Player

Player
Player 01



SHERATON HOTEL


Seorang wanita dengan anggunnya berjalan dengan seorang pria tampan yang tentu saja kaya. Wanita itu menyeringai ketika dia berhasil mendapatkan salah satu koleksi edisi  terbatas milik seorang desainer terkenal.


"Gomawo Oppa...."ucap wanita yang tidak lain adalah Aleyna Seo, nama samaran dari Seo Joohyun.


"Sama-sama sayang...apapun untukmu...kajja kita harus kesana..."balas pria tampan itu.


Sepasang kekasih itu kemudian berjalan menuju meja yang telah disiapkan, disana juga ada beberapa tahu yang tentu saja wanita itu tidak mengenalnya. Yah wanita cantik ini baru beberapa kali datang kepesta mewah seperti ini.


Lihatlah baju mereka sangat berkelas, namun gaun-gaun yang wanita itu kenakan semuanya telah ditentukan, untuk masuk kepesta ini saja mereka harus memakai gaun yang lumayan seksi, bahkan mereka wanita muda dari golongan atas hanya memakai gaun yang memperlihatkan belahan dadanya.


"Hai Bro.... lama tidak bertemu..."sapa sang pria tinggi.


"Apa dia kekasihmu...."sahut Aiden Lee.


"Nde... kenalkan Aleyna Seo..."ucap sang pria.


"Ah anyeonghaseyo..."sapa Aleyna Seo.


Semuanya berjalan dengan sangat lancar hari ini, namun beberepa menit kemudian Aleyna Seo atau Seo joohyun nama aslinya itu harus merelakannya gaunnya yang mendapatkan tumpahan noda wine dari seseorang yang menabraknya.


"Ah.. jeoseonghamida.."ucap pria yang menabrak joohyun.


"Sayang... kau tidak apa-apa... apa yang dilakukan pria ini padamu..."ucap kekasih Joohyun dengan melayangkan tatapan tajam padanya.


"Ah... Gweanchana...."balas Seo Joohyun yang kemudian melihat tanpa berkedip seolah sedang meneliti sesuatu. Mata Joohyun seketika berbinar setelah meneliti lebih jauh lagi.


"Chogiyo....berikan nomor ponsel anda aku akan mengirimkan gaun untuk mengganti gaun anda yang tentunya telah basah..Igeo.."ucap sang pria yang menabrak Joohyun.


"Lee Jihoon... ommo..."ucap joohyun terkejut dan tidak bisa menyembunyikan wajah syoknya, dia bahkan tidak menyangka bisa bertemu dengan aktor terkenal dan juga pewaris sebuah Group besar di Korea.


"Nde... senang bertemu dengan anda..."balas Jihoon dengan senyum manisnya.


"arrasseo...."balas Joohyun dengan sikap tak kalah manisnya, kekasihnya yang melihat seo joohyun tersenyum ramah pada lee jihoon itupun kemudian menarik lengannya dan mengajak joohyun untuk segera meninggalkan pesta itu.


Joohyun tentu saja menurut daripada dirinya dipermalukan di pesta itu, ah yang lebih penting lagi dia bisa mendapatkan barang yang berharga kemudian menjualnya lagi nanti.


NEW YORK, AMERIKA.


Tuan Cho sedang berbincang dengan sang putra yang saat ini tengah berkemas. Sudah 23 Tahun dirinya belum juga kembali ke Negara asalnya dan lebih memilih mengembangkan usahanya di Amerika, Tuan Cho melakukannya bukan karena alasan. Walaupun mereka sudah tinggal di Amerika, keluarga Cho tidak akan melupakan budaya dan juga bahasanya.


"Apa kau yakin dengan keputusanmu..."ucap Tuan Cho.


"Nde...Appa....bagaimanapun aku harus mencarinya..."ucap Marcus Cho.


"Anak buah appa sudah mencarinya bertahun-tahun dan tidak menemukan apapun...appa ingin mencarinya sendiri tapi..kondisi eommamu tidak memungkinkan untuk appa tinggal..."balas Tuan Cho.


"Arrasseo appa... maka dari itu yang akan kesana..."ucap Marcus Cho yang tidak lain adalah Cho Kyuhyun nama korea pria itu.


"Pastikan kau menemukannya... agar eommamu bisa sembuh marcus-ah...ah ani... kyunie..."ucap Tuan Cho.


"Jangan khawatir...aku akan membawanya kembali....."balas Kyuhyun.


Tuan Cho keluar dengan menyunggingkan senyumnya, dia bernafas lega karena sang putra memanglah bisa diandalkan.


SNOWFLOWERS APARTEMEN.


Seorang pria muda yang memang terlihat tampan pulang dalam keadaan mabuk, dia masih mengingat kata-kata sang eomma yang begitu menyakitkannya.


"Kau bisa pergi dari sini jika memang kau merasa hidupmu tidak adil, dan kau bertanya kenapa aku memperlakukanmu begitu padamu.. tentu saja karena kau bukanlah putra kandungku...jika bukan karena kau anak dari suamiku aku tidak akan sudi merawatmu sampai saat ini..jika kau tahu kalau aku tidak menyukaimu lebih baik kau pergi dari sini.." itulah kata-kata kasar yang Myungsoo dengar ketika dia kembali kerumahnya.


"Arghhh.... wae... wae....apa salahku...aku berada dikeluarga itu juga bukan karena keinginanku...sedari dulu eomma memang tidak pernah menerimaku..jadi inikah alasannya... sepertinya aku bukan putra kandung eomma...lalu siapa aku...kenapa mereka menyembunyikannya padaku..."lirih myungsoo dengan tangis yang memilukan.


Myungsoo kemudian masuk kedalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin, sungguh ini sangat menyedihkan untuknya.


SEOUL HOSPITAL.


Seorang gadis manis yang tidak kalah cantik dari Aleyna Seo atau lebih tepatnya Seo Joohyun itu segera berkacak pinggang ketika mendapati temannya sekaligus teman kerjanya itu masih menggunakan pakaian yang sebenarnya memang tidak pantas dipakai untuk datang ke sini.


"MEMALUKAN... bagaimana eonni bisa memakai pakaian itu kesini eoh..."ucap gadis itu yang tidak lain adalah Sooji.


Sooji dan Joohyun tinggal diapartemen yang sama, maklum saja joohyun memang tidak mempunyai tempat tinggal ketika sang kakak jatuh bangkrut dan juga mereka bahkan tega meninggalkan putra mereka yang baru berumur empat tahun. Untung saja Sooji mau menampung dirinya dan membantunya bahkan sesekali sooji juga melakukan apa yang dilakukan oleh joohyun. Bukan karena tekanan ekonomi, tapi lebih karena sang eomma yang mengarapkannya mendapatkan gelar dari lulusan hukum seperti appanya.


"Aku tidak sempat berganti baju ji-ah....apa kau membawakannya tadi..."tanya Joohyun.


"Tentu saja... igeo... ah eonni bagaimana jika kau berhenti saja melakukan pekerjaanmu ini..."ucap sooji.


"Bagaimana aku bisa melakukannya Sooji-ah... sedangkan aku harus membiayai perawatan Daniel...ah kau yang harusnya berhenti ji-ah... aku tahu kau melakukan ini semua untuk bersenang-senang.. "ucap Joohyun sedih.


"Ah eonni jangan mengingatkan aku..aku tahu apa yang sedang aku lakukan..dan jika aku berhenti bagaimana dengan eonni...ingatlah jika aku ini informan yang handal...aku punya kabar buruk.. perusahaan pria itu ah ani kekasihmu itu sedang mengalami kesulitan... lebih baik kau putuskan saja dia... "ucap Sooji.


"Mwo... jinjjayo... dia tidak mengatakan apapun padaku...tapi baguslah...aku tidak tahan dengan sikapnya..."balas Joohyun.


"Tentu saja... ahh lelahnya eonni aku harus pulang kerumah eomma malam  ini...jika tidak dia akan mencariku dan menyeretku untuk kembali ke Paris...ah nan shireo.."ucap Sooji.


"Arrasseo... berhati-hatilah..."balas Joohyun.


Ketika sooji sudah meninggalkan kamarnya, joohyun kemudian berganti baju dengan membersihkan riasan diwajahnya. setelah selesai dia memandang sedih ketika tubuh kecil yang masih ringkih itu dipasangi beberapa peralatan medis.


"DANIEL-AH.... ini imo... kapan kau akan bangun... imo begitu merindukanmu...sudah lima bulan kau disini...apa kau tidak bosan eoh..daniel-ah... jebal....."tangis joohyun pecah begitu tidak ada pergerakan dari daniel.


Setelah joohyun mulai tenang, dia kemudian mengambil ponselnya dan mengetikkan beberapa kalimat. Lagipula Joohyun mempunyai alasan untuk memutuskan kekasihnya, bagaimana pria itu meninggalkannya dipinggir jalan begitu saja.


Joohyun bahkan tidak peduli dengan makian pria itu, dan setelah putus joohyun akan menjual gaun yang telah didapatkannya pada saat pesta itu.


DUA HARI BERLALU.


SHILLA HOTEL.


Pesta penyambutan CEO baru di Diamond Street cabang Korea telah dimulai. Semua berjalan dengan lancar seorang pria paruh baya datang dan mengumumkan sesuatu.


"MARCUS CHO Adalah CEO Diamond Street ..."ucap Pak Lee.


Prok prok... semua orang memberikan selamat pada Cho Kyuhyun.


"Silahkan nikmati hidangan kalian..."ucap kyuhyun dan kemudian melihat tamu-tamu yang hadir.


Seorang wanita menatap tak percaya dengan apa yang dilihatnya, pimpinan dari Diamond Street adalah pria muda.


"Apa aku salah lihat...aku pikir dia pria tua... aigoo..Ommo dia melihatku...."rutuk wanita itu.


Wanita itu sedikit terkejut ketika Kyuhyun berjalan kearahnya, dia ingin menghindar namun suara seseorang menyadarkannya.


"Waeyo...apa kau gugup eoh... maaf membawamu kepesta seperti ini...aku janji akan membelikanmu tas channel  keluaran terbaru nanti ketika pesta sudah usai..."ucap kekasih wanita itu.


"Akh..."rintih wanita itu ketika Kyuhyun menabraknya.


"Gweanchana...."tanya kekasih wanita itu.


"Jangan berpura-pura ahgassi, aku melihatmu sedang mengawasiku sedari tadi... apa ada masalah..."ucap Kyuhyun yang menatap tajam wanita itu karena memperhatikan kyuhyun dan memandangnya dengan penuh selidik, bahkan kyuhyun tidak menghiraukan kekasih wanita itu yang berada didekatnya.


Kekasih dari dari wanita itu bahkan tidak berani bertingkah didepan kyuhyun. Dia bahkan meminta maaf pada kyuhyun, dan itu membuat wanita yang ditabrak oleh Kyuhyun itu mengepalkan kedua tangannya penuh emosi.


Bukankah seharusnya pria itu meminta maaf karena telah menabraknya, dan sekarang pria itu malah bertanya dan mengintimidasi dirinya dengan tatapan elangnya.


Lanjut or end????