimana jika kita menikmatinya bersama saakhhhbbb..."ringis jihoon ketika kyuhyun dengan spontan memukul wajah jihoon.


"Yakkk... bugh.. bugh...akhhh..."ringis dan teriakan kyuhyun karena menghajar dan juga dihajar oleh jihoon.


Keduanya masih terlibat perkelahian


Hingga lima menit kemudian security yang berjaga di hotel itu mendengar suara teriakan.


"Yakkk geumanhae.... kami bisa membawa kalian kekantor polisi..."ucap sang security dan bersiap membawa kyuhyun dan juga jihoon.


"Aku tidak akan tinggal diam aleyna-ssi.. tunggu saja pembalasanku..."sinis jihoon dan kemudian meninggalkan kedua orang yang berbeda jenis itu.


"Sebelum kau melakukan hal itu, aku akan lebih dulu membuatmu masuk penjara..."balas kyuhyun yang tidak kalah sinis.


"Tunggu bukankah dia marcuss cho...aigoo... perusahanku menjadi taruhannya...eotteohke..."lirih jihoon begitu dia menyadari siapa pria tadi.


Kyuhyun berdiri dan kemudian mencengkeram tangan joohyun dengan kasar, bahkan pria itu tidak memperdulikan rintihan joohyun yang kesakitan akibat ulahnya.


"Lepaskan...appo..."ucap joohyun dan menghempaskan tangannya berulang kali, namun hasilnya tetap saja.


"Lebih baik kau diam eoh...jangan memancing emosiku lagi..."ucap kyuhyun.


Keduanya kemudian menuju mobil kyuhyun. Didalam mobil hanya ada keheningan disana, kyuhyun maupun joohyun keduanya memilih untuk diam.


Snowflowers apartement.


Pukup satu malam, joohyun pulang dengan diikuti kyuhyun dibelakangnya. Joohyun terkejut ketika disana dia melihat daniel yang masih terisak dipangkuan sooji.


"Ommo... daniel belum tidur eoh... waeyo..."tanya joohyun yang berubah ekspressi menjadi lembut.


"Eomma...."panggil daniel dan kemudian meminta joohyun untuk menggendongnya.


"Kyuhyun-ssi lebih baik kau gendong daniel dan membawanya kekamarnya untuk beristirahat.."ucap myungsoo.


"Daniel belum tidur....kenapa? Menunggu appa dan eomma pulang....kajja appa akan menggendongmu...."balas kyuhyun dan kemudian meraih tubuh daniel.


"Dan kau bisa pulang myungsoo-ah...ini sudah malam..."usir joohyun.


"Aigoo.. noona...kenapa tidak mengusir kyuhyun-ssi juga..."protes myungsoo.


"Bagaimana eonni mengusirnya jika saat ini daniel membutuhkannya...daniel juga bersamanya...ah lelahnya...."keluh sooji sambil menguap.


"Gomawo ji-ah..mian merepotkanmu..myungsoo-ssi lebih baik kau pulang saja...."ucap joohyun yang menyerahkan daniel kedalam gendongan kyuhyun.


"Arrasseo... dan kau kyuhyun-ssi...jangan berbuat macam-macam pada joohyun noona..."balas myungsoo dengan menatap tajam kyuhyun.


"Terserah..bantu aku...menyiapkan tempat tidurnya..."ucap kyuhyun membalas ucapan myungsoo dan kemudian meminta tolong pada joohyun.


Kyuhyun merebahkan tubuh mungil daniel yang memang belum sepenuhnya tidur.


"Aku ingin eomma dan appa disini... jangan pergi..."pinta daniel.


"Mwo.. apa karena ini daniel tidak tidur eoh...bukankah eomma sudah berpamitan pada daniel tadi.."tanya joohyun.


"Daniel melihat eomma terluka.. huahua.."tangis daniel mulai pecah.


"Gweanchana.. eomma baik-baik saja..ada appa yang menjaga eomma...jangan khawatir..."ucap joohyun dengan mengelus rambut daniel dengan posisi menyamping.


"Akhhh...."ringis kyuhyun ketika kaki daniel mengenai perut kyuhyun.


"Gweanchana..."khawatir joohyun begitu dia mendengar rintihan kyuhyun.


"Heum...tidurlah... setelah daniel tidur aku akan pulang..."ucap kyuhyun.


Lima belas menit berlalu, kyuhyun mengusap rambut daniel dan kemudian berjalan kearah pintu, joohyun yang merasa ada pergerakan diranjangnya langsung membuka matanya.


"Mau kemana..."tanya joohyun.


"Pulang..."singkat kyuhyun dengan nada datar.


"Mianhae...karenaku kau jadi terluka...duduklah..ommo...."ucap joohyun yang akan beranjak dari sofa namun kakinya malah tersandung hingga joohyun terjatuh diatas tubuh kyuhyun.


"Yakk berhati-hati....cup.."ucapan kyuhyun terhenti ketika dia tidak sengaja memandang mata joohyun, perlahan namun pasti kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya untuk menggapai bibir joohyun.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Tbc or End???


Tapi kalau sepi ya unpublish aja yah...😊


Sorry for typo...


Thx to seokyu shipper and myungzy shipper...love you all...