
Joohyun bahkan langsung mengangkat gaun pengantin yang masih melekat pada tubuhnya dan berlari pada pria yang ada disamping Kyuhyun.
"Jangan berlari...."tegur Kyuhyun mengingatkan Joohyun.
"OPPA...BOGOSHIPEO..."ucap Joohyun, Inguk yang kemudian memilih membalas pelukan sang adik yang memang sudah lebih dari setahun dia tinggalkan.
"Nado....bagaimana kabarmu?? Maaf telah membuatmu menderita selama ini..."balas Inguk.
"Aniya...Kyuhyun Oppa telah menceritakan semua padaku, aku tahu itu keputusan yang sulit...maaf karena sempat memakimu dulu Oppa..."ucap Joohyun penuh dengan penyesalan.
"Uljimma..gaun ini cocok untukmu....gantilah gaunmu?"ucap Inguk.
"Heumm.....kita akan makan siang...jangan berlari.."ucap Kyuhyun.
"Nde....gomawo Kyuhyun Oppa...cup..."ucap Joohyun yang dengan beraninya mengecup bibir Kyuhyun, Inguk bahkan terkejut melihat Joohyun seperti ini.
"Aigoo adik kecilku sudah berubah..."ucap Inguk dengan senyumannya.
Joohyun kembali ke ruang ganti, sedangkan Kyuhyun dan Inguk nampak sedang mengobrol sesuatu.
"Terimakasih telah menjaga mereka..aku berhutang banyak padamu.."ucap Inguk.
"Aniya...ini bukan apa-apa, mengenai Daniel...sepertinya akan sangat sulit untuk mengatakannya..."ucap Kyuhyun.
"Tidak apa-apa, aku tahu situasinya... aku akan menunggu sampai Daniel mengingatnya, jika memang dia tidak mengingatnya tidak apa-apa..ada kalian yang akan menjadi sosok Appa dan Eomma untuknya..."ucap inguk yang berusaha untuk tegar.
"Oppa..."panggil Joohyun.
"Gweanchana..."balas Inguk.
"Arrasseo..kajja....."balas Kyuhyun yang kemudian berdiri dan melangkah kakinya menuju restoran.
Ketiganya lalu mengobrol disebuah restoran Jepang, Joohyun terkejut disana ada seorang wanita yang tidak lain adalah kakak iparnya, siapa lagi jika bukan Yuri istri dari Seo Inguk.
"Hyunie....mianhae.."ucap Yuri dengan memeluk Joohyun.
"Gweanchana Eonni, Kyuhyun Oppa sudah menceritakan semuanya..."ucap Joohyun.
"Gamsahamida Kyuhyun-ssi jika bukan karenamu mungkin aku.."ucap Yuri yang tentu saja sangat senang bisa bertemu dengan Joohyun dan juga penolongnya.
"Ah itu tidak masalah...jangan dipikirkan lagi..."sahut Kyuhyun.
"Ayo kita ke ruanganku saja..."ucap Inguk.

"Tolong dilanjutkan Eonni...Hyunie kau mau memesan apa?" Tanya Yuri yang sudah sampai dirungan Inguk.

"Eonni aku mau berbagai macam sushi, ah aku juga ingin teh hijau..."ucap Joohyun dengan berbinar.
"Apa kau ingin merampok kakakmu sayang..."ucap Kyuhyun.
"Apakah tidak boleh..."tanya Joohyun dengan menundukkan wajahnya.
"Haha aniya hanya beberapa macam SUSHI tidak akan membuat kami bangkrut lagi pula kami berhutang banyak pada Kyuhyun-ssi.."balas Yuri.
"Kau ingin memesan apa Kyuhyun-ah..."tanya Inguk.
"Aniya..."balas Kyuhyun.
"Baiklah....kalau begitu tunggu sebentar..."ucap Yuri yang kemudian berjalan meninggalkan ruangan suaminya.
Kyuhyun kemudian mengatakan pada maksud kedatangannya untuk mengajak bertemu.
"Aku ingin Hyung merestui hubunganku dengan Joohyun...kami akan menikah lusa..."ucap Kyuhyun to the point.
"Mwo? Kenapa terlalu mendadak...aku bahkan tidak bisa menyiapkan apapun untuk kalian..."sesal Inguk.
"Tidak masalah Oppa..kami hanya perlu restumu, lagi pula Kyuhyun Oppa sangat kaya..."balas Joohyun.
"Aku tahu...tapi setidaknya aku bisa memberikan sesuatu yang berguna nanti..."ucap Inguk dengan nada rendahnya, dan tentunya dia sangat kecewa dengan perkataan sang adik.
Kyuhyun yang mengerti itupun langsung berbisik pada Inguk agar memberikan hadiah untuknya yang mungkin tidak mahal.
"Berikan kami sepasang baju tidur, Hyung... aku suka yang sexy...awh..."ucap Kyuhyun yang mendapatkan cubitan diperutnya.
"Oppa..."balas Joohyun.
"Haha...kau masih saja malu..padahal sebentar lagi akan menikah..."ucap Inguk.
Tidak lama Yuri datang membawakan pesanan yang diminta Yuri, disana ada beberapa jenis Sushi yang telah diminta Joohyun.
"Heummm...wuahh ini sangat enak...bagaimana cara membuatnya..."tanya Joohyun.
"Seorang teman mengajariku saat aku berada di Jepang... "balas Inguk.
"Siang hari Oppa akan bekerja disana dan malamanya Oppa akan menungguku di rumah sakit.."ucap Yuri.
"Ohh begitu...maafkan aku yang sempat marah dan memakimu Oppa..."sesal Joohyun.
"Gweanchana...Oppa mengerti sayang...jangan khawatir..."balas Inguk.
"Hyunie...kenapa hanya mencicipinya saja...kenapa tidak dihabiskan..."ucap Yuri.
"Ah aku sudah kenyang Eonni..."balas Joohyun.
"Aku yang akan yang menghabiskannya..."balas Kyuhyun.
"Kau terlihat lebih berisi Hyunie, Kyuhyun menjagamu dengan baik rupanya..."ucap Inguk.
"Heummm aku bahkan baru menyadarinya..."balas Yuri.
"Apakah sangat terlihat...."tanya Joohyun.
"Aniya...hanya dibeberapa bagian saja...payudaramu nampak lebih besar dari sebelumnya... perutmu juga sedikit membuncit...ommo...apa jangan-jangan..."ucap Yuri yang tidak berani melanjutkan ucapannya.
"Nde...Joohyun memang sedang mengandung...anakku..."balas Kyuhyun.
"Ommo....yakk bagaimana bisa kau melakukan hal itu..."ucap Inguk yang tentu saja marah namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa, bisa-bisanya nanti Joohyun akan marah padanya.
"OPPA...jangan memarahi Kyuhyun Oppa..."balas Joohyun.
"Kau membelanya aigoo...aku bisa apa jika kalian melakukannya atas dasar suka sama suka...baguslah jika kalian menikah lusa..."ucap Inguk.
"Berapa bulan?" Tanya Yuri.
"Satu bulan.."balas Joohyun.
"Ah syukurlah setidaknya adik Daniel lebih besar.."ucap Yuri.
"Ommo...aku baru menyadari jika Eonni sedang mengandung...berapa bulan Eonni..."tanya Joohyun.
"Lima bulan..."balas Inguk.
"Chukaeee...."balas Joohyun.
"Chukae Hyung..."balas Kyuhyun.
"Neo ddo..."ucap Inguk.
"Daniel...kenapa dia tidak ikut bersamamu.."tanya Inguk.
"Daniel ikut orangtuaku tadi Hyung..."balas Kyuhyun.
"Ah syukurlah kalau mereka juga menyayangi Daniel..."balas Inguk lega.
"Perlahan aku akan mengatakan pada Daniel, Oppa..bagaimanapun kalian pasti merindukannya..."balas Joohyun.
"Gomawo..."balas Yuri.
Setelah mereka puas mengobrol, Kyuhyun dan Joohyun lebih memilih untuk segera pulang. Lihatlah Joohyun sudah merasa tidak nyaman untuk saat ini.
Kedai Ice Cream.
Myungsoo, Sooji dengan Daniel sudah duduk manis di meja makan. Beberapa pelayan wanita terus memandang wajah tampan Myungsoo.
"Oppa...cup..."Myungsoo terkejut saat Sooji tiba-tiba menciumnya.
"Ommo...ada Daniel disini.."balas Myungsoo.
"Tidak masalah...lihatlah aku kesal melihat para pelayan itu melihat kearah Oppa sedari tadi... "kesal Sooji.
"Haha..itu karena Oppa tampan..kau seperti anak kecil...cupp..."balas Myungsoo yang membersihkan sisa-sia Ice Cream disudut bibir Sooji.
"OPPA..."panggil Sooji malu.
"Samchon, Imo...aku ingin pulang..."pinta Daniel yang memang sudab selesai menikmati Ice Creamnya.
Ketiganya langsung pulang, tentu saja Myungsoo mengantarkan Sooji terlebih dulu, setelahnya dia kembali pulang kerumah keluarga Cho bersama Daniel.
Wedding day Seokyu,
Pernikahan yang ditunggu-tunggu semua orang telah selesai dilakukan. Dua puluh menit yang lalu Joohyun dan Kyuhyun telah resmi menjadi sepasang suami istri.
"Chukae, sayang......."ucap Tuan dan Nyonya Cho memberikan selamat pada kedua mempelai.

"Semoga bahagia... jaga baik-baik buyutku ya..aku tidak sabar ingin melihatnya segeea lahir.."ucap Cho Halmoni.
"Selamat Eonni...ah aku jadi ingin secepatnya menyusul Eonni.."balas Sooji.
"Tidak lama lagi..kau pasti menyusulnya...bukankah kau juga sudah memegang bucket bunga yang aku lempar tadi.."ucap Joohyun.

"Myungie...calon istrimu tidak sabaran sekali..."ucap Kyuhyun.
"Aku tahu...Sooji bahkan beberapa kali menggodaku Hyung...jika sampai aku lepas kontrol.. Nyonya Bae pasti akan memecatku sebagai calon menantu..."keluh Myungsoo.
"Aigoo...malang sekali..."balas Kyuhyun sambil menepuk punggung adiknya.
Kyuhyun dan Juga Joohyun terkejut saat sepasang suami istri tengah datang menuju kearahnya. Namun Kyuhyun hanya bisa menampilkan senyum lebarnya, walaupun ada rasa bersalah dalam dirinya karena telah merebut Joohyun secara tidak langsung.
"Mianhae...tidak berbicara terus terang padamu..."ucap Kyuhyun pada sang sahabat yang tidak lain adalah Shim Changmin.
"Chukae...ommo...kau akan menjadi seorang ayah rupanya..."balas Kyuhyun yang nampak terkejut.
"Tentu saja...kau harus segera menyusulnya...agar nanti mereka bisa berteman..."balas Changmin.
"Tentu saja...sebenarnya istriku saat ini tengah mengandung.."bisik Kyuhyun yang membuat Changmin membulatkan matanya.
"Aku tidak menyangka kau bisa berbuat hal ini..."ucap Victoria yang memang mendengar pembicaraan Kyuhyun dan Changmin.
"Dia terlalu menggoda...aku tidak bisa menahannya. ."balas Kyuhyun dengan menggoda istrinya, bahkan pria itu mengedipkan sebelah matanya.
"Oppa...."rajuk Joohyun dengan malu.
"Haha...kau sangat beruntung memilikinya Joohyun-ah..walaupun aku tidak terlalu mengenal Kyuhyun, tapi aku bisa melihatnya jika Kyuhyun sangat baik..."balas Victoria.
"Kau seperti sangat mengenalnya...aigoo bagaimana bisa istriku memuji pria lain dihadapanku sendiri..."ucap Changmin.
"Haha... kau cemburu Hyung...aigoo...mianhae..."balas Kyuhyun.
"Terimakasih Eonni...Changmin Oppa juga sangat baik..... "ucap Joohyun yang mengingat jika Changmin memang sangat baik.
"Mianhae..."ucap Kyuhyun pada Changmin.
"Ne..arrasseo..."balas Changmin.
Sepasang suami istri yang Kyuhyun tahu adalah Siwon dan Yoona datang itupun datang mendekat, dan memberikan selamat pada kedua mempelai.
"Selamat Kyu-ah...akhirnya kau menikah juga.."balas Siwon.
"Dimana Daniel? Aku tidak melihatnya..."tanya Yoona.
"Ne..Gomawo Hyung...."balas Kyuhyun.
"Daniel sedang bersama Cho Halmoni..."ucap Joohyun.
"Aku harap nanti malam juga dia bersama dengan Cho halmoni saja..."balas Yoona yang membuat Joohyun bersemu.
"Kalian akan berbulan madu kemana?" Tanya Siwon.
"Wae? Apa Hyung dan Yoona Noona akan mengikutiku..."ucap Kyuhyun.
"Haha mungkin saja...tentu saja aku dan Yoona sudah sepakat untuk menambah momongan.."balas Siwon yang membuat Yoona malu.
"Haha bimil..."balas Kyuhyun.
"Baiklah kami kesana dulu...sepertinya kami terlalu banyak menyita waktumu Kyu-ah..kasihan tamu yang lain nanti..."ucap Siwon.
"Syukurlah jika Hyung sadar..."balas Kyuhyun dengan tertawa.
Tidak lama Cho Halmoni datang memberikan selamat kepada Joohyun dan tentunya kepada Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum senang begitu melihat Daniel berada dalam gandengan tangan Cho Halmoni.
"Selamat sayang...aku harap kalian bahagia....ah jaga baik-baik yah calon cicit Halmoni..."balas Cho Halmoni dan memberikan pelukan pada pengantin baru.
"Tentu saja..."balas Joohyun.
"Appa...Eomma...."rengek Daniel yang memang sedari tadi terbaikan.
"Aigoo mianhae sayang...."ucap Joohyun sambil mengusap kepala Daniel.
"Appa...gendong...."pinta Daniel dengan manja.
"Ommo Daniel tidak malu eoh padahal sebentar lagi menjadi kakak.."ucap Kyuhyun dengan menggoda Daniel.
"Aniya...Daniel masih kecil...Adik Daniel juga masih didalam perut Eomma..."balas Daniel mencari alasan.
Cho halmoni tersenyum melihat pemandangan disampingnya, hingga kedua matanya melihat sepasang suami istri yang nampak ragu-ragu untuk mendekat kearah Joohyun dan juga Kyuhyun.
"Inguk-ssi kemarilah.... jangan takut..."ucap Cho Halmoni.
"Sebenarnya kami harus segera pulang..."ucap Inguk.
"Waeyo..."tanya Joohyun.
"Daniel-ah...ayo sapa Inguk Appa dan juga Yuri Eomma..."ucap Kyuhyun.
"Mwo...apa maksudmu Kyu..?"ucap Inguk yang nampak terkejut.
"Kyuhyun Appa, Inguk Appa..."tanya Daniel tidak mengerti.
"Lakukan saja seperti yang Appa katakan sayang..."ucap Joohyun.
"Kau akan tahu nanti setelah Daniel dewasa...jadi mulai saat ini Daniel mempunyai dua Eomma dan dua Appa...arrachi..?"ucap Kyuhyun menjelaskan.
"Turuti saja apa yang dikatakan Kyuhyun, kami sudah tahu semuanya dari Kyuhyun...ah satu lagi...mulai sekarang kami juga keluargamu..."ucap Cho Halmoni.
"Gamsahamida...Cho Halmoni..."ucap Inguk.
"Daniel-ah..."panggil Yuri sambil menatap Daniel.
"Yuri Eomma..."panggil Daniel takut.
"Jangan takut sayang.. Yuri Eomma dan Inguk Appa menyayangimu seperti Appa dan Eomma yang juga menyayangimu..."balas Kyuhyun memberikan keyakinan pada Daniel.
"Inguk Appa...."panggil Daniel yang kemudian berpindah tangan bersama Inguk.
"Daniel mau ikut bersama Eomma...ada banyak hal yang ingin Eomma ceritakan mengenaimu sayang..."ucap Yuri dengan menatap putranya dengan berkaca-kaca. Daniel kemudian menatap kearah Joohyun dan juga Kyuhyun.
"Baiklah....apa didalam perut Eomma juga ada adik bayinya..."Daniel menganggukkan kepalanya begitu mendapat persetujuan dari Joohyun dan Kyuhyun.
"Heumm...dia juga adikmu sayang .."balas Yuri.
"Jinjja....yeee aku akan punya dua adik..."ucap Daniel.
"Terimakasih....kami permisi dulu..."balas Inguk dan kemudian menggandeng Yuri, dan mulai meninggalkan gedung tempat pesta itu berlangsung.
Joohyun memeluk Kyuhyun karena akhirnya Daniel bisa bersama dengan kakaknya, Joohyun tahu jika kakaknya pasti merindukan Daniel. Walaupun sebenarnya dia tidak rela tapi dia juga tidak bisa menahan Daniel agar selalu berada disisinya.
"Uljimma...Daniel akan baik-baik saja bersama mereka.."bisik Kyuhyun.
Joohyun menganggukkan kepalanya dan mengeratkan pelukannya didada sang suami.
Cho Home,
Semua keluarga Cho tidak ada yang menginap di Hotel, mereka memilih kembali kerumahnya. Seperti saat ini, Kyuhyun melihat Joohyun yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan gaun tidurnya ini sedikit menelan ludahnya. Tapi tentu saja Kyuhyun harus menahannya, tidak mungkin Kyuhyun memakan istrinya saat ini apalagi calon anaknya belum genap berusia 3 bulan.
"Perlu Oppa ambilkan makanan sayang, kau pasti lapar.. "ucap Kyuhyun dengan memberikan segelas susu.
"Aniya...aku sudah memakan banyak tadi...Oppa mandi saja....gomawo..."balas Joohyun yang menerima segelas susu dari suaminya, Joohyun bahkan langsung menghabiskannya.
"Wuahh... langsung habis ne...baiklah aku akan mandi dulu..."ucap Kyuhyun.
Beberapa menit kemudian Kyuhyun keluar dari kamar mandi dengan piyama yang tentu saja senada dengan gaun tidur milik istrinya.
"Ommo kau belum tidur sayang..ini sudah malam..."balas Kyuhyun sambil mengusap rambut basahnya, kemudian dia mengeringkannya dengan hairdryer.
"Aku menunggu Oppa..."sahut Joohyun.
"Tunggu sebentar...."balas Kyuhyun yang kemudian meletakkan handuknya ke kantong baju kotor. Kyuhyun kemudian berjalan menuju ranjangnya memposisikan tubuhnya berada disamping Joohyun.
Joohyun kemudian memposisikan tubuhnya agar menghadap Kyuhyun dengan tangan Kyuhyun yang dia gunakan sebagai bantalan.
"Jalja..."ucap Joohyun.
"Nado.. Jalja...cup..."balas Kyuhyun menjatuhkab ciumannya pada kening Joohyun.
Keduanya lalu menyelami di dunia mimpi, lihatlah mereka terlihat sangat bahagia.
5 bulan kemudian.
Wedding day Myungzy.
Myungsoo telah dinyatakan resmi menikahi Sooji sepuluh menit yang lalu, dan saat ini kalian pasti tahu apa yang mereka lakukan tentu saja berciuman sebagai tanda jika keduanya telah terikat.
"Kau akan habis malam ini ditanganku sayang..."bisik Myungsoo begitu dia melepaskan Ciumannya.
"Lihat saja siapa yang kalah nanti..."balas Sooji dengan menggoda.
"Kau menantangku sayang...jangan menyesal nanti...ah aku tidak sabar ingin menikmati tubuhmu..awh..."bisik Myungsoo yang kemudian mendaparkan cubitan dari Sooji.
"Berjuanglah Myung...takhlukan istrimu malam nanti.. buatlah dia mendesahkan namamu...awhh appo..."ringis Kyuhyun, karena Joohyun juga mencubit lengan Kyuhyun.
"Oppa..bicaramu vulgar sekali..."ucap Joohyun.
"Tanpa Hyung suruh pun aku akan melakukannya..."balas Myungsoo.
"Baguslah kalau begitu...selamat yah uri dongsaeng...kalian harus bahagia..."balas Kyuhyun.
"Ne..Hyung...gomawo..."balas Myungsoo.
"Ji-ah... berhati-hatilah..kedua pria ini memang sangat mesum..."ucap Joohyun.
"Nde..Eonni..."balas Sooji.
Setelah kepergian Kyuhyun dan Juga Joohyun, Myungsoo kemudian memeluk tubuh Sooji dan membisikkan beberapa kata yang membuat Sooji membelalakkan matanya.
"Saranghae.... aku akan membuatmu hamil nanti..heumm lima anak juga tidak masalah..."bisik Myungsoo.
"Nado saranghae...Mwo...shireo...Oppa pikir melahirkan itu tidak sakit "Balas Sooji.
"Arrasseo...dua saja bagaimana...tapi aku suka saat proses pembuatannya sayang..."bisik Myungsoo lagi, sedangkan Sooji lebih memilih tidak menanggapinya. Please deh mereka bahkan masih berada ditengah-tengah pesta namun Myungsoo masih saja membicarakan hal seperti itu aigoo.
Perut Joohyun yang sudah memasuki bulan ke tujuh ini memang tidak bisa bergerak selincah biasanya.
Kyuhyun dan juga Joohyun tersenyum saat melihat Sooji dan Myungsoo dari meja yang telah dia tempati. Kyuhyun kemudian melihat wajah sang istri, yang terlihat ada cream yang menempel di sudut bibirnya.
"Joohyun-ah.....cup..cup..cup...saranghae.."panggil Kyuhyun yang langsung membersihkan cream itu dengan bibirnya.
"Oppahhmm.....nado saranghae..."balas Joohyun yang tentu saja malu dengan apa yang dilakukan oleh Kyuhyun.
"Gomawo..."balas Kyuhyun.
"Nado Gomawo Oppa....menerimaku tanpa memandang statusku yang dulu... cup..."balas Joohyun yang kemudian menyandarkan kepalanya dibahu Kyuhyun.
Kkeuttt...