
Sooji panik karena melihat bibir pucat daniel, dia kemudian memutuskan untuk memanggil joohyun namun dia mendengar suara aneh didalam kamar joohyun, sooji berusaha membuka pintu namun tidak bisa karena dikunci dari dalam.
"Eonni.... daniel...appayo...buka pintunya..."teriak sooji.
Bibi park menghampiri sooji dan mengatakan jika tuannya ada didalam kamar joohyun.
"Ahgassi sebaiknya jangan menganggu mereka... sepertinya tuan muda dalam keadaan tidak baik..."ucap bibi park.
"Mwo... eotteohke...daniel..."panik sooji.
"Sebaiknya ahgassi telepon dokter saja...saya permisi ahgassi..."balas bibi park.
"Arrasseo..."ucap sooji, dan kemudian menendang pintu kamar joohyun dengan kesal.
Kyuhyun menciumnya dengan lembut, pria itu bahkan tidak segan-segan membuka ikatan sampul tali kimono yang joohyun kenakan, tangan nakal pria itu sudah bermain didada joohyun. Joohyun tidak akan bisa melawannya karena tangan joohyun diikat dengan dasi oleh kyuhyun.
Ciuman kyuhyun turun keleher dan kemudian sampai dibukit kembar joohyun, kyuhyun mempermainkannya dengan sangat ahli.
"Akhh... akhhh..appo....jebal....aku akan mengatakannya..."ucap joohyun saat kyuhyun menggigit puncak dadanya, dan juga suara sooji yang mengatakan jika daniel tidak sedang dalam keadaan baik.
"Malhaebwa.....yakk palli...."ucap kyuhyun yang kembali memasukkan puncak dada joohyun kedalam mulutnya.
"Dia..dia...hmppt...akhh..urihmppt...akhh...oppahmpt..."ucap joohyun dengan susah payah.
"Jinjjayo...apa maksudmu dia orangtua daniel..."balas kyuhyun dan melepaskan puncak dada joohyun, kyuhyun kemudian merangkak keatas dan mencium bibir joohyun kembali, kyuhyun kemudian melepaskan ikatan dasi yang melilit tangan joohyun. jangan lupakan kemeja kyuhyun tergeletak disamping ranjang.
"Hmppt... bisakah kau melepaskanku....appo...."ucap joohyun yang kemudian berguling kesamping tubuh joohyun.
"Mianhae...aku pikir kau menghianatiku..."ucap kyuhyun merasa bersalah, kyuhyun kemudian bangkit dan mengeluarkan salep didalam saku celananya. Kyuhyun membuka salep itu dan mengoleskan pada puncak dada joohyun.
"Ahh...apa ini..."ucap joohyun.
"Salep....neo paboya....Maaf karena menggigitnya.....igeo pakai ini...apapun yang kau lakukan kau harus meminta ijinku... kau lihat kan apa yang bisa aku lakukan padamu..."ucap kyuhyun mengambil baju untuk joohyun, bahkan kyuhyun memilihkan dalaman untuk joohyun.
"Arrasseo...."balas joohyun dan pergi kekamar mandi dengan membawa baju ganti.
"Ckk itu karena kau berkuasa tuan muda cho..."cibir joohyun.
"Yakk aku mendengarnya..."balas kyuhyun.
Kyuhyun kembali kekamarnya dan kemudian membersihkan tubuhnya, setelah dirasa cukup dia berjalan menuju kamar myungsoo. Joohyun juga baru keluar dari kamarnya dan menuju kamar myungsoo, dia harus membersihkan sisa saliva kyuhyun.
"Lama sekali....apa yang kau lakukan..."tanya kyuhyun.
"Memang apa yang aku lakukan?? Jika bukan karena dirimu... sudahlah..."ucap joohyun kesal.
"Itu hukumanmu seo joohyun..."balas kyuhyun.
Keduanya memasuki kamar myungsoo tanpa mengetuk pintu terlebih dulu, joohyun langsung berlari dan memeriksa keadaan daniel.
"Ommo.... kenapa bisa seperti ini?? Bukankah tadi dia baik-baik saja...ah eotteohke..."ucap joohyun panik tentu saja, bahkan air mata joohyun meluncur turun begitu saja.
"Apa dia memakan sesuatu..yang membuatnya alergi... "Sahut kyuhyun dan kemudian memeriksa daniel.
"Mollayo....."balas joohyun.
"Hyung akan membawanya kerumah sakit...??"tanya myungsoo.
"Aniya...aku akan membawanya kekamarku... "ucap kyuhyun yang sudah menggendong tubuh kecil daniel.
"Hah.. andai saja oppa dan eonni tidak bermesraan di kamar tadi.. pasti penanganannya akan lebih cepat..."ucap sooji.
"Apa maksudmu sayang..."ucap myungsoo penasaran.
"Sepertinya mereka habis bercinta tadi...lihatlah ada banyak tanda dileher eonni..."bisik sooji pada myungsoo, namun kyuhyun dan joohyun mendengarnya.
"Mwo... hah...kenapa tidak menikah saja mereka..."ucap myungsoo.
"Lihatlah wajah eonni memerah...jadi itu benar... haha..."tawa sooji.
"Sooji-ah ..geumanhae...jangan menggodaku..ini tidak seperti yang kalian pikirkan..."ucap joohyun dan kemudian mengikuti kyuhyun menuju kamarnya.
"Lalu apa kau bisa menginap disini sayang...rasanya aku begitu merindukanmu...."ucap myungsoo dengan berbisik ditelinga sooji.
"Oppa.. akh...yakk..appo....."ringis sooji saat myungsoo meremas dada sooji yang masih terbungkus bra dan baju.
"Wae....."ucap myungsoo heran.
"Aku sedang datang bulan.... dan yah oppa pasti tahu... selalu menyakitkan jika disentuh..."balas sooji.
"Mianhae..... cuppp.... tidur disini saja..."pinta myungsoo.
"Hemmppt....Arrasseo... tapi oppa jangan macam-macam ne.... "balas sooji yang kemudian merebahkan tubuhnya disamping tubuh besar myungsoo.
Kyuhyun meletakkan tubuh daniel diatas ranjangnya, dia kemudian mengambil obat yang ada dikotak obat.
"Ah ini akan sulit..."ucap kyuhyun dengan mencari obat yang berbentuk cair, dia kemudian mengambil jarum suntik dan tidak lama dia menyuntikkan obat itu ke lengan daniel.
"Oppa...apa daniel akan baik-baik saja... bagaimana kalau..."ucap joohyun terpotong karena kyuhyun sudah merengkuhnya.
"Dia akan sembuh... dia sepertinya alergi pada makanan.."ucap kyuhyun.
"Apakah makanan instan... dia terakhir kali memakannya...."ucap joohyun.
"Heummm itu bisa saja terjadi..seharusnya kau lebih tahu... bukankah kau juga seorang dokter...."balas kyuhyun.
"Heumm...aku akan lebih berhati-hati... dan mengenai kakakku... dia.."balas joohyun.
"Malhaebwa....jangan sembunyikan apapun dariku..."ucap kyuhyun dengan menatap tajam joohyun.
"Dia memintaku mengirim uang..aku pikir dia akan meminta maaf dan merawat daniel..tapi ternyata...hihikhik... "ucap joohyun yang menangis, kyuhyun mendekap tubuh joohyun dan menenangkannya.
"Gweanchana...semuanya akan baik-baik saja..."ucap kyuhyun.
"Hik...hik...gomawo..."balas joohyun.
"Aku akan kembali kekamarku..."balas joohyun dengan suara serak karena habis menangis.
"Disini... dan jangan pergi kemana-kemana... bagaimana jika nanti daniel terbangun eoh..."balas kyuhyun yang membuat seribu alasan agar joohyun tetap berada disisinya.
Joohyun kemudian berbaring disamping kiri daniel, joohyun bahkan sudah dengan posisi menyamping memperhatikan daniel yang tertidur pulas, joohyun bahkan mendaratkan kecupan dikening daniel.
"Jaljayo... eomma berharap ketika esok kau bangun...kau sudah sehat kembali...eomma mianhae....cup..."ucap joohyun.
Kyuhyun yang memperhatikan joohyun dari samping, yah dia melihat bagaimana joohyun menyayangi daniel walaupun dia tahu jika daniel hanya keponakan wanita itu.
"dia sangat pantas menjadi istri ideal tentunya..cantik..pintar..penyayang dan juga tegas...dia juga seorang wanita yang kuat...ommo apa yang baru saja aku pikirkan..."ucap kyuhyun pada dirinya sendiri, kyuhyun bahkan memukul kepalanya karena tiba-tiba merasa sangat kesal.
New York, Amerika.
Tuan dan Nyonya Cho terkejut ketika Cho halmoni mengirim sebuah pesan yang mengatakan jika putra bungsunya telah berhasil ditemukan. Baru saja tuan dan nyonya cho akan berbicara serius, Lee ahjussi yang memang orang kepercayaan tuan cho itupun masuk kedalam rumah dan memang cukup mengejutkan tuan kim.
"Eoh...ada apa..."tanya tuan cho.
"Tuan... ini sangat gawat... tuan muda diberitakan telah berhubungan dengan wanita ****** dan menghasilkan seorang anak..."ucap lee ahjussi.
"Mwo...apa maksudmu....ahjussi.."tanya nyonya cho.
"Wanita yang dimanfaatkan oleh tuan muda itu ternyata seorang wanita yang sering bergonta ganti pria..."ucap lee ahjussi.
"Mwo...maldo andwae...."ucap tuan cho.
"Ommo...kepalaku..."ringis nyonya cho yang kemudian terjatuh karena pingsan.
"Yakk... irreona.... siapkan mobil..aku harus membawa kerumah sakit..aishh... kenapa anak nakal itu tidak menceritakan padaku..."ucap tuan cho dengan panik.
"Algesemida..."ucap lee ahjussi dan berlari keluar melakukan apapun yang tuan cho pinta.
Shin home.
Shin dokyung terkejut melihat seorang wanita masuk dengan langsung melemparkan beberapa lembar cek kewajah dokyung. Dokyung tentu saja marah dan kemudian berdiri dan menghampiri wanita yang ternyata adalah shin soora.
"Yakk...apa maksudmu melemparkan cek ini padaku...aku tidak butuh uangmu shin soora..."ucap shin dokyung pada sang adik.
"Jika oppa tidak menginginkan uang lalu apa heumm... menghancurkan rencanaku..."ucap soora.
"Apa yang sebenarnya kau katakan...ahhh aku ingat sekarang... cho kyuhyun... kau ingin menipunya dengan memanipulasi data agar park chanyeol itu bisa menjadi adiknya...hahaha...kau pikir dia bodoh apa..."tawa dokyung.
"Oppa... "panggil soora.
"Lebih baik kau pergi sebelum dia bertindak.... berita yang terakhir kau rilis itu bahkan sudah menyebar kemana-mana..."ucap dokyung.
"Oppa tahu eoh...Tapi oppa... apakah oppa tahu dimana adiknya berada... "ucap soora penasaran.
"Bukan urusanmu...pergilah..sebelum aku menghubungi suamimu agar dia menyeretmu dan mengikatmu....."ucap dokyung.
"Ishhh... oppa keterlaluan eoh... "kesal soora dan kemudian meninggalkan rumah itu.
Setelah kepergian soora, dokyung melihat lagi ponselnya.
"Ah ini akan sangat membantuku... gomawo soora-ah...."ucap dokyung yang kemudian bangkit dari tempat duduknya dan memanggil anak buahnya untuk memerintahkan sesuatu.
Soora memasuki mobilnya dan melihat ipadnya, dia tersenyum puas ketika melihat komentar-komentar yang ada di sosial media.
"Siapa suruh kau mengabaikan aku tuan muda cho...."sinis soora dan kemudian menjalankan mobilnya.
Cho home.
Daniel terbangun dan tersenyum melihat joohyun dan kyuhyun berada disampingnya, dia kemudian mencium pipi joohyun dan juga kyuhyun bergantian sebelum akhirnya dia bangun dan keluar dari kamar joohyun.
Kyuhyun dengan posisi menyamping dengan tangan mencari sesuatu dan menariknya kuat hingga tubuh joohyun berada dipelukan kyuhyun. Joohyun yang tentu saja tersadar langsung membuka matanya dan terkejut melihat kyuhyun yang semakin mengeratkan pelukannya, bahkan kaki kyuhyun sudah menindih kaki joohyun.
"Lepaskan.... yakk cho kyuhyun...aku tidak bisa hoshh...hoshh bernafas..."ucap joohyun karena pelukan kyuhyun.
Kyuhyun membuka matanya dan memandang joohyun tanpa ekspressi terkejut, kyuhyun melonggarkan pelukannya karena mendengar degup jantung joohyun yang tidak normal dan juga degup jantungnya sendiri.
"Mianhae.....daniel...eodiseo...."tanya kyuhyun menyadari daniel tidak ada.
"Mwo....anak itu..."ucap joohyun yang kemudian beranjak dari ranjangnya dan berjalan menuju pintu.
Langkah joohyun terhenti ketika melihat sepasang suami istri yang berkacak pinggang didepan pintu kamar kyuhyun.
"Bisa kau jelaskan semua ini ahgassi..."tanya pria itu dengan memandang tajam joohyun. Dari belakang kyuhyun berjalan santai dan menghampiri joohyun bahkan kyuhyun memeluk joohyun dari belakang.
Maklum yah kyuhyun kekamar mandi dulu sebelum dia menghampiri joohyun yang masih berdiri disana.
"Daniel...apa kau sudah menemukannya..."ucap kyuhyun sambil menyandarkan dagunya dipundak joohyun.
"Sungguh sangat romantis...pemandangan pagi yang begitu sempurna..."ucap seorang wanita yang membuat kyuhyun tersadar dan membuka matanya.
"Ttarawa...."ucap pria itu yang menuju ruang kerjanya.
"Mwo....bagaimana bisa....aigoo..."ucap kyuhyun yang nampak terkejut dengan kedatangan mereka.
Saat melewati pintu kamar yang berada didekat tangga, sepasang suami istri itu terkejut melihat kedua manusia berlawanan jenis itu keluar dari dalam kamar yang tentu saja sudah disiapkan untuk seseorang.
"Yakkk......apa rumah ini sudah berganti menjadi motel eohh..."teriak wanita itu.
"Eomma...appa...hikhik... daniel takut..."ucap daniel dan menghampiri joohyun, kyuhyun kemudian menggendongnya. Tatapan sepasang suami istri itu semakin menajam mendengar ucapan kyuhyun.
"Gweanchana....appa disini..."ucap kyuhyun dengan suara lembutnya.
Jangan lupa order pdf-ku....readersnim..😉😉😉
Maaf ya jarang update kuota.. menipis..hihihi
Sorry for typo, no edit....selamat membaca...