
Pria asing itu mendekat dan kemudian memeluk kyuhyun. Kyuhyun benar-benar terkejut dengan apa yang dilakukan pria asing didepannya saat ini.
"Nae dongsaeng..."ucap kyuhyun yang kemudian mendorong tubuh pria asing itu.
Kyuhyun menghela nafasnya, dia bahkan berfikir ini sangat aneh. Dia hanya mencarinya dan sekarang choi damdong yang tidak lain adalah adik ipar dari shin dokyung membawa pria bermarga park itu dan mengaku menjadi adiknya.
"Tuan muda.... nan Shin Soora... shin dokyung dongsaeng...."ucap wanita paruh baya itu.
"Eomma....appa..."panggil daniel yang mengeratkan pelukannya pada kyuhyun. Joohyun yang mengerti daniel tidak suka dengan orang yang tidak dikenalnya itu kemudian mendekat dan duduk disamping ranjang kyuhyun dengan menepuk punggung daniel.
"Gweanchana... jangan takut...ada appa dan eomma disini..."ucap joohyun.
Tidak lama pintu terbuka, lee taehwan dengan setelan jas kerjanya masuk kedalam ruang inap kyuhyun.
"Benda itu....."ucap lee taehwan terhenti ketika dia melihat benda yang dibawa oleh myungsoo.
"Bisakah kalian tinggalkan aku...aku ingin berbicara pada sekertarisku.."ucap kyuhyun.
"Hyung tidak mempercayaiku...aku bisa menyerahkan buktinya..."ucap chanyeol.
"Tentu saja.. aku juga butuh waktu.. ini terlalu mengejutkanku..."ucap kyuhyun dengan cepat.
"Baiklah kalau begitu... aku rasa tuan muda memang benar..."sahut shin soora.
"Maja.. kajja sebaiknya kita pergi dari sini.. semoga cepat sembuh tuan muda cho.."ucap choi damdong.
Setelah kepergian choi damdong, shin soora dan juga chanyeol, kyuhyun kemudian berbicara dengan taehwan tentunya dengan ditemani myungsoo, sooji, dan juga joohyun yang saat ini tengah menikmati roti karena sedari malam dirinya belum memakan apapun.
"Jadi apa kau mendapatkan informasi mengenai adikku yang hilang??.."tanya kyuhyun.
"Nde... dan kami juga telah mendapatkan laporan jika penyerangan terhadap tuan muda kim, dilakukan oleh seseorang yang tentu saja tidak menyukainya..dan mungkin saja mempunyai maksud tertentu."ucap taehwan.
"Apa dia memiliki musuh..."balas kyuhyun.
"ah aku dengar jika tuan muda kim bukankah putra kandung tuan kim..dan satu lagi tuan muda...tuan besar cho mengatakan pada saya jika saat adik anda masih kecil, anda memberikan hadiah sebuah kalung yang anda pesan melalui uri appa..."ucap taehwan.
"Mwo...jinjjayo...aahhh geurae...aku ingat..."ucap kyuhyun.
"Dan kalung yang dimaksudkan itu ada bersama dengan tuan muda kim saat ini... sebaiknya anda tanyakan sendiri padanya...dan mengenai tuan muda park saya akan menyelidikinya lagi..."ucap taehwan.
"Jika memungkinkan lakukan tes DNA...aku tidak mau tertipu begitu saja..."ucap kyuhyun tegas.
"Nde...algesemida..."ucap lee taehwan.
Setelah kepergian taehwan, kyuhyun kemudian memanggil myungsoo dan menanyakan sebuah pertanyaan.
"Boleh aku bertanya myungsoo-ah.."tanya kyuhyun.
"Waeyo...silahkan..."balas myungsoo.
"Kalung itu...kau mendapatkan dari mana.."tanya kyuhyun.
"Kalung ini... uri halmoni mengatakan padaku jika kalung ini milikku saat halmoni menemukanku..."ucap myungsoo.
"Jadi kau benar bukanlah putra dari kim ahjussi..."tanya kyuhyun memastikannya.
"Nde... begitulah..."balas myungsoo sedih.
"Apa boleh aku melihat foto masa kecilmu..sejujurnya adikku menghilang sewaktu dia masih kecil...kami mencarinya sampai sekarang namun tidak juga menemukan hasil...uri eomma terpaksa harus dirawat di amerika...."tanya kyuhyun lagi.
"Aku turut prihatin mendengarnya hyung, aku berharap adikmu segera ditemukan...akupun juga berharap bisa menemukan keluarga kandungku..."ucap myungsoo.
"Bisa kita melakukan tes dna.. adikku mempunyai kalung seperti yang kau kenakan itu...jika memang dia adalah dirimu.. sungguh ini sebuah keajaiban.. "ucap kyuhyun.
"Mwo...aku tidak percaya ini..."ucap myungsoo.
"Eotte..."tanya kyuhyun.
"Baiklah...kita lakukan hyung..."balas myungsoo.
"Taehwan-ah... kemarilah...myungsoo sudah setuju...ambil sampel rambutku dan juga rambutnya... setelah itu berikan itu pada kang uisa...aku akan mengirimkan pesan padanya..."ucap kyuhyun.
"Nde...algesemida... tuan muda jeoseonghamida...."ucap taehwan dengan memotong sedikit rambut myungsoo dan kemudian memasukkan kedalam plastik kecil.
"Sebentar...aku akan memotongnya...."ucap myungsoo dan memotong rambut kyuhyun sedikit.
"Heumm..."balas kyuhyun.
"Sebaiknya saya segera menemui dokter kang... anyeonghaseyo..."ucap taehwan yang segera undur diri.
Sooji, joohyun dan juga daniel yang saat ini tengah tidur dipangkuan joohyun nampak heran dengan kedua pria yang ada diseberang sana.
"Mereka tampak akrab sekali... "tanya sooji.
"Heumm...tidak biasanya...apa yang terjadi..."balas joohyun.
"Mollayo..."ucap sooji.
"Heummm... mencurigakan.. sebenarnya apa yang mereka bicarakan...."ucap joohyun penasaran.
"Aku juga tidak tahu eonni... ah eonni... bisakah kau kenalkan teman kyuhyun oppa yang masih single..."ucap sooji.
"Wae....aku tidak mengenalnya dengan baik...lebih baik kau tanyakan saja padanya sendiri..."balas joohyun.
"Hah... benar juga....iashh jung soojung benar-benar...."ucapan sooji terhenti ketika myungsoo telah berada disampingnya.
"Jung soojung?? Nugu?? "Tanya myungsoo dengan tatapan tajamnya.
"Dia temanku..."ucap sooji.
"Tenang saja, dia teman wanitanya dan kau tahu.. sepertinya temannya itu ingin mencari kekasih..."balas joohyun yang memang sedikit keras.
"Ahh... baguslah kenalkan saja dia dengan Kang uisa..."sahut kyuhyun.
"Ommo..kang uisa... wuahhh... jadi Kang Uisa masih sendiri...bagaimana ka..."ucapan joohyun terhenti karena kyuhyun yang juga menatapnya tajam.
"Sepertinya dia cemburu eonni ....lihatlah tatapannya...menakutkan..."bisik sooji.
"Sebaiknya kami pulang dulu noona...hyung... kami harus menemui kedua orangtuaku..."balas myungsoo.
"Arrasseo...."ucap kyuhyun.
"Berhati-hatilah..."balas joohyun.
♡♡♡♡
Didalam mobil sooji menatap myungsoo dan meminta penjelasannya, sejujurnya sooji takut untuk bertemu dengan orangtua myungsoo.
"Oppa, benarkah kita akan menemui orangtuamu..."tanya sooji.
"Nde... bagaimanapun mereka harus tahu.... " jawab myungsoo.
"Bagaimana jika mereka tidak menyukaiku...."tanya sooji.
"Kau tenang saja... suka tidak suka aku akan tetap menikahimu... "ucap myungsoo.
"Tapi oppa...bagaimanapun mereka yang membesarkanmu..."balas sooji.
"Yang membesarkanku kim halmoni... aku hanya ikut bersama mereka beberapa tahun saja.. "ucap myungsoo.
"Gweanchana..."balas myungsoo yang tentu saja sedih.
☆☆☆☆
Cho halmoni mendapat kabar dari anak buahnya, jika cucu tersayangnya itu mengalami kecelakaan. Tidak lama cho halmoni mendapatkan telpon dari sang putra yang tentu saja masih berada di amerika.
"Yeobseyo....ah ne..."ucap cho halmoni.
"Eomma... bagaimana keadaan kyunie...apa dia baik-baik saja..."tanya tuan cho.
"Tenanglah, dia baik-baik saja... wanita iti sudah menjaganya..eomma sudah pernah bertemu dengannya...dan kau jae-ah..kenapa tidak mengatakan jika kyuhyun berada dikorea hah..."ucap cho halmoni.
"Mian eomma...kyuhyum sendiri yang mengatakan jika dirinya tidak mau penyamarannya nanti terbongkar hanya karena eomma sering menemuinya... dia ingin mencari adiknya secara langsung..."ucap tuan cho.
"Hah baguslah memang sudah seharusnya begitu... bagaimana keadaan istrimu?? Apakah sudah lebih baik..."tanya cho halmoni.
"Heumm... sudah lebih baik eomma...sekarang kami bisa mengobrol... apalagi eunhye terakhir kali mendapatkan informasi dari kyunie jika dia telah menemukan petunjuk mengenai adiknya.." jelas tuan cho.
"Ahh arrasseo... aku tidak akan menganggunya kalau begitu... baiklah... cepatlah kembali..."balas cho halmoni.
Cho halmoni begitu gembira yah dirinya juga mencari cari dimana cucu bungsunya itu, namun tidak juga mendapatkan petunjuk. Bahkan bibi shin mantan pelayan dirumahnya itupun tidak ditemukannya.
Kim home,
Myungsoo membawa sooji untuk memperkenalkannya kepada eomma dan appanya. Setelah sampao di kediaman keluarga kim, myungsoo tidak menemukan sang eomma dan appa.
"Eoh myung-ah... kau disini...nugu?"tanya kimbum.
"Hyung... eomma, appa eodiga? Dia kekasihku ah ani...calon istriku..."balas myungsoo.
"Eomma dan appa sedang pergi keluar kota... biasa urusan bisnis..."ucap kim bum.
"Anyeonghaseyo...nan Bae Sooji imnida...."sapa sooji.
"Ah..kim bum imnida.. aku tidak menyangka adik kecilku ini sudah memiliki calon istri... silahkan duduk..."ucap kimbum.
Terlihat seorang wanita cantik dan anggun dengan menggenakan kimono malamnya, perut yang memang sudah terlihat membuncit karena kehamilannya yang memang sudah memasuki bulan ke tiga.
"Mau menginap disini myungsoo-ah... "tanya sooeun dengan tiba-tiba, dia bahkan duduk didekat myungsoo mengaitkan lengannya pada lengan myungsoo.
"Ah..aaani... noona... "ucap myungsoo berusaha melepaskan tangan sooeun.
"Sooeun-ah...lepaskan myungsoo, kau membuatnya takut..."ucap kimbum.
"Ini keinginan anakmu oppa... "ucap sooeun.
"Hah...dia semakin genit saja semenjak kehamilannya menginjak bulan ketiga ini..."ucap kimbum.
Sooji sangat kesal pada sooeun tentunya, apa-apaan ini calon suaminya bahkan dikuasai oleh kakak iparnya.
"Heumm... oppa bukankah kita ada janji hari ini dengan uri appa dan eomma..."ucap sooji.
"Janji...?"ucap myungsoo yang tidak mengerti dengan perkataan sooji.
"Oppa...."rajuk sooji karena kesal.
"Ah...aku ingat sekarang... noona mianhae...kami harus segera pergi... "ucap myungsoo.
"Yakk kau sengaja melakukan ini padaku untuk menjauhkan anakku dari samchonnya kan..."sinis sooeun.
"Sooeun-ah...jangan seperti itu... maafkan istriku dia memang sangat sensitif....pergilah..."ucap kimbum.
"Mianhae noona... hyung...nan kanda..."ucap myungsoo dan kemudian menggandeng tangan sooji.
Sesampainya didepan pintu rumah sooji, sedari tadi myungsoo hanya dicuekin saja.
"Sooji-ah... chagi-ah....brakk...aigo... dia marah eoh..."ucap myungsoo yang heran dengan kelakuan sooji.
Cho home,
Dua hari kemudian kyuhyun sudah diperbolehkan oleh kang uisa untuk pulang. Kyuhyun keluar dari mobilnya dan disambut oleh joohyun dan juga daniel.
"Tuan muda harus banyak beristirahat... "ucap taehwan.
"Aku akan mengawasinya...kau tenang saja.."ucap joohyun.
"Terimakasih ahgassi..."ucap taehwan yang sangat manis.
"Ehemmm.....ikut aku kekamarku..."ucap kyuhyun menyuruh taehwan kekamarnya dan tentu saja untuk membicarakan sesuatu.
Sesampainya dikamar kyuhyun, taehwan mengatakan sesuatu yang membuat kyuhyun nampak terkejut.
"Tuan muda, penyerangan terhadap tuan muda kim dilakukan oleh suami shin soora..dan mengenai park chanyeol , pria yang mengaku sebagai adik anda... dia juga memiliki kalung yang sama persis dengan milik tuan muda kim..."ucap taehwan.
"Mwo...maldo andwae.... kalung itu hanya ada satu..."balas kyuhyun.
"Dan mengenai shin do kyung... saya masih menyelidikinya... karena kemungkinan besar setelah menculik adik anda, dia kehilangan jejaknya..."ucap taehwan.
"Hah..ini semakin rumit...."balas kyuhyun.
Toktok...
Setelah pembahasan itu, taehwan undur diri ketika joohyun mengetuk pintu. Kyuhyun kemudian menyuruh joohyun untuk masuk, bahkan ada daniel yang berada disamping joohyun.
"Ommo... daniel-ah...appa merindukanmu..."ucap kyuhyun.
"Baru satu hari tidak bertemu...aigoo..."cibir joohyun dan kemudian meletakkan nampan yang berisi teh hangat untuk kyuhyun.
"Appa.. daniel tidur disini bersama appa ne..."ucap daniel.
"Heumm tentu saja...kenapa diam saja..."balas kyuhyun yang memperhatikan joohyun yang baru saja melihat ponselnya. Kyuhyun tentu saja tahu, joohyun sedang menyembunyikan sesuatu.
"Aniya....igeo minumlah sebelum dingin..."ucap joohyun yang menyimpan ponselnya kembali, dan tentu saja merubah ekspressinya. Kyuhyun bahkan menyuruh daniel untuk mengambil psp yang ada di sofa kamarnya.
Kyuhyun meminum tehnya dan kemudian memberikan pada joohyun lagi. Setelahnya kyuhyun menarik lengan joohyun, kyuhyun kemudian mendorong tubuh joohyun dengan tubuhnya yang berada diatas tubuh joohyun.
"Apa yang oppa lakukan...."ucap joohyun menatap terkejut dengan apa yang dilakukan oleh kyuhyun.
"Katakan...apa yang sebenarnya kau sembunyikan.."ucap kyuhyun dengan tatapan tajamnya.
Sorry for typo
No edit...
Moodku buat nulis bener-bener ilang nih gara-gara baca koment tadi pagi,
Aku tahu memang ff ku ini hanya ff abal-abal kadang ga peduli dengan tata bahasa, tanda baca dan juga ga sempat buat editnya. Maafkan aku karena ff karyaku tidak sesuai dengan ekspektasi kalian.
Bukannya aku tidak mau nerima ktirikan atau saran kalian, hanya saja rasanya seperti kejatuhan tangga, kalian bisa bayangkan jika satu part aja di komentar tiga kali dengan orang yang sama... entah itu penulisannya, tanda baca atau kalimatnya.
Jika memang kalian tidak menyukai ff karyaku ini lebih baik jangan baca.
Maaf jika ada yang tersinggung, aku hanya ingin menyampaikan apa yang ada dipikiranku.
Terimakasih.