
Joohyun menenangkan kyuhyun dengan memeluknya dia bahkan menepuk punggung kyuhyun dengan pelan.
Ponsel joohyun kemudian berdering, joohyun kemudian mengambil ponselnya.
"Ah nde.... arrasseo...kami akan segera kesana..."balas joohyun dan kemudian menutup panggilannya.
Joohyun tersenyum dan mengatakan pada kyuhyun, jika kim myungsoo baik-baik saja.
"Oppa tenang saja... saat ini myungsoo telah dirawat oleh sooji diapartemennya..."ucap joohyun.
"Bagaimana bisa..taehwan mengatakan jika myungsoo dia..."ucapan kyuhyun terputus saat jari telunjuk joohyun berada dibibir kyuhyun.
"Semalam memang terjadi penyerangan diapartemen myungsoo... pria itu bersenjata...karena terluka myungsoo tidak dapat mengejarnya..beruntung Hongbin menyelamatkannya..."ucap joohyun.
Tidak lama taehwan menghubungi kyuhyun lagi, dia mengucapkan maaf karena anak buahnya memberikan informasi yang salah tadi. Kyuhyun tentu saja bernafas lega mendengar adiknya tidak apa-apa.
"Sebaiknya oppa melihat keadaan myungsoo..."ucap joohyun dengan memberikan saran.
"Heummm...jangan keluar rumah ini tanpa aku...kau tahu semua media sedang memburu kita..."ucap kyuhyun yang memang sudah kembali dengan ekspressi datarnya.
"Arrasseo...aku akan menyiapkan sarapan untukmu..."balas joohyun dan kemudian berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan mengganti baju tentu saja.
Snowflowers apartemen.
Kyuhyun ditemani taehwan memasuki apartemen milik myungsoo dan meneliti keadaan sekitarnya, disana bahkan telah terpasang garis polisi.
Sooji mengguncang tubuh myungsoo dengan lembut, dan meletakkan bubur diatas nakas kamarnya.
"Oppa... irreona... kau harus makan..."ucap sooji.
"Eghmmm...ahhh...."ringis myungsoo yang mencoba bersandar diatas dashboard ranjang milik sooji.
"Pelan-pelan saja oppa....tunggu sebentar...sepertinya ada tamu...mungkin dari kepolisian lagi.."ucap sooji.
"Tidak mungkin...aku sudah memberikan keterangan pada mereka..."balas myungsoo.
Sooji berdiri dan kemudian membuka pintu apartemennya, dia kemudian tersenyum pada kyuhyun dan menyuruhnya untuk masuk.
"Oppa...masuklah...."ucap sooji mempersilahkan kyuhyun dan taehwan masuk.
"Eoh..bagaimana keadaan myungsoo...Taehwan-ah sebaiknya kau periksa tkp...laporkan padaku jika detektif yang menangani kasus myungsoo berjalan dengan baik.."ucap kyuhyun.
"Algesemida..."balas taehwan dan undur diri menuju apartemen sebelah.
Kyuhyun mengikuti langkah sooji, pintu terbuka memperlihatkan sosok pria tampan yang duduk dengan punggung menyandar pada dashboard.
"David cho...ah syukurlah..."ucap kyuhyun dan memeluk myungsoo.
"David cho...nugu??..."balas myungsoo.
"Namamu... david cho itu nama baratmu.....myungie..hasil tes DNA itu menunjukkan jika kau adalah adikku yang hilang...mianhae.. jeongmal mianhae ..bogoshipeo..."balas kyuhyun dengan air mata yang tidak bisa dia tahan lagi. Dia bahagia akhirnya pencarian terhadap adiknya membuahkan hasil.
"Hyung...eomma appa??...bisakah hyung menceritakan bagaimana aku bisa hilang..."tanya myungsoo.
"Nanti aku akan memberitahumu...appa dan eomma masih berada di New York...myungie bukankah sebaiknya kau pindah dari sini...hyung tidak mau kau terluka lagi..mungkin saja mereka masih mengincarmu..."ucap kyuhyun.
"Tidak bisa...bagaimana dengan sooji...orangtuanya menitipkannya padaku..."ucap myungsoo.
"Ajak dia untuk pindah kerumah..kau tahukan jika disana juga rumahmu..."ucap kyuhyun.
"Nde..."balas myungsoo.
"Apakah keluarga kim memperlakukanmu dengan buruk...aku melihatmu dan kimbum juga tidak terlalu akrab.."tanya kyuhyun.
"Dulu mereka memperlakukanku dengan sangat baik, hingga beberapa tahun kemudian kimbum hyung menolongku dan hampir saja meninggal...namun yang eomma lihat berbeda...eomma menuduhku bahwa aku telah mendorong hyung... dan saat itulah perlakuannya padaku berbeda... kim eomma bahkan mengira jika aku adalah anak dari kim appa dengan wanita lain.."ucap myungsoo.
"Mwo.... mereka benar-benar keterlaluan...."balas kyuhyun geram.
"Jangan lakukan apapun pada mereka hyung..bagaimanapun mereka telah merawatku..."pinta myungsoo.
"Mianhae... aku tidak tahu kau sangat menderita...mianhae myungie..."ucap kyuhyun.
Sooji yang sedari tadi mengamati kedua kakak beradik yang tentu saja saling merindukan itu tersenyum dengan gembira bahkan sooji mengabadikan moment pertemuan mereka untuk dikirimkan pada joohyun.
"Oppa tenang saja...aku akan kembali kerumah besar...aku sudah berbaikan dengan mereka berkatmu..."ucap sooji dengan tersenyum.
"Jinjjayo..."tanya myungsoo.
"Heumm....jinjja....geojimal aniya...kyuhyun oppa, myungsoo oppa... aku harus pergi kekampus ne... ah jika nanti pindah beritahu aku ne...aku sudah mengepack barang-barangku...."balas sooji.
"Arrasseo...biarkan taehwan nanti yang mengurus semuanya...."balas kyuhyun.
Myungsoo kemudian menatap sang kakak dengan tidak berkedip, yah myungsoo teringat saat dia merecoki kyuhyun, dan juga saat menyelamatkan dari para preman yang menyerangnya.
"Myungie... ceritakan apa yang sebenanrnya terjadi semalam...."ucap kyuhyun.
"Waktu itu....."ucap myungsoo yang menceritakan kejadian semalam.
Flashback.
Myungsoo masuk keapartemennya setelah melihat sooji masuk keapartemennya. Dia menghidupkan lampu apartemennya, lalu myungsoo pergi kekamarnya untuk membersihkan tubuhnya tentu saja. Setelah selesai membersihkan tubuhnya dia merebahkan tubuhnya di ranjang empuknya.
"Ahhh...lelah sekali...apa sooji sudah tidur..ah pasti dia sudah tidur..."tanya myungsoo pada dirinya sendiri, dan menjawabnya sendiri.
Karena kelelahan dan sudah terlalu malam, myungsoo memutuskan untuk tidur. Pukul 2 malam, seseorang berpakaian hitam dengan menggunakan masker itu keluar dari persembunyiannya, pria asing itu kemudian mengeluarkan sebuah pisau dan mendekat kearah ranjang myungsoo. Karena terlalu bersemangat pria asing itu tidak sengaja menginjak sesuatu dilantai yang membuat myungsoo terbangun.
Pria asing yang menyadari pergerakan myungsoo itu kemudian mempercepat langkahnya, saat dia mengarahkan pisau itu tepat diperut myungsoo, myungsoo menbuka matanya dan dengan sigap menendang tubuh pria asing itu.
"Yakkk siapa kau....."tanya myungsoo.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku...yang terpenting hanyalah kau mati..yakkk..."balas pria asing itu.
"Katakan siapa yang menyuruhmu....bugh..."tinju myungsoo pada wajah pria bermasker itu.
Myungsoo dan pria itu saling menyerang, hingga pria asing itu menggoreskan pisaunya di perut myungsoo.
"Ahhh...neo...."marah myungsoo dan kemudian membalasnya dengan memukulinya.
"Aku tidak akan berhenti sebelum kau mati...yakk...akh..."ringis pria itu dan kemudian jatuh tersungkur, myungsoo yang akan menyerang pria itu terjatuh karena lukanya.
Pria asing itu bangkit dan kemudian menendang perut myungsoo sebelum akhirnya dia meninggalkan apartemen myungsoo karena ada seorang pria yang nyatanya masuk kedalam apartemen myungsoo.
"Aishh sial..."ucap pria itu.
"Yakk berhenti disana...."ucap pria yang masuk kedalam apartemen myungsoo, pria bernama Hongbin.
Hongbin kemudian membawa tubuh myungsoo kembali keranjangnya, seorang wanita dengan mulut menganga terkejut melihat keadaan apartemen calon suaminya.
"Oppa....eoh...eotteohke?? Gweanchana..."tanya wanita yang tidak lain adalah bae sooji. Wanita itu terlihat sangat khawatir dengan keadaan myungsoo.
"Gweanchana..."balas myungsoo lirih.
"Aku akan menghubungi ambulance.. "ucap hongbin.
"Aniya...."lirih myungsoo, sooji kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi kang minhyuk.
"Lebih baik kau tinggal diapartemen sooji-ssi...aku sudah menghubungi polisi..."ucap hongbin.
"Gomapta... honghin-ssi..."balas myungsoo.
Kang minhyuk datang bersama soojung, yah mereka belum pulang karena mampir ke sungai han untuk berbincang. Hongbin mengambil atasan dan juga bawahan untuk myungsoo.
"Kajja..."balas hongbin.
Flassback End.
Kim home.
Nyonya dan Tuan kim yang berada dirumah itupun melihat berita dengan sangat terkejut.
"Yeobo..."panggil nyonya kim.
"Wae...."tanya tuan kim.
"Lihatlah bukankah itu sangat mengerikan...aku bahkan tidak bisa membayangkan jika apartemen itu milik putra kita"balas nyonya kim.
"Dan apa kau bisa membayangkan jika ternyata kim myungsoo berada disana... sampai kapan kalian akan mengabaikannya...asal kalian tahu...myungsoo sudah tahu jika kalian bukanlah orangtua kandungnya. "Sahut kim halmoni dengan tiba-tiba.
"Mwo....bukankah dia putramu dengan perempuan lain oppa..."ucap nyonya kim yang meluncur begitu saja dari bibirnya.
"Mwo apa yang kau pikirkan eoh.... dia bukan putraku dengan wanita lain...sudah aku bilang eomma menemukannya dan menyuruhku untuk merawatnya....jadi selama ini kau...aigooo..."ucap tuan kim yang nampak terkejut dengan pikiran istrinya.
"Jadi dia...ommo... itulah salah satu penyebab aku membencinya..."balas nyonya kim.
"Dan karena kecelakaan yang hampir merenggut nyawa putramu...aigoo kalian terlalu jahat..aku menyuruh kalian merawatnya karena dia anak yang baik...kalian sangat menyedihkan..pria pemilik apartemen yang terjadi penyerangan itu adalah milik kim myungsoo...eomma berharap kalian akan menyesal karena telah menyia-nyiakannya..eomma sangat kecewa dengan kalian..."balas kim halmoni dan kemudian pergi meninggalkan rumah milik putranya.
"Mwo...??" Ucap tuan dan nyonya kim bersamaan.
Cho home,
Cho kyuhyun membantu myungsoo berjalan menuju kamar yang tentu telah dirapikan oleh park ahjumma beserta bawahannya, sedangkan Taehwan nampak membawa tas yang sepertinya itu adalah keperluan myungsoo.
"Mulai sekarang kau tinggal disini...jangan membantahnya...pengumuman resmi akan dilakukan jika eomma dan appa berada di sini..."ucap kyuhyun.
"Hyung...lalu bagaimana dengan kim ...."ucapan myungsoo terpotong saat kyuhyun langsung dengan cepat merespon.
"Hyung akan memberitahukannya...beristirahatlah...."ucap kyuhyun.
"Jeoseonghamida tuan muda... igeo..."ucap bibi park.
"Gomawo..."balas myungsoo.
"Bibi park.. joohyun dan daniel dimana??" Tanya kyuhyun.
"Ahgassi dan daniel sedang keluar..."balas bibi park.
"Eodiseo...."tanya kyuhyun.
"Saya tidak tahu tuan muda, tapi joohyun ahgassi nampak begitu terburu-buru...saya permisi tuan muda cho..."ucap bibi park.
Kyuhyun yang akan keluar dari kamar myungsoo itu terhenti ketika myungsoo mengucapkan kata kata yang membuat kyuhyun menatap tajam sang adik.
"Hyung...jika khawatir dengan joohyun noona dan daniel kenapa tidak kau hubungi saja ponselnya..."ucap myungsoo.
"Dia benar-benar membuatku kesal..bagaimana bisa dikeluar dari rumah ini tanpa seiijinku..."geram kyuhyun.
"Ah apa karena berita di media itu...hah kenapa hyung tidak mengikatnya saja... menikahinya agar noona tidak bisa pergi dari rumah ini... atau mungkin buat saja noona hamil....ahh..."ringis myungsoo saat kyuhyun menyentil dahinya.
"Hentikan omong kosongmu itu.. beristirahatlah... hubungi aku n
Jika dia sudah kembali...."ucap kyuhyun dengan sikap dinginnya.
Lee taehwan datang membacakan sederet agenda hari ini untuk kyuhyun, dan yang membuat kyuhyun terkejut adalah janji bertemu dengan kim halmoni dan cho halmoni.
"Yang terakhir pukul 4 sore anda harus bertemu dengan kim halmoni dan juga cho halmoni..."ucap taehwan.
"Mwoya....waeyo....aishh tidak bisakah ditunda..."tanya kyuhyun namun taehwan hanya menggeleng, menandakan dia menolak permintaan cho kyuhyun.
Restoran,
Joohyun mendekat dan duduk disebelah daniel kemudian dia menyendokkan makanan kedalam bibir daniel, yah mereka baru saja dari taman bermain dan itu membuat daniel lapar.
"Joohyun-ah...."panggil seorang pria tampan yang berjalan mendekati meja joohyun dan daniel.
"Neo..."ucap joohyun terkejut.
"Nuguseyo....ahjussi apa kau menyukai ini..?"tanya daniel.
"Tentu saja...."balas pria itu.
"Bisakah kau membantuku joohyun-ah...istriku sedang sakit saat ini..."pinta pria itu.
"Jadi kau menemuiku hanya untuk..."ucapan joohyun terpotong karena pria itu memegang tangan joohyun.
"Jebal...tolong aku...."pinta pria itu dengan memelas.
"Beraninya kau.... daniel-ah...kajja kita pulang..."ucap joohyun dan kemudian menurunkan daniel dari kursi makan itu.
"Ahjussi...uljimma.... eomma..."panggil daniel pada joohyun, dan melihat pria itu dengan iba.
"Akan aku pikirkan... kirimkan saja nomor rekeningmu...."ucap joohyun sedingin mungkin.
"Gomawo...tunggu.. eomma dia memanggil joohyun dengan sebutan eomma..."ucap pria itu dan kemudian meninggalkan restoran mahal itu.
Kyuhyun mengepalkan tangannya dengan kuat, yah dia melihat joohyun menemui seorang pria yang entahlah dia tidak mengenalnya, bahkan daniel juga ada disana.
"Tuan muda.... kim halmoni dan cho halmoni sudah menunggu anda..."ucap taehwan.
"Arra... taehwan-ah... cari tahu siapa pria yang tadi bertemu dengan joohyun...."balas kyuhyun.
"Algesemida...."ucap taehwan.
Kyuhyun kemudian masuk kedalam ruangan vip untuk bertemu dengan kedua wanita tua yang tentu saja dihormatinya, sedangkan lee taehwan dia tentu saja melaksanakan perintah cho kyuhyun.
Cho home,
Sooji yang baru saja dari dapur melihat daniel dan juga joohyun masuk kedalam kamarnya itu mengikuti hingga sampai didalam kamar joohyun.
"Eonni...musun mariya?"tanya sooji.
"Aniya...ahh...daniel mandi dulu ne..habis itu ikut sooji imo menemui myungsoo samchon ne..."ucap joohyun.
"Eoh..aku bantu menyiapkan baju daniel eonni..."ucap sooji.
Selesai memandikan dan memakaikan baju daniel, daniel yang nampak lebih fresh itu kemudian ikut bersama sooji menuju kamar myungsoo.
Joohyun duduk memandang ponselnya saat ada pesan masuk, joohyun memeriksanya dan hanya bisa menghela nafas lelah. Joohyun butuh merilekkan pikirannya dengan berendam di bathtube dan menggunakan aroma terapi. Setelah selesai berendam selama satu jam, joohyun keluar dengan menggunakan handuk kimono merahnya. Namun tiba-tiba saja pintunya terbuka dan kembali menutup bahkan terkunci. Joohyun yang menyadari jika seseorang menyelinap masuk kekamarnya seketika menoleh, joohyun terkejut melihat kyuhyun yang sudah berdiri depannya dengan jarak 30cm.
"Ooppa...."panggil joohyun yang nampak gugup dengan kehadiran kyuhyun tiba-tiba, dia bahkan seolah telah tertangkap basah telah melakukan kesalahan.
"Kenapa kau pergi tanpa ijinku eoh??? "Tanya kyuhyun menatap joohyun dengan dingin.
"Eotteohke arra?? "Tanya joohyun balik.
"Yakkk aku bertanya padamu...kenapa kau malah balik bertanya...siapa pria itu..."bisik kyuhyun dan mengurung joohyun dengan kedua lengan kekarnya.
Joohyun nampak berfikir, dan membuat kyuhyun sangat kesal, jika digambarkan mungkin dikepala kyuhyun akan keluar asap karena sangat panas.
"Malhaebwa... kau ingin menutupinya dariku....brakk.....masih diam saja... baiklah... terima saja hukumanmu....cuppp...."bisik kyuhyun dan kemudian mendorong tubuh joohyun ke atas ranjang.
"Akhhh....akhh...appo...jebal..."ringis joohyun disela-sela desahannya.
Udah panjang loh ini....
No edit..
Sorry for typo..
Dari kemarin mau post tapi ga ada sinyal...😭😭